BAB II KAJIAN PUSTAKA
3. Konsep Metode Tanya Jawab untuk Anak Usia Dini
Kemampuan bahasa anak usia dini dapat dikembangkan dengan sejumlah teknik melalui metode tanya jawab. Metode tanya jawab sangat baik untuk mengumpulkan ide atau gagasan siswa berdasarkan apa yang pernah mereka dapatkan melalui bacaan ataupun pengalaman.
Melalui metode tanya jawab, jalan pikiran siswa akan terbuka dalam merumuskan kalimat secara sistematis dengan bahasa yang baik. Menurut Dhieni (2009:7.20) metode tanya jawab adalah:
Suatu metode pengembangan bahasa yang dapat memberikan rangsangan agar anak aktif berfikir. Melalui pertanyaan-pertanyaan guru, anak akan berusaha untuk memahaminya dan menemukan jawabannya, atau menemukan pertanyaan untuk ditanyakan ke gurunya.
Selanjutnya Fadlillah (2012: 164) menjelaskan bahwa metode tanya jawab ialah:
Suatu metode menanyakan sejauh mana siswa telah mengetahui materi yang telah diberikan, serta mengetahui tingkat-tingkat proses pemikiran siswa. Pada pembelajaran anak usia dini, tanya jawab disesuaikan dengan usia atau perkembangan mereka. Artinya, tanya jawab dilakukan secara jelas dan sederhana, yang sekiranya siswa dapat mengerti pertanyaan yang diberikan sehingga bisa menjawabnya meskipun masih sangat terbatas.
Sejalan dengan pengertian metode tanya jawab, Djamarah (2014: 94) juga berpendapat bahwa:
Metode tanya jawab ialah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi dapat pula dari siswa kepada guru. Metode tanya jawab adalah yang tertua dan banyak digunakan dalam proses pendidikan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah.
Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwasannya metode tanya jawab merupakan suatu metode pengembangan bahasa yang cara penyajian pembelajarannya dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa ataupun sebaliknya.
b. Tujuan Metode Tanya Jawab untuk Anak Usia Dini
Tujuan utama dari metode tanya jawab ialah membuat anak memahami dan berusaha menemukan jawaban dan mengungkapkannya lewat bahasa yang baik (respons lisan). Di bawah ini beberapa tujuan dari metode tanya jawab yang dipaparkan oleh Dhieni (2009: 7.21):
1) Melatih keberanian anak untuk mengajukan pendapatnya. 2) Melatih keberanian anak untuk bertanya terhadap apa yang
tidak dipahaminya.
3) Melatih anak dalam bertutur dengan intonasi yang baik. 4) Mengembangkan kosa-kata dan perbendaharaan kata anak. 5) Melatih anak untuk menghargai pendapat orang lain.
6) Melatih anak untuk mau mendengarkan atau menyimak pertanyaan maupun jawaban orang lain.
Berdasarkan pendapat di atas dijelaskan bahwa tujuan metode tanya jawab ialah anak berani menyatakan secara lisan pendapat/jawabannya dari pertanyaan yang di ajukan oleh guru dan sebaliknya anak mampu bertanya dari apa yang ia tidak ketahui. Selanjutnya anak akan terlatih tutur katanya dengan intonasi yang baik, serta melatih anak menghargai orang lain.
25
c. Kelebihan dan Kekurangan Metode Tanya Jawab untuk Anak Usia Dini
Setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing termasuk metode tanya jawab juga memiliki kelebihan dan kekurannya. Berikut paparan penjelasan menurut Djamarah (2014: 95) tentang beberapa kelebihan dan kekurangan dari metode tanya jawab untuk anak usia dini:
1) Kelebihan Metode Tanya Jawab
a) Pertanyaan dapat menarik dan memusatkan perhatian anak, sekalipun ketika itu anak sedang ribut, yang mengantuk kembali tegar dan hilang kantuknya.
b) Merangsang anak untuk melatih dan mengembangkan daya pikir, termasuk daya ingatan.
c) Mengembangkan keberanian dan keterampilan anak dalam menjawab dan mengemukakan pendapat.
