• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMITMEN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN

Dalam dokumen INDF Full Notes Billingual 30 September 2017 (Halaman 149-151)

34. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS AND CONTINGENCIES

Uang Muka Pembelian Tanah Advances for Land Acquisitions

Uang muka pembelian tanah merupakan biaya-

biaya sehubungan dengan akuisisi lahan

perkebunan sebagai bagian dari rencana LSIP, Entitas Anak, untuk mengamankan pasokan tandan buah segar. LSIP telah menunjuk PT Dwi Reksa Usaha Perkasa (“DRUP”), untuk membantu dan mengelola proses akuisisi lahan serta serah terima lahan tersebut kepada LSIP. Uang muka tersebut akan diselesaikan pada saat serah terima lahan atau dengan cara lainnya.

Advances for land acquisitions represent costs related to the acquisitions of plantation areas as part of LSIP, Subsidiary, plan to secure supplies of fresh fruit bunches. LSIP appointed PT Dwi Reksa Usaha Perkasa (“DRUP”), to facilitate and manage the land acquisition process and the handover of the land to LSIP. The advances will be settled when the land is handed over or by other process.

Selanjutnya pada bulan Februari 2017, LSIP

menerima penyelesaian kas sebesar Rp14.713. Subsequently in February 2017, LSIP received cash settlement amounting to Rp14,713.

Pada tanggal 7 Juni 2017, AIM, entitas anak Perusahaan, mengadakan perjanjian pengikatan jual beli dengan Anthoni Salim dan Adithya untuk membeli tanah masing-masing dan berturut-turut dengan total luas 23.380 m2 dan 19.497 m2, atau seluruhnya seluas 42.877 m2 dengan harga Rp51 juta per m2 dengan total nilai sejumlah Rp2.186.727 juta. Pada tanggal 30 September 2017, AIM telah melunasi seluruh pembelian tanah tersebut. Saat ini, tanah tersebut dipakai oleh SIMP, entitas anak Perusahaan, untuk fasilitas produksi minyak goreng dan lemak nabati.

On June 7, 2017, AIM, Subsidiary, has entered into conditional sale and purchase agreements with Anthoni Salim and Adithya to purchase land with a total area of 23,380 m2 and 19,497m2, respectively, or with a total area of 42,877 m2 at a price of Rp51 million per m2 with an aggregate consideration of Rp2,186,727 million. As of September 30, 2017, AIM has fully settled the land purchase. As of now, those lands are used by SIM, Subsidiary, for its cooking oil and fats production.

Perjanjian lisensi License Agreement

NICI memiliki perjanjian lisensi merek dengan Nestle S.A. dimana NICI mendapatkan lisensi secara

non-exclusive untuk menggunakan merek “Maggi”

untuk produk-produk kuliner yang diproduksi, baik langsung maupun tidak langsung, oleh NICI di Indonesia, untuk jangka waktu yang tidak terbatas selama Nestle S.A. tetap merupakan pemegang saham NICI. Sebagai kompensasi, NICI dikenakan royalti sebesar persentase tertentu yang disepakati dari penjualan netonya.

NICI has a license trademark agreement with Nestle S.A. whereby NICI is granted with a non-exclusive license for the “Maggi” trademark for culinary products produced directly or indirectly by NICI in Indonesia, for an indefinite term as long as Nestle S.A. is a shareholder of NICI. As compensation, NICI is charged with royalty fee at a certain agreed percentage of its net sales.

(lanjutan)

Perjanjian pemasokan Supply Agreement

IDLK memiliki perjanjian supply dengan Amberston dimana Amberston menyediakan bahan baku antara lain berupa skimmed milk powder dan butter milk powder dengan harga yang disepakati oleh

kedua belah pihak. Perjanjian tersebut telah diperbaharui dan akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.

IDLK has a supply agreement with Amberston whereby Amberston agreed to provide raw materials, among others, skimmed milk powder and butter milk among others, at the prices agreed by both parties. The said agreement has been renewed and will expire on December 31, 2017.

Pengembangan Perkebunan Plasma Development of Plasma Plantations

Entitas Anak tertentu memiliki perjanjian

pengembangan perkebunan plasma dengan beberapa KUD yang mewadahi petani plasma. Lihat Catatan 37 untuk rincian perjanjian tersebut.

Certain Subsidiaries have plasma plantations development agreement with several KUD representing the plasma farmers. See Note 37 for the details of the said agreement.

Perjanjian Konsultasi Manajemen Kelompok Usaha ICBP

Management Consultant Agreement of ICBP Group

IDLK memiliki perjanjian manajemen dengan PT Marison Nauli Ventura (MNV), dimana MNV memberikan kepada IDLK nasehat, pendapat, petunjuk, konsultasi dan informasi yang berkaitan

dengan kegiatan usaha, khususnya yang

berhubungan dengan sumber daya manusia dan manajemen. Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun dan akan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu yang sama, kecuali apabila salah satu pihak menyatakan secara tertulis untuk mengakhiri perjanjian tersebut. Kompensasi yang dibayarkan kepada MNV disajikan sebagai bagian dari “Beban Umum dan Administrasi” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasianinterim.

IDLK has a management agreement with PT Marison Nauli Ventura (MNV), whereby MNV provides to IDLK business advice, suggestion, guidance, consultation and information relevant to operational activities, especially those related with human resources and management. This agreement is valid for a one-year period and shall be automatically renewed for the same period, unless terminated by either party in writing. Compensation paid to MNV is presented as part of “General and Administrative Expenses” in the interim consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.

Program Euro Medium Term Note Euro Medium Term Note Programme

Pada tanggal 30 September 2013, IFAR telah

membuat program Euro Medium Term Note sebesar

SGD500.000.000 (“Program”). Melalui Program tersebut, IFAR dari waktu ke waktu dapat menerbitkan notes (“Notes”) secara berseri atau

tranches. Masing-masing seri atau tranche dari

Notes dapat diterbitkan dalam berbagai mata uang, dalam berbagai jumlah dan tenor, dan dapat dikenakan bunga tetap, floating, variabel atau hybrid rates yang nantinya akan disepakati antara IFAR dengan dealer yang bersangkutan.

On September 30, 2013, IFAR has established a SGD500,000,000 Euro Medium Term Note programme (“Programme”). Under the Programme, IFAR may from time to time issue notes (“Notes”) in series or tranches. Each series or tranche of Notes may be issued in any currency, in various amounts and tenors, and may bear interest at a fixed, floating, variable or hybrid rates, as agreed between IFAR and the relevant dealer.

(Tidak Diaudit)

34. PERJANJIAN-PERJANJIAN, KOMITMEN-

KOMITMEN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN

Dalam dokumen INDF Full Notes Billingual 30 September 2017 (Halaman 149-151)