• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kriteria Kelulusan dan Penerbitan Sertifikat

BAB I : PENDAHULUAN

B. Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

I. Kriteria Kelulusan dan Penerbitan Sertifikat

a) Pada UKK yang dilaksanakan SMK bekerjasama dengan institusi pasangan, penguji memberikan skor untuk setiap komponen penilaian dalam bentuk angka dari 0 sampai 10 yang kemudian dikonversi kedalam skala 0 sampai 100 berdasarkan bobot setiap komponen penilaian;

b) Pada UKK yang dilaksanakan SMK bekerjasama dengan LSP, guru produktif dan /atau asesor melakukan konversi dari sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta didik malalui sertifikasi di LSP ke dalam nilai skala 70 dampai 100; c) Pelaksana Ujian tingkat Satuan Pendidikan menghitung nilai Uji Kompetensi

Keahlian dengan menggabungkan nilai Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan dengan komposisi 30% Teori kejuruan dan 70% nilai Praktik Kejuruan;

d) Peserta uji dinyatakan Lulus UKK jika gabungan nilai Teori Kejuruand an Praktik Kejuruan minimal 70;

e) Pelaksana Ujian tingkat Satuan Pendidikan mengumumkan kelulusan UKK sesuai jadwal yang telah ditetapkan;

f) Dalam hal Satuan Pendidikan mengadakan UKK lebih dari 1 (satu) model, misalkan UKK dengan Institusi pasangan dan juga UKK dengan LSP, maka nilai yang digunakan sebagai nilai Ujian Praktik Kejuruan (UPK) adalah nilai salah satu model (tidak dirata-rata).

2. Penerbitan Sertifikat

a) Secara umum bentuk sertifikat dalam uji kompetensi dibagi menjadi 4 yaitu : 1) Sertifikat kompetensi untuk skala kualifikasi nasional diterbitkan dengan logo

Garuda Pancasila;

2) Sertifikat kompetensi untuk skema okupasi nasional diterbitkan dengan logo Garuda Pancasila;

3) Sertifikat kompetensi untuk skema klaster diterbitkan dengan logo BNSP; 4) Sertifikat uji kompetensi oleh SMK terakreditasi menggunakan logo kombinasi

logo Tut Wuri Handayani dan /atau logo institusi pasangan penyelenggara uji kompetensi.

b) Pelaksana Ujian Tingkat Satuan Pendidikan berkoordinasi dengan Dunia Usaha/Industri/Asosiasi Profesi atau institusi pasangan yang terlibat dalam Ujian Praktik Kejuruan menyiapkan penerbitan sertifikasi uji kompetensi.

c) Format, redaksi dan substansi yang tertuang dalam blangko sertifikat

kompetensi dapat diseuaikan berdasarkan masukan dari Dunia

Usaha/Industri/Asosiasi atau institusi pasangan.

d) Isi sertifikat kompetensi minimal memuat identitas peserta uji, nama kompetensi keahlian, dan daftar kompetensi / unit-unit kompetensi yang telah diujikan dan dinyatakan kompeten.

e) Sertifikat uji kompetensi hanya diberikan kepada peserta uji yang lulus.

f) Sertifikat uji kompetensiditerbitkan oleh Dunia Usaha/Industri/Asosiasi profesi atau institusi pasangan yang terlibat dalam ujian UKK atau Satuan Pendidikan terakreditasi dan ditandatangani oleh penguji.

g) Bagi peserta uji melalui LSP yang terlisensi, maka penerbitan sertifikat dilakukan oleh LSP yang bersangkutan.

h) Setiap sertifikat yang diterbitkan harus memnuhi kaidah mampu telusur.

BAB V

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Sekolah (US)

A. Ketentuan Umum

1. Ujian Sekolah Berstandar Nasional selanjutnya disebut USBN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa yang dilakukan oleh sekolah untuk semua mata pelajaran dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.

2. Ujian Sekolah selanjutnya disebut US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian capaian kompetensi siswa terhadap standar kompetensi lulusan untuk mata pelajaran yang tidak diujikan dalam USBN dilakukan oleh sekolah sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku di sekolah.

3. Prosedur Pelaksanaan USBN mengacu kepada POS USBN.

4. Prosedur Pelaksanaan US mengacu kepada POS US / Pedoman Penyelenggaraan US yang ditetapkan oleh Satuan Pendidikan dan Pengawas Sekolah mengetahui Kepala Cabang Dinas Wilayah Kab/Kota.

