HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Kondisi Demografi
a. Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Jumlah penduduk adalah total jumlah penduduk yang tinggal di suatu tempat di wilayah tertentu dan tertera pada catatan pemerintah setempat. Badan Pusat Statistik mempublikasikan Srandakan Dalam Angka Tahun 2014 yang mencatat jumlah penduduk Desa Poncosari pada tahun 2014 adalah 12.098 orang.
43
Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk per satuan luas atau perbandingan antara jumlah penduduk di suatu wilayah dengan luas tertentu. Satuan luas yang digunakan dalam menghitung kepadatan penduduk adalah jiwa/km2. Kepadatan penduduk Desa Poncosari dapat dihitung menggunakan perhitungan berikut:
Kepadatan Penduduk = Jumlah Penduduk (jiwa )
Luas Wilayah (km2)
= 12.098 jiwa
11,86 km2
= 1.020 jiwa/km2
Hasil perhitungan kepadatan penduduk di Desa Poncosari adalah 1.020 jiwa/km2. Setiap satu kilometer persegi wilayah Desa Poncosari dihuni oleh 1.020 jiwa, artinya kepadatan penduduk di Desa Poncosari sudah tinggi.
b. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kelompok
Umur
1) Sex Ratio
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mempublikasikan Kecamatan Srandakan Dalam Angka Tahun 2014, menyebutkan bahwa jumlah penduduk di Desa Poncosari berjumlah 12.098 jiwa.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul, jumlah penduduk laki- laki adalah 5930 jiwa (49,0 persen) dan jumlah penduduk perempuan di Desa Poncosari adalah 6168 jiwa
44
(51,0 persen). Lebih banyak jumlah penduduk perempuan di Desa Poncosari daripada jumlah penduduk laki-laki.
Sex Ratio (rasio jenis kelamin) adalah perbandingan jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dalam waktu tertentu yang dinyatakan dengan banyaknya jumlah penduduk laki-laki. Jumlah penduduk laki-laki di Desa Poncosari adalah 5.930 jiwa dan jumlah penduduk perempuan adalah 6.168 jiwa. Perbandingan jumlah penduduk jenis kelamin laki-laki dan perempuan Desa Poncosari sebagai berikut:
Sex Ratio = Penduduk laki−laki (jiwa )
Penduduk Perempuan jiwa
× 100
= 5.930
6.168
× 100
= 96
Sex ratio Desa Poncosari adalah 96, artinya setiap 100 penduduk perempuan terdapat 96 penduduk laki-laki.
2) DepedencyRatio
Depedency Ratio atau angka beban ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah penduduk umur tidak produktif (0 hingga 14 tahun dan 65 tahun ke atas) dengan jumlah umur produktif yaitu 15 tahun hingga 64 tahun. Angka beban ketergantungan menunjukkan besar kecilnya ketergantungan umur tidak produktif terhadap umur produktif. Angka beban ketergantungan penduduk suatu wilayah yang rendah menunjukkan
45
tingkat perekonomian dan tingkat kesejahteraan penduduk semakin baik.
Berikut adalah tabel pendududk Desa Poncosari berdasarkan kelompok umur:
Tabel 3. Data Penduduk Desa Poncosari berdasarkan kelompok umur
No Kelompok Umur
Laki-Laki Perempuan Jumlah
ƒ % Ƒ % ƒ % 1 0-4 461 7,8 451 7,2 912 7,6 2 5-9 434 7,3 391 6,2 825 6,9 3 10-14 390 6,6 525 8,4 815 6,8 4 15-19 382 6,4 380 6,1 762 6,4 5 20-24 353 6,0 357 5,7 710 5,9 6 25-29 457 7,7 434 6,9 819 6,8 7 30-34 435 7,3 412 6,6 847 7,1 8 35-39 432 7,3 396 6,3 828 6,9 9 40-44 459 7,7 481 7,7 940 7,8 10 45-49 455 7,7 508 8,1 963 8,0 11 50-54 362 6,1 407 6,5 769 6,4 12 55-59 338 5,7 351 5,6 689 5,8 13 60-64 268 4,5 281 4,5 549 4,6 14 65-69 195 3,3 274 4,4 469 3,9 15 70-74 222 3,7 250 4,0 427 3,6 16 75+ 287 4,8 370 5,9 657 5,5 (Sumber: Srandakan Dalam Angka: 2014)
Berikut dependency ratio penduduk Desa Poncosari
DR = Penduduk tidak produktif (usia 0−14 dan 65 keatas )
Penduduk produktif (usia 15−54 )
× 100
= 2552+1553
7876
× 100
= 52
Depedency ratio penduduk Desa Poncosari adalah 52, artinya terdapat 52 penduduk umur tidak produktif per 100 penduduk
46
produktif di Desa Poncosari. Setiap 100 penduduk usia produktif diharapkan mampu menanggung 52 umur tidak produktif.
c. Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu indikator dari kualitas sumber daya manusia. Pendidikan dapat menjadikan seseorang memiliki manfaat bagi lingkungannya dan modal bagi pembangunan Desa Poncosari. Umumnya tolok ukur pendidikan seseorang dapat dilihat dari pendidikan formalnya. Semakin tinggi pendidikan maka akan semakin baik kualitas sumber daya manusia dan status sosialnya semakin tinggi.
