-KRITERIA
EKSKLUSI
-PENCATATAN Survey ini dilakukan oleh tim PPI-RS dengan dimungkinkan melakukan sampling (quick survey). Survey dilakukan 5 hari dengan jumlah sample tertentu, setiap hari ada 20 interaksi yang diukur oleh setiap surveyor.
ANALISA & PELAPORAN
Rekapitulasi dan analisa sederhana dilaksanakan oleh tim PPI-RS, kemudian data akan kempulkan dan akan dikoordinasikan kepada Komite mutu RS. Data Rumah sakit akan direkapitulasi dan dianalisis oleh komite mutu setiap bulannya yang selanjutnya dilaporkan kepada Kepala RS. Secara umum data akan dievaluasi serta dideseminasikan kepada seluruh komponen rumah sakit terkait setiap tiga bulan yang dikoordinir oleh Komite Mutu dan Manajemen Risiko.
AREA Semua Area Klinis
PIC Komite Infektion Control
FORMAT PENCATATAN
Checklist dan format observasi kebersihan tangan dengan metode enam langkah dan lima momen sesuai format PPI-RS
INSTALASI : RUANG: HARI: TANGGAL: JAM:………….SAMPAI………… OBSERVER :
NO TENAGA KESEHATAN KEPATUHAN
HAND HYGIENE 1 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 2 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 3 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 4 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 5 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 6 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 7 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 8 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 9 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 10 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 11 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 12 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 13 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 14 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 15 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 16 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 17 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 18 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 19 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 20 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk TOTAL % KEPATUHAN % % Keterangan :
D : Dokter PG : Petugas gisi P : Perawat DM : Dokter Muda CS : Cleaning service MP : Mahasiswa perawat
PL : Petugas lab Kepatuhan melakukan hand hygiene :1. Hand hygiene sebelum dan sesudah kontak dengan pasien PR : Petugas radiologi 2. Hand Hygiene sebelum melakukan tindakan
FT ; Fisioterapi 3. Hand Hygiene setelah terpapar cairan tubuh pasien 4. Hand hygiene setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien BLANKO SURVEY KEPATUHAN MELAKUKAN HAND HYGIENE
SBL KONT PASIEN STL KONT PASIEN SEBELUM TINDAKAN STL TERPAPAR CAIRAN STL KONTAK LINGKUNGAN
6. SKP / IPSG 6 : Insiden pasien jatuh selama perawatan rawat inap di rumah sakit
INDIKATOR QPS IPSG
STANDAR IPSG 6 : Mengurangi risiko cedera pasien akibat terjatuh
JUDUL INDIKATOR Insiden pasien jatuh selama perawatan rawat inap di rumah sakit
TIPE INDIKATOR Struktur Proses Outcome √ Proses &
Outcome TUJUAN Kejadian pasien jatuh yang terjadi selama dirawat di rumah sakit
dapat menyebabkan konsekuensi yang serius dan bahkan mengancam keselamatan banyak pasien.
DEFINISI
OPERASIONAL
Pasien jatuh adalah pasien yang mengalami insiden secara cepat dan tiba-tiba berpindah posisi dari tempat tidur ke lantai sampai setengah atau lebih bagian tubuh berada di lantai, sehingga memungkinkan pasien mengalami cedera ringan sampai berat atau tidak menimbulkan cedera.
ALASAN/ IMPLIKASI/ RASIONALISASI
Perawat bertanggung jawab dalam mengidentifikasi pasien yang beresiko jatuh dan membuat suatu rencana perawatan untuk meminimalkan resiko. Kekurangan staf, perawat yang tidak berpengalaman, serta tidak memiliki pengetahuan yang cukup dapat membuat pasien beresiko untuk jatuh dan mengalami perlukaan. Salah satu upaya untuk mengurangi resiko pasien jatuh adalah dengan menempatkan perawat profesional pada bangsal-bangsal tempat perawatan pasien. Insiden : selalu terjadi insiden setiap bulan. FORMULA Jumlah pasien jatuh selama satu bulan (orang) : Jumlah pasien yang
beresiko jatuh dirawat inap dalam bulan yang sama (hari) x 100 %=___%
NUMERATOR Jumlah pasien jatuh selama satu bulan
DENOMINATOR Jumlah pasien yang beresiko jatuh dirawat Inap dalam bulan yang sama
TARGET 0%
SAMPLING Dicari dengan total sampling setiap ada insiden pasien jatuh dengan dokumentasi pelaporan keselamatan pasien yang dapat dicatat berdasarkan format pelaporan yang ditetapkan rumah sakit
KRITERIA EKSKLUSI
-PENCATATAN Pencatatan setiap laporan keselamatan pasien dilakukan oleh masing-masing rawat inap yang mengalami insiden pasien jatuh, yang dipantau setiap hari
ANALISA & PELAPORAN
Rekapitulasi dan analisa sederhana dilaksanakan oleh Kepala Ruangan Rawat Inap, kemudian data akan dikoordinasikan kepada Tim Keselamatan pasien RS, Data Rumah sakit akan direkapitulasi dan dianalisis oleh komite mutu RS setiap bulannya yang akan dilaporkan kepada Kepala RS. Secara umum data akan dievaluasi serta dideseminasikan kepada seluruh komponen rumah sakit setiap tiga bulan yang dikoordinir oleh Komite Mutu dan Manajemen Risiko
AREA Ruang Rawat Inap
PIC Ketua Sub Komite Keselamatan pasien dan manajemen Resiko
FORMAT PENCATATAN
Khusus Pasien Jatuh
N O T A N G G A L M R S NAMA PASIEN / UMUR NO. RM TANGGAL / JAM INSIDEN PASIEN JATUH KLASIFIKASI PERLUKAAAN TINDAK LANJUT PELAPO-RAN Insiden KPRS (ya/tidak) K E T 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 2 3 4 d st Verifikasi :
Sumber : Pedoman JCI’s Library Of Measures I-NSC-4 : All documented falls with or without injury, experienced by patients in a calendar month
BAB V PENUTUP
Dengan adanya buku pedoman penyelenggaraan sasaran keselamatan pasien RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad akan mempermudah pelaksanaan kegiatan pelayanan
kesehatan yang mencerminkan visi, misi RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad. Dengan metode pelaksanaan dan pengelolaan manajemen keselamatan pasien diharapkan keberhasilan pelayanan kesehatan dapat menjadi tolak ukur peningkatan mutu kesehatan rumah sakit.
Pedoman penerapan sasaran keselamatan pasien di RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad disusun sebagai langkah awal guna memudahkan pemahaman, koordinasi dan sinkronisasi antar unit kerja pelayanan dalam implementasi penerapan sasaran keselamatan pasien di lingkungan RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad. Hal-hal lain yang dipandang perlu dan belum dicantumkan dalam pedoman penerapan sasaran keselamatan pasien ini akan disarankan lebih lanjut sebagai langkah penyempurnaan
Seiring perkembangan waktu kedepan dalam penerapan sasaran keselamatan pasien ini senantiasa terbuka penyesuaian-penyesuaian dan revisi materi atau substansi terkait penerapan saaran keselamatan pasien sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada.
Jakarta,
Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad
dr. Doglas S Umboh, MARS Brigadir Jenderal TNI
LAMPIRAN 1