• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

D. Korelasi Kemampuan Guru Mengelola Kelas Terhadap

Data di atas selanjutnya akan di analisis dengan mengunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data di lapangan menggunakan metode analisis deskriptif yang bertujuan memberikan gambaran tentang bagaimana korelasi kemampuan guru mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa SMA Negeri 22 Makassar dengan memanfaatkan hasil penelitian, bahwa kemampuan guru mengelola kelas sangat mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa. Guru dan siswa tidak bisa dipisahkan dalam proses belajar mengajar oleh karena, itu merupakan satu

kesatuan yang utuh seorang siswa yang menaruh harapan besar terhadap kemampuan guru dalam mengelola kelas. Kemudian karena pemusatan perhatian yang intensif terhadap materi itulah yang memungkinkan siswa tadi untuk belajar lebih, disiplin, dan akhirnya mencapai prestasi yang diinginkan.

Tanggapan siswa tentang korelasi kemampuan guru mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel X

Pernyataan Siswa SMA Negeri 22 Makassar Tentang Korelasi Kemampuan Guru Mengelola Kelas Terhadap Kedisiplinan Belajar

Siswa

No Kategori Jawaban Frekuensi Pesentase 1

Korelasi kemampuan guru dalam mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar yaitu “berkorelasi” atau dengan kata lain berhubungan. Hal ini di buktikan dari angket siswa yang menunjukkan korelasi kemampuan guru dalam mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa. Pada kategori jawaban yang menyatakan “Sangat Berkorelasi” mendapat respon jawaban sebesar 10 orang atau 20%, sedangkan kategori jawaban “Berkorelasi” sebesar 35 orang atau 70%

selanjutnya “Kurang Berkorelasi” memperoleh jawaban sebesar 4 orang atau 8% dan kategori jawaban “Tidak Berkorelasi” mendapatkan respon jawaban sebesar 1 orang atau 2%.

Dengan memperhatikan secara seksama uraian diatas maka dapatlah ditarik suatu kesimpulan bahwa korelasi kemampuan guru dalam mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar yaitu berhubungan atau berkorelasi karena apabila guru mempunyai tingkat disiplin yang tinggi didalam mengajar dan kemampuan dalam mengelola kelas yang baik maka secara tidak langsung akan langsung berpengaruh pula terhadap minat belajar siswa, kehadiran siswa dan kedisiplinan belajar siswa sehingga siswa bisa memiliki cara belajar efektif yang memungkinkan untuk mencapai hasil atau prestasi yang lebih tinggi dari pada siswa yang tidak mempunyai cara belajar yang efektif.

72 A. Kesimpulan

Berdasarkan apa yang telah dilakukan pada penelitian yang berjudul

“Korelasi Kemampuan Guru Mengelola Kelas Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Negeri 22 Makassar”. Dapat penulis simpulkan sebagai berikut:

1. Tingkat kemampuan guru dalam mengelola kelas di SMA Negeri 22 Makassar “Tinggi”. Hal ini terbukti dengan tanggapan responden sebesar 7 orang atau 14% pada kategori jawaban “Sangat Tinggi”, dan 39 orang atau 78% memberikan pernyataan “Tinggi”, sedangkan kategori jawaban lainnya “Rendah” sebanyak 4 orang atau 8% dan 0% responden mengatakan “Sangat Rendah”. Jadi ini berarti bahwa pernyataan siswa SMA Negeri 22 Makassar tentang tingkat kemampuan guru dalam mengelola kelas “Tinggi” sesuai hasil angket dengan jumlah 50 responden.

2. Tingkat kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar menunjukkan bahwa sebanyak 6 responden dengan persentase sebanyak 12% memilih alternatif jawaban “Sangat Tinggi” dan sebanyak 26 responden dengan nilai persentase 52% memilih alternatif jawaban “Tinggi”. Selanjutnya 17 Responden dengan

73

presentase 34% memilih jawaban “Rendah” Dan 1 orang atau 2%

responden yang mengatakan “Sangat Rendah”. Jadi tingkat kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar “Tinggi” di buktikan dengan hasil angkett dengan jumlah sampel 50 responden.

3. Korelasi kemampuan guru dalam mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar yaitu berhubungan atau berkorelasi karena apabila guru mempunyai tingkat disiplin yang tinggi dalam mengajar dan kemampuan dalam mengelola kelas yang baik maka secara tidak langsung akan langsung berpengaruh pula terhadap minat belajar siswa, kehadiran siswa dan kedisiplinan belajar siswa.

