• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL

PT TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI

SOLO

Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

Endang Susilowati

Silabus dan Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP)

(2)

Penulis : Endang Susilowati Editor : Supardi Penata letak isi : Ari Widodo Tahun terbit : 2009

Diset dengan Power Mac G4, font: Times 10 pt

Preliminary : iv Halaman isi : 111 hlm. Ukuran buku : 14,8 x 21 cm

Ketentuan Pidana Sanksi Pelanggaran Pasal 72

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002

Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1987 tentang Hak Cipta

1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling sedikit 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

2. Barang siapa dengan sengaja menyerahkan, menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum sesuatu ciptaan barang atau hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

MODEL

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

for Grade XII of Senior High School and Islamic Senior High School

© Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

All rights reserved.

Penerbit

PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Jalan Dr. Supomo 23 Solo Anggota IKAPI No. 19 Tel. 0271-714344, Faks. 0271-713607 http://www.tigaserangkai.com e-mail: tspm@tigaserangkai. co.id

(3)

Kata Pengantar

Kami mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah memilih dan meng-gunakan buku Theory and Application of Chemistry terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Semoga buku tersebut dapat meningkatkan hasil dari Proses Belajar Mengajar (PBM) secara maksimal sebagai upaya untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur formal (SMA/MA).

Silabus yang kami buat ini bersifat fl eksibel, artinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar serta dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Silabus ini berfungsi sebagai salah satu alter-natif untuk memudahkan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing. Adapun penyusunan model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini telah kami sesuaikan dengan model silabus yang telah kami buat. Harapan kami, model Rencana Pelaksanaan Pembel-ajaran (RPP) ini dapat memberikan gambaran tentang proses pembelPembel-ajaran yang akan dilaksanakan, mulai dari awal kegiatan hingga akhir kegiatan. Bentuk penilaian dan alokasi waktu yang tercantum, dapat diubah sesuai dengan kebu tuhan guru yang secara langsung melihat kondisi siswa, sekolah, dan lingkungan sekitarnya.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Model Silabus dan Rencana Pelak-sanaan Pembelajaran (RPP) ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami menerima kritik dan saran yang membangun untuk memperbaikinya. Harapan kami, dengan adanya Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini, guru dapat memperoleh salah satu model dalam menyusun perangkat pem belajaran, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Solo, Januari 2009

(4)

Kata Pengantar ________________________________________________ iii Daftar Isi _____________________________________________________ iv

(5)

Silabus

Nama Sekolah : .… Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektroli

t dan elektrolit Kompetensi Dasar : 1.1 Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk

sifat koligatif larutan

1.2 Membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya

sama berdasarkan data percobaan

Alokasi

W

aktu

:

18 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Menghitung konsentrasi suatu larutan (kemolalan, kemolaran, dan fraksi mol) dan meng

-hubungkannya dengan sifat koligatif larutan melalui diskusi kelas.

Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut dan menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data per

-cobaan melalui diskusi kelas.

Menganalisis diagram

pT

untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, dan kenaikan titik didih larutan melalui diskusi kelas.

Menghitung konsentrasi suatu larutan (kemolalan dan fraksi mol).

Menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan nonelektrolit (hukum Raoult) dan larutan elektrolit.

Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut.

Menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan.

Menganalisis diagram

pT

untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, dan kenaikan titik didih larutan.

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, tugas kelompok, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, tugas kelompok, ulangan

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

4 jam pelajaran 6 jam pelajaran

Alokasi W aktu Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - tabel perio -dik unsur •

Bahan - lembar kerja

Materi

Pembelajaran

Konsentrasi larutan

Pengertian sifat koligatif larutan nonelektrolit (hu

-kum Raoult) dan larutan elektrolit

Tekanan uap jenuh larutan

Diagram

pT

(6)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) •

Merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan titik beku dan titik didih larutan elektrolit dan nonelektrolit dalam kerja kelompok di labo

-ratorium.

Menyimpulkan pengaruh zat terlarut terhadap penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan.

• Berlatih menghitung ∆ Tf dan ∆Tb larutan. •

Menjelaskan pengertian osmosis, tekanan osmotik, dan menghitung tekanan osmotik larutan nonelektrolit serta tera

-pannya melalui diskusi kelas.

Menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui diskusi kelompok.

Mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan.

Menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data percobaan.

Mengamati kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penam

-bahan zat terlarut melalui percobaan.

Menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data percobaan.

Menjelaskan pengertian osmo

-sis dan tekanan osmotik serta terapannya.

Menghitung tekanan osmotik larutan nonelektrolit.

Menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit.

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap 2 jam pelajaran 2 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

• Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

tabel perio dik unsur

Bahan - lembar kerja

• Tekanan osm otik laru tan nonelek -trolit •

(7)

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Menyetarakan persamaan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron) dan perubahan bilangan oksidasi (PBO) melalui diskusi kelas.

Berlatih menyetarakan reaksi redoks.

• Merancang dan melakukan per -cobaan sel V

olta dalam kerja

kelompok di laboratorium.

Berlatih menghitung nilai

sel.

Melalui diskusi kelas menjelas

-kan prinsip sel V

olta yang

banyak digunakan dalam kehidupan (misalnya baterai dan aki).

Menyetarakan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron).

Menyetarakan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi (PBO).

Menyimpulkan ciri-ciri reaksi redoks yang berlangsung secara spontan melalui perco

-baan.

Menggambarkan susunan sel V

olta atau sel Galvani

dan menjelaskan fungsi tiap bagiannya.

Menjelaskan bagaimana energi listrik dihasilkan dari reaksi redoks dalam sel V

olta.

Menuliskan lambang sel dan reaksi-reaksi yang terjadi pada sel V

olta.

Menghitung potensial sel berdasarkan data potensial standar

.

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, tugas kelompok, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

4 jam pelajaran 4 jam pelajaran

Alokasi W

aktu

Materi

Pembelajaran

Persamaan reaksi redoks

• Sel V olta (Sel Elektrokimia) Standar Kompetensi : 2.

Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elek

trokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar : 2.1 Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan ener gi listrik dan kegunaannya

dalam mencegah korosi dan dalam industri

2.2

Menjelaskan reaksi oksidasi-reduksi dalam sel elekt

rolisis

2.3

Menerapkan hukum Faraday untuk elektrolisis larut

an elektrolit

Alokasi

W

aktu

:

22 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - tabel perio -dik unsur •

Bahan - lembar kerja - alat dan bahan labo

(8)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) • Korosi • Sel elektrolisis • Hukum Faraday •

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengiden

-tifikasi

faktor-faktor

yang

memengaruhi terjadinya korosi melalui kerja kelompok di labo

-ratorium.

