V. KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS DAN KOMITE DIBAWAH DIREKSI 1 KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
2. KOMITE DI BAWAH DIREKS
2.2. KOMITE ASSET LIABILITY MANAGEMENT i TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
1. Menetapkan tujuan dan sasaran Komite Asset Liability Management (KALMA) BNI Syariah serta merumuskan kebijakan dan strategi yang diperlukan.
2. Memberikan petunjuk pengelolaan aset dan kewajiban BNI Syariah.
3. Menetapkan dan menjaga jumlah alat likuid sesuai kebutuhan likuiditas dan ketentuan Bank Indonesia.
4. Menjaga keseimbangan penggunaan dana dengan sumber dana.
5. Menetapkan kebijakan penempatan dana baik melalui money market
maupuncapital market.
6. Menganalisis struktur neraca dan mengkaji semua risiko yang muncul dari
exposureyang dimiliki oleh BNI Syariah berupa risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas.
7. Mengevaluasi perkembangan dan prospek indikator-indikator ekonomi dan menganalisis dampaknya terhadap posisi simpanan dan pinjaman, posisi valuta asing, profit sharing, nilai tukar valuta asing dan profitabilitas BNI Syariah.
8. Menghitung cost of fund dan menetapkan profit sharing (giro, tabungan dan deposito).
9. Menetapkan internalFunds Transfer Price(FTP). ii. SUSUNAN ANGGOTA
Susunan Anggota Komite Asset Liability Management (KALMA) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/030/DIR/R tanggal 29 Oktober 2012 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan
Direktur Utama Ketua
Chief Operating & Financial Officer (COFO) Ketua Pengganti
Direktur Risiko dan Kepatuhan Anggota
Direktur Bisnis Anggota
Pemimpin Divisi Tresuri dan Internasional Anggota
Pemimpin Divisi Bisnis Ritel Anggota
Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Anggota Pemimpin Divisi Pengendalian Keuangan Anggota Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis Anggota Pemimpin Divisi Product Management Anggota Pemimpin Divisi Usaha Menengah Anggota
Pemimpin Divisi Bisnis Kartu Anggota
Pemimpin Divisi Business Risk Anggota
Pemimpin Divisi Bisnis Mikro Anggota
Pemimpin Divisi Tresuri dan Internasional Sekretaris iii. FREKUENSI RAPAT
Selama tahun 2013, Komite Asset Liability Management (KALMA) telah melaksanakan 8 (delapan) kali rapat dengan rincian tingkat kehadiran masing- masing anggota sebagai berikut:
Anggota Jumlah
Rapat Kehadiran Ketidakhadiran
% Kehadiran
Direktur Utama 8 8 0 100 %
Chief Operating & Financial
Officer (COFO) 8 7 1 88 %
Direktur Risiko dan
Kepatuhan 8 6 2 75 %
Direktur Bisnis 8 8 0 100 %
Pemimpin Divisi Tresuri dan
Internasional 8 8 0 100 %
Pemimpin Divisi Bisnis Ritel 8 7 1 88 %
Pemimpin Divisi Enterprise
Risk Management 8 7 1 88 %
Pengendalian Keuangan Pemimpin Divisi
Perencanaan Strategis 8 8 0 100 %
Pemimpin Divisi Product
Management 8 8 0 100 %
Pemimpin Divisi Usaha
Menengah 8 7 1 88 %
Pemimpin Divisi Bisnis
Kartu 8 1 7 13 %
Pemimpin Divisi Business
Risk 8 7 1 88 %
Pemimpin Divisi Bisnis
Mikro 8 5 3 63 %
Pemimpin Divisi Tresuri dan
Internasional 8 8 0 100 %
iv. LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS
Selama tahun 2013 program kerja yang telah dilakukan oleh KALMA adalah sebagai berikut:
1. Menetapkan tarif pembiayaan Emas iB Hasanah. 2. Menetapkan tarif pembiayaan multifinance.
3. Menetapkan tarif pembiayaan griya khusus (regional).
4. Me-reviewnisbah produk dana dan tarif pembiayaan.
5. Menetapkan kewenangan:
- Tarif khusus pembiayaan multifinance; - Tarif khusus pembiayaan komersil; - Pembiayaan produktif ritel; dan - Pemberian nisbah spesial
6. Penyampaian kondisi internal kepada Direksi berupa: - Likuiditas BNI Syariah;
- Perkembangan Pembiayaan dan DPK;
- Perkembangan 50 (lima puluh) Nasabah dominan; - Perkembangan komposisi deposito;
- Perkembangan nilai tukar;
- Perkembangan posisi devisa neto;
- Perkembangan yield realisasi pembiayaan; - Perkembangan yield realisasi tresuri.