B. Penyelenggaraan USBN dan US

1. USBN diselenggarakan oleh sekolah yang terakreditasi dan dikoordinasikan oleh DInas Pendidikan Provinsi dan /atau Cabang Dinas Wilayah Kab/Kota sesuai dengan kewenangannya.

2. Sekolah membentuk panitia USBN sekaligus sebagai Panitia US yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Sekolah dan dilaporkan kepada Cabang Dinas Wilayah Kab/Kota.

3. Panitia USBN dan US bertanggung jawab penuh atas kerahasiaan, keamanan dan kelancaran penyelenggaraan USBN dan US mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai dengan pelaporan.

4. Ketentuan lebih lanjut tentang US diatur dalam POS US/Pedoman Penyelenggaraan US yang ditetapkan oleh sekolah.

C. Bahan dan Mata Pelajaran USBN/US

1. Kisi-kisi

a) Kisi-kisi USBN ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). b) Penyusunan kisi-kisi USBN berdasarkan kriteria pencapaian kompetensi

lulusan, standar isi, dan lingkup materi pada kurikulum yang berlaku. c) Kisi-kisi USBN memuat level kognitif dan lingkup materi.

d) Kisi-kisi USBN disusun berdasarkan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. e) Kisi-kisi USBN disusun oleh Kementerian.

f) Khusus kisi-kisi USBN untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, serta mata pelajaran pendidikan keagamaan disusun oleh

Kementerian Agama.. 2. Naskah Soal USBN

a) Soal USBN disusun mengacu pada kisi-kisi USBN.

b) Bentuk soal USBN terdiri atas Pilihan Ganda (PG) dan uraian.

c) Sebanyak 20%-25% butir soal USBN disiapkan oleh Kementerian, kecualiuntuk

mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, serta mata pelajaran pendidikan keagamaan disiapkan oleh Kementerian Agama.

d) Sebanyak 75%-80% butir soal disiapkan oleh guru-guru atau yang dikonsolidasikan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

e) Khusus soal mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, serta mata pelajaran pendidikan keagamaan penyusunan 75%-80% butir soal dan perakitannya (100%), dilakukan oleh MGMP atau para guru mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, serta mata pelajaran pendidikan keagamaan yang relevan di bawah koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya.

f) Naskah soal USBN dirakit oleh guru di MGMP atau di satuan pendidikan, minimal 2 (dua) paket terdiri atas 1 (satu) paket utama dan 1 (satu) paket susulan yang ditentukan untuk masing-masing mata pelajaran.

g) Penggandaan naskah soal USBN beserta kelengkapannya dilakukan oleh satuan pendidikan masing-masing.

h) Master soal digandakan dengan menggunakan sumber dana dari APBD atau Biaya Operasional Sekolah (BOS) atau sumber lainnya.

i) Jumlah butir soal USBN (USBN-KP dan USBN-BK) dan alokasi waktu sebagai berikut :

Mata Pelajaran Kurikulum 2006 : No Mata Pelajaran Bentuk & Jml Soal Alokasi Waktu PG Uraian Kelompok Normatif : 1. Pendidikan Agama 40 5 120” 2. Pendidikan Kewarganegaraan 40 5 120” 3. Bahasa Indonesia 40 5 120” Kelompok Adaptif * : 4. Bahasa Inggris 40 5 120” 5. Matematika *

- Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian

- Kelompok Pariwisata, Seni dan

Kerajinan, Kerumahtanggaan,

Pekerjaan Sosial dan Administrasi Perkantoran

- Kelompok Akuntansi dan Penjualan /Pemasaran

35 5 120”

6. Fisika 40 5 120”

7. Kimia 40 5 120”

8. Biologi 40 5 120”

9. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 40 5 120”

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

10. Seni Budaya 40 5 120”

11. Pendidikan jasmani Olahraga dan

Kesehatan

40 5 120”

12. KKPI 40 5 120”

13. Kewirausahaan 40 5 120”

Dasar Kejuruan * : 40 5 120”

Dasar-dasar Teknik Bangunan Dasar-dasar Teknik Plambing dan Sanitasi

Dasar-dasar Teknik Survei dan Pemetaan Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan Dasar-dasar Teknik Kimia