Menjelaskan beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi melalui diskusi kelas.

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengamati reaksi yang terjadi di anode dan katode pada sel elektroli

-sis melalui kerja kelompok di laboratorium.

Menerapkan konsep hukum Faraday dalam perhitungan sel elektrolisis melalui diskusi kelas.

Merancang dan melakukan percobaan tentang proses pe

-nyepuhan logam dalam kerja kelompok di laboratorium.

Menjelaskan prinsip kerja sel Volta yang banyak digunakan dalam kehidupan (misalnya baterai dan aki).

Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya korosi melalui percobaan.

Menjelaskan beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi.

Mengamati reaksi yang terjadi di anode dan katode pada sel elektrolisis melalui percobaan.

Menuliskan reaksi yang terjadi di anode dan katode pada larutan atau cairan dengan elektrode aktif ataupun elek

-trode inert.

Menerapkan konsep hukum Faraday dalam perhitungan sel elektrolisis.

Menuliskan reaksi elektrolisis pada penyepuhan dan pemur

-nian suatu logam.

Jenis tagihan: tugas individu, tugas kelompok, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, tugas kelompok, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, tugas kelompok, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap 4 jam pelajaran 4 jam pelajaran 2 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

• Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

tabel perio dik unsur

(9)

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Membuat daftar (tabel) keber

-adaan unsur-unsur dan produk yang mengandung unsur-unsur gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, oksigen, dan nitrogen secara individu di rumah dan dipresentasikan (Pembahasan lebih ditekankan pada unsur

­unsur atau

senyawanya yang dihasilkan oleh daerah setempat.

).

Melalui diskusi kelas dan pengamatan

mengidentifikasi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat

kimia unsur utama (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya).

Demonstrasi reaksi logam natrium dalam air (dilakukan oleh guru dengan hati-hati).

• Merancang dan melakukan per -cobaan untuk mengidentifikasi daya pen

goksidasi halogen dan

daya pereduksi halida dalam kerja kelompok di laboratorium.

Mengidentifikasi

keberadaan

unsur-unsur yang ada di alam terutama di Indonesia (gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, si

-likon, belerang, oksigen, dan nitrogen).

Mengidentifikasi

produk-produk yang mengandung unsur tersebut.

• Mengidentifikasi sifat-sifat fisik unsur utama (titik didih,

titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, dan sifat khusus lainnya).

Mengidentifikasi

sifat-sifat

kimia (kereaktifan, kelarutan) melalui percobaan.

• M en gi de nt ifik as i d ay a pe ng ok si-da si ha lo ge n da n da ya p er ed uk -si ha lid a m el al ui p er co ba an . • Mengidentifikasi reaksi nyala

senyawa logam (terutama alkali dan alkali tanah) melalui percobaan.

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, tugas kelompok, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

2 jam pelajaran 8 jam pelajaran

Alokasi W

aktu

Materi

Pembelajaran

Unsur-unsur golongan utama

Sifat-sifat

fisik

dan sifat-sifat kimia unsur utama

Standar Kompetensi

:

3.

Memahami karakteristik unsur

-unsur penting, kegun

aan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam

Kompetensi Dasar

:

3.1

Mengidentifikasi kelimpahan unsur

-unsur utama dan

transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut

3.2 M en de sk rip sik an ke ce nd er un ga n s ifa t fi sik da n s ifa t k im ia un su r u tam a d an un su r t ra ns isi (t iti k d id ih , ti tik le leh , k ek er as an ,

warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya)

3.3

Menjelaskan manfaat, dampak, dan proses pembuat

an unsur

-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari

Alokasi

W

aktu

:

18 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - tabel perio -dik unsur •

Bahan - lembar kerja - alat dan bahan labo

(10)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) • Air sadah •

Manfaat dan dampak unsur- unsur dalam kehidupan sehari- hari dan industri

Menyimpulkan daya pengok

-sidasi halogen dan daya pereduksi halida.

Merancang dan melakukan percobaan untuk mengiden

-tifikasi reaksi nyala senyawa

logam (terutama alkali dan alkali tanah) dalam kerja kelompok di laboratorium.

Merancang dan melakukan percobaan

untuk mengidentifi -kasi keteraturan sifat unsur-un

-sur periode ketiga dalam kerja kelompok di laboratorium.

Menyimpulkan keteraturan sifat

fisik dan sifat kimia unsur periode ketiga. •

Menjelaskan pengertian kesadahan, baik sementara maupun

tetap,

dan

dampaknya

bagi kehidupan sehari-hari dan industri melalui diskusi kelas.

Merancang dan melakukan percobaan untuk menyelidiki dan menghilangkan kesada

-han air dalam kerja kelompok di laboratorium.

Membuat daftar (tabel) tentang manfaat dan dampak unsur-unsur seperti gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, oksigen, dan nitrogen secara individu di rumah dan dipresentasikan

• Mengidentifikasi keteraturan sifat fisik dan sifat kimia

unsur-unsur periode ketiga melalui percobaan.

Menjelaskan pengertian kesadahan dan dampaknya.

Menjelaskan cara menghilang

-kan kesadahan air melalui percobaan.

Menjelaskan manfaat dan dampak unsur-unsur (seperti gas mulia, halogen, alkali, al

-kali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, oksigen, dan nitrogen) serta senyawanya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

Jenis tagihan: tugas individu, tugas kelompok, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, tugas kelompok, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap 2 jam pelajaran 4 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

• Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

tabel perio dik unsur

(11)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

(bahan presentasi sebaiknya membahas tentang manfaat dan dampak dari unsur-unsur atau senyawa yang diproduksi daerah bersangkutan).

Menjelaskan pembuatan unsur dan senyawa di laboratorium dan industri (misalnya H

2 SO 4 , N2 , Al, NH 3 , dan O 2 ) melalui diskusi kelas. •

Menjelaskan pembuatan unsur dan senyawanya di labora

-torium dan industri (misalnya HSO2

4 , N2 , Al, NH 3 , dan O 2 ). • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - tabel perio -dik unsur •

Bahan - lembar kerja - alat dan bahan labo

-ratorium Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian • Mengkaji sifat-sifat fisik dan

sifat-sifat kimia unsur transisi periode keempat.

Mendeskripsikan pembentukan ion kompleks pada unsur transisi periode keempat.

Mempelajari proses peng

-olahan unsur transisi periode keempat.

Mendeskripsikan kegunaan unsur-unsur transisi periode keempat.

