Strategi Image Repair
Kutipan Interpretasi Taktik
Denial A1 & A2 - Bukan masalah ada-tidaknya virus, tetapi ketahanan kesehatan nasional itu menunjukkan kesiapan kita. Ini nggak ada istilah kecolongan, nggak ada
A3 - Ya bagi saya adalah bahwa ada kontak dekat di pesta itu kan
ganti-ganti kanca-nya, misal saya dengan Mbak, terus dengan mbak lain, jadi itu yang terjadi, jelas ada kontak positif yang kemudian sempat dekat.
A7 - Hal ini dia sampaikan untuk menanggapi adanya penolakan oleh rumah sakit terhadap seorang warga yang hendak memeriksakan diri terkait virus Corona. Yuri berpendapat, rumah
Pernyataan kontroversial dipicu atas suatu
Provocation
sakit menjaga citra supaya tetap banyak orang yang berkunjung.
A7 - Saya kan cuma mengkritisi rumah sakit sekarang yang sekarang
kehilangan fungsi sosial, berbisnis, sehingga seperti hotel saja, yang roomboy-nya adalah perawat. Kalau itu marah, marahnya di mana?
permasalahan yang sudah ada
A4 – Yuri menuturkan setiap tenaga medis seharusnya sangat sadar akan risiko bekerja di rumah sakit infeksi.
A5 - Kami laporkan kasus meninggal, terdapat masalah dalam pendataan karena setelah kami
melakukan recheck tadi pagi dan
kemudian kami koordinasi dengan seluruh rumah sakit yang merawat kasus ini, ternyata beberapa rumah sakit belum melaporkan kasus kematian sejak tanggal 12 Maret sampai tanggal 17
Kesalahan diakibatkan oleh kejadian lain yang tidak dapat dikontrol
Defeasibility
A6 - Kalau diperhatikan faktor lain memiliki penyakit pendahulu
A11 - lonjakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia ini juga
dipengaruhi oleh jumlah peralatan tes yang kini bertambah.
Reduce Offensiveness
A2 - Kita sudah berjuang sudah berapa bulan, luar biasa, terima kasih semuanya
R9 - Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tenaga medis, aparat pemerintah dan relawan yang tetap konsisten untuk berjuang digaris terdepan dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit Covid-19 yang kita hadapi bersama saat ini
Bolstering
A2 - Saya yakin ketahanan kesehatan nasional kita akan terjaga karena
kekompakan kita bersama saling asah asih
Menunjukkan bahwa suatu hal
Minimization
asuh bergotong royong untuk menghadapi virus yang sebenarnya biasa saja
A2 - Yang dihadapi ini Corona, bukan barang yang menakutkan luar biasa.
Yang menakutkan itu beritanya. Ini positif saja batuk-batuk biasa
A6 - Angka ini memang masih tinggi, tetapi ini adalah angka yang dinamis yang setiap saat jumlah kasus baru akan bisa meningkat dengan cepat dan
kemudian tidak ada kasus yang meninggal
A10 - pemerintah tidak
mempermasalahkan tes virus Corona yang dilakukan terhadap anggota DPR dan keluarga. Kemenkes menilai tidak semua anggota DPR akan mengikuti tes tersebut
tidak ‘separah’
yang dipikirkan
A12 - Bukan dalam rangka menghina yang miskin. Saya itu lebih mengatakan untuk menekan yang kaya
A12 - Tetapi persepsinya di balik. Dikira saya menyudutkan yang miskin. Padahal
Menunjukkan
saya ingin mempermalukan yang kaya gitu lho
A9 & R6 - Yakinlah bahwa kita berada dalam pengabdian yang benar,
profesional, dan kita berikan semuanya untuk kebaikan rakyat kita yang kita cintai ini
Konteks lebih luas dan positif
Transcendence
A11 - Kalau dia (warga) tidak mau menjaga jarak, berarti dia tidak menjalankan instruksi pemerintah.
Kalau kayak begitu, apa perlu dikasih imbauan lagi? Ngapain diimbau, patuhi saja
A1 - Berarti punya bahan untuk riset selanjutnya. Karena dengan adanya virus ini, virus ini bisa kita periksa, apakah nanti arahnya untuk jadi vaksin atau untuk jadi apa pun akan kita terus riset
Tindak lanjut penanganan
A2 - Keduanya merupakan wanita dewasa berusia sekitar 64 tahun dan 31 tahun, berhubungan sebagai ibu dan anak. Saat ini keduanya dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara
A3 - Kan kita tanya ke dia (pasien Corona). Ya biarkan di dansa itu tidak harus kenal, kan kalau dansa itu boleh langsung ganti-ganti, bagi saya bukan itu, yang penting sekarang contact tracking-nya
A4 - Kita sedang tracing ini kontak dengan pasien atau di luar itu. Karena perawat kan punya lingkungan juga di luar. Ini sedang kita tracing dan sedang berlanjut
A8 - Sekarang yang sedang jadi isu di kita, adalah kekurangan APD. Saat ini, sudah ada 105.000 APD dan akan segera didistribusikan
A13 - Kita akan berusaha sepenuhnya untuk memenuhi, mematuhi,
melengkapi penggunaan APD Ini. Sudah barang tentu ada SOP standar siapa yang harus menggunakan APD siapa yang tidak perlu menggunakan APD, ini menjadi penting
R1 - Saat ini keduanya dirawat di RSPI Sulianti Saroso, nantinya perkembangan kesehatan mereka akan terus dipantau.
