• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMPETENSI DASAR Matematika

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh : NURUL FITRIANI NIM: K (Halaman 117-124)

Siklus I I Nilai Statistik Nilai Statistik

Tema 3 : Peduli Terhadap Makhluk Hidup

B. KOMPETENSI DASAR Matematika

3.13 Memahami pecahan senilai dan operasi hitung pecahan menggunakan benda konkret/gambar

4.13 Mengurai sebuah pecahan menjadi hasil penjumlahan atau pengurangan dua buah pecahan lainnya dengan berbagai kemungkinan jawaban

C. INDIKATOR

Menentukan jawaban dari soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama

 Menentukan jawaban dari soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda

 Membuat soal cerita tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan yang merupakan bagian dari kelompok dan menjawabnya dengan benar

D. TUJUAN

Setelah mengamati gambar, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama dan berpenyebut berbeda dengan benar.

dan menjawabnya dengan benar.

E. MATERI

Soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan.

F. PENDEKATAN & METODE Pendekatan : Scientific

Strategi : pendekatan keterampilan proses

Metode : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi dan Ceramah G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing.

Melakukan komunikasi tentang kehadiran siswa. Guru

menyiapkan fisik dan psikhis siswa dalam mengawali kegiatan pembelajaran, yaitu mengajak siswa menyanyikan lagu/yel-yel/tepuk dinamika dengan materi yang relevan dengan pembelajaran hari ini. Menginformasikan Tema/Sub Tema yang akan dibelajarkan. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Selain melihat alat peraga lainnya, siswa dapat menonton video yang terkait pembelajaran hari ini, mendatangkan narasumber, membaca buku dari perpustakaan sekolah, perpustakaan online/e-book.

10 menit

Kegiatan Inti

Siswa mengenal soal tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan yang terkait dengan pecahan yang merupakan bagian dari kelompok. Siswa mengerjakan soal cerita dengan mandiri.

 Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam buku siswa.

 Siswa membuat soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan.

 Siswa menjawab soal-soal tentang pembelajaran minggu

 150 menit

Waktu ini.

Kegiatan Penutup

Siswa menuliskan perenungan mereka di buku siswa.

Guru menyampaikan pesan moral untuk memanfaatkan Keberagaman Makhluk Hidup di lingkunganku dengan bijak.

Tugas: Siswa bercerita kepada orang tua tentang pengalaman belajarnya minggu ini. Siswa juga diminta mendiskusikan hal-hal yang dapat ia lakukan agar apa yang dipelajari dapat bermanfaat untuk dirinya dan lingkungan.

Hafalan Matrik Perkalian 1-9. Salam dan do’a penutup.

Remedial

 Siswa yang belum dapat menjawab pertanyaan dalam bagian evaluasi akan mengerjakan lagi soal yang sama. Di awal, guru membimbing siswa dalam mengerjakan soal-soal tersebut, kemudian minta mereka mengerjakan dengan mandiri.

 15 menit

H. SUMBER DAN MEDIA

 Diri anak, Lingkungan keluarga, dan Lingkungan sekolah.

 Buku Pedoman Guru Tema 3 Kelas 4 dan Buku Siswa Tema 3 Kelas 4.

 Buku Pengembangan Diri Anak.

Video/slide/buklet/pamflet/gambar tentang Keberagaman Makhluk Hidup di lingkunganku Daun kering atau bahan lain dari alam dan bulu

ayam/burung/bebek.

I. PENILAIAN

1. Prosedur Penilaian a. Penilain Proses

Menggunakan format pengamatan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sejak dari kegiatan awal sampai dengan kegiatan akhir.

(terlampir).

2. Instrumen Penilaian a. Penilaian Proses

1. Penilaian Kinerja.

2. Penilaian Produk.

b. Penilaian Hasil Belajar

 Pilihan ganda.

 Isian singkat.

 Esai atau uraian.