Mengidentifikasi

sifat-sifat

fisik

dan sifat-sifat kimia unsur-un

-sur transisi periode keempat.

Menentukan tata nama senyawa kompleks unsur-un

-sur transisi periode keempat.

Mendeskripsikan proses pengolahan unsur-unsur transisi periode keempat.

Menjelaskan kegunaan unsur- unsur transisi periode keempat dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

6 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

Alokasi W aktu Materi Pembelajaran • Sifat-sifat fisik

dan sifat-sifat kimia unsur transisi periode keempat

Standar Kompetensi

:

3.

Memahami karakteristik unsur

-unsur penting, kegun

aan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam

Kompetensi Dasar

:

3.1

Mengidentifikasi kelimpahan unsur

-unsur utama dan

transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut

3.2 M en de sk rip sik an ke ce nd er un ga n s ifa t fi sik da n s ifa t k im ia un su r u tam a d an un su r t ra ns isi (t iti k d id ih , ti tik le leh , k ek er as an ,

warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya)

3.3

Menjelaskan manfaat, dampak, dan proses pembuat

an unsur

-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari

Alokasi

W

aktu

:

8 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - tabel perio -dik unsur •

(12)

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Menjelaskan sejarah penemuan unsur radioaktif melalui diskusi kelas.

Menjelaskan sinar-sinar radioaktif dan sifat-sifatnya melalui diskusi kelas.

Menjelaskan perbedaan reaksi inti dan reaksi kimia biasa melalui diskusi kelas.

Menjelaskan reaksi transmutasi melalui diskusi kelas.

• M en ga na lis is pi ta k es ta bi la n un su r un tu k m en en tu ka n ke ce nd er un ga n un su r-u ns ur d i lu ar p ita k es ta bi la n un tu k m en ca pa i k es ta bi la n. •

Menghitung laju peluruhan unsur- unsur radioaktif melalui diskusi kelas

Mendeskripsikan penemuan sinar radioaktif.

• Mengidentifikasi sifat-sifat sinar radioaktif. •

Membedakan reaksi inti dan reaksi kimia biasa.

Menuliskan persamaan reaksi inti.

Menjelaskan pita kestabilan unsur

.

Menghitung laju peluruhan unsur-unsur radioaktif.

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

2 jam pelajaran 2 jam pelajaran 2 jam pelajaran

Alokasi W

aktu

Materi

Pembelajaran

Penemuan sinar radi

oaktif

Sifat sinar radio

-aktif

Persamaan reaksi inti

Stabilitas inti dan laju peluruhan

Standar Kompetensi

:

3.

Memahami karakteristik unsur

-unsur penting, kegun

aan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam

Kompetensi Dasar

:

3.4

Mendeskripsikan unsur

-unsur radioaktif dari segi sif

at-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya

Alokasi

W

aktu

:

10 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

tabel perio dik unsur

(13)

..., ...

Guru Kimia

(_______________________) NIP. ...

Mengetahui, Kepala Sekolah

(_______________________) NIP. ... (1) (2) (3) (4) (5) (6) •

Menjelaskan berbagai satuan untuk menyatakan dosis radiasi melalui diskusi kelas.

• M en gk aj i s ifa t-s ifa t fi sik d an s ifa t-sif at k im ia , k eg un aa n, d an b ah ay a un su r-u ns ur ra di oa kt if m el al ui di sk us i k el as d an d ip re se nt as ika n. •

Mendeskripsikan kegunaan unsur-unsur radioaktif.

Mendeskripsikan bahaya unsur-unsur radioaktif.

Jenis tagihan: tugas individu, kuis, ulangan

Bentuk instru

-men: laporan tertulis dan penilaian sikap 2 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

Kegunaan dan bahaya unsur radi

oaktif • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - tabel perio -dik unsur •

(14)

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Membedakan gugus fungsi dan memberi nama senyawa karbon melalui diskusi.

Latihan memberi nama dari berbagai jenis senyawa.

Membahas jenis-jenis isomer senyawa karbon melalui diskusi.

Latihan menentukan terjadinya isomer dan memberikan nama senyawa yang terbentuk.

• Mengidentifikasi gugus fungsi senyawa karbon. •

Menuliskan struktur dan nama senyawa karbon berdasarkan gugus fungsinya.

Menentukan isomer-isomer senyawa karbon.

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan,

respon -si (ujian praktik) • Bentuk instru

-men: tes tertulis, performance

(kinerja dan sikap), laporan tertulis

(1) (2) (3) (4) (5) (6) 2 jam pelajaran Alokasi W aktu Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

Tabel perio dik unsur

Bahan - lembar kerja

Materi

Pembelajaran

Gugus fungsi senyawa karbon

• Isomer • Sifat-sifat fisik

dan sifat-sifat kimia senyawa karbon

Reaksi senyawa karbon

Kegunaan senyawa karbon

Menganalisis data titik didih dan titik leleh senyawa karbon untuk menjelaskan sifat-sifat fisik

melalui

diskusi.

Mengkaji reaksi senyawa karbon dalam diskusi kelas.

Mencari informasi dari literatur dan media informasi tentang kegunaan senyawa karbon secara individu.

• Menjelaskan sifat-sifat fisik senyawa karbon. • Menjelaskan reaksi identifikasi

gugus fungsi senyawa karbon.

Menuliskan reaksi senyawa karbon (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, reaksi eliminasi).

Mendeskripsikan kegunaan senyawa karbon. 16 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

• Jenis tagihan: tuga s k elo m po k,

ulangan, responsi (ujian praktik)

Bentuk instrumen: tes tertulis, performance

(kinerja dan sikap), laporan tertulis

Silabus

Nama Sekolah : .… Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa or

ganik dan reaksinya, benzena

dan turunannya, dan makromolekul

Kompetensi Dasar : 4.1. M en de sk rip sik an st ru kt ur , c ar a p en ul isa n, ta ta na m a, sif at, ke gu na an , d an id en tifi ka si se ny aw a k ar bo n ( ha lo alk an a, alk an

alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat, dan alkil alkanoat)

Alokasi

W

aktu

:

(15)

Standar Kompetensi

:

4.

Memahami senyawa or

ganik dan reaksinya, benzena

dan turunannya, dan makromolekul

Kompetensi Dasar

:

4.2

Mendeskripsikan struktur

, cara penulisan, tata nama

, sifat, dan kegunaan benzena dan turunannya

Alokasi

W

aktu

:

14 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian

Struktur dan stabilitas cincin benzena

Tata nama benzena dan turunannya

Reaksi benzena

Menentukan struktur benzena melalui diskusi kelas.

