• Tidak ada hasil yang ditemukan

VIII. KESIMPULAN DAN SARAN

4. Kuisioner pengelola

KUISIONER PENELITIAN SKRIPSI SARJANA S1

DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

“ANALISIS KINERJA MANAJEMEN WANA WISATA KAWAH PUTIH DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA”

Dengan hormat,

Saya adalah mahasiswa tingkat akhir pada Program Sarjana Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk dapat meluangkan waktu dengan mengisi kuisioner yang telah saya bagikan.

Berikut ini adalah kuisioner dari penelitian yang saya lakukan di Wana Wisata Kawah Putih, yang berhubungan dengan kinerja usaha serta strategi pengembangannya.

Bapak/Ibu dapat melakukan pengisian kuisioner dengan bantuan petunjuk pengisian yang tertera di bawah ini.

Petunjuk pengisian :

1. isilah jawaban pada lembar yang telah disediakan

2. jawablah secara benar dan sesuai dengan keadaan atau kenyataan yang ada.

3. kejujuran dan keseriusan anda dalam mengisi lembar kuisioner ini sangat saya harapkan.

Nama Responden : ..

KUISIONER PEMBERIAN NILAI PERINGKAT (RATING) 1. Pemberian nilai peringkat terhadapkekuatan perusahaan

Petunjuk pengisian :

1. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap kekuatan usaha dibandingkan dengan pesaing berikut dengan cara memberikan tanda (√ ) pada pilihan saudara.

2. Penentuan nilai rating didasarkan pada keterangan berikut :

- nilai 4, jika faktor tersebut sangat kuat bila dibandingkan dengan pesaing - nilai 3, jika faktor tersebut kuat bila dibandingkan dengan pesaing - nilai 2, jika faktor tersebut lemah bila dibandingkan dengan pesaing - nilai 1, jika faktor tersebut sangat lemah bila dibandingkan dengan pesaing. Menurut saudara bagaimana kondisi usaha bila dibandingkan dengan usaha pesaing dalam hal faktor-faktor kekuatan yang dimiliki usaha berikut :

No. Faktor-Faktor Kekuatan 4 3 2 1

1. Potensi wisata Kawah Putih yang tinggi, baik dari segi lanskap, flora, fauna dan pemandangan alamnya.

2. Tingginya komitmen Board of Director (BOD) untuk meningkatkan peran ekowisata.

3. Wana Wisata Kawah Putih menghasilkan laba yang mencapai target.

4. Sistem kekeluargaan yang erat antar karyawan dalam perusahaan.

5. Kawah Putih telah melakukan program PHBM dengan masyarakat desa setempat

6. Strategi pemasaran yang dilakukan beragam.

2. Pemberian nilai peringkat terhadapkelemahanperusahaan Petunjuk Pengisian :

1. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap kelemahan usaha dibandingkan dengan pesaing berikut dengan cara memberikan tanda (√ ) pada pilihan saudara.

2. Penentuan nilai rating didasarkan pada keterangan berikut :

- nilai 1, jika faktor tersebut sangat lemah bila dibandingkan dengan pesaing - nilai 2, jika faktor tersebut lemah bila dibandingkan dengan pesaing - nilai 3, jika faktor tersebut kuat bila dibandingkan dengan pesaing - nilai 4, jika faktor tersebut sangat kuat bila dibandingkan pesaing

Menurut saudara bagaimana kondisi usaha bila dibandingkan dengan usaha pesaing dalam hal faktor-faktor kelemahan yang dimiliki usaha berikut :

No. Faktor-Faktor Kelemahan 4 3 2 1

1. Kurangnya promosi rutin yang dilakukan.

2. Kendala birokrasi sebagai konsekuensi status BUMN seperti dalam hal pendanaan perbaikan produk wisata.

3. Kualitas produk wisata masih rendah. 4. Kualitas dan kuantitas SDM masih kurang. 5. Budaya kerja karyawan belum berorientasi kepada

pelanggan.