Dasar-dasar Teknik Pendingin dan Tata Udara

Dasar-dasar Teknik Mesin Dasar-dasar Teknik Otomotif

Dasar-dasar Teknologi Pesawat Udara Dasar-dasar Teknik Perkapalan

Dasar-dasar Teknologi Tekstil Dasar-dasar Teknik Grafika

Dasar-dasar Geologi Pertambangan Dasar-dasar Instrumentasi Industri Dasar-dasar Pelayaran

Dasar-dasar Teknik Perminyakan Dasar-dasar Teknik Elektronika Dasar-dasar Teknik Telekomunikasi Dasar-dasar Teknik Komputer dan Informatika

Dasar-dasar Teknik Broadcasting Dasar-dasar Kesehatan

Dasar-dasar Perawatan Sosial Dasar-dasar Seni Rupa

Dasar-dasar Desain dan Produksi Kria Dasar-dasar Seni Pertunjukan

Dasar-dasar Seni Musik Dasar-dasar Seni Tari

Dasar-dasar Seni Pedalangan Dasar-dasar Seni Karawitan Dasar-dasar Seni Teater Dasar-dasar Pariwisata Dasar-dasar Tata Boga Dasar-dasar Tata Kecantikan Dasar-dasar Tata Busana

Dasar-dasar Agribisnis Produksi Tanaman

Dasar-dasar Agribisnis Produksi Ternak Dasar-dasar Agribisnis Produksi

Sumberdaya Perairan

Dasar-dasar Mekanisme Pertanian Dasar-dasar Agribisnis Hasil Pertanian Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian Dasar-dasar Kehutanan

Dasar-dasar Keuangan Dasar-dasar Tata Niaga

15. Kompetensi Keahlian *** 40 5 120”

➢ * sesuai Program Keahlian ➢ *** sesuai Kompetensi keahlian

Mata Pelajaran Kurikulum 2013 :

No Mata Pelajaran Bentuk & Jml Soal Alokasi Waktu PG Uraian Kelompok A (Wajib)

1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 40 5 120”

2. Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan

40 5 120”

3. Bahasa Indonesia 40 5 120”

4. Matematika * :

- Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan

Pertanian)

- Kelompok Pariwisata, Seni dan Kerajinan, Kerumahtanggaan, Pekerjaan Sosial, dan Administrasi Perkantoran)

- Kelompok Akuntansi dan Penjualan/Pemasaran)

5. Sejarah Indonesia 40 5 120”

6. Bahasa Inggris 40 5 120”

Kelompok B (Wajib)

7. Seni Budaya (rupa/musik/tari/teater) 40 5 120”

8. Prakarya dan Kewirausahaan 40 5 120”

9. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 40 5 120”

Kelompok C (Peminatan)

C1. Dasar Bidang Keahlian ** 40 5 120”

10 Fisika 11 Kimia 12 Biologi 13 IPA Terapan

C2. Dasar Program keahlian ** 40 5 120”

14 Simulasi Digital 15 Gambar Teknik 16 Pemrograman Dasar 17 Sistem Komputer

18 Pengantar Ekonomi dan Bisnis 19 Pengantar Administrasi Perkantoran 20 Pengantar Akuntansi

21 Pengantar Pariwisata 22 Dasar-Dasar Desain 23 Pengetahuan Bahan

24 Dasar-dasar Teknik Bangunan 25 Dasar-dasar Teknik Plambing 26 Dasar-dasar Geomatika

27 Dasar-dasar Teknik Ketenagalistrikan 28 Dasar-dasar Teknik Kimia

29 Dasar-dasar Teknik Mesin 30 Dasar-dasar Teknik Otomotif

31 Dasar-dasar Teknik Pesawat Udara 32 Dasar-dasar Teknik Perkapalan 33 Dasar-dasar Teknologi Tekstil 34 Dasar-dasar Teknik Grafika

35 Dasar-dasar Geologi Pertambangan 36 Dasar-dasar Teknik Instrumentasi Industri

Dasar-dasar Pelayaran 37 Dasar-dasar Teknik Industri 38 Dasar-dasar Teknik Perminyakan 39 Dasar-dasar Teknik Elektronika

41 Dasar-dasar Teknik Furniture

42 Dasar-dasar Teknik Telekomunikasi

43 Dasar-dasar Teknik Komputer dan

Informatika

44 Dasar-dasar Broadcasting 45 Dasar-dasar Kesehatan

46 Dasar-dasar Perawatan Sosial 47 Dasar-dasar Seni Rupa

48 Dasar-dasar Desain dan Produksi Kriya 49 Dasar-dasar Seni Musik

50 Dasar-dasar Seni Tari

51 Dasar-dasar Seni Kedalangan 52 Dasar-dasar Seni Kerawitan 53 Dasar-dasar Seni Teater 54 Dasar-dasar Kepariwisataan 55 Dasar-dasar Tata Boga 56 Dasar-dasar Tata Kecantikan 57 Dasar-dasar Tata Busana

