• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Pengembangan Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang

Dalam dokumen KTSP SMAN 2 SMG TAHUN 2016 2017 2OK (Halaman 61-70)

C. Muatan Kurikulum 1 Mata Pelajaran

12. Konsep Pengembangan Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang

Pengembangan Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan dan peraturan pendukung implementasi Kurikulum 2013 yang di kembangkan dan dilaksanakan oleh Tim Pengembang Sekolah sesuai potensi, kebutuhan, dan karakteristik sekolah yang mengacu pada visi dan misi sekolah. Sesuai dengan Panduan Penyusunan dan Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tahun 2016 pengembangan kurikulum sekolah meliputi : acuan operasional, prinsip, dan prosedur pengembangan kurikulum.

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 62

a. Acuan Operasional Pengembangan Kurikulum

Acuan operasional yang digunakan untuk pengembangan kurikulum SMA Negeri 2 Semarang antara lain adalah :

1) Peningkatan Iman, Takwa, dan Akhlak Mulia

Iman, takwa, dan akhlak mulia menjadi dasar pengembangan kepribadian peserta didik secara utuh, seluruh kegiatan pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 semaksimal mungkin mengacu pada upaya kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.

2) Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Kurikulum mengembangkan upaya untuk memelihara dan meningkatkan toleransi dan kerukunan inter-umat dan antar-umat beragama. Semua pendidikan agama dan budi pekerti dilayani oleh sekolah dengan mengusahakan guru yang sesuai dengan agama yang diyakini oleh peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan sesuai jadwal dan dilakukan di tempat yang disediakan oleh sekolah. Pada peringatan hari-hari besar keagaman semua peserta didik diberikan keleluasaan sesuai dengan program kerohanian masing- masing. Keluarga SMA Negeri 2 Semarang menumbuh kembangkan partisipasi semua pemeluk agama di sekolah dalam kgiatan-kegiatan yang memungkinkan terjadinyaatas kemauan sendiri tanpa ada unsure paksaan, dalam hal ini mengedepankan kebersamaan dan saling menghormati antar dan inter umat beragama dan antara umat beragama dengan pemerintah.

3) Persatuan Nasional dan Nilai-Nilai Kebangsaan

SMA Negeri 2 melalui kurikulumnya dikembangkan mengarah untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Dalam hal ini kegiatan pembelajaran dilakukan pembiasaan seperti kegiatan upacara bendera setiap hari Senin, meperingati hari-hari nasional, penanaman sikap nasionalisme melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mebiasakan

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 63

mengambil sikap sempurna pada saat dinyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya (setiap mwngawali kegiatan pembelajaran), dan meberikan penguatan dan pengembangan wawasan kebangsaan pada pembelajaran setiap mata pelajaran di sekolah.

Kesemuanya itu untuk menumbuh kembangkan wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.

4) Peningkatan Potensi, Kecerdasan, Bakat, dan Minat sesuai dengan Tingkat Perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik

Pendidikan merupakan proses holistik/sistemik dan sistematik untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang memungkinkan potensi diri (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, SMA Negeri 2 Semarang di dalam kurikulumnya disusun dengan memperhatikan potensi, bakat, minat, serta tingkat perkembangan kecerdasan; intelektual, emosional, sosial, spritual, dan kinestetik peserta didik, melalui berbagai kegiatan intra kuri kuler maupun ektrakurikuler di dalam ataupun di luar kelas.

5) Kesetaraan Warga Negara Memperoleh Pendidikan Bermutu

Kurikulum diarahkan kepada pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang holistik dan berkeadilan dengan memperhatikan kesetaraan warga negara memperoleh pendidikan bermutu, yang dapat dituangkan dalam proses dan mekanisme rekruitmen dan mutasi peserta didik.

6) Kebutuhan Kompetensi Masa Depan

Kompetensi peserta didik yang diperlukan antara lain berpikir kritis dan membuat keputusan, memecahkan masalah yang kompleks secara lintas bidang keilmuan, berpikir kreatif dan kewirausahaan, berkomunikasi dan berkolaborasi, meng-gunakan pengetahuan kesempatan secara inovatif, mengelola keuangan, kesehatan, dan tanggung jawab warga negara. Hal tersebut dituangkan dalam komponen kurikulum SMA Negeri 2 Semarang yang tetap mengadopsi kepentingan nasional, daerah, sekolah, maupun pengembangan diri.