Menentukan stabilitas cincin benzena melalui diskusi kelas.

Menentukan tata nama senyawa benzena dan turunannya melalui diskusi.

Membahas reaksi substitusi atom H pada cincin benzena.

Mendiskusikan pengertian orto, meta, dan para.

Menuliskan struktur benzena dan menjelaskan stabilitas cincinnya.

Menuliskan tata nama senya

-wa benzena dan turunannya.

Menjelaskan reaksi substitusi atom H pada cincin benzena.

Menjelaskan pengarah orto, meta, dan para pada disubstitusi benzena.

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

Bentuk instru- men: tes tertulis, performance

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

Bentuk instru- men: tes tertulis, performance

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

Bentuk instru- men: tes tertulis, performance

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

2 jam pelajaran 4 jam pelajaran 2 jam pelajaran

Alokasi W aktu Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - Tabel perio -dik unsur •

Bahan - lembar kerja

Sifat

fisik

dan

sifat kimia benzena dan turunannya

Mendeskripsikan

sifat

fisik

dan sifat kimia benzena dan turunannya melalui diskusi.

Mendeskripsikan

sifat

fisik

dan sifat kimia benzena dan turunannya.

2 jam pelajaran

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

(16)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) •

Kegunaan dan bahaya benzena dan turunannya

Melalui diskusi kelas mendeskripsikan kegunaan dan bahaya senyawa ben

-zena dan turunannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mendeskripsikan kegunaan dan bahaya senyawa ben

-zena dan turunannya dalam kehidupan sehari-hari seperti fenol, anilina, butil hidroksi toluena (BHT), butil hidroksi anisol (BHA),

TNT

, aspirin,

zat warna (azo) dan lain-lain.

2 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

Jenis tagihan: tugas kelom

-pok, ulangan, kuis

Bentuk instrumen: tes tertulis, performance

• Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

Tabel perio dik unsur

Bahan - lembar kerja

Standar Kompetensi

:

4.

Memahami senyawa or

ganik dan reaksinya, benzena

dan turunannya, dan makromolekul

Kompetensi Dasar : 4. 3 M en de sk rip sik an st ru kt ur , t ata n am a, pe ng go lo ng an , s ifa t d an k eg un aa n m ak ro m ol ek ul (p ol im er, k ar bo hi dr at, d an p ro Alokasi W aktu :

20 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran)

Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian (1) (2) (3) (4) (5) (6) Alokasi W aktu Sumber/Bahan/ Alat

Mengamati dan menganalisis untuk

mengidentifikasi

jenis

dan sifat polimer sintetik dan polimer alam dalam kerja kelompok.

Menentukan reaksi polimer berdasarkan asal dan jenis monomer pembentuknya (ko

-polimer dan homo-polimer

,

polimer adisi dan polimer kondensasi) melalui diskusi. (Sebagai penerapan dari teori yang dipelajari bagi daerah yang terdapat industri peng

­

hasil polimer seperti karet sintetis, serat sintetis dan sebagainya agar memanfaat

­

kan industri tersebut sebagai sumber bahan belajar

). • Polimer • Mengidentifikasi polimer alam

dan polimer sintetik (karet, karbohidrat, protein, plastik).

• Menjelaskan sifat fisik dan

sifat kimia polimer

.

Menuliskan reaksi pem

-bent uk an p ol im er (a di si da n ko nd en sa si) d ar i m on om er ny a. • M en de sk rip sik an k eg un aa n po lim er d an m ew as pa da i d am -pa kn ya te rh ad ap lin gk un ga n. 4 jam pelajaran • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

Tabel perio dik unsur

Bahan - lembar kerja - alat dan bahan untuk percobaan

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, responsi (ujian praktik)

Bentuk instru

-men: tes tertulis, performance

(17)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) • Karbohidrat • Protein •

Menentukan golongan mono

-sakarida menjadi aldosa dan ketosa dalam diskusi kelas.

Menjelaskan rumus struktur dan

tata

nama

monosakarida.

Menjelaskan reaksi hidrolisis disakarida dan polisakarida dengan bantuan enzim dalam diskusi kelas.

Merancang dan melakukan percobaan untuk men

gide n-tifikasi karbohidrat dengan

berbagai reagen dalam kerja kelompok.

Menentukan rumus struktur asam amino esensial dan gugus peptida pada protein melalui diskusi kelas.

Merancang dan melakukan percobaan untuk men

gide n-tifikasi protein dalam kerja kelompok. • Menggolongkan monosa

-karida menjadi aldosa dan ketosa.

Menjelaskan rumus struktur dan tata nama monosakarida.

Menjelaskan sifat-sifat dan kegunaan monosakarida yang penting.

Menjelaskan reaksi hidrolisis disakarida dan polisakarida dengan bantuan enzim.

• Mengidentifikasi karbohidrat dengan reagen. •

Menuliskan rumus struktur asam amino esensial.

Mendeskripsikan sifat-sifat asam amino.

Mengidentifikasi

protein

dalam makanan (uji biuret, xanthoprotein, kertas timbal).

• Menjelaskan klasifikasi pro -tein.

8 jam pelajaran 6 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

Jenis tagihan: tugas kelom

-pok, ulangan, responsi

Bentuk instrumen: tes tertulis,

perfor ­ mance , laporan tertulis •

Jenis tagihan: tugas kelom

-pok, ulangan, responsi

Bentuk instrumen: tes tertulis,

perfor ­ mance , laporan tertulis • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - Tabel perio -dik unsur •

(18)

Standar Kompetensi

:

4.

Memahami senyawa or

ganik dan reaksinya, benzena

dan turunannya, dan makromolekul

Kompetensi Dasar

:

4.4

Mendeskripsikan struktur

, tata nama, penggolongan

, sifat, dan kegunaan lemak

Alokasi

W

aktu

:

10 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran) • Mendeskripsikan struktur dan tata nama lemak secara diskusi. • Melakukan penggolongan le

-mak berdasarkan kejenuhan ikatannya.

Mengamati dan menjelaskan sifat

fisik

dan

kimia

lemak

dan minyak melalui diskusi.

Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian

Rumus struktur dan nama lemak

Penggolongan lemak dan minyak

Sifat

fisik

dan

sifat kimia lemak dan minyak

Menuliskan rumus struktur dan nama lemak dan minyak.

Menggolongkan lemak berdasarkan kejenuhan ikatannya.

Mengamati dan mengurai

-kan sifat fisik dan sifat kimia

lemak dan minyak.

