METODE PENELITIAN A. Waktu dan Lokasi Penelitian
B. Hasil Penelitian
1) Mengetahui visi misi organisasi
Salah satu indikator untuk mengukur kualitas aparatur di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang adalah bahwa pegawai harus memahami visi dan misi organisasi, karena dengan mengetahuinya tujuan organisasi tersebut akan dapat terwujud dengan baik. Adapun tanggapan responden berkaitan dengan indikator tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai visi misi organisasi di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang didominasi dengan jawaban kategori sangat paham dengan perolehan tanggapan sebanyak 21 orang atau sebesar 62 persen, kategori paham memperoleh tanggapan sebanyak 10 orang atau sebesar 29 persen, dan kategori kurang paham sebanyak 3 orang atau sebesar 9 persen sedangkan kategori tidak paham memperoleh jawaban responden sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,53 dapat disimpulkan bahwa
mengenai pemahaman tentang visi misi organisasi yang ada di Kantor Kecamatan Bungin termasuk dalam kategori sangat paham.
2) Memahami tentang diskripsi pekerjaan masing-masing jabatan
Diskripsi pekerjaan merupakan salah satu indikator untuk mengukur kualitas aparatur karena dengan mengetahui diskripsi pekerjaannya atau tugas pokok dan fungsi setiap pegawai maka pegawai akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai pemahaman tentang diskripsi pekerjaan masing-masing jabatan dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Sumber: Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai pemahaman mengenai diskripsi pekerjaan didominasi dengan jawaban kategori paham dengan tanggapan perolehan 28 orang atau sebesar 82 persen, kategori sangat paham memperoleh tanggapan sebanyak 5 orang atau sebesar 15 persen dan kategori kurang paham memperoleh tanggapan 1 orang atau sebesar 3 persen sedangkan responden yang memahami diskripsi pekerjaan memiliki kategori tidak paham sebesar 0
persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,12 dapat disimpulkan bahwa pemahaman tentang diskripsi pekerjaan termasuk dalam kategori paham.
3) Memahami rencana strategi
Memahami rencana strategi di Kantor Kecamatan Bungin juga sangat diperlukan oleh pegawai agar para pegawai mengetahui hal- hal apa saja yang akan dilakukan atau diprogramkan oleh Kantor Kecamatan Bungin untuk mencapai visi misi organisasi. Adapun tanggapan responden berkaitan dengan indikator tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 9 : Tanggapan Responden mengenai pemahaman tentang rencana
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai pemahaman tentang rencana strategi didominasi dengan jawaban kategori sangat paham dengan perolehan tanggapan sebanyak 22 orang atau sebesar 65 persen, kategori Paham memperoleh tanggapan 9 orang atau sebesar 26 persen dan kategori kurang paham memperoleh tanggapan responden sebanyak 3 orang atau sebesar 9 persen sedangkan kategori tidak paham memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,56 dapat disimpulkan bahwa mengenai pemahaman tentang rencana strategi termasuk dalam kategori sangat Paham.
b. Keterampilan
1) Kemahiran dan keterampilan yang dimiliki pegawai
Kemahiran dan keterampilan merupakan hal yang penting bagi seorang pegawai karena dengan keterampilan maka para aparatur mampu menjalankan tugasnya secara efektif dan efesien dan dapat meningkatkan kualitas kerja mereka. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin, dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 10 :Tanggapan Responden mengenai pegawai setuju dengan memiliki kemahiran dan keterampilan dapat meningkatan kualitas kerja No Tanggapan responden Skor (X) F F.X Persentase 100% dimiliki pegawai akan meningkatkan kualitas kerja didominasi dengan jawaban kategori sangat setuju dengan perolehan tanggapan sebanyak 20 orang atau sebesar 59 persen, kategori setuju memperoleh tanggapan sebanyak 14 orang atau sebesar 41 persen sedangkan jawaban kategori kurang setuju dan tidak setuju memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,59 dapat disimpulkan bahwa mengenai kemahiran dan keterampilan akan meningkatkan kualitas kerja termasuk dalam kategori sangat setuju.
