• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PINANGAN PEREMPUAN DI NAGARI SIMARASOK

A. Gambaran Umum Nagari Simarasok

2. Kondisi Geografis

Nagari Simarasok terletak pada daerah sub tropis yang berbatasan dengan :

a) Utara berbatasan dengan Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Koto

b) Selatan berbatasan dengan Nagari Tabek Panjang c) Timur berbatasan dengan Nagari Padang Tarok

d) Barat berbatasan dengan Nagari Tabek Panjang dan Nagari Salo Nagari Simarasok terdiri dari 4 jorong yaitu : Jorong Kampeh, Jorong Simarasok, Jorong Koto Tuo dan Jorong Sungai Angek.4 Dengan luas Nagari sekitar 1789 Ha. Dengan pembagian luas Nagari sebagai berikut

Tabel 3.1 Luas Nagari Simarasok

No Nama Jorong Luas Daerah

1 Sungai Angek 663 Ha

2 Koto Tuo 565 Ha

3 Simarasok 324 Ha

3 Adat Salingka Nagari Simarasok yang dikeluarkan oleh KAN (Kerapatan Adat Nagari) Simarasok yang dikeluarkan pada tahun 2019, h. 4

4 Peta Data Gakin Nagari Simarasok. Pada tanggal 10 April 2021

35

4 Kampeh 237 Ha

Sumber :Data Agregat Kependudukan Kabupaten Agam tahun 2020

Grafik 3.1 Luas Nagari Simarasok

Nagari Simarasok mempunyai Topografi yaitu kemiringan, ketinggian dan morfologi daratan, dataran tinggi dan dataran rendah dengan kemiringan yang berkisar antara 5-40%. Nagari Simarasok berada pada 800-1200 meter dari permukaan laut. Umumnya Nagari Simarasok beriklim tipe tropis basah dengan kelembapan udara antara 83% sampai 88% dan temperatur udara berkisar pada 200 c sampai 290 c. 5

3. Kondisi Demografis 1. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk Nagari Simarasok berdasarkan data Agregat Kependudukan Kabupaten Agam 2020 Dinas Kependudukan dan

5Adat Salingka Nagari Simarasok yang dikeluarkan oleh KAN (Kerapatan Adat Nagari) Simarasok yang dikeluarkan pada tahun 2019, h. 6

18%

13% 37%

32%

Luas Nagari Simarasok

Simarasok Sungai Angek Kampeh Koto Tuo

Pencatatan Sipil Kabupaten Agam adalah 6.880 jiwa dengan 2.001 Kepala Keluarga yang tersebar di seluruh Nagari Simarasok.6

Tabel 3.2 Jumlah Penduduk Nagari Simarasok berdasarkan Jorong

No Jorong

Laki-laki Perempuan Jumlah Kepala Keluarga

1 Kampeh 686 688 1.374 372

2 Koto Tuo 897 855 1.752 515

3 Simarasok 751 722 1.473 424

4 Sungai Angek 1.167 1.114 2.281 690 TOTAL 6.880 2.001 Sumber :Data Agregat Kependudukan Kabupaten Agam tahun 2020

Grafik 3.2 Jumlah Penduduk Nagari Simarasok

6 Sumber Data Agregat Kependudukan Kabupaten Agam tahun 2020. Pada Tanggal 10 April 2021

21%

20% 33%

26%

Jumlah Penduduk Nagari Simarasok

Simarasok Sungai Angek Kampeh Koto Tuo

37

2. Kondisi Pendidikan

Pendidikan merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian khusus dari semua pihak baik itu para pengajar, pemerintah dan masyarakat. Agar tujuan dari pendidikan dapat tercapai maka seluruh komponen masyarakat harus bekerja sama untuk mewujudkannya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan dan analisa yang dilakukan dapat diketahui bahwa pendidikan di Nagari Simarasok cukup baik.

Dengan kondisi pendidikan sebagai berikut :

Tabel 3.3 Kondisi Pendidikan di Nagari Simarasok

No Pendidikan Jumlah

1 Belum Sekolah 1.211

2 Tidak Tamat SD 1.188

3 Tamat SD 1.996

4 Sekolah Menengah Pertama 859

5 Sekolah Menengah Atas 1.188

6 Diploma II 42

7 Diploma III 109

8 Strata I 278

9 Strata II 10

10 Strata III -

JUMLAH 6.880

Sumber : Data Agregat Kependudukan Kabupaten Agam tahun 2020

3. Kondisi Ekonomi Nagari Simarasok

Perekonomian di Nagari Simarasok secara umum dikelompokkan menjadi 3 bagian7 yaitu :

a) Faktor Alam (Sumber Daya Alam) b) Faktor Manusia (Sumber Daya Manusia) c) Faktor lingkungan sosial masyarakat