2) Kekurangan Metode Tanya Jawab
a) Anak merasa takut, apalagi bila guru kurang dapat mendorong anak untuk berani, dengan menciptakan suasana yang tidak tegang melainkan akrab.
b) Tidak mudah membuat pertanyaan yang sesuai dengan tingkat berpikir dan mudah dipahami oleh anak.
c) Waktu sering banyak terbuang, terutama apabila anak tidak dapat menjawab pertanyaan sampai dua atau tiga orang.
d) Dalam jumlah anak yang banyak, tidak mungkin cukup waktu untuk memberikan pertanyaan kepada setiap anak.
Kemudian Fadlillah (2012: 165) juga berpendapat tentang kelebihan dan kekurangan dari metode tanya jawab untuk anak usia dini sebagai berikut:
1) Kelebihan:
a) Situasi kelas akan menjadi lebih hidup sebab guru melatih anak untuk berfikir.
b) Melatih anak untuk berani mengemukakan pendapatnya.
c) Melatih anak untuk mampu menghargai pendapat orang lain, dan
d) Metode tanya jawab merupakan cara yang lebih mudah untuk mengetahui tingkat pemahaman anak terkait yang telah disampaikan.
2) Kekurangan:
a) Terkadang pertanyaan yang diberikan menyimpang dari pokok pembahasan.
b) Waktu yang dibutuhkan juga sangat lama karena menunggu guru membuat dan mempersiapkan pertanyaan terlebih dahulu.
c) Materi pembelajaran yang ditentukan terkadang tidak dapat terselesikan dengan tepat sesuai yang telah direncanakan sehingga pertanyaan pun seringkali berubah-ubah. Akibatnya, anak tidak dapat menguasai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan karena belum dapat memahami materi dengan maksimal.
Jadi, dari penjelasan di atas dapat disimpulkan kelebihan metode tanya jawab yaitu dapat membuat situasi kelas akan menjadi lebih hidup sebab guru melatih anak untuk berfikir, kemudian menarik perhatian siswa dengan pertanyaan yang menarik pula serta yang dapat dipahami oleh siswa, mengembangkan kemampuan berpikir dan mengembangkan keberanian siswa. Kemudian kekurangan yang dapat di simpulkan yaitu siswa merasa takut karena kurangnya dorongan dari guru, waktu yang terbuang. Serta keterbatasan waktu yang tidak mungkin cukup untuk mengajukan pertanyan ke setiap siswa.
d. Tahapan Penggunaan Metode Tanya Jawab untuk Anak Usia Dini
Penggunaan metode ini merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar bagi anak, dengan metode tanya jawab ini guru dapat memberikan pertanyaan untuk mendapatkan respon lisan dari anak. Menurut Moedjiono dan Dimyati (dalam Dewi, 2014: 4) penggunaan metode tanya jawab harus memperhatikan empat tahapan yaitu sebagai berikut:
27
1. Tahap persiapan tanya jawab
Langkah persiapan ini dimaksud agar guru selalu membuat daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada anak. Pertanyaan hendaknya dirumuskan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, guru juga sudah memperkirakan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan metode tanya jawab.
2. Tahap awal tanya jawab
Pada awal pertemuan yang menggunakan metode tanya jawab, guru diharapkan memberikan penjelasan atau arahan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan. Guru dapat melakukan dengan memberitahukan tujuan, langkah-langkah kegiatan, dan penjelasan garis besar isi pelajaran.
3. Tahap pengembangan tanya jawab
Apabila guru telah memberikan pengarahan pada tahap awal tanya jawab, maka guru dapat mengembangkan metode tanya jawab dengan menempuh berbagai variasi dalam mengajukan pertanyaan.
4. Tahap Akhir tanya jawab
Pada tahap akhir pemakaian tanya jawab, guru bersama anak-anak membuat ringkasan isi pelajaran yang telah disajikan selama tanya jawab. Kegiatan ini dimkasud untuk pemantapan sajian, dan sekaligus untuk memperoleh umpan balik dari anak.
Berdasarkan paparan di atas dapat disimpulan bahwa ada empat tahapan yang mengandung langkah-langkah dalam penggunaan metode tanya jawab untuk anak usia dini yaitu tahap persiapan tanya jawab, tahap awal tanya jawab, tahap pengembangan tanya jawab, dan tahap akhir tanya jawab.
4. Konsep Video Animasi