2) Proses rekrutmen atau penempatan berdasarkan kriteria yang objektif
Perekrutan pegawai dengan mempertimbangkan keterampilan diharapkan agar organisasi memperoleh pegawai yang berkualitas dan berkompeten untuk membantu organisasi mencapai tujuannya kedepan serta para pegawai dapat melaksanakan tugas dengan baik kedepannya.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang, dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 11 : Tanggapan Responden mengenai kesesuaian proses rekrutmen atau penempatan berdasarkan kriteria yang objektif
No Tanggapan Responden Skor (X) F F.X Persentase 100%
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai kesesuain proses rekrutmen atau penempatan berdasarkan kriteria yang objektif yang ada di Kantor Kecamatan Bungin didominasi dengan jawaban kategori sesuai dengan perolehan tanggapan sebanyak 18 orang atau sebesar 53 persen, kategori kurang sesuai memperoleh tanggapan 12 orang atau sebesar 35 persen, kategori sangat sesuai memperoleh tanggapan sebanyak 4 orang atau sebesar 12 persen sedangkan kategori tidak sesuai memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 2,76 dapat disimpulkan bahwa mengenai kesesuain proses rekrutmen atau penempatan kerja di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang termasuk dalam kategori sesuai.
3) Manfaat pelatihan yang pernah diikuti terhadap pekerjaan
Pelatihan merupakan indikator untuk mengetahui kualitas aparatur di Kantor Camat Bungin karena dengan adanya pelatihan terhadap para pegawai akan membuat pegawai lebih berkualitas dan meningkatkan kapabilitas yang dimiliki oleh aparatur sehingga aparatur dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai manfaat pelatihan terhadap pekerjaan, dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 12 : Tanggapan Responden mengenai manfaat pelatihan yang pernah diikuti terhadap pekerjaan
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai manfaat pelatihan yang diikuti terhadap pekerjaan didominasi dengan jawaban kategori sangat bermanfaat dengan perolehan tanggapan 27 orang atau sebesar 79 persen dan jawaban kategori jawaban bermanfaat memperoleh tanggapan sebanyak 7 orang atau sebesar 21 persen sedangkan jawaban kategori kurang bermanfaat dan tidak bermanfaat masing-masing memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,79 dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang pernah diikuti dapat meningkatka keterampilan pegawai termasuk dalam kategori sangat bermanfaat.
c. Kemampuan
1) Kemampuan menjalankan tugas dan pekerjaan
Kemampuan sangat diperlukan oleh pegawai untuk menjalankan tugas, karena dengan hal tersebut para pegawai akan lebih mudah dalam menjalankan tugas-tugasnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai kemampuan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, dapat dilihat dari tabel di bawah ini:
Tabel 13 :Tanggapan Responden mengenai kemampuan menjalankan tugas dan pekerjaan
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai kemampuan menjalankan tugas dan pekerjaan didominasi dengan jawaban kategori mampu dengan perolehan tanggapan sebanyak 23 orang atau sebesar 68 persen, kategori sangat mampu memperoleh tanggapan sebanyak 9 orang atau sebesar 26 persen dan kategori kurang mampu memperoleh tanggapan sebanyak 2 orang atau sebesar 6 persen, sedangkan jawaban kategori tidak mampu memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,21 dapat disimpulkan bahwa mengenai kemampuan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan termasuk dalam kategori mampu.
2) Semangat untuk melaksanakan tugas
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai semangat dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan, dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 14 : Tanggapan Responden mengenai semangat melaksanakan tugas No Tanggapan Responden Skor (X) F F.X Persentase 100%
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai semangat pegawai melaksanakan tugas yang diembankan didominasi dengan jawaban kategori sangat bersemangat dengan perolehan tanggapan sebanyak 24 orang atau sebesar 71 persen, kategori bersemangat memperoleh tanggapan sebanyak 9 orang atau sebesar 26 persen, sedangkan jawaban kategori kurang bersemangat dan tidak bersemangat masing-masing sebanyak 1 orang atau sebesar 3 persen dan 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,67 dapat disimpulkan bahwa semangat pegawai dalam melaksanakan tugas termasuk dalam kategori sangat bersemangat.
