Sebelum menjelaskan konsep/pengertian tugas administrasi pemerintahan terlebih dahulu perlu dijelaskan konsep "administrasi dan pemerintahan".
1. Pengertian Administrasi
Secara etimologis, menurut Hadari dalam (Afifuddin, 2012 : 2) administrasi berasal dari bahasa latin ad+ministrare, suatu kata kerja yang berarti melayani, membantu, menunjang, atau memenuhi. Rangkaian kegiatan yang digolongkan sebagai administrasi mencakup: (1) Dilakukan oleh sekelompok orang (2 orang atau lebih); (2) Berlangsung dalam suatu kerjasama; (3) Dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan. Ketiga faktor inilah yang merupakan tanda pengenal atau ciri khas dari administrasi yang apabila faktor-faktor tersebut disingkat adalah sekelompok orang, kerjasama, dan tujuan tertentu. Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa kerjasama adalah rangkaian perbuatan yang dilakukan bersama-sama secara teratur oleh lebih seorang yang menimbulkan akibat yang sebenarnya tidak akan terjadi apabila dilakukan oleh masing-masing seorang diri.
Menurut Siagian dalam (Afifuddin, 2012:5), administrasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan dari keputusan-keputusan yang telah diambil dan pelaksanaan itu pada umumnya dilakukan oleh dua orang manusia atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Menurut Liang
Gie dalam (Afifuddin, 2012:5) menyebutkan bahwa administrasi adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Sehingga dengan demikian Ilmu Administrasi dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari proses, kegiatan dan dinamika kerjasama manusia. Menurut Dimock dan Dimock yang kemudian dikutip oleh Pasalong (2007:2) menyatakan bahwa administrasi adalah melayani, membantu, memenuhi, melaksanakan, menerapkan, mengendalikan, menyelenggarakan, mengarahkan, menghasilgunakan, mengelola, mengemudikan, mengatur, mengurus, mengusahakan, dan mendayagunakan. Sedangkan menurut Syafiie Tanjung Modeong, (1999:17) administrasi adalah :
1) Suatu aktivitas yang terutama bersangkutan dengan cara untuk menyelenggarakan tujuan yang telah ditentukan semula.
2) Suatu proses lazim terdapat dalam segenap usaha bersama, baik usaha berskala besar maupun kecil-kecilan.
3) Suatu proses pengorganisasian dan bimbingan orang-orang agar dapat melaksanakan suatu tujuan khusus.
4) Suatu proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.
Berdasarkan pengertian tersebut dan apabila dikaitkan dengan aktifitas ditingkat daerah kecamatan, maka berbicara tentang administrasi daerah berarti yang dimaksud dengan administrasi adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh penyelanggara pemerintahan daerah untuk mencapai tujuan pemerintahan,
baik dalam menggerakkan partisipasi pembangunan dan terwujudnya demokrasi Pancasila secara nyata guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Mengacu pada pengertian di atas berarti konsep administrasi terbagi dalam dua pengertian yaitu administrasi dalam arti sempit dan administrasi dalam arti luas. Administrasi dalam arti luas berarti segenap proses kegiatan untuk mencapai tujuan sedangkan administrasi dalam arti sempit adalah segenap penyelenggaraan kegiatan tulis menulis, Surat menyurat, beserta penyimpanan, pengurusan masalah-masalah dan segala pencatatannya dilaksanakan oleh aparatur dalam arti pencapaian tujuan, (Afifuddin, 2012:3).
2. Pengertian Pemerintahan Kecamatan
Konsep/pengertian pemerintah dan pemerintahan dalam kajian sistem pemerintahan Indonesia, pemerintah dibedakan dengan istilah pemerintahan.
Menurut Saparin (1996:21) untuk membedakan pengertian kedua konsep tersebut, maka perlu diterangkan secara etimologis, yaitu :
a) Pemerintah adalah kata nama subjek yang berdiri sendiri, contoh Pemerintah Daerah.
b) Pemerintah adalah kata jadian yang disebabkan karena subjeknya mendapat akhiran "an" yang artinya pemerintah sebagai subjek melakukan tugas atau kegiatan, cara melakukan kegiatan itu disebut pemerintahan.
Menurut Inu kencana dalam bukunya Kepemimpinan Pemerintahan Indonesia (2003:6) menjelaskan pemerintahan adalah bagaimana melaksanakan pengurusan eksekutif, legislatif, kepemimpinan dan koordinasi pemerintah baik pusat dengan daerah maupun antara penguasa dengan rakyatnya dalam
berbagai peristiwa dan gejala pemerintahan yang diharapakan secara baik dan benar.