Dasar-dasar Agrobisnis Produksi Tanaman

58 Dasar-dasar Agrobisnis Produksi Ternak 59 Dasar-dasar Teknologi dan Produksi

Perikanan Budidaya

60 Dasar-dasar Mekanisme Pertanian

61 Dasar-dasar Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan

62 Dasar-dasar Kehutanan 63 Dasar-dasar Administrasi 64 Dasar-dasar Keuangan 65 Dasar-dasar Tata Niaga

66 Dasar-dasar Kesehatan Hewan

67 Dasar-dasar Teknologi Penangkapan Ikan

C3. Kompetensi Keahlian *** 40 5 120”

➢ * sesuai kelompok

➢ ** sesuai struktur kurikulum stiap paket/kompetensi keahlian

➢ *** meliputi seluruh mata pelajaran Paket/Kompetensi Keahlian (C3)

3. Mekanisme Penyusunan Soal USBN

a. Penyusunan soal USBN dari pusat (20%-25%) dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut.

1) BSNP menetapkan kisi-kisi USBN yang mencakup lingkup materi dan tingkat kognitif.

2) Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) mengoordinir penyusunan soal USBN sebanyak 20%-25% untuk mata pelajaran tertentu yang disiapkan

dalam sejumlah 2 paket soal.

3) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan 20%-25% soal USBN kepada Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya.

4) Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya, menyerahkan soal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada MGMP/KKG/Forum Tutor.

5) Kementerian Agama menyerahkan 20%-25% soal dari pusat mata pelajaran Pendidikan Agama, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, serta pendidikan keagamaan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya untuk selanjutnya dirakit oleh MGMP/KKG/Forum Tutor menjadi master soal USBN sesuai dengan ketentuan penyusunan soal

b. Penyusunan soal USBN oleh guru di satuan pendidikan dilakukan dengan mekanisme dan ketentuan sebagai berikut.

1) Menyusun soal USBN sebanyak 75%-80% berdasarkan indikator soal dari MGMP berikut kelengkapannya berupa format lembar jawaban, pedoman penskoran untuk soal uraian, dan kunci jawaban untuk pilihan ganda.

2) Merakit soal USBN lengkap yang terdiri dari 20%-25% soal dari pusat dan 75%-80% soal yang disusun oleh guru dan telah ditelaah oleh MGMP berikut kelengkapannya berupa format lembar jawaban, pedoman penskoran untuk soal uraian, dan kunci jawaban untuk pilihan ganda.

3) Menyusun soal USBN minimal 2 (dua) paket soal terdiri atas 1 (satu) paket soal utama dan 1 (satu) paket soal susulan.

c. Setiap personel yang menyusun, menggandakan, mengemas, mendistribusikan, dan menerima naskah soal USBN, harus menandatangani pakta integritas, serta bertanggungjawab terhadap kerahasiaan naskah soal USBN

D. Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)/Ujian Sekolah (US) USBN dapat dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan dengan berbasis Kertas dan Pensil (USBN-KP) atau bagi sekolah yang memiliki fasilitas memadai dan memiliki aplikasi serta operator, dapat melaksanakan USBN dengan berbasis Komputer (USBN-BK).

Jadwal USBN/US SMK Jawa Timur : USBN-BK :

Hari,

Tanggal Sesi Waktu

Mata Pelajaran KTSP 2006 Kurikulum 2013 Senin, 12 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Dasar Kompetensi Kejuruan * 2. Fisika * 1. C2 (Dasar Program Keahlian) 2. C1-1 (Fisika) * 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Selasa, 13 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Kompetensi Kejuruan * 2. Kimia/Biologi * 1. C3 (Paket Keahlian) 2. C1.-2 (Kimia/ Biologi)* 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Rabu, 14 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Muatan Lokal ** 2. Muatan Lokal ** 1. Muatan Lokal ** 2. Muatan Lokal ** 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Kamis, 15 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 2. Seni Budaya 1. C1-3 * 2. Seni Budaya 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Jumat, 16 Maret 2018

1 07.00 – 09.00 1. Kewirausahaan 1. Prakarya dan Kewira

usahaan 2 09.15 – 11.15 3 13.00 – 15.00 Senin, 19 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Pendidikan Agama 2. Pendd. Kewargane garaan

