Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-28
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan beberapa contoh unsur transisi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
b. Kegiatan Inti
• Menjelaskan kelimpahan unsur-unsur transisi periode keempat di alam. • Mendeskripsikan sifat-sifat unsur transisi periode keempat.
c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang kelimpahan unsur transisi periode keempat dan sifat-sifatnya.
Pertemuan Ke-29
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan beberapa sifat unsur-unsur transisi periode keempat yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. b. Kegiatan Inti
• Mendeskripsikan kemampuan unsur transisi periode keempat mem-bentuk ion kompleks.
• Mendeskripsikan pengertian ion pusat, bilangan koordinasi, dan ligan dalam ion kompleks.
• Mendeskripsikan aturan penulisan nama ion kompleks. c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang ion kompleks dan tata namanya.
Pertemuan Ke-30
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan beberapa mineral yang mengandung unsur-unsur transisi periode keempat.
b. Kegiatan Inti
• Menjelaskan tahap pengolahan beberapa unsur transisi periode keempat yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya besi dan tembaga.
• Mendeskripsikan beberapa kegunaan dari unsur transisi periode keempat.
c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang sifat-sifat fisik dan sifat kimia unsur transisi periode keempat serta kegunaannya. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
• Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 181–214. • Bagan pengolahan logam (besi) dari bijihnya
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan soal Latihan 4.1 dan soal evaluasi.
Pengayaan
1. Sebutkan beberapa mineral yang mengandung unsur transisi periode keem-pat dan unsur spesifik yang dikandungnya.
2. Tuliskan konfigurasi elektron 3 unsur transisi periode keempat dan jelaskan sifat kemagnetannya.
3. Sebutkan nama ion kompleks berikut. a. [Al(H2O)2(OH)4]–
b. [CuCl4]2–
c. [Al(H2O)6]3+
d. [Cu(Cl2Br2I2)]4–
4. Sebutkan manfaat karbon dan batu kapur dalam pengolahan besi dari bi-jihnya.
5. Sebutkan tahap-tahap pengolahan tembaga.
Kunci Evaluasi Bab 4 1. C 6. C 11. A 16. D 21. e 26. D 2. C 7. B 12. D 17. e 22. A 27. e 3. B 8. e 13. C 18. B 23. e 28. e 4. e 9. D 14. e 19. A 24. D 29. e 5. A 10. A 15. B 20. D 25. e 30. A Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(––––––––––––––––––) (––––––––––––––––––) NIP. ... NIP. ...
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 32
Standar Kompetensi : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam
Kompetensi Dasar : 3.4 Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Indikator : • Mendeskripsikan penemuan unsur radioaktif. • Mengidentifikasi sifat-sifat sinar radioaktif.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • mendeskripsikan penemuan unsur radioaktif; • mengidentifikasi sifat-sifat sinar radioaktif.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Unsur yang dapat memancarkan sinar secara spontan disebut unsur radio-aktif.
• Isotop yang bersifat radioaktif disebut isotop radioaktif (radioisotop). • Berdasarkan muatan yang dipancarkannya, radiasi dibedakan menjadi tiga,
yaitu sinar alfa (α), sinar beta (β), dan sinar gamma (γ).
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan beberapa unsur yang bersifat radioaktif.
b. Kegiatan Inti
• Mengkaji penemuan unsur-unsur yang bersifat radioaktif melalui diskusi kelas.
• Mengidentifikasi sinar-sinar yang dihasilkan oleh unsur-unsur radioaktif. c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang unsur-unsur dan sinar radioaktif. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 217–221
VI. Penilaian
Guru menilai keaktifan siswa dalam berdiskusi.
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(––––––––––––––––––) (––––––––––––––––––) NIP. ... NIP. ...