Dari uraian di atas nampak istilah pemerintah menunjuk kepada aparat yaitu para pelaksana pemerintahan, sedang istilah pemerintahan menunjuk pada aktifitas atau kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini berarti Pemerintahan adalah keseluruhan tindakan atau kegiatan aparat pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Kecamatan adalah wilayah administratif di Indonesia di bawah kabupaten/kota dan terdiri atas desa–desa atau kelurahan–kelurahan.
Pemerintah kecamatan dipimpin oleh camat, yang bertugas menjalankan sebagian wewenang bupati/walikota yang dilimpahkan kepada camat untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah berdasarkan peraturan perundang – undangan dan UUD 1945 Pasal 18, yang meliputi pembangunan sekolah, pemeliharaan jalan kecamatan, pemberdayaan masyarakat dan sumber daya kecamatan. Serta camat juga dibantu oleh perangkat kecamatan di dalam pelaksanaan tugasnya. Hal ini juga berkaitan dengan Pancasila sila ke- 3
“Persatuan Indonesia” yaitu antara camat dengan perangkat camat saling bekerja sama untuk dapat menjunjung tinggi dan mencintai tanah air (wilayahnya), bangsa dan negara, dengan ikut memperjuangkan kepentingannya dalam mengambil sikap yang solider dan layak terhadap sesama warga masyarakat.
Penyelenggaraan pemerintahan kecamatan memerlukan adanya seorang pemimpin yang mampu untuk menggerakkan bawahannya agar dapat
melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan secara berdayaguna dan berhasil guna. Keberhasilan pembangunan akan terlihat dari tingginya produktivitas, penduduk makmur dan sejahtera secara merata.
Berdasarkan dari uraian di atas, maka yang dimaksud dengan tugas administrasi pemerintahan adalah keseluruhan dari bentuk penyelenggaraan pelayanan Pemerintah daerah secara intensif kepada masyarakat dengan memanfaatkan dan mendayagunakan segala kemampuan sumber-sumber daya yang ada supaya tujuan negara dapat tertata dengan baik. Dalam penyelenggaran pelayanan itu dapat berjalan dengan baik , apabila ada kerja sama dari beberapa orang, ( Ivan ).
3. Tugas dan Fungsi Pemerintahan kecamatan
Dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan perangkat kecamatan melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan seperti penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan termasuk didalamnya melaksanakan tugas pelayanan serta melaksanakan tugas yang didelegasikan oleh bupati. Tugas dan fungsi kecamatan seperti yang telah diuraikan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 pada pasal 126 tentang tugas pokok kecamatan secara umum adalah sebagai berikut :
1. Koordinasi pemberdayaan masyarakat 2. Ketenteraman dan ketertiban umum 3. Penegakan peraturan perundangan
4. Pemeliharaan prasarana dan fasilitas umum
5. Kegiatan pemerintahan
6. Membina pemerintahan Desa/Kelurahan
7. Pelayanan masyarakat yang belum dilaksanakan Desa/Kelurahan.
Menurut Zainun (1990:3-5) terdapat empat kunci pokok tugas dan fungsi administrasi dan manajemen pemerintahan Indonesia yaitu :
1. Perumusan dan penetapan kebijakan umum 2. Kepemimpinan
3. Pengawasan 4. Koordinasi
Keempat fungsi administrasi dan manajemen ini akan diterapkan pada setiap tingkat pemerintahan yang ada dalam susunan pemerintahan negara Republik Indonesia. Berdasarkan tugas fungsi pemerintahan tersebut, berarti pemerintah kecamatan sebagai bagian integral dari pemerintahan nasional juga menyelenggarakan fungsi-fungsi tersebut.
Keseluruhan tugas dan fungsi administrasi pemerintah kecamatan tersebut, tidak akan terlaksana dengan baik, manakala tidak ditunjang dari aparaturnya dengan melaksanakan sebaik-baiknya apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing aparat.
Menyadari betapa pentingnya tugas administrasi pemerintahan kecamatan, maka yang menjadi keharusan bagi Camat beserta aparaturnya adalah berusaha untuk meningkatkan kualitasnya dalam mengembangkan kecakapan dan keterampilan mengelola organisasi pemerintahan kecamatan termasuk kemampuannya untuk melaksanakan tugas-tugas di bidang
pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Pelaksanaan tugas dan fungsi kecamatan tersebut, selanjutnya dijabarkan menjadi tugas dan fungsi masing-msing unsur aparatur. Camat mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh bupati. Camat dalam menjalankan tugas dan kewajiban dibantu oleh seorang sekretaris kecamatan, kapala seksi, kepala sub bagian dan staf.