BAB IV HASIL PENELITIAN
C. Konsep Islam Tentang Kebersihan Lingkungan dan
2. Konsep Islam tentang kebersihan lingkungan
Mesjid sebagai tempat ibadah dan muamalah dalam islam mendapat perhatian khusus dalam hal kebersihan.salah satu tujuan umat islam untuk datang ke Mesjid adalah untuk membersihkan diri sesuai firman Allah Swt.salam Q.S.At-taubah(9): 108:
70
Terjemahnya:
…di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri.dan Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.
Mesjid sebagai tempat yang perlu dilestarikan kebersihannya, bahkan pengunjungnya dianjurkan untuk memakai pakaian yang bersih pada saat hendak memasukinya.firman Allah Swt. Dalam Q.S.Al-A‟raf (7): 31
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid. Maksudnya: tiap-tiap akan mengerjakan sembahyang atau thawaf keliling ka'bah atau ibadat-ibadat yang lain..
Dari dalil diatas dapat disimpulkan bahwa islam sangat memperhatikan kebersihan tempat ibadah(mesjid).
Apabila konsep islam dikaitkan dengan kebersihan lingkungan tempat ibadah yang terdapat didesa toddolimae,maka dapat dikatakan bahwa penerapan konsep islam tentang kebersihan lingkungan belum memadai dan perlu ditingkatkan secara maksimal. Hal ini sangat dipengaruhi oleh fasilitas kebersihan yang belum tersedia,disamping belum adanya petugas kebersihan tempat ibadah tersebut jga masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan mesjid sebagai pusat peribadatan bagi umat islam.
71
Konsep islam tentang kebersihan lingkungan mesjid dan penerapannya di desa toddolimae dusun salomatti belum sepenuhnya terwujud sesuai harapan.keadaan tersebut sangat jelas jika dikaitkan dengan kondisi realita mesjid yang secara lahiriyah/ fisik masih belum memberikan daya tarik tersendiri,dilihat dari sudut keindahandan kebersihannya.oleh karena itu kerjasama semua pihak dan perhatian pemerintah,tokoh masyarakat perlu di gugah untuk lebih meningkatkan kualitas mesjid,khususnya dari segi kebersihan.
3. Konsep Islam Tentang Kebersihan Llingkungan Pendidikan
Lingkungan pendidikan adalah tempat mendidik manusia agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa,serta berakhlak mulia.sehat jasmani,dan rohani,dan memiliki kecerdasan yang tinggi dan keterampilan serta cinta tanah air dan bangsa.
Oleh karena itu di lingkungan pendidikan harus terwujud kebersihan lingkungan,sebgai pendukung utama dalam menciptakan anak didik yang bersih dan sehat.
Ajaran islam memandang penting kebersihan lingungan pendidikan menghindarkan pencemaran dari limbah dan sampah.
72
Jika melihat kodisi tempat pendidikan di desa toddolimae dusun salomatti,jelas telihat bahwa penerapan konsep islam tentang kebersihan lingkungan belum terwujud.hal ini disebabkan masih kurangnya kesadaran pengelola pendidk untuk memberi arahan dan bimbingan kepada anak didik untuk lebih memotivasi anak-anak didik untuk menjaga kebersihan lingkungan.untuk bisa mewujudkan kebersihan lingkungan yang lebih baik dan diharapkan semua pihak lingkungan sekolah berperan aktif dalam meningatkan usaha untuk mewujudkan keadaan lingkungan yang bersih dan indah.
Demikianlah uraian tentang kondisi kebersihan lingkungan di desa Toddolimae kecamatan tompobulu kabupaten maros,yang merupakan perwujudan terhadap tingkat kesadaran masyarakat dan keterbatasan fasilitas yanhg dimiliki oleh masing-masing lingkungan,baik lingkungan pemukiman,lingkungan tempat ibadah,maupun lingkungan pendidikan.
Konsep islam tentang kebersihan lingkungan pemukiman,tempat ibadah,dan lingkungan pendidikan di desa toddolimae kecamatan tompobulu dapat diakatakan masih jauh dari harapan dan perlu diupayakan peningkatannya secara serius.
