• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN ANALISA DATA PENELITIAN

4.2. Temuan Data dan Penyajian Data

4.2.1. Komposisi dan Karakteristik Responden

Maksud dari penyajian data karakteristik responden adalah agar penulis lebih mengenal responden yang diteliti sehingga dapat lebih memudahkan menulis dalam melakukan penganalisaan data. Adapun karakteristik responden adalah sebagai berikut :

4.2.1.1 Komposisi responden berdasarkan usia

Adapun yang menjadi responden pada penelitian ini memiliki usia antara 20 tahun hingga 50 tahun seperti yang terlihat dibawah ini :

Tabel 4.3

Komposisi Responden Berdasarkan Usia

Sumber : Data Penelitian Lapangan (Kuesioner) September 2011

Tabel 4.3 diatas menunjukkan bahwa usia responden dalam penelitian ini bervariasi. Tujuan dibuatnya penyebaran kuesioner dengan usia yang bervariasi agar peneliti dapat memperoleh data yang lebih lengkap berdasarkan lama tinggal responden dari total keluarga yang tinggal di lingkungan tersebut. Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat responden dengan usia 20-25 tahun memiliki frekuensi 2 dengan persentase 2,5 %, usia 26 – 30 tahun memiliki frekuensi yakni 4 responden dengan persentase 5,0 %, sedangkan responden dengan usia 31-35 tahun memiliki frekuensi 7 responden dengan persentase 8,8 %, sedangkan responden dengan usia 36-40 tahun memiliki frekuensi 8 dengan persentase 10,0 % dan responden yang berusia 41-50 memiliki frekuensi 59 responden dengan persentase 73,8%. Hal ini menunjukkan bahwa responden yang berusia 41-50 tahun di lingkungan tersebut lebih banyak dari responden lainnya berdasarkan lama tinggalnya dilingkungan tersebut sehingga memunculkan pemahaman yang berbeda-beda terhadap penerapan pola pengasuhan di lingkungan tersebut.

No. Usia Frekuensi (F) Persentase (%)

1 20-25 Tahun 2 2,5 2 26-30 Tahun 4 5,0 3 31-35 Tahun 7 8,8 4 36-40 Tahun 8 10,0 5 41-50 Tahun 49 73,8 Jumlah 80 100

4.2.1.2 Komposisi Responden Berdasarkan Pekerjaan Tabel 4.4

Komposisi Responden Berdasarkan Pekerjaan

No. Pekerjaan Frekuensi (F) Persentase (%) 1 Pegawai negeri sipil 1 1,3

2 Pegawai swasta 8 10,0

3 Wiraswasta 42 52,5

4 Ibu rumah tangga 29 36,3

5 Lainnya 0 0,0

Jumlah 80 100,0

Sumber : Data Penelitian Lapangan (Kuesioner) September 2011

Tabel 4.4 diatas menunjukkan bahwa dari penyebaran kuesioner yang dilakukan dilapangan responden memiliki pekerjaan yang bervariasi dan peneliti juga dapat memperoleh data yang lebih lengkap berdasarkan pekerjaan responden dari total keluarga yang tinggal di lingkungan tersebut. Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat responden dengan pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil memiliki frekuensi 1 responden dengan persentase 1,3 %, Pegawai Swasta memiliki frekuensi yakni 8 responden dengan persentase 10,0 %, sedangkan responden dengan pekerjaan sebagai Wiraswasta memiliki frekuensi 42 responden dengan persentase 52,5 %, sedangkan responden dengan pekerjaan sebagai Ibu rumah tangga memiliki frekuensi 29 responden dengan persentase 36,3 % . Hal ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta di lingkungan tersebut lebih banyak dari pekerjaan responden lainnya sehingga memunculkan pemahaman yang berbeda-beda terhadap penerapan pola pengasuhan di lingkungan tersebut.

4.2.1.3 Komposisi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Distribusi responden lebih besar jumlah jenis kelamin perempuan dari pada laki-laki, perbedaan ini dapat dilihat dari Tabel berikut ini :

Tabel 4.5

Komposisi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

No. Jenis Kelamin Frekuensi (F) Persentase (%)

1 Laki – Laki 23 28,8

2 Perempuan 57 71,3

Jumlah 80 100

Sumber : Data Penelitan Lapangan (Kuesioner) September 2011

Dari Tabel 4.5 dapat dilihat bahwa responden perempuan lebih banyak dari pada responden laki-laki, yakni responden laki-laki berjumlah 23 responden atau (28,8 %), sedangkan perempuan sebanyak 57 responden atau (71,3 %). Hal ini dapat dilihat bahwa responden perempuan yang lebih banyak meluangkan waktunya untuk mengisi kuesioner yang peneliti lakukan, dan juga selama peneliti melakukan penelitian ke lapangan responden laki-laki sangat jarang dijumpai hal itu dikarenakan saat peneliti turun kelapangan pada jam beraktifitas sehingga responden laki-laki kebanyakan masih berada di luar rumah.