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 33
Standar Kompetensi : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam
Kompetensi Dasar : 3.4 Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Indikator : • Membedakan reaksi inti dan reaksi kimia biasa. • Menuliskan persamaan reaksi inti.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat menuliskan persa-maan reaksi inti.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Reaksi inti meliputi reaksi peluruhan (disintegrasi) dan transmutasi. • Transmutasi dapat terjadi secara alami dan buatan.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan pembahasan unsur-unsur radioaktif yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
b. Kegiatan Inti
• Menjelaskan reaksi inti melalui diskusi kelas. • Berlatih menyelesaikan persamaan reaksi inti. c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang reaksi inti. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(––––––––––––––––––) (––––––––––––––––––) NIP. ... NIP. ...
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan Latihan 5.1.
Pengayaan
Salin dan lengkapilah persamaan reaksi inti berikut. a. 35 17 Cl + 1 0 n → 34 16 S + ? b. 56 26 Fe + 2 1 H → ? + 2 1 0 n c. 227 89 Ac → 4 2 He + ? d. 238 92 U + 4 2 He → ? + 1 0 n e. 224 88 Ra → ? + 220 86 Rn f. 32 16 S → 17? Cl + –10 e g. 214? → ? ? Po + –10 e h. 59 27 Co + ? → 56 25 Mn + 4 2 He i. 246 96 Cm + 13 6 C → 254 102 No + ? j. 238 92 U + 14 7 N → 246 ? es + ? 1 0 n Kunci Latihan 5.1 1. a. x = 78 34 Se c. x = –10 e 2. b. x = 1 0 n d. x = 4 2 He
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 34
Standar Kompetensi : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam
Kompetensi Dasar : 3.4 Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-si-fat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Indikator : • Menjelaskan pita kestabilan unsur.
• Menghitung laju peluruhan unsur-unsur radioaktif.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • menjelaskan pita kestabilan unsur;
• menghitung laju peluruhan unsur-unsur radioaktif.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Faktor utama yang menentukan stabilitas inti adalah rasio neutron terhadap proton (n/p).
• Nuklida yang stabil terletak pada daerah yang dikenal dengan pita kestabilan. • Nuklida radioaktif akan meluruh sampai terbentuk nuklida yang stabil. • Berdasarkan letaknya terhadap pita kestabilan, nuklida dibagi menjadi tiga
daerah, yaitu daerah di atas pita kestabilan, di bawah pita kestabilan, dan di seberang pita kestabilan.
• Semua peluruhan radioaktif mengikuti orde satu.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan unsur yang bersifat radioaktif dan reaksi inti yang telah dipelajari sebelumnya.
b. Kegiatan Inti
• Mengidentifikasi unsur-unsur yang terletak dalam pita kestabilan me-lalui diskusi kelas.
• Menjelaskan kecenderungan nuklida-nuklida yang terletak di atas pita kestabilan, di bawah pita kestabilan, dan di seberang pita kestabilan untuk mencapai kestabilan melalui diskusi kelompok.
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(––––––––––––––––––) (––––––––––––––––––) NIP. ... NIP. ... c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang pita kestabilan unsur dan laju peluruhan. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 225–233
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan Latihan 5.2.
Pengayaan
1. Selama proses peluruhannya, torium-232 kehilangan total 6 partikel α dan 4 partikel β dalam 10 langkah proses. Apakah isotop terakhir yang dihasil-kan?
2. Waktu paruh 35 16 S adalah 88 hari. Berapa miligram 35 16 S yang tersisa setelah 500 mg 35 16 S disimpan selama 44 hari?
3. Jika 3,2 g isotop 60Co disimpan selama 9 hari, ternyata sisa isotop tersebut adalah 4,0 g.
a. Tuliskan persamaan reaksi peluruhannya jika menghasilkan isotop 59Co. dengan nomor atom 27 yang stabil.
b. Tentukan waktu paruh 60Co.
4. Sebanyak 0,02 g 210Bi disimpan sehingga sisanya tinggal 0,01 g. Jika waktu paruh 210Bi adalah 5 hari, berapa lama 210Bi telah disimpan?