B. Saran

Sebagai bagian akhir skripsi ini, akan dikemukakan saran-saran dan argumentatif sebagai upaya perbaikan proses belajar mengajar di SMA Negeri 22 Makassar sebagai berikut:

1. Kepada Guru SMA Negeri 22 Makassar diharapkan dapat menjadi contoh teladan yang baik kepada anak didiknya, agar prestasi siswa dalam proses belajar mengajar dikelas semakin meningkat dan di harapkan kepada semua guru tetap mempertahankn dan meningkatkan kemampuannya dalam

74

mengelola kelas karena kedisiplinan belajar siswa sangat dipengaruhi dan berkorelasi dengan kemampuan guru dalam mengelola kelas sehingga siswa bisa memiliki cara belajar efektif yang memungkinkan untuk mencapai hasil atau prestasi yang lebih tinggi dari pada siswa yang tidak mempunyai cara belajar yang efektif.

2. Kepada para siswa selaku anak didik di SMA Negeri 22 Makassar, hendaknya dapat mengikuti peraturan yang ada dan melaksanakan proses belajar mengajar dengan sunguh-sungguh untuk menuju terciptanya hasil belajar yang semakin baik, dan dengan demikian antara pendidik dan anak didik tidak saling menyalahkan.

75 Al-Qur’an Al-Karim

Ahmad, A. Kadir. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi. 1; Makassar: CV.

INDOBIS Media Centre, 2003.

Akbar, Purnomo Setiady. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan Islam. Cet. I;

Semarang: PT. Pustaka Rezki Putra, 2013.

Arikunto, Suharsimi. Pengelolaan Kelas dan Siswa Sebuah Pendekatan Evaluatif. Cet. II; Jakarja: Rajawali Pers, 1992.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian. Cet. XI; Jakarta: Rineka Cipta, 1998.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Cet. XI;

Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2005.

Kementerian Agama RI. Al-Qur’an Terjemahan, Jakarta, 2011.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cet. XV;

Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Djamarah, Saiful Bahri. Strategi Belajar Mengajar. Cet. I; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1996.

Zain,Azwan.Djamarah, Saiful Bahri. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru.

Surabaya: Usaha Nasional, 2002.

Djamarah, Saiful Bahri dan Aswan Zain. Strategi Belajar Mengajar. Cet. II;

Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2002.

Malayu, Hasibuan. Manajemen Sumber Daya Manusia (dasar dan kunci keberhasilan). Jakarta: PT. Gunung Agung, 1990.

Manulang, M. Manajemen. Cet. I; Jakarta: Ghalia Indonesia, 1996.

Mardalis. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Cet. IX. Jakarta:

PT. Bumi Aksara, 2009.

76

Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cet. XXVIII; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010.

N, Sudirman. Ilmu Pendidikan. Cetakan. V; Bandung: Remaja Rosdakarya, 1991.

Nasution, S. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Cet. III;

Jakarta: PT. Bina Aksara, 1990.

Natsir, Muhammad. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Bandung:

PT. Angkasa, 2006.

Nawawi, Hadari. Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas. Bandung: PT.

Al-Ma’arif, 1991.

Hamalik,Oemar. Metoda Belajar Dan Kesulitan-Kesulitan Belajar. Bandung:

Tarsito, 2005.

Subari. Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Perbaikan Situasi Belajar.

Jakarta: Bina Aksara, 1994.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Cet. VIII;

Bandung: Alfabeta, 2009.

Tiro, Muhammad Arief. Dasar-Dasar Statistik. Cet. I; Makassar: Universitas Negeri Makassar, 2000.

Wahid, A Ghani. Pragmen-Pragmen Pengelolaan Kelas. Ujung Pandang:

IKIP, 1990.

Wijaya, Cece dan A.Tabrani Rusyar. Kemampuan Dasar dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, 1992.

I. KETERANGAN ANGKET

Angket ini dimaksudkan untuk memperoleh data objektif dari siswa dalam penyusunan skripsi. Dengan mengisi angket ini, berarti telah ikut serta membantu kami dalam penyelesaian studi.

II.PETUNJUK PENGISIAN ANGKET

1. Sebelum anda menjawab daftar pertanyaan yang telah disiapkan, terlebih dahulu isi daftar identitas yang telah disediakan.

2. Bacalah dengan baik setiap pertanyaan, kemudian beri tanda silang (x) pada jawaban yang dianggap paling tepat.

3. Isilah angket ini dengan jujur serta penuh ketelitian sehingga semua soal dapat dijawab. Dan sebelumnya tak lupa kami ucapkan banyak terima kasih atas segala bantuannya.