Kondisinya baik, artinya tidak ada demam, tidak ada sesak nafas
R2 - Semata-mata protokol ditujukan sebagai upaya kita secara serius mengendalikan penyebaran Covid-19.
Oleh karenanya dibentuk protokol yang terintegrasi yang harus diberlakukan oleh semua stakeholder terkait, mulai dari pusat sampai ke daerah, dan terus dilakukan monev
R3 - Bagi kita sekali lagi saya tekankan, status positif atau bukan itu tidak akan banyak berpengaruh pada rawatan pasiennya, tetapi lebih cenderung pada bagaimana antisipasi penularannya, karena tentunya kita harus melakukan contact tracing sehingga kita bisa dengan cepat mencari, menemukan, dan mengisolasi, supaya tidak ada sumber penularan lagi di masyarakat yang semakin membuat tidak terkendalinya sebaran dari penyakit ini. Ini yang penting
R4 - Peningkatan kewaspadaan di Indonesia dilakukan dengan tidak lagi memberikan kemudahan untuk orang keluar masuk negara Indonesia. Salah satunya
Pemerintah Indonesia memberlakukan surat keterangan sehat yang menyatakan bebas dari Covid-19 bagi pendatang
R4 - Kemenkes sudah menyiapkan 10 ribu kit dan akan ditambahkan lagi.
Kemudian dari beberap BUMN, BUMD sudah memastikan menyiapkan 15 juta masker
R5 - Kami sudah menyiapkan beberapa jenis tenaga kesehatan diantaranya perawat, tenaga farmasi, analis,
radiografer, gizi dan kesling jadi ini terkait penanganan untuk Covid-19 tidak hanya tenaga dokter saja namun tim, karena ini mengingat perlu dilakukan kolaborasi dengan tenaga kesehatan
R7 - Ada 12 ton APD, (kerjasama seperti ini) akan dilaksanakan terus-menerus
R8 - menentukan siapa saja yang
diprioritaskan untuk dilakukan Rapid Test Corona atau Covid-19. Yang pertama adalah orang yang telah kontak dekat pasien positif baik yang dirawat di RS maupun yang mengisolasi diri di
rumah, kedua adalah tenaga kesehatan (Nakes).
R10 - RS rujukan nasional untuk penanganan Covid-19 telah dilakukan penambahan ruang isolasi dengan tekanan negatif sebanyak 1.967 ruang
A11 - Supaya tidak naik (angka positif COVID-19), maka jangan lagi ada penularan. Supaya tidak ada penularan, patuhilah pemerintah.
R3 - Barusan kami mendapat arahan lagi dari Presiden bahwa masyarakat diminta untuk tetap tenang karena kecenderungan penyakit ini sekarang secara klinis tidak seperti yang kita bayangkan di Wuhan
R4 - Kewaspadaan dinaikkan, kehati-hatian dinaikkan tapi jangan panik. Ini
Himbauan kepada masyarakat
akan ditindaklanjuti oleh seluruh kementerian dan lembaga, katanya
R6 - sudah saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu melawan Covid-19.
Saling bersinergi, bahu-membahu, saling mengingatkan serta berkomitmen penuh untuk melakukan upaya pencegahan dengan mengurangi aktivitas diluar rumah dan menjaga jarak saat melakukan kontak sosial langsung dengan orang lain.
R9 - Ia menghimbau agar masyarakat secara disiplin melaksanakan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 diantaranya dengan tetap dirumah, jaga jarak fisik minimal 1 meter, dan cuci tangan pakai sabun.
R10 - Saya mengingatkan sekali lagi jaga jarak jangan berdekatan, hindari tempat berkumpul padat, cuci tangan pakai sabun,
manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat
Mortification A7 - Hal surat itu adalah permohonan maaf kepada PPNI, tertanggal 19 Maret 2020. Surat itu ditandatangani Terawan dengan tinta biru. Begini bunyi suratnya.
Permintaan maaf
A4 - Ada tenaga kesehatan kita yang terpapar dan kemudian sampai meninggal.
Kita berprihatin juga
A9 - Saya awali bahwa pemerintah menyatakan keprihatinan yang
mendalam dan duka sedalam-dalamnya atas beberapa tenaga kesehatan yang terpaksa harus menjadi korban dari penyakit COVID-19
Keprihatinan
A9 - Pemerintah bersedih untuk ini dan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya
R6 - keprihatinan yang mendalam dan dukacita yang sedalam-dalamnya atas beberapa tenaga kesehatan yang terpaksa harus menjadi korban dari penyakit Covid-19. Kami semua bersedih bahwa ini menimpa kita