Level Organisasi
2016 2015
Kepala Divisi 11 10
Wakil Kepala Divisi 8 3
Kepala Bagian 30 23
Wakil Kepala Bagian 3 4
Pemimpin Cabang 16 16
Pemimpin Cabang Pembantu/
Wakil Pimpinan Cabang 29 27
Kepala Kantor Kas/
Supervisor/Staf 543 509 Total 640 592
2015
2016
Kepala Bagian Kepala DivisiWakil Kepala Bagian Pemimpin Cabang Pembantu/ Wakil Pimpinan Cabang
Kepala Kantor Kas/Supervisor/Staf Wakil Kepala Divisi
Pemimpin Cabang
Perseroan memiliki roadmap pengembangan SDM untuk 5 (lima) tahun yang terbagi menjadi beberapa fase besar untuk membangun pilar pengembangan bisnis Perseroan, antara lain: 1. Pengembangan Budaya Kerja
2. Peningkatan Produktivitas
3. Pembenahan Infrastruktur Pengelolaan SDM secara menyeluruh dan terintegrasi
Pada tahun pelaporan 2016, implementasi
roadmap pengelolaan SDM masih berada
pada fase awal, dengan titik strategis pada penyiapan infrastruktur yang dapat mendukung terlaksananya roadmap sesuai yang diharapkan.
Tata Kelola Perusahaan Analisa dan Pembahasan Manajemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan LAPORAN T AHUNAN
2016
UNIT PENDUKUNG BISNIS Ekspansi bisnis yang dilaksanakan sepanjangtahun tidak terlepas dari peran seluruh Sumber Daya Manusia yang ada, sehingga dalam rangka peningkatan kompetensi SDM sesuai core
competency bisnis perusahaan dalam bidang
agribisnis, maka seleksi dan rekrutmen maupun pendidikan difokuskan pada bidang yang sesuai, baik dengan cara mengirimkan peserta untuk mengikuti pendidikan eksternal (public training) maupun pendidikan secara in-house training. Selain kerja sama dengan pihak eksternal, pelaksanaan in-house training serta kegiatan pendidikan berupa job training dilakukan melalui sinergi dengan Corporate University maupun Unit Kerja di Bank Rakyat Indonesia.
Selain hal tersebut, sejalan dengan adanya perubahan sistem core banking pada perusahaan, maka pengembangan Sumber Daya Manusia lebih banyak dialokasikan untuk mendukung terlaksananya perubahan sistem baik dengan cara pendidikan maupun kegiatan focus group di tingkatan pengembangan aplikasi maupun di tingkat end-user. Selain pengembangan Sumber Daya Manusia untuk mendukung pengembangan core banking
baru, perusahaan melakukan pendidikan bagi pekerja baik pendidikan yang bersifat
mandatory (yakni bagi pekerja baru), maupun
pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan yang telah diidentifikasi melalui proses Training
Need Analysis. Proses Training Need Analysis
dilaksanakan bersama-sama Satuan Kerja terkait untuk menjamin agar pendidikan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan gap
competency pekerja.
Sejalan dengan tuntutan perkembangan
teknologi dan efisiensi serta efektivitas, terdapat pergeseran metode pendidikan yang semula mayoritas pendidikan dilaksanakan secara tatap muka, mulai beralih kepada metode yang berlandaskan teknologi, baik melalui kerjasama dengan Corporate University Bank Rakyat Indonesia, sebagai induk perusahaan maupun dengan cara internal.