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

2 jam pelajaran 2 jam pelajaran 2 jam pelajaran

Alokasi W aktu Sumber/Bahan/ Alat • Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 -

Tabel perio dik unsur

Bahan - lembar kerja

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

Bentuk instru

-men: tes tertulis, performance

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

Bentuk instru

-men: tes tertulis, performance

Jenis tagihan: tugas kelompok, ulangan, kuis

Bentuk instru

(19)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) •

Mendeskripsikan fungsi dan peran lemak dan minyak dalam kehidupan.

Fungsi dan peran lemak dan minyak

Menjelaskan kegunaan lemak dan minyak dalam kehidupan sehari-hari melalui diskusi.

Jenis tagihan: tugas kelom

-pok, ulangan, kuis

Bentuk instrumen: tes tertulis,

perfor

­

mance

2 jam pelajaran dan 2 jam pel

-ajaran ulangan harian

• Sumber - buku Theory and Appli­ cation of Chemistry 3 - Tabel perio -dik unsur •

Bahan - lembar kerja

..., ...

Guru Kimia

(_______________________) NIP. ...

Mengetahui, Kepala Sekolah

(20)

Nama Sekolah : ... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 1

Standar Kompetensi : 1. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit

Kompetensi Dasar : 1.1 Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan os-motik termasuk sifat kilogatif larutan

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran

Indikator : • Menghitung konsentrasi suatu larutan (kemolalan dan fraksi mol)

• Menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan non-elektrolit (hukum Raoult) dan larutan non-elektrolit

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menghitung konsentrasi suatu larutan (kemolalan dan fraksi mol);

• menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan nonelektrolit (hukum Raoult) dan larutan elektrolit.

II. Uraian Materi Pembelajaran

• Sifat yang tidak bergantung pada jenis zat, tetapi bergantung pada konsen-trasi partikel zat terlarut disebut sifat koligatif.

• Satuan yang digunakan untuk mempelajari sifat koligatif larutan adalah kemolaran, kemolalan, dan fraksi mol.

• Ada empat sifat koligatif larutan, yaitu penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan kejadian yang berhu-bungan dengan sifat koligatif yang ada dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti

(21)

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang sifat koligatif. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

V. Alat dan Sumber Belajar

Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 1–7

VI. Penilaian

Siswa mengerjakan Latihan 1.1.

Pengayaan

1. Hitunglah molalitas suatu larutan yang dibuat dengan melarutkan 262 g etilena glikol (C2H6O2) dalam 8.000 g air.

2. Berapa banyak glukosa (Mr = 180) yang harus dilarutkan dalam 2 L air agar

diperoleh larutan dengan molalitas 0,75 m?

3. Sebanyak 41 g suatu zat dilarutkan dalam air hingga volumenya 750 mL. Jika kemolalan larutan 0,65 m, berapakah massa molekul relatif (Mr) zat

tersebut?

4. Berapakah fraksi mol benzena, C6H6, dalam suatu larutan yang disiapkan

dengan melarutkan 2,86 g benzena dalam 72,0 g karbon tetraklorida, CCl4?

(Ar C = 12, H = 1, Cl = 35,5)

5. Berapa gram glukosa yang diperlukan agar diperoleh fraksi mol glukosa 0,048 dalam 2 kg air? Kunci Latihan 1.1 1. 0,56 m 3. 10,53 g 5. 100,6 g Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(22)

Nama Sekolah : ... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 2

Standar Kompetensi : 1. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit

Kompetensi Dasar : 1.1 Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan os-motik termasuk sifat kilogatif larutan

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran

Indikator : • Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut.

• Menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan.

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut;

• menghitung tekanan uap larutan berdasarkan data percobaan.

II. Uraian Materi Pembelajaran

• Penurunan tekanan uap termasuk sifat koligatif larutan. • Tekanan uap larutan dipengaruhi fraksi mol zat terlarut.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan kejadian yang berhu-bungan dengan penguapan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan Inti

• Menjelaskan penurunan tekanan uap pelarut akibat adanya partikel zat terlarut melalui diskusi kelas.

• Menghitung penurunan tekanan uap pelarut berdasarkan data percobaan. c. Kegiatan Akhir (Penutup)

(23)

V. Alat dan Sumber Belajar

Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 7–12

VI. Penilaian

Siswa mengerjakan Latihan 1.2.

Pengayaan

1. Hitunglah tekanan uap pada 25 oC dari larutan yang mengandung 21,8 g

zat terlarut nonvolatil [urea, CO(NH2)2] dalam 525 g H2O. Tekanan uap air pada 25 oC adalah 23,8 mmHg. (A

r C = 12, O = 16, N = 14, H = 1).

2. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 250 g sukrosa (C12H22O11) dalam 750 g air. Tentukan tekanan uap larutan ini pada 30 oC jika tekanan uap air

pada suhu ini adalah 31,8 mmHg. (Ar C = 12, H = 1, O = 16).

3. Berapa gram sukrosa (C12H22O11) yang harus ditambahkan ke dalam 552 g air untuk menghasilkan larutan dengan tekanan uap 2,0 mmHg lebih kecil daripada air murni pada 20 oC? (Tekanan uap air murni pada 20 oC adalah

17,5 mmHg.)

4. Tekanan uap benzena (C6H6) adalah 93,4 mmHg pada suhu 25 oC. Berapakah

tekanan uap (dalam mmHg) dari larutan yang dibuat dari 56,4 g zat terlarut nonvolatil C20H42 dalam 1.000 g benzena?

5. Larutan yang mengandung 8,3 g zat yang tidak mudah menguap dalam 1 mol kloroform (CHCl3) mempunyai tekanan uap 511 mmHg. Tekanan uap CHCl3 murni pada suhu yang sama adalah 526 mmHg. Hitunglah: a. fraksi mol zat terlarut;

b. banyaknya mol zat terlarut;

c. massa molekul relatif (Mr) zat terlarut.

Kunci Latihan 1.2 1. p = 770,6 mmHg 3. ∆p = 27,14 mmHg 5. p = 89 mmHg Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(24)

Nama Sekolah : ... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 3–5

Standar Kompetensi : 1. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit

Kompetensi Dasar : 1.2 Membandingkan antara sifat koligatif larutan non-elektrolit dengan sifat koligatif larutan non-elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran

Indikator : • Menganalisis diagram pT untuk menafsirkan penu-runan tekanan uap, penupenu-runan titik beku, dan kenaikan titik didih larutan.

• Mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan.

• Menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data percobaan.

• Mengamati kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan.

• Menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data percobaan.