5. Suatu zat radioaktif mula-mula menunjukkan keaktifan 2.400 dps (disinte-grasi per sekon). Setelah 10 tahun, keaktifannya menjadi 300 dps. Berapa waktu paruh zat radioaktif itu?
Kunci Latihan 5.2
3. b. 0,3125 g 4. 4,9 × 1019
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 35 dan 36
Standar Kompetensi : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, keguna-an dkeguna-an bahaykeguna-anya, serta terdapatnya di alam
Kompetensi Dasar : 3.4 Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya
Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran) Indikator : • Mendeskripsikan kegunaan unsur-unsur radioaktif.
• Mendeskripsikan bahaya unsur-unsur radioaktif.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • mendeskripsikan kegunaan unsur-unsur radioaktif; • mendeskripsikan bahaya unsur-unsur radioaktif.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Dosis radiasi dapat dinyatakan dengan berbagai satuan, misalnya curie (Ci), becquerel (Bq), gray (Gy), rad, dan rem.
• Radiasi dapat menimbulkan ionisasi, eksitasi, dan pemutusan ikatan kimia. • Radioisotop dapat digunakan untuk PLTN dan digunakan dalam berbagai
bidang, antara lain industri, teknik, pertanian, kedokteran, dan hidrologi. • Radiasi zat radioaktif dapat membahayakan makhluk hidup, antara lain
menyebabkan kanker, kelainan genetik, dan kematian.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk menjelaskan beberapa kegunaan unsur radioaktif dalam kehidupan, terutama di Indonesia.
b. Kegiatan Inti
• Menjelaskan beberapa satuan yang digunakan untuk mengukur dosis radiasi melalui diskusi kelas.
• Menjelaskan pengaruh (dampak) radiasi pada materi.
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(––––––––––––––––––) (––––––––––––––––––) NIP. ... NIP. ... c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang kegunaan dan dampak unsur radioaktif bagi kehidupan. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 233–246
VI. Penilaian
Guru menilai keaktifan siswa dalam berdiskusi. Siswa mengerjakan soal evaluasi.
Kunci Evaluasi Bab 5 1. D 6. C 2. e 7. C 3. C 8. e 4. D 9. D 5. D 10. B
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/2 Pertemuan Ke- : 37
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifi kasi senyawa karbon (haloal kana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)
Indikator : • Mengidentifi kasi gugus fungsi senyawa karbon. • Menuliskan struktur dan nama senyawa karbon
berdasar-kan gugus fungsinya.
• Menentukan isomer-isomer senyawa karbon.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • mengidentifi kasi gugus fungsi senyawa karbon;
• menuliskan struktur dan nama senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi-nya;
• menentukan isomer-isomer senyawa karbon.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Gugus fungsi senyawa karbon merupakan gugusan atom atau sekelompok atom yang menentukan sifat khas senyawa karbon. Contoh gugus fungsi adalah –OH merupakan gugus alkohol, –O– R merupakan gugus fungsi eter, –CHO merupakan gugus fungsi aldehida, dan –COOH merupakan gugus fungsi asam karboksilat.
• Secara umum, semua senyawa karbon dapat dianggap sebagai turunan alkana karena senyawa karbon diperoleh dengan cara mengganti satu atau lebih atom H pada alkana dengan gugus fungsi.
• Senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama, tetapi memiliki struktur atau konfi gurasi berbeda disebut isomer. Isomer yang disebabkan perbedaan struktur disebut isomer struktur. Isomer struktur dapat berupa isomer kerangka, isomer posisi, dan isomer fungsi.
• Isomer yang disebabkan perbedaan konfi gurasi disebut isomer ruang. Isomer ruang dapat berupa isomer geometri dan isomer optis.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengungkap pengetahuan siswa mengenai senyawa karbon yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
b. Kegiatan Inti
• Menuliskan gugus fungsi senyawa karbon, antara lain haloalkana, alkohol, eter, aldehida, keton, asam karboksilat, dan ester.