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 64

7) Tuntutan Dunia Kerja

Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh sebab itu, SMA Negeri 2 Semarang mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kecakapan hidup untuk membekali peserta didik dalam melanjutkan studi dan/atau memasuki dunia kerja. bagi peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut antara lain dapat dikembangkan melalui pengembangan muatan lokal maupun pengembangan diri.

8) Perkembangan IPTEKS

Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan penyesuaian terhadap perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, Tim Pengembang Sekolah memandang penting muatan kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan IPTEK, melalui peraturan akademik maupun memvasilitasi kretaivitas peserta didik dalam pemanfaatan dan pengembangan ketrampilan yang terkait dengan IPTEK.

9) Keragaman Potensi dan Karakteristik Daerah serta Lingkungan

Daerah memiliki keragaman potensi, kebutuhan, tantangan, dan karakteristik lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Berdasarkan potensi tenaga pendidik dan peserta didik maka SMA Negeri 2 Semarang memandang perlu memperkaya kreasi seni dan budaya serta teknologi dalam kegiatan pembelajaran agar menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah dan lingkunganya.

10)Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional

Dalam era otonomi dan desentralisasi, kurikulum adalah salah satu media pengikat dan pengembang keutuhan bangsa yang dapat

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 65

mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu, kurikulum perlu memperhatikan keseimbangan antara kepentingan daerah dan nasional.

11)Dinamika Perkembangan Global

Kurikulum dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian, baik pada secara individu, masyarakat maupun bangsa dan Negara. Kemandirian sangat penting di era globalisasi. Hubungan antar bangsa yang tidak lagi mengenal batas wilayah, persaingan dalam pelaksanaan pasar bebas, menuntut kemandirian dan ketangguhan daya saing, oleh karena itu peserta didik di SMA Negeri 2 Semarang perlu dipersiapkan dengan kegiatan ekstra kurikuler ECC, debat, melakukan Bachmark dan bekerja sama dengan lembaga pengembangan bahsa untuk memberikan bekal kemampuan peserta didik dalam menghadapi persaingan dan mampu hidup berdampingan dengan bangsa lain.

12)Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Setempat

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Dalam hal ini peserta didik SMA Negeri 2 Semarang dibekali dengan bahsa jawa dan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya jawa. Dengan menghayati dan mengapresiasi keluhuran budaya jawa diharapkan dapat ditumbuhkembangkan nilai-nilai budaya jawa pada generasi peserta didik terlebih dahulu sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.

13)Karakteristik Satuan Pendidikan

Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang dikembangkan sesuai dengan kondisi dan ciri khas SMA Negeri Semarang baik tenaga pendidik, tenaka kependidikan, maupun peserta didik serta masyarakat sekitar yang menjadi pendukung pelkasanaan kurikulum tersebut.

b. Prinsip Pengembangan kurikulum SMA Negeri 2 Semarang

Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Kurikulum di SMA Negeri 2 Semarang

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 66

dikembangkan sesuai dengan visi, misi dan tujuan sekolah yang terangkum tujuan jangka menengah yaitu:

Terwujudnya sekolah unggul sebagai institusi yang memberikan peluang setiap prestasi warganya berwawasan teknologi, budaya dan lingkungan, untuk membantu peserta didik dalam mengaktualisasikan diri, berprestasi, berbudaya, dan berbudi pekerti luhur sesuai dengan potensi yang dimiliki. Oleh karena itu kurikulum SMA Negeri 2 Semarang dikembangkan melalui hal-hal berikut :

1) Menanamkan kedisiplinan melalui budaya bersih, budaya tertib, dan budaya kerja;

2) Menumbuhkan penghayatan terhadap budaya dan seni daerah sehingga menjadi salah satu sumber kearifan berperilaku dan bermasyarakat;

3) Menumbuhkan inovasi dalam kehidupan sehari hari yang dapat menunjang pengembangan profesionalisme;

4) menyediakan sarana prasarana pendidikan yang memadai,

5) melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien, berdasarkan semangat keunggulan lokal dan global;