7. Penyampaian kondisi eksternal kepada Direksi berupa: - Kondisi BI rate;
- Inflasi; - Nilai tukar; - Cadangan devisa;
- Porsi bagi hasil bank pesaing. 2.3. KOMITE MODAL, INVESTASI DAN TEKNOLOGI
i. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
1. Melakukan review pencapaian target pendapatan dan biaya (Opex dan Capex), penyempurnaan dan pengembangan kualitas kebijakan dan sistem manajemen penganggaran BNI Syariah yang efisien, efektif dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan usaha.
2. Merekomendasikan keputusan strategis terutama dalam hal perubahan target maupun Opex/Capex yang tidak atau belum diakomodasi dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
3. Mengevaluasi pencapaian eksekusi rencana kerja unit, termasuk realisasi anggaran.
4. Merekomendasikan proses perubahan anggaran baik dalam bentuk redistribusi maupun realokasi terutama terhadap hal-hal yang menyangkut perubahan target dan strategi dalam rangka pencapaian kinerja.
5. Memastikan pengembangan sistem, pemeliharaan, prosedur standar operasional teknologi searah/konsisten dengan strategi bisnis (pengembangan master plan IT, updated master plan IT, penentuan standard service level).
6. Melakukan review dan diskusi atas permasalahan dukungan IT di segenap unit bisnis dengan bertindak sebagai penengah atas permasalahan yang terjadi antar unit dan Service Level Agreement (SLA) yang belum terselesaikan.
7. Memastikan proses pengembangan/perubahan IT telah terkoordinasi dengan baik dan sesuai dengan user requirement (memonitor jadwal implementasi proyek dan pengembangan MIS).
8. Memastikan review dan persetujuan proyek IT yang berdampak besar terhadap alokasi keuangan BNI Syariah.
9. Mengantisipasi pelampauan/pelanggaran risiko teknologi dan penyimpangan pencapaian sasaran dengan menetapkan, menyesuaikan kebijakan dan strategi pengembangan teknologi.
10. Melakukan review atas rencana pengembangan jaringan cabang yang berdampak pada kebutuhan biaya investasi.
ii. SUSUNAN ANGGOTA
Susunan anggota Komite Modal, Investasi dan Teknologi (KMIT) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/030/DIR/R tanggal 29 Oktober 2012 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Chief Operating & Financial Officer (COFO) Ketua
Direktur Bisnis Ketua Pengganti
Direktur Utama Anggota
Direktur Risiko dan Kepatuhan Anggota Pemimpin Divisi, Komunikasi, Jaringan dan
Logistik Anggota
Pemimpin Divisi Pengendalian Keuangan Anggota Pemimpin Divisi Tresuri dan Internasional Anggota Pemimpin Divisi Teknologi Informasi Anggota
Pemimpin Divisi Bisnis Kartu Anggota
Pemimpin Divisi Product Management Anggota
Pemimpin Divisi Bisnis Mikro Anggota
Pemimpin Divisi Operasional Anggota
Pemimpin Divisi Perencanaan dan Strategis Sekretaris
iii. FREKUENSI RAPAT
Anggota Jumlah
Rapat Kehadiran Ketidakhadiran
% Kehadiran Chief Operating & Financial
Officer (COFO) 1 1 - 100 %
Direktur Bisnis 1 1 - 100 %
Direktur Utama 1 1 - 100 %
Direktur Risiko dan
Kepatuhan 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi
Komunikasi, Jaringan dan Logistik
1 - - -
Pemimpin Divisi
Perencanaan dan Strategis 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi
Pengendalian Keuangan 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi Tresuri dan
Internasional 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi Teknologi
Informasi 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi Bisnis
Kartu 1 - - -
Pemimpin Divisi Product
Management 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi Bisnis
Mikro 1 1 - 100 %
Pemimpin Divisi
Operasional 1 - - -
iv. LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS
Selama tahun 2013 KMIT telah memutuskan/menetapkan beberapa hal yang diantaranya adalah mengenai hal-hal sebagai berikut:
a.Prioritas proyek teknologi informasi tahun 2013.
b. Klasifikasi/kriteria dan kewenangan proyek dalam rangka pelaksanaan IT
Governance.