• Mendeskripsikan isomer struktur dan isomer ruang. c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang gugus fungsi dan isomer senyawa karbon. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
• Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 257–265 • Model molekul (molymod) dari bahan-bahan yang ada di sekitar
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan Latihan 6.1 dan Latihan 6.2.
Pengayaan
Tentukan jenis isomer yang mungkin dapat dibentuk oleh senyawa berikut. a. CH3–CH2–CH2–CH3
b. CH3–CH2–CH2–OH c. CH2=CH2
d. CH3–CH=CH–Cl
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(___________________) (___________________) NIP. ... NIP. ...
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/2 Pertemuan Ke- : 38
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifi kasi senyawa karbon (haloal kana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)
Indikator : • Menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon.
• Menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon.
• Menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi).
• Mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon;
• menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon;
• menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi);
• mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Haloalkana merupakan senyawa turunan alkana dengan salah satu atom hidrogennya diganti dengan atom halogen. Senyawa haloalkana juga disebut alkil halida.
• Rantai induk dalam senyawa haloalkana ditetapkan sebagai rantai terpan-jang yang mengandung atom halogen.
• Sebagian besar senyawa haloalkana tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik. Haloalkana dapat mengalami reaksi substitusi, eliminasi, dan reaksi persaingan.
• Senyawa haloalkana dapat dibuat dengan beberapa cara, antara lain ha-logenasi alkana dengan Cl2 atau Br2, reaksi alkohol dengan PX3 atau PX5, adisi asam halida pada alkena, adisi halogen pada alkena, adisi asam halida pada alkuna.
• Senyawa haloalkana yang banyak digunakan antara lain kloroform, iodo-form, karbon tetraklorida, dan freon.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengungkap pengetahuan siswa mengenai senyawa haloalkana.
b. Kegiatan Inti
• Mendeskripsikan pengertian senyawa haloalkana.
• Mendeskripsikan tata nama haloalkana, baik tata nama trivial maupun tata nama IUPAC.
• Mendeskripsikan sifat haloalkana dan identifi kasi gugus fungsi haloalkana.
• Mendeskripsikan reaksi yang dapat terjadi pada haloalkana. • Menyebutkan kegunaan senyawa haloalkana.
c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang senyawa haloalkana. Selanjut-nya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 265–272
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan Latihan 6.3.
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(___________________) (___________________) NIP. ... NIP. ...
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/2 Pertemuan Ke- : 39
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifi kasi senyawa karbon (haloalkana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)
Indikator : • Menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon.
• Menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon.
• Menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi).
• Mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon;
• menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon;
• menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi);
• mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Alkohol merupakan senyawa organik yang memiliki gugus fungsi –OH sehingga dapat ditulis R–OH.
• Berdasarkan jenis atom karbon yang mengikat gugus fungsinya, alkohol dibedakan atas alkohol primer, alkohol sekunder, dan alkohol tersier. • Menurut IUPAC, nama alkohol diturunkan dari nama alkana induknya
dengan mengganti akhiran a menjadi ol dan memberi awalan angka yang dipilih sekecil mungkin jika diperlukan. Awalan angka diberikan jika alkohol yang dimaksud mem iliki isomer. Tata nama alkohol yang memiliki rantai cabang mirip dengan tata nama alkana.
• Alkohol memiliki tiga isomer, yaitu isomer posisi, isomer fungsi, dan isomer optis.
• Alkohol memiliki titik didih yang tinggi karena dapat membentuk ikatan hidrogen. Kelarutan alkohol dalam air berkurang seiring dengan penam-bahan panjang rantai karbon. Alkohol dapat mengalami berbagai macam reaksi, antara lain reaksi dengan natrium, oksidasi, esterifi kasi, halogenasi, dan dehidrasi.