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menganalisis diagram pT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penu-runan titik beku, dan kenaikan titik didih larutan;

• mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan;

• menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit dan nonelektrolit ber-dasarkan data percobaan;

• mengamati kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan;

• menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit dan nonelektrolit ber-dasarkan data percobaan.

II. Uraian Materi Pembelajaran

(25)

• Mengamati penurunan titik beku dan kenaikan titik didih zat cair akibat penambahan zat terlarut.

• Menghitung penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan nonelek-trolit berdasarkan data percobaan.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, pemberian tugas, dan praktikum

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-3

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan kejadian yang ber-hubungan dengan penguapan, pembekuan, dan pendidihan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti

Menganalisis diagram pT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penu-runan titik beku, dan kenaikan titik didih larutan.

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang diagram pT. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk me-ngetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

Pertemuan Ke-4

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan kembali diagram pT yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

• Merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan titik beku dan titik didih larutan elektrolit dan nonelektrolit dalam kerja kelompok di laboratorium.

• Mengamati faktor-faktor yang memengaruhi penurunan titik beku dan kenaikan titik didih berdasarkan percobaan.

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang titik beku dan titik didih larutan serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

Pertemuan Ke-5

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

(26)

• Menyimpulkan pengaruh zat terlarut terhadap penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan.

• Berlatih menghitung ∆Tf dan ∆Tb larutan.

• Menentukan massa dan massa molekul relatif zat terlarut berdasarkan penurunan titik beku atau kenaikan titik didih larutan.

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang penurunan titik beku dan ke-naikan titik didih larutan berdasarkan data. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

V. Alat dan Sumber Belajar

• Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 13–18 • Diagram pT

• Alat-alat dan bahan laboratorium

VI. Penilaian

Guru menilai keaktifan siswa dalam melakukan percobaan dan diskusi. Siswa mengerjakan Latihan 1.3.

Pengayaan

1. Berapakah titik beku dan titik didih larutan berair yang mengandung 55,0 g gliserol [C3H5(OH)3] dalam 250 g air? Gliserol merupakan zat terlarut

non-elektrolit yang tidak mudah menguap. (Kf air = 1,86 oC/m; Kb = 0,52 oC/m;

Ar C = 12, H = 1, O = 16)

2. Rumus empiris suatu senyawa nonelektrolit adalah C4H2N. Jika 3,84 g

senyawa itu dalam benzena menyebabkan penurunan titik beku sebesar 0,307 oC, tentukan massa molekul relatif (M

r) dan rumus molekul senyawa

itu. (Titik beku benzena murni 5,5 oC; K

f = 5,12 oC/m; Ar C = 12, H = 1, N

= 14)

3. Suatu larutan yang dibuat dengan melarutkan 0,115 g kuinina (suatu obat penurun panas) dalam 1,36 g kamper mempunyai titik beku 169,6 oC.

Hitunglah massa molekul relatif kuinina berdasarkan data eksperimen ini. (Titik beku kamper murni 179,8 oC; K

f = 39,7 oC/m).

4. Suatu senyawa tertentu yang dilarutkan dalam asam asetat menghasilkan suatu larutan yang mendidih pada 122,0 oC. Berapakah titik beku larutan

ini? (Titik didih asam asetat = 117,9 oC; titik beku = 16,6 oC; K

b = 2,93 oC/m;

Kf = 3,9 oC/m)

5. Penambahan 1,0 g benzena (C6H6) ke dalam 80,0 g sikloheksana (C6H12)

(27)

a. Berapakah nilai Kb untuk sikloheksana?

b. Manakah pelarut yang lebih baik untuk menentukan massa molekul relatif melalui cara penurunan titik beku, benzena atau sikloheksana? Jelaskan. Kunci Latihan 1.3 1. 100,29 oC 3. 40 g 5. 100 g Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(28)

Nama Sekolah : ... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 6

Standar Kompetensi : 1. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit

Kompetensi Dasar : 1.2 Membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelek-trolit dengan sifat koligatif larutan eleknonelek-trolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran

Indikator : • Menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmotik serta terapannya.

• Menghitung tekanan osmotik larutan nonelektrolit.

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmotik serta terapannya; • menghitung tekanan osmotik larutan nonelektrolit.

II. Uraian Materi Pembelajaran

• Menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmotik serta terapannya. • Menghitung tekanan osmotik larutan nonelektrolit.

• Menjelaskan peristiwa osmotik dalam kehidupan sehari-hari.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan kejadian yang berhu-bungan dengan peristiwa osmosis dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti

• Menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmotik melalui diskusi kelas.

• Menjelaskan hubungan tekanan osmotik dengan kemolaran.

• Menjelaskan penggunaan tekanan osmotik dan peristiwa osmotik dalam kehidupan sehari-hari.

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

(29)

V. Alat dan Sumber Belajar

Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 18–24

VI. Penilaian

Siswa mengerjakan Latihan 1.4.

Pengayaan

1. Berapakah tekanan osmotik larutan urea 12,36 M dalam air pada suhu 20 oC?

2. Larutan 0,4 g polipeptida dalam 1,0 L larutan berair menunjukkan tekanan osmotik 3,74 mmHg pada suhu 27 oC. Berapa kira-kira massa molekul

relatif peptida ini?

3. Jika tangkai bunga yang dipetik dimasukkan dalam larutan garam pekat, bunga akan layu. Jika mentimun segar dimasukkan dalam larutan yang sama, mentimun akan mengerut (menjadi acar). Jelaskan dasar dari gejala ini.

4. Krisis air bersih sering melanda beberapa daerah pada saat musim kemarau, bahkan daerah-daerah di dekat laut. Di sisi lain, keberadaan air laut sangat melimpah. Akan tetapi, mengapa kita tidak boleh minum air laut secara langsung? Jelaskan alasannya.

5. Pohon redwood (pohon tertinggi di dunia) dapat tumbuh lebih dari 115 m tingginya. Berdasarkan hanya pada tinggi pohon, hitunglah tekanan osmotik dalam akar pada permukaan tanah. (Asumsikan massa jenis larutan 1 g/cm3;

1 atm = 101.325 Pa (N/m2); g = 9,8 m/s2; gunakan pengetahuan Anda tentang

tekanan dalam zat cair yang dipelajari dalam pelajaran Fisika).

Kunci Latihan 1.4 1. 8,2 x 10–4 atm 3. 110 g 5. 0,315 M Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(30)

Nama Sekolah : ... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 7 dan 8

Standar Kompetensi : 1. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit

Kompetensi Dasar : 1.2 Membandingkan antara sifat koligatif larutan nonelek-trolit dengan sifat koligatif larutan eleknonelek-trolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (untuk ulangan harian 2 jam pelajaran) Indikator : Menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat

koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit.