6. Status sebagai kawasan hutan negara. 3. Pemberian nilai peringkat terhadappeluang

Petunjuk pengisian :

1. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap kemampuan perusahaan dalam merespon peluang yang datang dengan cara memberikan tanda (√ ) pada pilihan saudara.

2. Penentuan nilai rating didasarkan pada keterangan berikut :

- nilai 4, jika perusahaan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam merespon peluang yang ada

- nilai 3, jika perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam merespon peluang yang ada

- nilai 2, jika perusahaan memiliki kemampuan yang cukup dalam merespon peluang yang ada

- nilai 1, jika perusahaan memiliki kemampuan yang tidak baik dalam merespon peluang yang ada

Menurut saudara bagaimana kondisi usaha dalam hal merespon faktor-faktor peluang yang ada berikut :

No. Faktor-Faktor Peluang 4 3 2 1

1. Trend kunjungan wisatawan saat ini cenderung memilih destinasi obyek wisata alam dan petualangan.

2. Dukungan politis dari pemerintah pusat untuk mengembangkan sektor pariwisata.

3. Telah diterbitkan Peraturan Menteri Kehutanan No. 50 tahun 2006.

4. Kawah Putih memiliki aksesibilitas tinggi dari Jabodetabek dan kota besar (pasar potensial). 5. Jaringan kerjasama perusahaan yang luas seperti

dengan biro perjalanan, investor dan lain-lain. 6. Terbentuknya IWARI (Ikatan Wisata Alam Ranca

Bali) yang melibatkan BKSDA, PTPN, Koperasi Walini, KBM Wisata Perum Perhutani, Pemda. 4. Pemberian nilai peringkat terhadapancaman

Petunjuk Pengisian :

1. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap kemapuan perusahaan dalam menghadapi ancaman yang datang dengan cara memberikan tanda (√ ) pada pilihan saudara.

- nilai 4, jika perusahaan memiliki kemampuan yang tidak baik dalam merespon ancaman yang ada

- nilai 3, jika perusahaan memiliki kemampuan yang cukup dalam merespon ancaman yang ada

- nilai 2, jika perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam merespon ancaman yang ada

- nilai 1, jika perusahaan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam merespon ancaman yang ada

Menurut saudara bagaimana kondisi usaha dalam merespon faktor-faktor ancaman yang ada berikut :

No. Faktor-Faktor Ancaman 4 3 2 1

1. Kondisi sosial ekonomi masyarakat desa yang berinteraksi dengan hutan mayoritas rendah pendidikan, ketrampilan, lahan, dan sumber pencaharian.

2. Obyek wisata pesaing di sekitar lokasi yang dikelola secara lebih professional.

3. Menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara sebagai akibat isu bencana alam dan terorisme. 4. Kondisi perekonomian Indonesia yang tidak

stabil.

5. Euphoria otonomi daerah yang berimplikasi pada tuntutan pengambil alihan kewenangan pengelolaan beberapa obyek wisata serta retribusi yang tinggi.

KUISIONER PEMBERIAN BOBOT

1. Pembobotan Terhadap Faktor-Faktor Strategis Internal Perusahaan Petunjuk Pengisian :

a. pemberian nilai didasarkan pada perbandingan berpasangan antara dua faktor secara relatif berdasarkan kepentingan atau pengaruhnya terhadap usaha

b. cara membaca perbandingan dimulai dari variabel pada baris 1 (huruf cetak miring) terhadap kolom 1 (huruf cetak tegak) danharus konsisten.

Bila lebih penting, nilainya = 1 Bila sama penting, nilainya = 2 Bila tidak lebih penting, nilainya = 3 Contoh :

1. Kawah Putih termasuk objek wisata unggulan urutan pertama yang berada pada tingkat Unit III, Jabar dan Banten (point B dalam baris/cetak miring) lebih penting daripada potensi Kawah Putih yang tinggi baik dari segi lanskap, flora, fauna dan pemandangan alamnya (point A pada kolom/cetak tegak), maka nilainya = 1.