73
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Islam adalah agma rahmat bagi semesta alam. Keselamatan adalah rahmat,kesehatan adalah rahmat,kesejahtraan adalah rahmat,kecerdasan adalah rahmat,dan untuk menikmati semua rahmat itu,diperlukan kebersihan dan kesehatan,karena semua rahmat hanya dapat dinikmati penuh perasaan oleh orang yang sehat.
2. Islam adalah agama yang sangat meneknkan kepada umatnya untuk senantiasa berada dalam kodisi yang sehat dan sejahtera.salah satu factor yang mendukung terwujudnya kesehatan lingkungan adalah kebersihan.oleh karena itu kebersihan lingkungan perlu dilestarikan .baik dilingkungan pemukiman,lingkungan pendidikan,maupun lingkungan tempat ibadah.
3. Penerapan kebersihan lingkungan didesa toddolimae kecamatan tompobulu,baik itu di lingkungan pemukiman,lingkungan pendidikan, ataupun di lingkungan tempat ibadah,masih perlu ditingkatkan karena belum sepenuhnya sesuai dengan ajaran islam.hal ini menunjukkan bahwa
73
74
kondisi lingkungan desa toddolimae perlu diupayakan peningkatan kebersihan dan keindahannya.
4. Kebersihan merupakan suatu yang amat fitri bagi makhluk hidup, utamanya makhluk bernyawa. Dalam ajaran Islam kebersihan saja belum cukup, tetapi harus disertai kesucian, Dalam kebrsihan yang ada kalanya menggunakan istilah thaharah atau tazkiyah semuanya berkaitan dengan kebersihan dan kecusian, baik hissiyah maupun ma’nawwiyah, bahkan digunakan lafal fitrah.
5. Konsep kebersihan yang amat jami (konprehensif) dalam Islam, belum dimaknai secara kontekstual dalam rangkan membangun kebersihan dalam raga dan jiwanya. Maka dalam upaya membangun keseimbangan ini agaknya konseptualisasi kebersihan dan kesucian harus digalakkan.
Adalah naïf jika hanya sebelah antara kebersihan dan kesucian. Ini barangkali yang mengakibatkan mengapa orang Islam sering bersuci tetapi tidak bersih atauyang lain non-Muslim mereka tak suci tetapi bersih. Yang jelas Rasul adalah “Tokoh Kebersihan, Kesucian, dan Pelestarian Lingkungan”
75
B. Saran-saran
1. Kepada pemerintah disarankan kiranya tidak bosan atau jenuh memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kebersihan dalam mewujudkan kesehatan lingkungan,yang diikuti oleh penyediaan fasilitas yang memadai sebagai penunujang terwujudnya lingkungan yang sehat dan bersih,baik dilihat dari syarat,atau secara syar‟I,maupun syarat kebersihan.
2. kepada seluruh masyarakat,pengelolah lingkungan, lembaga pendidikan dan perkantoran,khususnya pengurus mesjid disarankan kiranya mengalokasikan dana khusus pembinaan kebersihan lingkungan demi terciptanya keshatan yang sangat di butuhkan dan sumber kebahagiaan.
3. kepada semua pihak diharapkan kiranya senantiasa meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan lingkungan sebagai kondisi yang mendukung terwujudnya kehidupan yang sehat dan nyaman.
76
DAFTAR PUSTAKA
Al-Quran dan Terjemahnya,Semarang: CV. Toha Putra,2006
Ahmad D. Marimba.1974 .Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung:
PT. Al- Ma‟Arif.
Al-Abrasyi, M Athiyah. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1970.
Al-Husaini, Al- Hamid. 1981. Sejarah Hidup Imam Ali Bin Abi Thalib ra.
Semarang : CV. Toha Putera.
Arifin, HM.M. Ed. Hubungan Timbak Balik Pendidikan Agama di Lingkungan Sekolah dan Keluarga.Jakarta : Bulan Bintang, 1976.
Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktek.Jakarta: Rineka Cipta.
