• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komposisi Gizi

Dalam dokumen kurma.docx (Halaman 30-36)

* Buah kurma boleh dimakan secara langsung, dalam keadaan kering atau segar. Disamping itu, juga boleh dimanfaatkan untuk berbagai hidangan seperti aneka

produk roti, permen, ais krim, selada dan sirap.

Di negera Arab kurma mendapat tempat yang cukup baik di dalam masyarakat. Buah berbentuk silinder dengan biji beralur tunggal ini biasanya dikonsumsi bersama hasil olahan susu.

Nilai gizi utama yang diandaikan memang kandungan karbohidrat sederhananya, alias gulanya, yang tinggi. Kandungan karbohidratnya berkisar dari sekitar 60% pada kurma lembek (yang diambil sewaktu masih lembek dan mentah) hingga sekitar 70% pada kurma kering (yang mengering di pohon, terjemur matahari)

Kebanyakan varietas kurma mengandungi gula glukosa (jenis gula yang ada dalam darah) atau fruktosa (jenis gula yang terdapat dalam sebagian besar buah-buahan). Namun, satu varietasnya yang bernama Deglet Noor yang tumbuh di California hanya mengandungi gula sukrosa (dikenal juga sebagai gula pasir).

Menurut Dr. Anwar El Mufti dari Mesir, seperti dikutip harian "Buana Minggu", kurma mengandung zat gula 70%. Sebagian besar zat gula yang terdapat di dalamnya sudah diolah secara alami dan tidak berbahaya bagi kesihatan. Seperti halnya gula pada buah-buahan yang dinamai fruktosa, zat ini mudah dicerna dan mudah dibakar oleh tubuh. Dengan demikian akan menghasilkan tenaga yang tinggi, tanpa

menyusahkan tubuh untuk mengolah, mencerna, dan menjadikannya sebagai gizi yang baik. Itu sebabnya mengapa kurma dianggap sebagai buah yang ideal untuk hidangan berbuka puasa ataupun sahur.

Segelas air yang mengandung glukosa, menurut Dr. David Conning, Pengarah Am British Nutrition Foundation, seperti dikutip Panasea, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit, tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Makanya, orang yang makan cukup banyak kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan ini juga kaya dengan serat.

Keunggulan kurma lainnya mengandung berbagai vitamin penting, seperti vitamin A, tiamin, dan riboflavin dalam jumlah yang bisa diandalkan, serta niasin dan kalium dalam jumlah yang sangat andal. Selain itu, buah ini ternyata juga memuat berbagai zat gizi lain seperti zat besi, vitaminB, asam nikotinat serta serat (bukan zat gizi) dalam jumlah memadai.

Dalam setiap 100 g kurma kering terkandung vitamin A 50 IU, tiamin 0,09 mg, riboflavin 0,10 mg, niasin 2,20 mg, serta kalium 666 mg. Zat-zat gizi itu berfungsi membantu melepaskan energi, menjaga kulit dan saraf agar tetap sehat serta penting untuk fungsi jantung.

Riboflavin dan niasin. Misalnya, akan membantu melepaskan energi dari makanan, sementara tiamin membantu melepaskan energi dari karbohidrat. Vitamin A dan niasin

memainkan peranan dalam membentuk dan memelihara kulit yang sehat. Tiamin penting bagi sel-sel saraf, sementara niasin menjaga fungsi normal saraf.

Kurma juga mengandung banyak mineral penting , seperti magnesium, potasium dan kalsium. Mineral-mineral itu sangat diperlukan oleh tubuh. Serat yang terdapat dalam kurma

berfungsi melunakkan usus dan mengaktifkannya, yang secara mempermudah buang air besar. Dalam kurma juga terdapat semacam hormon (potuchsin) yang boleh menciutkan pembuluh darah dalam rahim, sehingga boleh mencegah perdarahan rahim. Bapak dan Ibu, Mengingat begitu manfaatnya kurma dalam kehidupan kita, dalam kesempatan ini izinkan kami menginformasikan manfaat kurma dalam segala hal, yang tentunya salah satu manfaat terbesar adalah untuk kesehatan kita, di antaranya : A. KHASIAT KURMA RUTHOB MUDA

( Warna Kuning, Hijau atau Merah )

1. Khasiat Kurma Muda Ruthob warna kuning

Untuk anda yang belum mendapatkan Anak / keturunan, dan bagi mereka yang ingin agar hidup sehat mari kita konsumsi kurma muda ruthob ( Warna Kuning ) Ruthab

juga adalah memakan yang kaya sekali dengan unsur-unsur kalsium dan besi. Oleh karena itu, Allah SWT menganugerahkannya untuk para wanita yang sedang nifas. Sebagaimana Allah SWT telah memerintahkan ibuda Maryam, al-‘Azra, untuk

memakannya pada saat nifas, karena kedua unsur penting seperti besi dan kalsium ada dalam ruthab ini dengan kadar yang cukup.