Makassar, 8 Desember 2014

Guru Kelas Peneliti

Haeruddin, S.Pd Nurul Fitriani

Nip.19840327 201001 1 030 Nim.K.10540 8317 12

Mengetahui

Kepala Sekolah SD Inpres Tamamaung I

Dra. Hj. Syamsiah, M.Pd Nip. 19620303 198203 2 010

No. Nama Murid Siklus I Siklus II

Skor Ket Skor Ket

1. Rivaldo 70 Tuntas 80 Tuntas

2. Agustiana Aulia 40 Tidak Tuntas 100 Tuntas

3. Aisyah Ilyas 70 Tuntas 100 Tuntas

4. Athira Randa S 60 Tidak Tuntas 65 Tidak Tuntas

5. Dwika Putra Hary 70 Tuntas 95 Tuntas

6. Edward Syaputra 40 Tidak Tuntas 80 Tuntas

7. Ihdina Citra Sanur 85 Tuntas 80 Tuntas

8. Muh Abil Fati 70 Tuntas 100 Tuntas

9. Muh Dzaqwan H 40 Tidak Tuntas 80 Tuntas

10. Muh Faturahman 70 Tuntas 95 Tuntas

11. Muhammad Faiz R 70 Tuntas 75 Tuntas

12. Muthmainnah 40 Tidak Tuntas 100 Tuntas

13. Novita Suci R 40 Tidak Tuntas 80 Tuntas

14. Nur Ainun Nadira 85 Tuntas 75 Tuntas

15. Nur Amaliah Safitri 60 Tidak Tuntas 60 Tidak Tuntas

16. Nurfailah 55 Tidak Tuntas 80 Tuntas

17. Rezky Aulia 55 Tidak Tuntas 80 Tuntas

18. Sarah Amalia Putri 85 Tuntas 75 Tuntas

19. Siti Nurhasriani S 55 Tidak Tuntas 80 Tuntas

20. Suci Amalia 55 Tidak Tuntas 95 Tuntas

21. Khusnul K 85 Tuntas 90 Tuntas

22. Nanda 55 Tidak Tuntas 90 Tuntas

23. Nursyafa 55 Tidak Tuntas 100 Tuntas

24. Nurfatriah 60 Tidak Tuntas 50 Tidak Tuntas

25. Nurhalizah 55 Tidak Tuntas 95 Tuntas

Jumlah 1525 2100

Rata-Rata 61 84

Mata Pelajaran : IPA

Materi pokok : Daur Hidup Hewan

Siklus : I

Kelompok :

1. Ketua :…………

2. …………. 4. ………..

3. ………… 5. ……….

Petunjuk :

a. Diskusikanlah soal berikut dengan teman kelompokmu!

b. Periksalah kembali pekerjaanmu apabila telah selesai dikerjakan

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan daur hidup!

2. Daur hidup nyamuk mengalami metamorfosis apa………..

3. Sebutkan tahap-tahap daur hidup nyamuk!

4. Daur hidup kupu-kupu mengalami metamorfosis apa dan sebutkan tahap-tahap daur hidupnya?

5. Gambarkan kemudian jelaskan daur hidup kecoa!

1. Daur hidup adalah tahapan perubahan bentuk tubuh hewan sepanjang hidupnya.

2. Metamorfosis sempurna.

3. telur → jentik-jentik → kepompong → nyamuk dewasa.

4. Daur hidup kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna dengan tahap-tahap:

telur → ulat → kepompong → kupu-kupu dewasa.

5. Kecoa atau lipas betina bertelur dalam jumlah banyak yang diletakkan di permukaan tanah atau pada tumpukan sampah. Telur kecoa menetas menjadi anak kecoa yang disebut nimfa. Nimfa memiliki bentuk yang mirip dengan induknya.

Kemudian nimfa menjadi kecoa dewasa.

1. Daur hidup adalah tahapan perubahan bentuk tubuh hewan sepanjang hidupnya.

2. Metamorfosis sempurna.

3. telur → jentik-jentik → kepompong → nyamuk dewasa.

4. Daur hidup kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna dengan tahap-tahap:

telur → ulat → kepompong → kupu-kupu dewasa.

5. Kecoa atau lipas betina bertelur dalam jumlah banyak yang diletakkan di permukaan tanah atau pada tumpukan sampah. Telur kecoa menetas menjadi anak kecoa yang disebut nimfa. Nimfa memiliki bentuk yang mirip dengan induknya.

Kemudian nimfa menjadi kecoa dewasa.

1. Daur hidup adalah tahapan perubahan bentuk tubuh hewan sepanjang hidupnya.

2. Metamorfosis sempurna.

3. telur → jentik-jentik → kepompong → nyamuk dewasa.

4. Daur hidup kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna dengan tahap-tahap:

telur → ulat → kepompong → kupu-kupu dewasa.

5. Kecoa atau lipas betina bertelur dalam jumlah banyak yang diletakkan di permukaan tanah atau pada tumpukan sampah. Telur kecoa menetas menjadi anak kecoa yang disebut nimfa. Nimfa memiliki bentuk yang mirip dengan induknya.

Kemudian nimfa menjadi kecoa dewasa.

Mata Pelajaran : IPA

Materi pokok : Daur Hidup Hewan

Siklus : II

Kelompok :

1. Ketua :…………

2. …………. 4. ………

3. …………. 5. ………

Petunjuk :

a. Diskusikanlah soal berikut dengan teman kelompokmu!

b. Periksalah kembali pekerjaanmu apabila telah selesai dikerjakan

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh : NURUL FITRIANI NIM: K (Halaman 117-124)