2. Kawah Putih termasuk objek wisata unggulan urutan pertama yang berada pada tingkat Unit III, Jabar dan Banten (point B dalam baris/cetak miring)sama penting daripada

potensi Kawah Putih yang tinggi baik dari segi lanskap, flora, fauna dan pemandangan alamnya (point A pada kolom/cetak tegak), maka nilainya = 2.

3. Kawah Putih termasuk objek wisata unggulan urutan pertama yang berada pada tingkat Unit III, Jabar dan Banten (point B dalam baris/cetak miring) tidak lebih penting daripada potensi Kawah Putih yang tinggi baik dari segi lanskap, flora, fauna dan pemandangan alamnya (point A pada kolom/cetak tegak), maka nilainya = 3.

Faktor Kekuatan Perusahaan

Faktor A B C D E F

A. Potensi wisata Kawah Putih yang tinggi, baik dari segi lanskap, flora, fauna dan pemandangan alamnya.

B. Tingginya komitmen Board of Director

(BOD) untuk meningkatkan peran ekowisata.

C. Wana Wisata Kawah Putih menghasilkan laba yang mencapai target.

D. Sistem kekeluargaan yang erat antar karyawan dalam perusahaan.

E. Kawah Putih telah melakukan program PHBM dengan masyarakat desa setempat

F. Strategi pemasaran yang dilakukan beragam.

Faktor Kelemahan Perusahaan

Faktor A B C D E F

A. Kurangnya promosi rutin yang dilakukan.

B. Kendala birokrasi sebagai konsekuensi status BUMN seperti dalam hal pendanaan perbaikan produk wisata.

C. Kualitas produk wisata masih rendah.

D. Kualitas dan kuantitas SDM masih kurang.

E. Budaya kerja karyawan belum berorientasi kepada pelanggan.

F. Status sebagai kawasan hutan negara.

2. Pembobotan Terhadap Faktor-Faktor Strategis Eksternal Perusahaan Petunjuk Pengisian :

a. pemberian nilai didasarkan pada perbandingan berpasangan antara dua faktor secara relatif berdasarkan kepentingan atau pengaruhnya terhadap usaha

b. cara membaca perbandingan dimulai dari variabel pada baris 1 (huruf cetak miring) terhadap kolom 1 (huruf cetak tegak) danharus konsisten.

Bila lebih berpengaruh, nilainya = 1 Bila sama berpengaruh, nilainya = 2 Bila tidak lebih berpengaruh, nilainya = 3

Faktor Peluang

Faktor A B C D E F

A. Trend kunjungan wisatawan saat ini cenderung memilih destinasi obyek wisata alam dan petualangan.

B. Dukungan politis dari pemerintah pusat untuk mengembangkan sektor pariwisata.

C. Telah diterbitkan Peraturan Menteri Kehutanan No. 50 tahun 2006.

D. Kawah Putih memiliki aksesibilitas tinggi dari Jabodetabek dan kota besar (pasar potensial).

E. Jaringan kerjasama perusahaan yang luas seperti dengan biro perjalanan, investor dan lain-lain.

F. Terbentuknya IWARI (Ikatan Wisata Alam Ranca Bali) yang melibatkan BKSDA, PTPN, Koperasi Walini, KBM Wisata Perum Perhutani, Pemda.

Faktor Ancaman

Faktor A B C D E

A. Kondisi sosial ekonomi masyarakat desa yang berinteraksi dengan hutan mayoritas rendah pendidikan, ketrampilan, lahan, dan sumber pencaharian.

B. Obyek wisata pesaing di sekitar lokasi yang dikelola secara lebih professional.

C. Menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara sebagai akibat isu bencana alam dan terorisme.

D. Kondisi perekonomian Indonesia yang tidak stabil.

E. Euphoria otonomi daerah yang berimplikasi pada tuntutan pengambil alihan kewenangan pengelolaan beberapa obyek wisata serta retribusi yang tinggi.

5. Hasil Perhitungan Bobot Analisis SWOT

Dokumen terkait