Ruthab ini pun penting untuk memproduksi susu dan bayi yang menyusu, mengingat ia dapat mengganti zat-zat yang hilang dalam tubuh ibu ketika melahirkan atau ketika menyusui.

Besi dan kalsium juga merupakan unsur penting bagi pertumbuhan anak yang sedang menyusui karena keduanya merupakan unsur yang paling menentukan dalam

pembentukkan darah, sumsusm tulang belakang dan tulang.

Untuk Kesuburan Pria atau Vitalitas pria Konsumsi kurma Muda ruthob warna merah secara continu, Insya Allah apabila baik istri dan suami sudah mengkonsumsi secara bersama, Insya Allah semoga apa yang menjadi hajat kita Allah Kabulkan. Amin Ya Rabb.

B. KHASIAT KURMA AZWA / KURMA NABI

2. Keutamaan / Khasiat Kurma Azwa

Qola rasulullah shollahu ‘alaihi wasallam :

“man tashabbaha kulla yaumin sab’a tamaraatin ‘ajwatan lam yadhurrahu fii dzalikal yaumi summun walaa sihrun”.

(shohiihul bukhaari)

Sabda Rasulullah SAW :

“Barang siapa yang makan pagi dengan tujuh butir kurma Ajwah, maka tak akan mencelakainya racun dan sihir dihari itu”.

(Riwayat Shahih Al-Bukhari)

Hadits ini menjelaskan tentang keutamaan sunnah memakan buah kurma ajwah di pagi hari. Buah kurma sebagaimana di ketahui memang mempunyai khasiat tertentu untuk pengobatan, seperti untuk meningkatkan kadar gula darah, kemudian katanya juga bisa untuk mengobati katarak pada mata dengan memakan paling sedikit 3 buah kurma selama beberapa bulan.

Pada hadits diatas dikatakan kurma ajwah (yaitu kurma yang ditanam langsung oleh rasulullah saw di madinah), jadi bukan kurma yang biasa. Kurma ini bentuknya tidak lebih besar dari kurma yang lainnya, biasanya hanya setengah ibu jari kita, warnanya lebih hitam dari kurma yang lain, ada juga yang menyebutnya kurma Nabi, karena memang ditanam langsung oleh Rasulullah.

Hadits ini menjelaskan bahwa kurma ajwah bisa untuk menangkal racun dan sihir, mungkin karena kandungan yang ada di dalam kurma ini yang menyebabkan bisa untuk menetralisir racun, karena itulah nabi menganjurkannya memakan 7 buah di pagi hari. Lalu kenapa bisa untuk menangkal sihir, ini menjelaskan bahwa kurma ini

membawa keberkahan bagi yang memakannya, di sebabkan Nabi saw sendiri yang menanamnya, bibit dari kurma ini telah bersentuhan dengan tangan baginda Nabi saw yang mulia, yang memang membawa keberkahan, karena itulah kurma ini bisa

menangkal sihir.

Pohon kurma ajwah ini masih ada di madinah sampai sekarang, jadi sudah lebih dari 14 abad atau 1429 tahun sejak pertama kali di tanam oleh rasulullah saw, jumlahnya hanya sekitar seratusan pohon.

mengingat khasiatnya kurma ini Ruthob dan Kurma Azwa / Rasul ini., jangan lupa untuk mengkonsumsinya, berdoa sebelum memakannya, semoga Allah memberikan kita keturunan Anak - anak yang soleh dan soleha, dan Allah menjaga kita. Amin Ya Rabbal Alamin.

C. MANFAAT TAMR (KURMA KERING )

Tamr / Kurma Kering berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan. Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon

kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” Dokter Muhammad Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama.

Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

1. Ruthab (kurma basah / Kurma Muda Warna Kuning, HIjau & merah ) Obat

Kesuburan bagi yang pengen cepat hamil & Perkasa, mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

2. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. 3. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui

pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

5. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

6. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

7. Buah kurma dapat mencegah stroke

8. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti

Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur. 9. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara

kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan

sel-sel saraf.

Dalam dokumen kurma.docx (Halaman 30-36)

Dokumen terkait