BAB 4 AIR TANAH
5.1 KONDISI ENERGI EKSISTING DI JAWA TIMUR
Energi adalah kemampuan melakukan kerja. Disebut demikian karena setiap kerja yang dilakukan sekecil apapun dan seringan apapun tetap membutuhkan energi. Menurut KBBI energi didefiniskan sebagai daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan.
Kehidupan dan mata pencarian, ekonomi, dan masyarakat mengandalkan energi yang mudah, andal, dan terjangkau untuk mencapai kemakmuran. Sebagian besar energi yang digunakan saat ini berasal dari minyak dan batu bara, sementara penggunaan gas alam juga semakin meningkat. Hidrokarbon ini menyediakan bahan bakar bagi sistem industri, transportasi dan pembangkit listrik.
Energi primer adalah energi yang langsung tersedia/diberikan oleh alam dan belum mengalami proses lebih lanjut. Jika sudah mengalami proses perubahan (konversi) maka sudah masuk dalam kategori energi sekunder. Termasuk energi primer adalah minyak bumi (dalam wujud aslinya dari dalam bumi), gas bumi, batu bara, nuklir, biomassa, tenaga air (hidro), panas bumi, tenaga matahari (solar), tenaga bayu, dan tenaga ombak.
Dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) arah kebijakan energi ke depan berpedoman pada paradigma bahwa sumber daya energi primer tidak lagi dijadikan sebagai komoditas ekspor semata, tetapi sebagai modal pembangunan nasional untuk tujuan :
a. Mewujudkan kemandirian pengelolaan energi,
b. Menjamin ketersediaan energi dan terpenuhinya kebutuhan sumber energi dalam negeri, c. Mengoptimalkan pengelolaan sumber daya energi secara terpadu dan berkelanjutan, d. Meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi,
e. Menjamin akses yang adil dan merata terhadap energi, pengembangan kemampuan teknoiogi, industri energi dan jasa energi dalam negeri,
f. Menciptakan lapangan kerja dan terkendalinya dampak perubahan iklim dan terjaganya fungsi Lingkungan hidup.
Struktur Permintaan Energi meliputi :
a. Sektor Rumah Tangga, dengan aktivitas yang dilakukan adalah memasak, penerangan, dan peralatan elektronik lainnya. Sedangkan jenis energi yang digunakan yaitu listrik, Liquified Petroleum Gas (LPG), gas kota, minyak tanah, Dimethyl Ether (DME) dan biomassa tradisional. Intensitas energi di rumah tangga perkotaan dan pedesaan berbeda untuk setiap peralatan pemanfaat energi.
b. Sektor Transportasi, dengan aktivitas yang dilakukan adalah transportasi darat, air dan udara. Sedangkan moda transportasi yang digunakan adalah sepeda motor, mobil penumpang, mobil barang, bis, kereta api, kapal penumpang dan barang, pesawat
55 penumpang dan barang. Jenis energi yang digunakan meliputi Bahan Bakar Minyak (BBM), biofuel, listrik dan gas.
c. Sektor Industri, terdiri atas industri menengah besar dan industri kecil mikro. Untuk industri menengah besar dengan aktivitas yang dilakukan adalah industri makanan, tekstil, kayu, kertas, kimia, non – logam, logam, permesinan dan industri lainnya. Jenis energi yang digunakan adalah BBM, listrik, biomassa, gas bumi dan LPG.
d. Sektor Komersial, dengan aktifitas yang dilakukan adalah gedung pemerintahan, fasilitas umum/sosial, jasa dan perdanganan dan penerangan jalan umum. Sedangkan jenis energi yang digunakan yaitu listrik, BBM, LPG dan biofuel.
e. Sektor lainnya yang meliputi konstruksi, perikanan, pertambangan dan pertanian.
f. Penggunaan non energi yaitu yang digunakan sebagai feedstock (bahan baku) di industri.