3) Memiliki motivasi untuk bekerja secara maksimal
Motivasi merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kualitas di Kantor Kecamatan Bungin karena dengan adanya motivasi dapat meningkatkan semangat kerja pegawai. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai
perlunya memiliki motivasi dalam bekerja secara maksimal, dapat dilihat
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai perlunya memiliki motivasi dalam bekerja didominasi dengan jawaban kategori sangat perlu dengan perolehan tanggapan sebanyak 20 orang atau sebesar 59 persen, kategori perlu memperoleh tanggapan sebanyak 14 orang atau sebanyak 41 persen, sedangkan kategori kurang perlu dan tidak perlu masing-masing memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,59 dapat disimpulkan bahwa perlunya memiliki motivasi dalam bekerja secara maksimal termasuk dalam kategori sangat perlu.
d. Pengalaman
1) Pentingnya pengalaman organisasi yang dimiliki pegawai
Pengalaman merupakan indikator untuk mengukur kualitas aparatur, dengan pengalaman organisasi yang dimiliki pegawai akan dapat menunjang para pegawai dalam menghadapi masalah-masalah yang datang pada saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Pentingnya pengalaman dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 16 : Tanggapan Responden mengenai pentingnya pengalaman organisasi yang dimiliki pegawai
No Tanggapan Responden Skor (X) F F.X Persentase 100%
1 Sangat Penting 4 21 84 62%
2 Penting 3 10 30 29%
3 Kurang Penting 2 3 6 9%
4 Tidak Penting 1 0 0 0%
Total 34 117 100%
Rata-Rata 3,44
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai pentingnya pengalaman organisasi yang dimiliki pegawai didominasi dengan jawaban kategori sangat penting dengan perolehan tanggapan sebanyak 21 orang atau sebesar 62 persen, kategori penting memperoleh tanggapan sebanyak 10 orang atau sebesar 29 persen dan kategori kurang penting memperoleh tanggapan sebanyak 3 orang atau sebesar 9 persen sedangkan kategori jawaban tidak penting memperoleh tanggapan sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,44 dapat disimpulkan bahwa pentingnya pengalamn organisasi yang dimiliki pegawai termasuk dalam kategori sangat penting.
2) Penghargaan
Penghargaan merupakan indikator untuk meningkatkan kualitas aparatur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai perlunya memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi, dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 17 : Tanggapan Responden perlunya memberikan penghargaan
Sumber : Diolah dari data primer, Juni 2015
Tanggapan responden mengenai perlunya memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi didominasi dengan jawaban kategori sangat perlu dengan tanggapan responden sebanyak 23 orang atau sebesar 68 persen, kategori perlu memperoleh jawaban responden sebanyak 9 orang atau sebesar 26 persen dan kategori kurang perlu memperoleh jawaban responden sebanyak 2 orang atau sebesar 6 persen sedangkan kategori tidak perlu memperolah jawaban responden sebesar 0 persen dengan melihat nilai rata-rata skor 3,61 dapat disimpulkan bahwa perlunya memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi termasuk dalam kategori sangat perlu.
Di bawah ini adalah tabel hasil kuesioner yang berhubungan dengan variabel kualitas aparatur daerah, yang mencakup seluruh jawaban responden terhadap indikator-indikator yang telah dirumuskan sebelumnya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang mengenai kualitas pegawai yang ada di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang, dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 18 : Hasil Responden Kualitas Variabel X kualitas aparatur dari 11 pertanyaan terdapat nilai yang minimum yaitu pada pertanyaan mengenai Proses rekrutmen dan penempatan berdasarkan kriteria yang objektif dengan nilai 94 yang berada pada rank 68 – 101 dengan kategori kurang baik. Dari hasil rata-rata dari semua nilai kuesioner yaitu 117.0910 dilihat dari tabel penilaian berada pada rank 102 – 134, dengan demikian secara keseluruhan bahwa kualitas aparatur di Kantor Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang termasuk dalam kategori baik.
2. Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintahan Di Kantor Kecamatan