• Alkohol yang banyak digunakan antara lain metanol, etanol, glikol, dan gliserol.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengungkap pengetahuan siswa mengenai alkohol.
b. Kegiatan Inti
• Mendeskripsikan pengertian senyawa alkohol dan rumus umum alkohol.
• Mendeskripsikan macam-macam, tata nama, isomer, sifat, reaksi identifi kasi, dan kegunaan alkohol.
c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang alkohol. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 272–286
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan Latihan 6.4 dan Latihan 6.5.
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(___________________) (___________________) NIP. ... NIP. ...
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/2 Pertemuan Ke- : 40
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifi kasi senyawa karbon (haloal kana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)
Indikator : • Menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon.
• Menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon.
• Menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi).
• Mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon;
• menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon;
• menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi);
• mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Eter merupakan senyawa organik yang memiliki gugus fungsi –O–R sehingga dapat ditulis R–O–R’.
• Menurut IUPAC, eter diberi nama alkosialkana.
• Eter dan alkohol merupakan suatu isomer fungsi. Eter dan alkohol dapat dibedakan berdasarkan kelarutan, titik didih, dan reaktivitasnya terhadap logam aktif, misalnya natrium.
• Eter yang banyak digunakan adalah etil eter. Eter ini digunakan untuk pelarut organik dan obat bius yang diberikan melalui pernapasan.
III. Metode Pembelajaran
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengungkap pengetahuan siswa mengenai eter.
b. Kegiatan Inti
• Mendeskripsikan pengertian senyawa eter dan rumus umum eter. • Mendeskripsikan macam-macam, tata nama, isomer, sifat, reaksi
identifi kasi, dan kegunaan eter. c. Kegiatan Akhir (Penutup)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang eter. Selanjutnya, guru melaku-kan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.
V. Alat dan Sumber Belajar
Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 286–290
VI. Penilaian
Siswa mengerjakan Latihan 6.6.
Pengayaan
1. Jelaskan secara singkat tata nama eter.
2. Sebutkan sifat-sifat eter yang membedakannya dengan alkohol. 3. Sebutkan dua reaksi identifi kasi gugus fungsi eter.
Kunci
Latihan 6.6
1. a. CH3CH2CH2–O–CH2CH3 c. CH3–O–CH2CH3
e. (CH3)3C–O–CH2CH3
2. a. etil metil eter d. dietil eter
b. dietil eter e. isopropil metil eter c. fenil metil eter
Mengetahui, ..., ...
Kepala Sekolah Guru Kimia
(___________________) (___________________) NIP. ... NIP. ...
Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/2 Pertemuan Ke- : 41 dan 42 Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifi kasi senyawa karbon (haloalkana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)
Indikator : • Menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon.
• Menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon.
• Menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi). • Mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat • menjelaskan sifat-sifat fi sik senyawa karbon;
• menjelaskan reaksi identifi kasi gugus fungsi senyawa karbon;
• menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi);
• mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon.
II. Uraian Materi Pembelajaran
• Aldehida merupakan senyawa organik yang memiliki gugus fungsi –CHO sehingga dapat ditulis R–CHO.
• Nama aldehida diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran a pada alkana dengan al.
• Isomer pada aldehida mulai ada pada atom C sebanyak empat.
• Aldehida dibuat dengan mengoksidasi alkohol primer dan melewatkan uap air pada tembaga pijar.
• Aldehida termasuk senyawa organik polar dan mampu membentuk ikatan hidrogen sehingga larut dalam air dan memiliki titik didih tinggi. Aldehida merupakan suatu reduktor kuat sehingga dapat mereduksi pereaksi Tollens dan pereaksi Fehling.
• Aldehida yang paling banyak digunakan adalah formaldehida yang larut-annya dalam air disebut formalin.
III. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, pemberian tugas, dan praktikum
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan Ke-41
a. Kegiatan Awal (Apersepsi)
Guru memimpin diskusi kelas untuk mengungkap pengetahuan siswa