III.IDENTITAS SISWA

Nama : ………..

Umur : ………..

Jenis Kelamin : ………..

Hari/Tgl : ………..

IV. DAFTAR PERTANYAAN

1. Bagaimana menurut anda tingkat kemampuan guru dalam mengelola kelas di SMA Negeri 22 Makassar ?

a. Sangat tinggi b. Tinggi

c. Kurang Tinggi d. Tidak Tinggi

a. Sangat berkorelasi b. Berkorelasi

c. Kurang berkorelasi d. Tidak berkorelasi 3. Apakah anda disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran di

SMA Negeri 22 Makassar ? a. Sangat Disiplin

b. Disiplin

c. Kurang Disiplin d. Tidak Disiplin 4. Bagaimana menurut anda tingkat kedisiplinan belajar siswa di

SMA Negeri 22 Makassar ? a. Sangat Tinggi

b. Tinggi

c. Kurang Tinggi d. Tidak Tinggi 5. Bagaimana menurut anda korelasi kemampuan guru dalam

mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar ?

a. Sangat Tinggi b. Tinggi

c. Kurang Tinggi d. Tidak Tinggi

I. PETUNJUK WAWANCARA

1. Sebelum anda menjawab daftar pertanyaan yang telah disiapkan terlebih dahulu isi identitas yang telah tersedia.

2. Jawablah tes wawancara ini dengan jujur dan penuh ketelitian karena jawaban Bapak/Ibu Guru akan membantu kelengkapan data yang penulis butuhkan. Dan sebelumnya tidak lupa kami ucapkan terima kasih atas segala bantuannya.

II. IDENTITAS GURU

Nama : ………

Jabatan : ………

Bidang Studi Yang Diajarkan : ………

III. DAFTAR PERTANYAAN

N

o Pertanyaan Jawaban

1. Menurut Bapak/Ibu Bagaimana tingkat kemampuan guru dalam mengelola kelas di SMA Negeri 22 Makassar ? 2. Menurut Bapak/Ibu

Bagaimana tingkat

kedisiplinan belajar siswa

3. Apa strategi Bapak/Ibu guru gunakan dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar ?

4. Menurut Bapak/Ibu Bagaimana korelasi kemampuan guru dalam mengelola kelas terhadap kedisiplinan belajar siswa di SMA Negeri 22

Makassar ?

KARTU KONTROL BIMBINGAN SKRIPSI Nama : Nurhasmah Ahmadiah

Nim : 105 19 01480 11 Dosen Pembimbing I : Dr. Rusli Malli, M.Ag Jurusan : Pendidikan Agama Islam Fakultas : Agama Islam

Judul Skripsi : Korelasi Kemampuan Guru Mengelola Kelas Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Negeri 22 Makassar

No Hari/Tanggal Uraian Perbaikan Tanda

Tangan

Makassar, 10 AGUSTUS 2015 MENGETAHUI,

KETUA JURUSAN PAI

Amirah Mawardi S.Ag, M.Si NBM: 628 184

KARTU KONTROL BIMBINGAN SKRIPSI Nama : Nurhasmah Ahmadiah

Nim : 105 19 01480 11

Dosen Pembimbing II : Ahmad Abdullah, S. Ag., M. Pd.I Jurusan : Pendidikan Agama Islam

Fakultas : Agama Islam

Judul Skripsi : Korelasi Kemampuan Guru Mengelola Kelas Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Negeri 22 Makassar

No Hari/Tanggal Uraian Perbaikan Tanda

Tangan

Makassar, 10 AGUSTUS 2015 MENGETAHUI,

KETUA JURUSAN PAI

Amirah Mawardi S.Ag, M.Si NBM: 628 184

Nurhasmah Ahmadiah Lahir Ujung Pandang 10 Juni 1993. Anak pertama dari tiga bersaudara, pasangan dari Ahmadiah Dengan Ibunda Illang Niswati. Penulis tamat sekolah dasar pada tahun 2007 di SD Inpres Pajjaiang 2 Kecamatan Biringkanayya Kelurahan Sudiang Raya Kota Makassar, sedangkan tamat Sekolah Menengah Pertama(SMP) pada tahun 2009 di SMP Negeri 36 Makassar Kecamatan Biringkanayya Kelurahan Sudiang Raya Kota Makassar. Tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2011 di SMA Negeri 22 Makassar Kecamatan Biringkanayya Kelurahan Sudiang Raya Kota Makassar. Penulis kemudian melanjutkan Pendidikan pada Program Strata Satu pada tahun 2011, di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dokumen terkait