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat menganalisis data perco-baan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit.

II. Uraian Materi Pembelajaran

• Membandingkan jumlah partikel zat terlarut nonelektrolit dan elektrolit. • Menjelaskan pengaruh faktor van’t Hoff terhadap sifat koligatif larutan.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan kembali sifat koligatif larutan nonelektrolit yang telah dipelajari sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

• Menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui diskusi kelompok. • Menjelaskan pengaruh faktor van’t Hoff terhadap sifat koligatif larutan. • Menghitung sifat koligatif larutan elektrolit berdasarkan data. c. Kegiatan Akhir (Penutup)

(31)

V. Alat dan Sumber Belajar

Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 24–36

VI. Penilaian

Siswa mengerjakan Latihan 1.5 dan soal evaluasi.

Pengayaan

1. Dengan anggapan terdisosiasi (terionisasi) sempurna, berapakah titik beku yang diharapkan dari larutan MgSO4 0,10 m?

2. Jika penurunan titik beku hasil pengamatan lebih kecil dibandingkan yang terhitung untuk suatu zat terlarut, apa artinya?

3. Susunlah larutan berikut berdasarkan urutan menurunnya titik beku. a. Na3PO4 0,10 m; d. C6H12O6 0,15 m;

b. NaCl 0,35 m; e. CH3COOH 0,15 m; c. MgCl2 0,20 m; f. K2SO4 0,15 m.

4. Pada suhu 25 oC, tekanan uap air murni adalah 23,8 mmHg dan tekanan

uap air laut adalah 23,0 mmHg. Dengan asumsi bahwa air laut hanya mengandung NaCl, perkirakan konsentrasinya dalam satuan molalitas. 5. Tekanan osmotik 0,01 m larutan CaCl2 dan larutan urea pada 25 oC

masing-masing adalah 0,605 atm dan 0,245 atm. Tentukan derajat disosiasi CaCl2 dalam larutan. Kunci Latihan 1.5 1. i = 2,86 3. Tf = –2,03 oC 5. α = 0,33 = 33% Evaluasi Bab 1 1. C 6. A 11. D 2. C 7. A 12. C 3. C 8. C 13. D 4. e 9. B 14. C 5. e 10. B 15. e Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(32)

Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 9 dan 10

Standar Kompetensi : 2. Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elek-trokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar : 2.1 Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam

sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri

Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran

Indikator : • Menyetarakan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron).

• Menyetarakan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi (PBO).

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menyetarakan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron); • menyetarakan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi

(PBO).

II. Uraian Materi Pembelajaran

• Reaksi redoks terdiri atas reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.

• Oksidasi adalah penangkapan oksigen, pelepasan elektron, atau peningkatan bilangan oksidasi.

• Reduksi adalah pelepasan oksigen, penangkapan elektron, dan penurunan bilangan oksidasi.

• Reaksi redoks dapat disetarakan dengan metode bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, dan pemberian tugas

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-9

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

(33)

b. Kegiatan Inti

• Menyetarakan persamaan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi (ion elektron) melalui diskusi kelas.

• Berlatih menyetarakan reaksi redoks. c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang penyetaraan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

Pertemuan Ke-10

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan kembali penyetaraan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi yang telah dipelajari pada per-temuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

• Menyetarakan persamaan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi (PBO) melalui diskusi kelas.

• Berlatih menyetarakan reaksi redoks. c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang reaksi redoks. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

V. Alat dan Sumber Belajar

Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 39–49

VI. Penilaian

Siswa mengerjakan Latihan 2.1 sampai Latihan 2.3.

Pengayaan

1. Tentukan bilangan oksidasi setiap atom dalam senyawa berikut. a. NH2OH e. Ca(VO3)2 i. SO32–

b. NaOCl f. Sr(IO3)2 j. NO+

c. NaClO3 g. Na2HPO4 k. ClO4

d. SnCl4 h. Na2S4O6 l. VO2+

2. Setarakan reaksi redoks berikut dengan metode bilangan oksidasi. a. I2 + HNO3 → HIO3 + NO2 + H2O

b. HNO3 + H3AsO3 → H3AsO4 + NO + H2O c. Zn + H2SO4 → ZnSO4 + H2S + H2O

(34)

a. Ag+ + Fe → Ag + Fe2+ b. NO3 + Cu → NO 2 + Cu2+ (suasana asam) c. NO3 + Zn → NH 4+ + Zn2+ (suasana asam) d. CrO42– + S2– → S + CrO 2– (suasana basa) e. SO32– + CrO

42– → SO42– + CrO2– (suasana basa)

4. Berdasarkan persamaan reaksi berikut, tentukan zat yang teroksidasi, zat yang tereduksi, zat pengoksidasi, dan zat pereduksi.

a. Cu + 2 H2SO4 → CuSO4 + SO2 + H2O b. 5 H2SO4 + 4 Zn → 4 ZnSO4 + H2S + 4 H2O c. 2 KMnO4 + 5 H2C2O4 + 3 H2SO4 → 10 CO2 + K2SO4 + 2 MnSO4 + 8 H2O d. Fe2O3 + 3 CO2 → 2 Fe + 3 CO2 e. Zn + H2SO4 → ZnSO4 + H2 Kunci Latihan 2.1

a. Ag(s) + 2 HNO3(aq) → AgNO3(aq) + NO2(g) + H2O(l) c. Cu(s) + 2 H2SO4(aq) → CuSO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l) e. KIO3(aq) + 2 Na2SO3(aq) → KIO(aq) + 2 Na2SO4(aq)

Latihan 2.2

a. Zn(s) + SO42–(aq) + 4 H+(aq) → Zn2+(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l)

c. 3 P(s) + 5 NO3–(aq) + 2 H+(aq) + 2 H2O(l) → 3 H2PO4–(aq) + 5 NO(g)

e. Cr2O72–(aq) + 6 Fe2+(aq) + 14 H+(aq) → 2 Cr3+(aq) + 6 Fe3+(aq) + 7 H2O(l)

Latihan 2.3

b. 3 CN–(aq) + 2 MnO

4–(aq) + H2O(l) → 2 MnO2(s) + 3 CNO(aq) + 2 OH(aq)

d. 2 Cr(OH)3(s) + 3 OCl(aq) + 4 OH(aq) → 2 CrO

42–(aq) + 3 Cl(aq) + 5 H2O(l)

Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(35)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 11 dan 12

Standar Kompetensi : 2. Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elek-trokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar : 2.1 Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam

sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri

Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran

Indikator : • Menyimpulkan ciri-ciri reaksi redoks yang berlang-sung secara spontan melalui percobaan.