Karena luas Nagari Simarasok sekitar 1789 Ha dan mempunyai kondisi topografi yang cukup baik, hal itu berpengaruh kepada kehidupan sosial ekonomi masyarakat dengan tersedianya lahan. Pengunaan lahan di Nagari Simarasok didominasi oleh area pertanian seperti sawah dan ladang yang menjadi sektor andalan di Nagari Simarasok.8

Tabel 3.4 Sektor Pertanian dan Perkebunan di Nagari Simarasok

No Status Jumlah (Orang)

1 Pemilik tanah sawah 1.140

2 Pemilik tanah ladang 350

3 Pemilik tanah perkebunan 350

Jumlah 1.840

3.5 Sektor Peternakan di Nagari Simarasok

No Status Jumlah (Orang) Jumlah (Ekor)

1 Peternak Sapi 178 267

2 Peternak Kambing 28 84

3 Peternak Ayam 1.205 12.050

4 Peternak Bebek 275 2.750

5 Peternak Kerbau 75 75

Jumlah 1.761 15.226

7 Adat Salingka Nagari Simarasok yang dikeluarkan oleh KAN (Kerapatan Adat Nagari) Simarasok yang dikeluarkan pada tahun 2019, h. 20

8 Adat Salingka Nagari Simarasok yang dikeluarkan oleh KAN (Kerapatan Adat Nagari) Simarasok yang dikeluarkan pada tahun 2019, h. 21

39

Nagari Simarasok mempunyai 28 Kelompok Tani dengan 1 buah GAPOKTAN9 dengan jumlah anggota sebanyak 500 orang. Selain pertanian, Nagari Simarasok juga memanfaatkan potensi alam untuk meningkatkan ekonomi masyarakat seperti bidang penambangan pasir di daerah Batang Agam.

Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat Nagari Simarasok juga didukung dengan letak yang strategis yaitu dekat dengan Pasar Baso yang menjadi lintas transportasi dari Bukittingi menuju Payakumbuh dan Pekan Baru. Hal ini menjadi potensi berkembangnya pedagang-pedagang dan industri konveksi.

Selain sektor pertanian, perkebunan, perternakan dan perdagangan.

Sektor pariwisata juga salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Nagari Simarasok dengan adanya berbagai objek wisata yang cukup potensial untuk dikembangkan karena didukung oleh keindahan alam.

Tabel 3.6 Sektor Pariwisata di Nagari Simarasok

No Wisata Tempat

1 Ngalau Jorong Koto Tuo

2 Arum Jeram Jorong Sungai Angek

3 Olahraga Alam Bebas Jorong Sungai Angek 4 Pendakian Jalan Durian Jorong Sungai Angek

9 GAPOKTAN adalah singkatan dari Gabungan Kelompok Tani dimana mereka bergabung dan bekerjasama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha.

Pengembangan kelompok tani diarahkan pada peningkatan kemampuan setiap kelompok tani dalam melaksanakan fungsinya serta mengembangkan agribisnis agar nantinya kelompok tani ini menjadi organisasi petani yang kuat dan mandiri.

Sumber : https://balingasal.kec

padureso.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/142/201 Diakses pada Rabu, 16 Juni 2021, pukul 13.35

5 Pemandian Mata Air Batu Putiah

Jorong Koto Tuo

6 Puncak Galangagang Jorong Simarasok

7 Pintu Angin Jorong Kampeh

4. Adat dan Budaya

Nagari Simarasok merupakan daerah adat Minangkabau yang yang dalam tatanan kehidupan masyarakatnya didasarkan kepada falsafah adat Minangkabau yaitu “Adat basandi syara‟ , syara‟ basandi Kitabullah, Syara‟ mangato, adat mamakai.” Berarti bahwa dalam tatanan masyarakat Nagari Simarasok selalu berpegang teguh kepada ajaran agama dan adat istiadat yang berlaku di Nagari Simarasok. Dalam penyelenggaraan pemerintahan Nagari Simarasok selalu menggunakan jalan musyarawah dan mufakat untuk mengambil keputusan dengan melibatkan semua unsur masyarakat seperti Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan Pemuda yang terakomodir dalam Badan Permusyarawatan Nagari.

Dalam bidang kesenian, Nagari Simarasok masih tetap melestarikan wujud kesenian lokal yang secara turun-temurun diwariskan dan masih tetap eksis di kalangan masyarakat. Kesenian tersebut adalah Randai Rambun Dunia di Jorong Sungai Angek, Kesenian Olahraga Pencak Silat Telaga Biru di Jorong Kampeh dan Sanggar Seni Sumarak Koto Tuo yang berada di Jorong Koto Tua serta Sanggar Seni Ranah Saiyo di Jorong Kampeh.10

10Adat Salingka Nagari Simarasok yang dikeluarkan oleh KAN (Kerapatan Adat Nagari) Simarasok yang dikeluarkan pada tahun 2019, h. 18

41

Dokumen terkait