Selama tahun 2016, perusahaan telah
melaksanakan pendidikan yang secara akumulasi kepada 2.405 peserta dengan program yang variatif diantaranya :
No. Program Peserta/Satuan Kerja
1 E-Learning “Penilaian Agunan” Pemimpin Cabang, Pemimpin Cabang Pembantu dan Wakil Pemimpin Cabang
2 Pendidikan “Analisa Agunan”
Kepala Divisi, Kepala Bagian, Pemimpin Cabang, Account Officer Kantor Pusat, Staf RPKB, Staf Kebijakan Kredit, Staf ARK, Staf Monitoring dan Pembinaan DBRK, dan Trainee ODP
3
Pelatihan dan Sosialisasi Pengukuran Risiko Operasional dengan Metode Risk Control & Self
Asessment (RCSA) dan Loss Database Management (LDM)
Kanca Cikarang
4 On the Job Training di Perusahaan Perkebunan
Sinarmas Group (Kebun Pekanbaru)
AO Divisi Bisnis Agro, AO Divisi Bisnis Ritel & Konsumer, dan AO Kanca Pekanbaru
5
Credit Remedial - Legal Aspect “Prosedur Lengkap
Aspek Hukum dalam Penyelesaian Kredit Bermasalah (termasuk Jaminan dan Strategi Eksekusinya)”
Wakil Kepala Bagian RPKB dan Pelaksana Senior Bagian Hukum
Kilas Kinerja 2016 Profil Perusahaan Informasi bagi Investor LAPORAN TAHUNAN
2016
Laporan ManajemenNo. Program Peserta/Satuan Kerja
7 E-Learning "Penilaian Agunan" AO Selindo
8 Members Meeting ATM Bersama 2016 Divisi Teknologi Informasi 9 Pendidikan Enhancement Kebijakan Akuntansi Bagian Akuntansi & Manajemen Keuangan 10 "The Art Of Persuasion for Funding Officer" Funding Officer
11
Edukasi dan Workshop Pelaporan LKPBU Data Pejabat Eksekutif, Jaringan Kantor, Tenaga Kerja dan Laporan Publikasi Bank Umum Tahun 2016
Staf Kebijakan SDM, Pelaksana Bagian Akuntansi & Manajemen Keuangan dan Pelaksana Bagian Pengembangan Jaringan Kantor dan Layanan
12
Training Day : Panduan Penilaian dan Proses Analisa
Risiko Kredit dalam Perspektif Manajemen Risiko (termasuk kertas kerja)
Pekerja Kantor Pusat 13 Pendidikan AO Ritel Selindo AO Selindo
14 Ujian BSMR Level 1
Pemimpin Cabang, Pemimpin Cabang Pembantu, Staf ARK, Staf RPKB dan AO Divisi Bisnis Agro
15
Refreshment BSMR Level 4 (Direksi) : Penyusunan
Kebijakan ICAAP (Internal Capital Adequacy
Assessment Process)
Direksi
16 Orientasi Pekerja Baru Teller, CS, AO
17 E-Learning OPK Selindo “Pelaporan LBU” Operasional Kredit Selindo 18 Profil Bisnis Komoditas dan Industri relevan
dengan Core Business Perseroan Unit Bisnis dan Kanca
Kesejahteraan sosial menjadi faktor penting untuk mendorong produktivitas pekerja. Sebagai stimulus bagi pekerja yang berkinerja baik, maka perusahaan secara konsisten melakukan evaluasi terhadap kinerja pekerja dan mengaitkannya dengan pemberian remunerasi secara adil baik pekerja tetap maupun tidak tetap, melalui pemberian remunerasi dan fasilitas berdasarkan bobot dan tanggung jawabnya mencakup benefit Asuransi, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Kesehatan, Kepemilikan Saham, Jaminan Hari Tua serta Jaminan Pensiun.
Jaminan Kecelakaan Kerja diberikan dalam rangka melindungi pekerja dari risiko aktivitas kerja pekerja. Sepanjang tahun 2016 tidak terdapat gangguan keamanan dan keselamatan kerja pekerja.
Selain hal tersebut, untuk menjaga
competitiveness perusahaan pada pasar tenaga
kerja, maka dilakukan evaluasi atas remunerasi secara berkelanjutan. Untuk memberikan kepastian karir bagi pekerja khususnya pekerja dengan fungsi vital di perusahaan, telah dikembangkan career path sebagai salah satu sarana untuk menciptakan engagement bagi para pekerja.
Tata Kelola Perusahaan Analisa dan Pembahasan Manajemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan LAPORAN T AHUNAN
2016
UNIT PENDUKUNG BISNIS BRI Agro menjamin kesamaan kesempatanbagi seluruh pekerja dalam mengembangkan karirnya sesuai dengan perkembangan usaha. Penerapan asas kesetaraan yang konsisten ini mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi seluruh pekerja tanpa kecuali untuk memperoleh pengembangan individu dan karir di perusahaan, sesuai dengan kontribusi dan kinerjanya. Sebagai stimulus bagi pekerja yang berkinerja baik, maka perusahaan secara konsisten
melakukan evaluasi terhadap kinerja pekerja dan mengaitkannya dengan pemberian remunerasi serta kesempatan promosi secara adil.
Evaluasi atas kinerja pekerja dijadikan salah satu pertimbangan dalam menyusun perencanaan karir pekerja baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Tahapan pelaksanaan dari Suksesi Kepemimpinan yang berasal dari internal Perseroan, dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
1. Calon ditentukan melalui mekanisme assessment.
2. Calon yang telah lulus assessment akan disaring kembali dalam Komite Remunerasi dan Nominasi 3. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait
dengan calon untuk suksesi.
4. Keputusan suksesi dilakukan dalam RUPS.
Setiap perselisihan yang timbul antara Perseroan dengan pekerja, atau antara pekerja dengan pekerja lainnya, diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di internal perusahaan, dan tetap memperhatikan ketentuan lain yang
berlaku. Penyelesaian yang dilakukan tetap mengutamakan kepentingan bersama, sehingga dapat mendorong iklim yang kondusif bagi terciptanya hubungan industrial yang konstruktif.
Kilas Kinerja 2016 Profil Perusahaan