• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMBINASI BISNIS BUSINESS COMBINATION

Dalam dokumen 2014 Q1 Financial Report (Halaman 47-49)

ESTIMATES AND ASSUMPTIONS

4. KOMBINASI BISNIS BUSINESS COMBINATION

Sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (“Perjanjian Pengikatan”) tertanggal 28 September 2012 antara Perusahaan dengan PT Karya Generasi Perdana (“KGP”), pada tanggal 19 Juni 2013, Perusahaan melakukan akuisisi 90% saham PT Perkebunan Kaltim Utama I (“PKU”) yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit. Lokasi perkebunan PKU berada di Kalimantan Timur. Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham ini merupakan implementasi dari Perjanjian Perdamaian tertanggal 25 Juli 2012 yang ditandatangani oleh ABN dan TMU dengan PKU, dimana para pihak telah setuju untuk melakukan perdamaian dan menghentikan seluruh perkara hukum yang terkait dengan permasalahan tumpah tindih hak atas tanah seluas 5.227,37 hektar antara ABN dan TMU dengan PKU. Nilai akuisisi ini adalah sebesar Rp11.250.000.000

(setara dengan AS$1.146.670) yang sudah

dipanjar Perusahaan dalam tahun 2012.

As the implementation of Share Purchase Binding

Agreement (the “Binding Agreement”) dated

September 28, 2012 between the Company and

PT Karya Generasi Perdana (“KGP”), on

June 19, 2013, the Company has acquired 90% shares in PT Perkebunan Kaltim Utama I (“PKU”) which engaged in palm oil plantation. The plantation is located in East Kalimantan. The Binding Agreement represents the implementation of the Settlement Agreement dated July 25, 2012 entered into by ABN and TMU with PKU, whereby the parties agreed to settle and cease all the ongoing legal cases in relation to overlapping of rights over 5,227.37 hectare land between ABN and TMU with PKU. The agreed consideration for the acquisition amounted to Rp11,250,000,000 (equivalent to US$1,146,670), which have been paid in advance by the Company in 2012.

Aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih Assets acquired and liabilities assumed Nilai wajar sementara dari aset dan liabilitas PKU

yang dapat diidentifikasi pada tanggal akuisisi adalah sebagai berikut:

The provisional fair value of the identifiable assets and liabilities of PKU as of the date of acquisition were:

Nilai wajar sementara/ Provisional Fair value

ASET ASSETS

Kas dan bank 13.485.456 Cash and banks

Piutang usaha 79.256 Trade receivables

Piutang lain-lain 5.815 Other receivable

Persediaan 133.953 Inventories

Aset lancar lainnya 11.297 Other current assets

Tanaman belum menghasilkan (Catatan 10) 4.357.036 Immature plantations (Note 10)

Tanaman menghasilkan (Catatan 10) 14.883.171 Mature plantations (Note 10)

Aset tetap (Catatan 11) 3.425.406 Fixed assets (Note 11)

Aset tidak lancar lainnya 3.267 Other non-current assets

36.384.657

LIABILITAS LIABILITIES

Utang usaha 32.658 Trade payables

Utang pajak dan akrual 25.694 Taxes payable and accrual

Utang jangka pendek lain-lain 112.928 Other current payables

Utang bank 13.425.320 Bank loan

Utang lain-lain jangka panjang 23.664.881 Other long-term payables

Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 83.489 Long-term employee benefits liabilities

37.344.970

Nilai wajar liabilitas neto teridentifikasi, Fair value of identifiable net liabilities,

sebelum pajak tangguhan (960.313 ) before deferred tax

Liabilitas pajak tangguhan (1.653.138 ) Deferred tax liabilities

Total (2.613.451 ) Total

Kepentingan non-pengendali 261.343 Non-controlling interest

Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis 3.498.778 Goodwill arising from business combination

Aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih (lanjutan)

Assets acquired and liabilities assumed (continued)

Nilai wajar aset dan liabilitas PKU yang dapat diidentifikasi tersebut diatas ditentukan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh manajemen.

The fair value of the identifiable assets and liabilities of PKU are determined based on calculation performed by management.

Nilai wajar yang disajikan pada tanggal 31 Maret 2014 adalah jumlah sementara mengingat sifat

ketidakpastian yang inheren dari sektor

perkebunan, terutama dalam menentukan penilaian tanaman perkebunan. Reviu atas nilai wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi akan diselesaikan paling lambat dalam 12 bulan sejak tanggal akuisisi.

The fair value disclosed are provisional as of March 31, 2014 due to the inherently uncertain nature of

the plantation sector, particulary in valuing

plantation. The review of the fair value of the assets and liabilities acquired will be completed within 12 months since the acquisition, at the latest.

Kepentingan non-pengendali telah diakui sesuai dengan proporsi aset yang diakuisisi.

The non-controlling interest has been recognized as a proportion of the net assets acquired.

Goodwill sebesar AS$3.498.778 merupakan

manfaat yang diharapkan timbul dari akuisisi antara lain melalui perolehan operasional kegiatan tambang yang lebih efisien dan ekonomis misalnya penggunaan tanah milik PKU sebagai areal dumping serta jalur hauling operasi tambang.

Goodwill amounting to US$3,498,778 represents the expected benefits which will arising from the acquisition including through efficient and economic

mining operation such as usage of PKU’s land as

dumping area as well as hauling lane for mining operation.

Goodwill sebesar AS$3.498.778 atas akuisisi PKU merupakan jumlah sementara, yang per tanggal 31 Maret 2014 belum dapat dialokasikan dengan handal ke Unit Penghasil Kas (“UPK”). Tidak terdapat indikasi penurunan selama periode sampai dengan 31 Maret 2014 yang menunjukkan

bahwa goodwill tersebut telah mengalami

penurunan nilai. Oleh karena itu, pada tanggal 31 Maret 2014, tidak dilakukan pengujian penurunan nilai atas goodwill ini.

The goodwill arising as a result of the acquisition of PKU during the year of US$3,498,778 represents the provisional amount, which could not be reliably allocated to a Cash Generating Unit (“CGU”) by March 31, 2014. There were no indicators of impairment during the period to March 31, 2014 to suggest that the provisional goodwill had been impaired. Therefore, as at March 31, 2014, this goodwill has not yet been subject to any impairment testing.

Biaya yang terjadi atas transaksi kombinasi tersebut dibebankan didalam laba rugi tahun berjalan.

The cost incurred in relation to the business

combination are charged to the current year’s profit

loss. Transaksi kombinasi bisnis telah dilaksanakan

sesuai dengan peraturan OJK yang berlaku.

This business combination has been carried out in

Dalam dokumen 2014 Q1 Financial Report (Halaman 47-49)

Dokumen terkait