• Menggambarkan susunan sel Volta atau sel Galvani dan menjelaskan fungsi tiap bagiannya.

• Menjelaskan bagaimana energi listrik dihasilkan dari reaksi redoks dalam sel Volta.

• Menuliskan lambang sel dan reaksi-reaksi yang terjadi pada sel Volta.

• Menghitung potensial sel berdasarkan data potensial standar.

• Menjelaskan prinsip kerja sel Volta yang banyak digu-nakan dalam kehidupan (misalnya baterai dan aki).

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menyimpulkan ciri-ciri reaksi redoks yang berlangsung secara spontan melalui percobaan;

• menggambarkan susunan sel Volta atau sel Galvani dan menjelaskan fungsi tiap bagiannya;

• menjelaskan bagaimana energi listrik dihasilkan dari reaksi redoks dalam sel Volta;

• menuliskan lambang sel dan reaksi-reaksi yang terjadi pada sel Volta; • menghitung potensial sel berdasarkan data potensial standar;

(36)

• elektrokimia adalah bagian ilmu kimia yang mempelajari hubungan antara energi listrik dan reaksi redoks.

• Sel elektrokimia dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sel Volta dan sel elek-trolisis.

• Contoh sel Volta yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah aki, baterai, dan sel bahan bakar.

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, pemberian tugas, dan praktikum

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-11

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan kembali reaksi redoks yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

Merancang dan melakukan percobaan sel Volta (sel elektrokimia) dalam kerja kelompok di laboratorium.

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang sel Volta dan bagian-bagian-nya.

Pertemuan Ke-12

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk mengingatkan kembali bagian-bagian sel Volta yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

• Menjelaskan reaksi yang terjadi pada sel Volta dan notasi diagram sel Volta melalui diskusi kelas.

• Berlatih menghitung nilai potensial sel, E°.

• Melalui diskusi kelas menjelaskan prinsip sel Volta yang banyak digu-nakan dalam kehidupan (misalnya baterai dan aki).

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang sel Volta dan terapannya. Se-lanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

V. Alat dan Sumber Belajar

(37)

VI. Penilaian

Siswa mengerjakan Latihan 2.4 dan Latihan 2.5.

Pengayaan

1. Berdasarkan tabel potensial reduksi standar, manakah reaksi berikut yang berlangsung spontan? a. 2 Au3+ + 6I → 3 I 2 + 2 Au d. Ni2+ + Zn → Zn2+ + Ni b. 3 Ca + 2 Cr3+ → 2 Cr + 3 Ca2+ e. Fe3+ + Ag → Ag+ + Fe2+ c. Br2 + 2 Cl– → Cl 2 + 2 Br–

2. Tuliskan diagram sel Volta untuk pasangan setengah reaksi berikut dan hitunglah potensial selnya (Eºsel)

a. Co2+(aq) + 2e Co(s) Zn2+(aq) + 2e Zn(s) b. Au3+(aq) + 3e Au(s) Sn2+(aq) + 2e Sn(s) c. Fe2+(aq) + 2e Fe(s) Ag+(aq) + e Ag(s) d. Cr3+(aq) + 3e Cr(s) Cu2+(aq) + 2e Cu(s)

e. BrO3(aq) + 6 H+(aq) + 6e Br(aq) + 3 H 2O

Cu2+(aq) + 2e Cu(s)

3. Tuliskan setengah reaksi sel Volta berikut dan hitunglah Eo

sel yang terjadi.

a. 2Br–(aq) | Br

2(l) || Sn2+(aq) | Sn(s)

b. Cu+(aq) | Cu2+(aq) || Fe3+(aq) | Fe2+(aq)

c. Ca(s) | Ca2+(aq) || Cd2+(aq) | Cd(s)

d. Cr(s) | Cr3+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s)

e. Mg(s) | Mg2+(aq) || Sn2+(aq) | Sn(s) Kunci Latihan 2.5 1. a. spontan b. tidak 3. a. Eo sel = 1,83 volt b. Eo sel = 3,18 volt Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

(38)

Nama Sekolah : .... Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XII/1 Pertemuan Ke- : 13

Standar Kompetensi : 2. Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elek-trokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar : 2.1 Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam

sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran

Indikator : • Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi terjadi-nya korosi melalui percobaan.

• Menjelaskan beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi.

I. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

• menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya korosi melalui percobaan;

• menjelaskan beberapa cara untuk mencegah terjadinya korosi.

II. Uraian Materi Pembelajaran

• Korosi merupakan peristiwa reaksi redoks antara logam dan lingkungannya. • Konsep sel Volta dapat digunakan untuk mencegah korosi (besi berkarat).

III. Metode Pembelajaran

Ceramah, diskusi, pemberian tugas, dan praktikum

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

a. Kegiatan Awal (Apersepsi)

Guru memimpin diskusi kelas untuk menyebutkan peristiwa korosi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti

• Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya korosi melalui kerja kelompok di laboratorium.

(39)

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang korosi dan cara mencegah terjadinya korosi. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

V. Alat dan Sumber Belajar

• Buku Theory and Application of Chemistry 3 halaman 68–72 • Alat-alat dan bahan laboratorium

VI. Penilaian

Guru menilai keaktifan siswa dalam melakukan percobaan dan diskusi. Mengetahui, ..., ...

Kepala Sekolah Guru Kimia

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian perkembangan sikap spiritual dan sosial dalam bentuk jurnal. Tes Tertulis 1) Kisi-kisi No Kompetensi Dasar Materi Indikator Pencapaian Kompetensi Bentuk Soal Jml

Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain sebagai akibat penggunaan alat yang menggunakan energi listrik5. Dengan dipandu guru,

(Refleksi pencapaian siswa/ formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan

Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan praktek/unjuk kerja sesuai dengan rubrik

⮚ Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi) ⮚ Membaca do’a sesudah belajar dengan benar (disiplin). Diketahui

• Untuk mengetahui hasil belajar siswa, bentuk penilaian berupa soal pretest dan soal posttest.. • Untuk mengetahui minat belajar siswa, bentuk penilaian

Menerapkan - Menjelaskan Materi ( presentasi ) - Tanya Jawab ( diskusi ) - Latihan /pemecahan masalah - Pemberian Tugas Diferensial Fungsi Sederhana -

Penilaian Tugas Rumah Untuk menilai pemahaman dan penguasaan peserta didik terhadap materi Penyajian Data, guru dapat menggunakan instrumen penilaian tugas rumah berikut Instrumen