6) meningkatkan program ekstrakurikuler agar lebih efektif dan efisien sesuai dengan bakat dan minat peserta didik sebagai salah satu sarana pengembanmgan diri peserta didik;

7) mewujudkan peningkatkan kualitas dan kuantitas tamatan yang melanjutkan ke perguruan tinggi;

8) menyusun dan melaksanakan tata tertib dan segala ketentuan yang mengatur operasional warga sekolah.

c. Beragam dan terpadu

Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, keunggulan lokal dan potensi daerah, jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku,budaya dan adat istiadat serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 67

kurikulum,muatan lokal, integrasi PBKL dan pengembangan diri secara terpadu yang disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna antarsubstansi.

d. Tanggap terhadap perkembangan ilmu Pengetahuan, teknologi dan seni. Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu semangat dan isi kurikulum harus dapat mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni dengan tepat. Untuk memenuhi hal tersebut maka di SMA Negeri 2 Semarang ditambahkan pendidikan berbasis keunggulan lokal yang terintegrasi dalam mata pelajaran yang relevan, seni dan budaya sunda serta karya tulis.

e. Relevan dengan kebutuhan kehidupan.

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjalin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan kemasyarakat dan dunia kerja. Oleh karena itu kurikulum SMA Negeri 2 Semarang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan pribadi, keterampilan berfikir, keterampilan sosial,keterampilan akademik,dan keterampilan vokasional.

f. Menyeluruh dan berkesinambungan

Substansi kurikulum mencakup keseluruhn dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang tingkatan.

g. Belajar Sepanjang Hayat

Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang diarahkan kepada proses pengembangan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formar, informal dan non formal, dengan memperhatikan kondisi dan lingkungan yang selalu berkembang serta arah

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 68

pengembangan manusia seutuhnya dengan memperhatikan dan mengitegrasikan karakter bangsa. Oleh sebab itu di SMA Negeri 2 Semarang dilaksanakan program peduli lingkungan, yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait, diantaranya Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan, BLH dan BLK.

h. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.

Kurikulum SMA Negeri 2 Semarang dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu kurikulum SMA Negeri 2 Semarang mengacu kepada visi pendidikan nasional dan visi Kabupaten Sumedang untuk mempertahankan dan melestarikan budaya sehingga kota Semarang menjadi Pusat Budaya, serta Visi Dinas Pendidikan Kota Semarang. Khusus untuk hal tersebut SMA Negeri 2 Semarang melaksanakan program Seni dan Budaya Jawa.

i. Prinsip Pelaksanaan Kurikulum.

Pelaksanaan kurikulum di SMA Negeri 2 Semarang dilaksanakan sebagai berikut :

1) Didasarkan pada potensi, perkembangan, dan minat peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan melalui kegiatan Tatap Muka (TM), Tugas Mandiri Terstruktur (TMT), dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT), pengembangan diri baik melalui Bimbingan Karier (BK) maupun kegiatan ekstrakuikuler.

2) Menegakkan 4 (empat) pilar belajar yaitu : - Belajar untuk memahami dan menghayati.

- Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. - Belajar untuk kehidupan bersama dan berguna bagi orang

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 69

- Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses pembelajaran yang efektif, aktif, kreatif dan menyenangkan.

3) Melalui bimbingan guru wali kelas yang bekerja sama dengan guru mata pelajaran dan BP/BK secara terjadwal. Setiap guru wali kelas memiliki tugas membimbing 26-36 orang peserta didik sebagai peserta bimbingannya.

4) Setiap guru mata pelajaran memiliki jadwal konsultasi mata pelajaran disesuaikan dengan minat peserta didik dan dilaksanakan dalam suasana peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka dan hangat, dengan prinsip Tut Wuri handayani, Ing madya mangun karsa, Ing Ngarsa Sung Tulada.

5) Menggunakan pendekatan multi strategi dan multi media, sumber belajar dan teknologi yang memadai, memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dan fasilitas internet.

6) Mendayagunakan kondisi alam,sosial budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.

7) Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan dan kesinambungan yang cocok dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan di SMA Negeri 2 Semarang.

Dokumen Kurikulum SMAN 2 Semarang tahun 2016/2017 70

BAB IV

Dalam dokumen KTSP SMAN 2 SMG TAHUN 2016 2017 2OK (Halaman 61-70)