Berikut adalah jumlah penduduk Desa Poncosari berdasarkan tingkat pendidikan formal:
1) Jumlah penduduk berdasarkan pendidikan formal
Tabel 4. Data penduduk Desa Poncosari menurut usia berdasarkan pendidikan formal tahun 2011
No Uraian Jumlah
Penduduk
Persentase
1 Buta Huruf 195 1,9
2 Tidak tamat SD/ sederajat 1304 12,7 3 Tamat SD/ sederajat 2551 24,8 4 Tamat SMP/sederajat 1991 19,3 5 Tamat SMA/sederajat 3359 32,6
6 Tamat Diploma 404 3.9
7 Tamat Perguruan Tinggi 497 4,8
Jumlah 10301 100,0
(Sumber: Data Monografi Desa Tahun 2013)
Berdasarkan Tabel 4, sangat sedikit penduduk Desa Poncosari yang buta huruf (1,9 persen). Sebagian kecil penduduk Desa Poncosari tamat SD atau sederajat (24,8 persen), dan tamat SMP
47
(18,3 persen). Cukup banyak penduduk Desa Poncosari yang menamatkan jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas atau sederajat (32,6 persen). Sebagian kecil penduduk Desa Poncosari lulusan Sekolah Dasar (24,8 persen). Sebagian kecil penduduk Desa Poncosari lulusan Sekolah Menengah Pertama (18,3 persen). Penduduk Desa Poncosari pada jenjang pendidikan tinggi sangat sedikit lulusan S-1 (4,4 persen). Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti penduduk lebih mementingkan pekerjaan daripada melanjutkan sekolah. Berdasarkan Tabel 4, dapat dilihat bahwa penduduk Desa Poncosari telah menyadari pentingnya pendidikan walaupun cukup banyak penduduk yang hanya lulusan SMA atau sederajat.
2) Wajib belajar 9 Tahun
Program wajib belajar sembilan tahun yang telah lama dicanangkan oleh pemerintah bertujuan agar tidak ada penduduk yang berpendidikan rendah. Pendidikan merupakan modal utama bagi pembangunan.
Program wajib belajar sembilan tahun Desa Poncosari telah berhasil dilaksanakan. Usia tujuh hingga lima belas tahun yang masih sekolah sebanyak 1454 orang (99,1 persen). Usia tujuh hingga lima belas tahun yang putus sekolah sebanyak 13 orang dengan (0,9 persen) (Sumber: Data Monografi Desa Poncosari, 2013 : 4).
48
d. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Pekerjaan merupakan usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pekerjaan yang dimiliki oleh penduduk Desa Poncosari dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 5. Jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan
No Jenis Pekerjaan Jumlah Persentase
1 PNS 403 6,7 2 Karyawan Swasta 792 13,1 3 Wiraswasta / pedagang 106 1,8 4 Petani 1334 22,1 5 Pertukangan 170 2,8 6 Buruh Tani 2254 37,3 7 Pensiunan 710 11,7 8 Nelayan 140 2,3 9 Pemulung 5 0,1 10 Jasa 85 1,4 Jumlah 5644 100,0
(Sumber: Data Monografi Desa Poncosari 2013)
Tabel 5 menunjukkan bahwa penduduk Desa Poncosari cukup banyak yang bekerja sebagai buruh tani (37,3 persen), sedangkan sebagian kecil penduduk bekerja sebagai petani (22, 1 persen). Harga lahan yang mahal menyebabkan penduduk tidak mampu membeli lahan pertanian sehingga bekerja sebagai buruh tani. Penduduk yang bekerja sebagai nelayan sangat sedikit (2,3 persen). Pekerjaan sebagai nelayan memang memiliki resiko seperti ombak yang besar, cuaca yang kadang tidak bersahabat, serta hasil tangkapan yang kurang memuaskan.
49 C. Fasilitas Umum
a. Fasilitas Kesehatan
Kesehatan merupakan kebutuhan dan hak yang dimiliki oleh manusia. Fasilitas kesehatan di Desa Poncosari terdiri dari dua unit Poliklinik, dua unit Apotek, dan dua unit Puskesmas (Data Monografi Desa Poncosari, 2013).
b. Fasilitas Pendidikan
Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul memiliki program wajib belajar Sembilan tahun. Kebutuhan fasilitas pendidikan disesuaikan dengan arah penyediaan fasilitas pendidikan dimulai dari TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Berikut adalah tabel fasilitas pendidikan yang dimiliki oleh Desa Poncosari.
Tabel 6. Jumlah Gedung Sekolah, Guru, beserta murid
No Jenis Pendidikan Negeri Swasta
Gedung Guru Murid Gedung Guru Murid
2 TK - - - 8 27 302 3 Sekolah Dasar 3 38 413 5 42 471 4 SMP 1 34 450 1 15 49 5 SMA/SMK - - - - 6 Sekolah Tinggi/Universitas - - - - - - Jumlah 4 72 863 14 84 822
(Sumber: Kecamatan Srandakan Dalam Angka, 2014)
Desa Poncosari hanya memiliki satu gedung Sekolah Menengah Atas sehingga bagi peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan dapat menempuh pendidikannya di Desa Trimurti atau daerah lain.
50
universitas, sehingga penduduk Desa Poncosari yang ingin melanjutkan sekolah tinggi atau universitas dapat melanjutkannya ke daerah lain.
c. Fasilitas Peribadatan
Sarana peribadatan di Desa Poncosari terdiri dari 28 masjid yang tersebar di seluruh padukuhan, 19 mushalla, dan dua gereja. (Data Monografi Desa Poncosari, 2013).