1. Pendd. Agama dan Budi Pekerti 2. Pendd. Pancasila dan Kewarganegara an 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Selasa, 20 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Bahasa Indonesia 2. Pendd. Jasmani Olahraga dan Kesehatan 1. Bahasa Indonesia 2. Pendd. Jasmani Olahraga dan Kesehatan 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Rabu, 21 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Bahasa Inggris 2. KKPI 1. Bahasa Inggris 2. Simulasi Digital 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Kamis, 22 Maret 2018 1 07.00 – 10.00 1. Matematika 2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 1. Matematika 2. Sejarah Indonesia 2 10.15 – 13.15 3 13.30 - 16.30 Keterangan :

➢ * Sesuai Struktur Kurikulum pada Paket/Kompetensi Keahlian

➢ ** Sesuai dengan ketetapan Satuan Pendidikan (Bahasa Jawa/Bahasa Madura/Bahasa Asing lainya/Peminatan/Kejuruan)

➢ Untuk Pengerjaan soal uraian dilaksanakan di ruang tersendiri dengan pengaturan jadual oleh satuan pendidikan

USBN-KP Hari, Tanggal Waktu Mata Pelajaran KTSP 2006 Kurikulum 2013 Senin, 12 Maret 2018 07.30 – 09.30 Dasar Kompetensi Kejuruan * C2 (Dasar Program Keahlian) 10.00 – 12.00 Fisika * C1-1 (Fisika) * Selasa, 13 Maret 2018

07.30 – 09.30 Kompetensi Kejuruan * C3 (Paket Keahlian)

10.00 – 12.00 Kimia/Biologi * C1.-2 (Kimia/Biologi) *

Rabu, 14

Maret 2018

07.30 – 09.30 Muatan Lokal **) Muatan Lokal **

10.00 – 12.00 Muatan Lokal ** Muatan Lokal **

Kamis, 15 Maret 2018

07.30 – 09.30 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

C1-3 *

10.00 – 12.00 Seni Budaya Seni Budaya

Jumat, 16 Maret 2018

07.30 – 09.30 Kewirausahaan Prakarya dan Kewira

usahaan

Senin, 19

Maret 2018

07.30 – 09.30 Pendidikan Agama Pendd. Agama dan Budi

Pekerti

10.00 – 12.00 Pendd. Kewarganega

raan

Pendd. Pancasila dan

Kewarganegaraan Selasa, 20

Maret 2018

07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia

10.00 – 12.00 Pendd. Jasamani Olah raga dan Kesehatan

Pendd. Jasamani Olah raga dan Kesehatan

Rabu, 21

Maret 2018

07.30 – 09.30 Bahasa Inggris Bahasa Inggris

10.00 – 12.00 KKPI Simulasi Digital

Kamis, 22 Maret 2018

07.30 – 09.30 Matematika Matematika

10.00 – 12.00 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Sejarah Indonesia Keterangan :

➢ * Sesuai Struktur Kurikulum pada Paket/Kompetensi Keahlian

➢ ** Sesuai dengan ketetapan Satuan Pendidikan (Bahasa Jawa/Bahasa Madura/Bahasa Asing lainya/Peminatan/Kejuruan)

E. Pelaksanaan USBN/US Praktik

Sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan SMK, maka Satuan Pendidikan dapat melaksanakan USBN/US Praktik dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Kisi-kisi USBN/US Praktik disusun oleh MGMP dan /atau kelompok Guru pada Satuan Pendidikan tersebut dengan mengacu kepada Standard Kompetensi Lulusan;

2. Satuan Pendidikan yang melaksanakan kurikulum 2006 dapat melaksanakan Ujian Praktik pada mata pelajaran tertentu sesuai kebutuhan, dan pelaksanaannya diatur sebelum atau setelah jadwal USBN/US tersebut diatas;

3. Satuan Pendidikan dapat melaksanakan USBN Praktik pada mata pelajaran tertentu sesuai dengan kisi-kisi USBN;

4. Satuan Pendidikan yang melaksanakan kurikulum 2013 kegiatan praktik

dilaksanakan selama proses pembelajaran pada semester 2 (genap) tahun terakhir (kelas 12/ kelas 13) untuk seluruh mata pelajaran sesuai dengan Standar

Kompetensi Lulusan pada ranah Keterampilan (KI-4).

Dokumen terkait