Al- Khatib, Syekh Abdul Hamid. Asmar Risalat. Diterjemahkan Oleh H. Bey Arifin dengan Judul „’Ketinggian Risalah Nabi Muhammad SAW’’.
Jilid II. 1977. Jakarta : Bulan Bintang.
Bawani, Imam. Segi-Segi Pendidikan Islam.Surabaya : Al- Ikhlas,1986.
Departemen Agama RI. Alquran dan Terjemahnya. Jakarta: Yayasan Penyelenggara penterjemah Al-Quran,1982.
Gazalba Sidi. Mesjid Pusat Pembinaan Ummat..Jakarta: Pustaka Antara,1971.
Jalal Abdul Fattah. Azas-azas PendidikanIslam.Bandung : CV.Diponegoro,1988.
Imam Bukhari. Shahih Bukhari. Mesir: Isa al- Baby al- Halaby,t.th.
Langgulung, Hassan. 1980. Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam.Bandung :PT. Al- Ma‟Arif.
76
77
Majelis Ulama Indonesia.1933.Air, Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Menurut Ajaran Islam.Jakarta : MUI.
Nasution, Harun.1974. Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya, Jilid I .Jakarta : UI Press.
Poerwadarminta, Wjs. 1976.Kamus Umum Bahasa Indonesia.Jakarta :Balai Pustaka.
Shoddik, SE. 1983. Kamus Istilah Agama .Jakarta : Sientrama.
Soerachmad, Winarno. 1977.Dasar dan Tekhnik Research. Bandung CV.
Tarsito.
Usman Ali et.al. 1978. Hadits Qudsi .Bandung: Diponegoro.
sumber: aboutmiracle.wordpress.com Al-qur‟an dan terjemah
Thalib, Muhammad. 2003. Dibawah asuhan Nabi saw. Jogjakarta : hidayah ilahi
Al-asqolani ,Ibnu hajar. 2008. Bulughul Maram. Jakrta : pustaka as-sunnah http://www.icmi.or.id
http://kajianislamsumenep.blogspot.com
78
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah Wassholatu wassalamu‟Ala Rasulillah waba‟d…
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Ilahi Robbi, yang telah memberikan taufik dan hidayah-Nya,sehingga penulisan skripsi ini dapat di selesaikan sekalipun di dalamnya masih ditemukan banyak berbagai kekurangan.
Penulis menyadari, bahwa dalam penyusunan skripsi ini banyak mendapatkan bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak.oleh karena itu,penulis merasa perlu menyampaikan ucapan terimaksih,dan penghargaan kepada :
1. Teristimewa buat Kedua Orang Tua tercinta besrta saudara-saudaraku A.Asrul Sani,A.Altiani,Andi Arna,dan A.Anita yang senantiansa memberikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dengan penuh suka dan duka hingga penulis dapat sampai pada tahap penyelesaian.
2. Ayahanda Bapak Dr. H.M.Irwan Akib Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah memberikan bantuan dalam pengembangan kemampuan dan keterampilan kepemimpinan kepada penulis.
3. Ayahanda Bapak Drs.H.Mawardi Pewangi,M.Pd.I Pimpinan Fakultas Agama Islam beserta seluruh staf yang telah mengembangkan fakultas.
iii
79
4. Ibunda Dra. Mustahidang Usman M.Si.Ketua Jurusan Fakultas Agama Islam yang senantiasa membantu penulis dalam persoalan Akademik.
5. Bapak Dr.Rusli Malli,M.Ag.Sebagai pembimbing I, dan Dra.Mustahidang Usman M.Si,pembimbing II,yang telah dengan Ikhlas meluangkan waktunya yang sangat berharga,membimbing penulis mulai dari penyusunan proposal samapai selesainya skripsi ini.
6. Bapak Ibu Dosen dan Asisten Dosen serta seluruh guru yang pernah mengisi jiwa penulis dengan berbagai ilmu pengetahuan,semoga amal jariahnya selalu mengalir.
