• Tidak ada hasil yang ditemukan

1014112064 KONSELING ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) Prasyarat

Dalam dokumen Program Studi S1 Bimbingan Konseling (Halaman 44-48)

Teori Konseling dan telah menempuh 70 SKS

Dosen: Dra. Retno Trihariastuti., M.Pd., Kons.

Evi Winingsih, S.Pd., M.Pd.

Capaian Pembelajaran Matakuliah/Kompetensi

· Mampu mengaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

· Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya; · Mampu menerapkan perspektif multikultural dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan mempertimbangkan karakteristik budaya peserta layanan sebagai upaya aktif untuk meningkatkan pemahaman dan kepekaan terhadap budaya konseli;

· Mampu merancang dan melaksanakan program bimbingan dan konseling pada jalur pendidikan formal dan non formal meliputi: di PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, Lembaga Kursus, keluarga, Anak Berkebutuhan Khusus, panti asuhan, asrama, rumah sakit, dan pusat-pusat rehabilitasi;

· Mampu mengimplementasikan keilmuan inti BK dan landasan keilmuan pendukung BK dalam berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal.

· Menguasai konsep dan teori bimbingan dan konseling yang relevan digunakan untuk membantu peserta layanan dalam setting pendidikan formal dan non formal;

· Menguasai konsep-konsep keilmuan inti BK dan landasan keilmuan

pendukung BK yang diperlukan dalam mendesain dan

menyelenggarakan berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal.

Deskripsi Matakuliah

Kajian tentang hakikat dan konsep bimbingan konseling ABK, permasalahan dan kebutuhan ABK, Teknik-teknik asesmen ABK, Model

Pengadministrasian bimbingan dan Konseling ABK, Teknik bimbingan dan konseling anak tunanetra, Teknik bimbingan dan konseling anak tunarungu- wicara, Teknik bimbingan dan konseling anak tunagrahita, Teknik bimbingan dan konseling anak berbakat, Teknik bimbingan dan konseling anak tunadaksa, Teknik bimbingan dan konseling anak tunalaras, Teknik bimbingan dan konseling anak berkebutuhan belajar spesifik.

Referensi

Gargiulo, Richard, M. 2012. Special Education in Contempurary Society.

USA: Sage Publication.

Suhaerini HN & Edi Purwanta. 1996. Bimbingan Konseling Anak Luar

Biasa. Dirjen Dikti, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Edward Blackhust. 1984. An Introduction to Special Education. Boston:

Little, Brown and Company. 1014112065 KONSELING ADIKSI

Prasyarat

Teori Konseling dan telah menempuh 70 SKS

Dosen: Dr. Budi Purwoko

Wiryo Nuryono, S.Pd., M. Pd

Capaian Pembelajaran Matakuliah/Kompetensi

· Mampu mengaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

· Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya; · Mampu menerapkan perspektif multikultural dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan mempertimbangkan karakteristik budaya peserta layanan sebagai upaya aktif untuk meningkatkan pemahaman dan kepekaan terhadap budaya konseli;

· Mampu merancang dan melaksanakan program bimbingan dan konseling pada jalur pendidikan formal dan non formal meliputi: di PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, Lembaga Kursus, keluarga, Anak Berkebutuhan Khusus, panti asuhan, asrama, rumah sakit, dan pusat-pusat rehabilitasi;

· Mampu mengimplementasikan keilmuan inti BK dan landasan keilmuan pendukung BK dalam berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal.

Deskripsi Matakuliah

Kajian tentang pengertian adiksi, prevalensinya, prespektif sejarah, aspek biologis-psikologis-sosial kecanduan, model-model kecanduan, aplikasi teori-teori konseling dalam intervensi kecanduan, proses inti intersensi

untuk kecanduan. Menermati aspek ras, etnik, budaya dan kebijakan publik dalam kaitan kecanduan.

Referensi

Bishop Samuel. 2011. Breaking the Spirit of Addiction: Counseling Guide.

USA: Thompson.

Coomb, Robert Holman. 2010. Addiction Counseling Review. New York:

Routledg.e

Hood, Daniel E. 2011. Addiction Treatment. USA; New Jersey.

Judith A Lewis. 2011. Substance Abuse Counseling. USA: Cangage

Learning.

Katherine Van Wormer. 2015. Addiction Treatmen: a strengths perspective.

Belmot Jon David Hagve.

Miller Geri. 2015. Learning the Languange of Addiction Counseling.