4.2.1.4 Komposisi Responden Berdasarkan Agama/Kepercayaan Tabel 4.6

Komposisi Responden Berdasarkan Agama/Kepercayaan

No. Agama/Kepercayaan Frekuensi (F) Persentase (%)

1 Islam 64 80,0 2 Kristen Protestan 8 10,0 3 Katolik 4 50,0 4 Hindu 3 3,8 5 Budha 1 1,3 Jumlah 80 100,0

Sumber : Data Penelitian Lapangan (Kuesioner) September 2011

Dari Tabel 4.6 dapat dilihat bahwa dilingkungan tersebut responden yang beragama Islam memiliki frekuensi 64 responden dengan persentase 80,0 %, agama Kristen Protestan memiliki frekuensi 8 responden dengan persentase 10,0 %, agama Katolik memiliki frekuensi 4 responden dengan persentase 50,0 , agama Hindu memiliki frekuensi 3 responden dengan persentase 3,8, dan agama Budha memiliki frekuensi 1 responden dengan persentase 1,3 %. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat dilihat bahwa responden di lingkungan tersebut mayoritas memeluk agama Islam diantara responden yang memeluk agama yang lain. Dan juga dapat dilihat dilingkungan tersebut meskipun terdapat responden yang berbeda agama tetapi tetap menjaga toleransi agama yang baik diantara masyarakat lingkungan tersebut meskipun berbeda agama.

4.2.1.5 Komposisi Responden Berdasarkan Status Perkawinan Tabel 4.7

Komposisi Responden Berdasarkan Status Perkawinan

No. Status Perkawinan Frekuensi (F) Persentase (%)

1 Belum Kawin 0 0,0

2 Kawin 70 87,5

3 Janda/Duda 10 12,5

4 Lainnya 0 0,0

Jumlah 80 100,0

Sumber : Data Penelitian Lapangan (Kuesioner) September 2011

Dari tabel 4.7 dapat dilihat bahwa responden yang memiliki status yang sudah menikah dan masih memiliki pasangan suami atau istri yang mesih lengkap memiliki frekuensi 70 responden dengan persentase 87,5 % lebih banyak daripada responden yang status perkawinannya sudah menikah tetapi tidak lagi memiliki pasangan suami atau istri atau janda/duda memiliki frekuensi 10 responden dengan persentase 12,5 %.

4.2.1.6 Komposisi Responden Berdasarkan Jumlah Anak Tabel 4.8

Komposisi responden berdasarkan Jumlah Anak

No. Jumlah Anak Frekuensi (F) Persentase (%)

1 1-2 orang 18 22,5

2 3-4 orang 27 33,8

3 5-6 orang 35 43,8

4 Lainnya 0 0,0

Jumlah 80 100,0

Sumber : Data Penelitian Lapangan (Kuesioner) September 2011

Berdasarkan data yang didapat dilapangan terhadap responden terdapat variasi dalam kepunyaan jumlah anak. Dapat dilihat dari tabel diatas responden yang

memiliki anak 1-2 orang memiliki frekuensi 18 responden dengan persentase 22,5 %, responden yang memiliki 3-4 anak memiliki frekuensi sebesar 27 responden dengan persentase 33,8 %, dan yang memiliki 5-6 anak memiliki frekuensi terbesar dari yang lainnya yakni 35 responden dengn persentase 43,8 %. Jika dilihat dari banyaknya anggota keluarga didalam sebuah rumah, hal ini yang dapat menimbulkan pengoptimalisasian ruang tempat tinggal menjadi sangat sulit, dikarenakan karena keterbatasan ruang tempat tinggal dengan keberadaan jumlah populasi didalamnya.

4.2.1.7 Komposisi Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Tabel 4.9

Komposisi Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir

No. Pendidikan Terakhir Frekuensi (F) Persentase (%)

1 Tamat SD/Sederajat 24 30,0

2 Tamat SLTP/ Sederajat 12 15,0 3 Tamat SLTA/ Sederajat 40 50,0

4 Tamat Akademi/D3 2 2,5

5 Tamat S1/ Sarjana 2 2,5

Jumlah 80 100,0

Sumber : Data Penelitian Lapangan (Kuesioner) September 2011

Berdasarkan tabel diatas responden memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda dapat dilihat dari hasil penelitian di lapangan bahwa responden yang memiliki latar belakang pendidikan terakhir Tamat SD/Sederajat memiliki frekuensi 24 responden dengan persentase 30,0 %, dan responden yang tamat SMP/Sederajat memiliki frekuensi 12 responden dengan persentase 15,0 %, yang tamat SLTA/Sederajat memiliki frekuensi 40 dengan persentase 50,0%, dan responden yang menamatkan D3 memiliki frekuensi sebanyak 2 responden dengan persentase

2,5 %, dan yang berlatar penidikan terakhir S1 memiliki frekuensi sebanyak 2 responden dengan persentase 2,5 %. Dari hasil data yang ditemukan dilapangan dengan latar pendidikan yang berbeda masih banyak terdapat responden yang hanya pernah duduk di bangku sekolah dasar.

Dokumen terkait