Kepada semua pihak yang dimaksud diatas,penulis mendoakan kiranya Allah SWT.memberikan balasan pahala yang berlipat ganda di sisi-Nya.dan dengan harapan dan Doa semoga karya ini bermanfaat adanya.Amiin.
iv
80
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL … ... i
PERSETUJUAN PEMBIMBING ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ………... v
ABSTRAK ... vi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang … ... 1
B. Rumusan Masalah ... 3
C. Tujuan Penelitian ... 4
D. Manfaat Penelitian ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pentingnya kebersihan menurut Islam ... 6
1. Kebersihan diri menurut Islam ... 13
2. Kebersihan Lingkungan … ... 14
B. Cakupan Kebersihn Menurut Islam ... 19
C. Tuntutan Kebersihan Dalam Islam ... 24
1. Macam-macam Najis ………… ... 25
2. Ruang lingkup objek kebersihan Taharah … ... 27
D. Relasi Peran dan Fungsi Agama (Islam) dengan Lingkungan………... 30
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ……… ... 34
B. Lokasi DanObyekPenelitian…... 35
C. Variabel Penelitian………. ... 35
vi
81
D. Devenisi Oprasional... ... 36
E. Populasi dan Sampel………… ... 37
F. Instrument Penelitian ……….… ... 43
G. Tekhnik Pengumpulan Data…… ... 44
H. Tekhnik Analisis Data ……… ... 46
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 47
B. Kondisi Obyektif Kebrsihan Lingkungan di Desa Toddolimae Kecamatan Tompobulu ... 47
1. Kondisi Lingkungan Pemukiman ... 53
2. Kondisi Kebersihan Lingkungan Mesjid ... 56
3. Kebersihan Lingkungan Sekolah ... 58
C. Konsep Islam Tentang Kebersihan Lingkungan dan Penerapannya di Desa Tompobulu ... 67
1. Konsep Islam tentang Kebersihan Lingkungan Pemukiman ... 67
2. Konsep Islam tentang kebersihan lingkungan Masjid ... 69
3. Konsep Islam Tentang Kebersihan Lingkungan Pendidikan ... 71
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 73
B. Saran ... 75
DAFTAR PUSTAKA ... 76 vii
82
ABSTRAK
Andi Arni, Nim, K.105191056 “Kebersihan Lingkungan Menurut Konsep Islam Dan Penerapannya Di Desa Toddolimae Dusun Salomatti Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros”.(dibimbing oleh Dr.Rusli Malli M,Ag dan Dra.Mustahidang Usman,M.Si )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan kebersihan lingkungan menurut konsep islam di desa toddolimae dusun salomatti kecamatan Tompobulu kabupaten maros
Variabel yang di teliti terbagi dua yakni variabel bebas dan variabel terikat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berlokasi di desa Toddolimae Dususn Salomatti Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros dan objek penelitian yaitu warga masyarakat desa. Sebagai variabel bebas adalah penerapannya di dasa Toddolimae dusun salaomatti Kecamatan tompobulu kabupaten Maros.sedangkan variabel terikat kebersihan Lingkungan Menurut Konsep Islam.populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga masyarakat Dusun Salomatti.tekhnik pengambilan penentuan sampel dipilih beberapa responden dengan tekhnik Purposive Sampling, yakni “ pengambilan sampel yang didasarkan pada tujuan tertentu karena paling banyak mengandung ciri-ciri yang terdapat pada populasi.”
Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah berdasarkan pendapat suharsimi Arikunto yaitu 400 x 10 % = 40 Oleh karena itu pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara acak dari jumlah populasi.
dari Penelitian ini menunjukkan bahwa Penarapan kebersihan Lingkungan Menurut Konsep Islam di Desa Toddolimae Dusun Salomatti dapat dikatakan jauh dari harapan dan perlu di upayakan peningkatan secara serius. Kebersihan lingkungan pemukiman dan lingkungan sarana ibadah di desa toddolimae belum terwujud sesuai dengan harapan diakibatkan oleh masih rendahnya kesadaran manyarakat dan kepedulian pemerintah.begitu juga dengan kebersihan lingkungan pendidkan. dimana masih kurangnya kesadaran pengelolah pendidik untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada anak didik untuk lebih memotivasi anak didik untuk menjaga kebersihan lingkungan.
iii