Berdasarkan struktur permintaan energi tersebut, kondisi eksisting permintaan energi di Jawa Timur tahun 2016 – 2017 per sektor adalah sebagai berikut:
NO SEKTOR TAHUN
2017 2018
1 Industri 8,55 9,01
2 Transportasi 5,95 6,39
3 Rumah Tangga 2,23 2,49
4 Komersial 0,75 0,80
5 Sektor Lainnya 0,06 0,06
6 Non Energi 0,86 0,87
JUMLAH 18,40 19,62
Satuan : MTOE (Million Tons of Oil Equivalent)
Tabel 26 Konsumsi energi menurut sektor (berbagai sumber diolah)
Sedangkan permintaan energi di Jawa Timur tahun 2016 – 2017 berdasarkan per jenis energi adalah sebagai berikut:
No Jenis Tahun
2017 2018
1 Listrik 2,66 2,94
2 Gas Bumi 5,34 5,65
3 Premium 3,52 3,77
4 Avtur 0,33 0,35
5 Minyak Tanah 0,00 0,00
6 Minyak Solar 0,77 0,79
7 Minyak Bakar 0,09 0,04
56
Satuan : MTOE (Million Tons of Oil Equivalent)
Tabel 27 Konsumsi energi di Jawa Timur per Jenis Energi (berbagai sumber diolah)
Sedangkan pasokan energi primer di Jawa Timur tahun 2016 – 2017 berdasarkan per jenis energi adalah sebagai berikut:
No Jenis Energi Tahun
Satuan : MTOE (Million Tons of Oil Equivalent)
Tabel 28 Pasokan Energi Primer di Jawa Timur tahun 2017 – 2018 (berbagai sumber diolah)
Cadangan Migas di Jawa Timur adalah sebagaimana tabel berikut:
Jenis Cadangan
(Billion Cubic Feet) 2.983,7 1.138,2 1.256,0 5.377,9
Tabel 29 Cadangan Minyak dan Gas Bumi di Jawa Timur
57 5.2 LIFTING MINYAK DAN GAS BUMI (MIGAS) DI JAWA TIMUR
Lifting minyak dan gas bumi (migas) menjadi tolak ukur utama kinerja industri hulu migas karena langsung mempengaruhi penerimaan negara. Lifting migas adalah minyak mentah atau gas bumi yang di angkat ke permukaan dan siap untuk dijual. Besaran lifting ini bisa berbeda dengan besaran produksi. Sebab, tidak semua produksi migas yang baru keluar dari dalam bumi bisa langsung dijual. Dalam beberapa kasus, produksi migas masih harus diproses atau diangkut sebelum menjadi lifting. Istilah lifting juga kerap dipakai untuk menggambarkan proses penyerahan migas dari produsen kepada pembeli pada titik serah. Pada proses inilah penerimaan negara dari kegiatan hulu migas terealisasi. Titik ukur data lifting dinilai dari titik penjualan atau sering juga disebut "titik serah" atau dalam bahasa Inggris disebut point of delivery.
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) adalah kontraktor yang memiliki hak untuk melakukan kegiatan eksplorasi, eksploitasi dan pemasaran minyak dan gas bumi di Indonesia.
Kerjasama ini adalah kerjasama yang memiliki persetujuan melalui suatu kontrak tertentu. Status kontraktor migas yang beroperasi di Jawa Timur terbagi menjadi dua yaitu berproduksi (eksploitasi) dan eksplorasi.
Gambar 16 Peta Wilayah Kerja Migas dan Gas Bumi Provinsi Jawa Timur
58
No Operator Wilayah Kerja
1 Conrad Petroleum (V) Ltd North X-ray Block, Offshore Java Sea 2 Anadarko Indonesia Company North East Madura Iii Block, East Java 3 Petrojava North Kangean Inc North Kangean Block, East Java 4 Awe (North Madura) Nz Ltd. North Madura Block, East Java 5 Techwin Energy Northeast Madura
Limited
Northeast Madura Block, Off. East Java
6 Mitra Energy (Indonesia Sibaru) Ltd. Sibaru Block, East Java
7 Aed South Madura Bv South Madura Block, East Java 8 Pt Energi Mineral Langgeng South East Madura Block, East Java 9 Awe (Terumbu) Nz Limited Terumbu Block, East Java
10 Awe (Titan) Nz Limited Titan Block, East Java Sea 11 Pt Insani Bina Perkasa Alas Jati Block, East Java
12 Pt Sele Raya Energi Blora Block, Central Java Dan East Java 13 Krisenergy (Satria) Ltd Bulu Block, Off. North East Java 14 East Bawean Ltd. East Bawean I Block, East Java 15 East Bawean Ltd. East Bawean I Block, East Java 16 Greenstar Assets Limited East Kangean Block, Eastern Java 17 SPE Petroleum Ltd. Madura Block, East Java
Tabel 30 Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Eksplorasi di Jawa Timur
No Operator Wilayah Kerja
1 Camar Resources Canada Inc. Bawean, East Java
2 Lapindo Brantas Inc. Brantas Block, Ons & Off. East Java 3 Kangean Energy Indonesia Limited Kangean Block, Ons. Off. East Java Sea 4 Lapindo Brantas Inc. Brantas Block, Ons & Off. East Java 5 Pc Ketapang Ii Ltd Ketapang Block, East Java Sea 6 Husky-cnooc Madura Ltd. Madura Strait Block, East Java 7 Pc Muriah Limited Muriah Block, North East Java Sea
59
No Operator Wilayah Kerja
8 Pt Pertamina Hulu Energi Onwj Northwest Java Sea, Offshore
9 Saka Indonesia Pangkah Limited Pangkah Block, Offshore North East Java Sea
10 Santos (Sampang) Pty Ltd Sampang Block, East Java Province
11 Pt Phe Wmo West Madura Offshore, East Java
12 Job Pertamina Petrochina East Java Tuban Block, Ons. Jawa Timur Tabel 31 Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Eksploitasi di Jawa Timur
Data Lifting migas yang tercantum berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM yang dicantumkan dalam Sistem Monitoring Lifting Minyak dan Gas Bumi (SMLM). Sistem tersebut dapat diakses secara daring melalui laman :
lifting.migas.esdm.go.id/lifting/monitoring.
NO KKKS SESUAI DAERAH PENGHASIL LIFTING (BAREL)