Canada: John Wily. 1014112066 KONSELING TRAUMATIS

Prasyarat

Teori Konseling dan telah menempuh 70 SKS

Dosen: Drs. Mochamad Nursalim, M.Si

Dra. Titin Indah Pratiwi., M.Pd Drs. Retno Trihariastuti., M.Pd., Kons Drs. Eko Darminto, M.Si

Capaian Pembelajaran Matakuliah/Kompetensi

· Mampu mengaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

· Mampu menerapkan perspektif multikultural dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan mempertimbangkan karakteristik budaya peserta layanan sebagai upaya aktif untuk meningkatkan pemahaman dan kepekaan terhadap budaya konseli;

· Mampu merancang dan melaksanakan program bimbingan dan konseling pada jalur pendidikan formal dan non formal meliputi: di PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, Lembaga Kursus, keluarga, Anak Berkebutuhan Khusus, panti asuhan, asrama, rumah sakit, dan pusat-pusat rehabilitasi;

· Mampu mengimplementasikan keilmuan inti BK dan landasan keilmuan pendukung BK dalam berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal.

· Menguasai konsep dan teori bimbingan dan konseling yang relevan digunakan untuk membantu peserta layanan dalam setting pendidikan formal dan non formal;

menyelenggarakan berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal.

Deskripsi Matakuliah

Kajian tentang Trauma; Hakekat trauma, cirri-ciri trauma, prevalensi, akar pemicu trauma, faktor timbulnya PTSD, dampak PTSD, tinjauan trauma dari sudut pandang budaya, tinjauan trauma dari perspektif teoritis; Model- model konseling traumatis; Prosedur konseling traumatis.

Referensi

Bryant, R.A. 2000. Acute stress disorder. PTSD Research Quarterly, 11,

1-7.

Carll, Elizabeth K. 2007. Trauma Psychology: Issues In Violence, Disaster,

Health, and Illness. United Kingdom: Greenwood Publishing Group, Inc.

Emmerson, Gordon. 2003. Ego State Therapy. Carmethen, United

Kingdom: Crown House.

Flanagan, Jhon-Sommers & Rika-Sommers Flanagan. 2004. Counselling

and Psychotherapy Theory In Context and Practice. New Jersey: Jhon Wiley and Son, Inc.

Lynn, Steve Jay & Judith W. Rhue. 1991. Theory of Hypnosis: Current

Models and Perspective. New York: The Guilford Press.

Nursalim, M. Winingsih, E. 2014. Konseling Traumatis. Surabaya: Nursalim

Institut press. 1014112067 KONSELING LANSIA

Prasyarat

Teori Konseling dan telah menempuh 70 SKS

Dosen: Dr. Tamsil Muis

Drs. Moch. Nursalim, M.Si.

Capaian Pembelajaran Matakuliah/Kompetensi

· Mampu mengaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

· Mampu menerapkan perspektif multikultural dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan mempertimbangkan karakteristik budaya peserta layanan sebagai upaya aktif untuk meningkatkan pemahaman dan kepekaan terhadap budaya konseli;

· Mampu merancang dan melaksanakan program bimbingan dan konseling pada jalur pendidikan formal dan non formal meliputi: di PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, Lembaga Kursus, keluarga, Anak Berkebutuhan Khusus, panti asuhan, asrama, rumah sakit, dan pusat-pusat rehabilitasi;

· Mampu mengimplementasikan keilmuan inti BK dan landasan keilmuan pendukung BK dalam berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal;

· Menguasai konsep dan teori bimbingan dan konseling yang relevan digunakan untuk membantu peserta layanan dalam setting pendidikan formal dan non formal;

· Menguasai konsep-konsep keilmuan inti BK dan landasan keilmuan

pendukung BK yang diperlukan dalam mendesain dan

menyelenggarakan berbagai bentuk kegiatan training Bimbingan dan Konseling pada latar pendidikan formal, non formal, dan lembaga- lembaga komunitas, sehingga peserta layanan mampu berkembang menjadi pribadi sehat dan optimal.

Deskripsi Matakuliah

Mengaji konsep dasar orang dewasa (lansia) dalam perspektif psikologi perkembangan dan aplikasinya dalam bimbingan dan konseling, tugas- tugas perkembangan yang harus diselesaikan lansia, batasan dan ciri-ciri psikologi orang lansia, emosional dan kepribadian lansia, bimbingan dan konseling lansia dengan permasalahan khusus.

Referensi

Kartini, Kartono. 1992. Psikologi Wanita: Mengenal Gadis Remaja Dan

Wanita Dewasa. Bandung: Mandar Maju.

Santrock, W. John. 1992. Life Span Development. Texas: Wm. C. Brown

Communication, Inc.

Papalia, D. & Olds. S.W. 1995. Human Development. New York: Mc Graw-

Hill, Inc.

Mc. Gowan, A. Scott, Ed. 2003. Journal of Counseling & Developmental/

Dalam dokumen Program Studi S1 Bimbingan Konseling (Halaman 44-48)

Dokumen terkait