• Tidak ada hasil yang ditemukan

2012

Pada tanggal 22 Februari 2012, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) meluncurkan identitas baru dan bertransformasi menjadi IPC, sebuah perusahaan penyedia jasa pelabuhan terkemuka di Indonesia, yang lebih eisien dan modern dalam berbagai aspek operasional, dalam rangka mencapai tujuan menjadi operator pelabuhan kelas dunia.

2013

• Tahun 2013 menjadi tahun di mana IPC fokus kepada pengembangan langkah strategis perusahaan. Melanjutkan keberhasilan transformasi, Perseroan harus bergerak lebih cepat, efektif dan eisien dalam melayani kebutuhan jasa pelanggan atau pengguna jasa kepelabuhanan. Dengan optimisme dan keyakinan yang sungguh, Perseroan siap melangkah mencapai terobosan-terobosan usaha di tahun-tahun selanjutnya serta menyiapkan diri menjadi yang terdepan, terbaik dan tersehat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pelabuhan yang dipandang oleh dunia.

• Groundbreaking Terminal New Priok oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

• 2013 is the year in which IPC focuses on developing Company’s strategic steps. Continuing the success of corporate transformation, the Company must move faster, efectively and eiciently in serving the needs of customer service or port service user. Through optimism and conidence, the Company is ready to step into business breakthroughs in the next years and prepare to be the leader, the best and healthiest in supporting Indonesia’s economic growth and the respected port of the world.

• New Priok Terminal groundbreaking by President of Republic of Indonesia, Mr. Susilo Bambang Yudhoyono

analisa dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tata kelola Perusahaan Corporate Governance Tanggung Jawab sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility 57 laporan Tahunan 2016 Annual Report

In 2014, the Company invested Rp1.43 trillion to subsidiaries, increased 33.64% compared to 2013 which amounted to Rp1.07 trillion. In addition, the Company also invested on human resources development, particularly in domestic and overseas education. In order to perform better, the Company has also conducted several studies and researches related to maritime industry. Among them are jointly carried out with the World Bank on “Implementation of Reducing Logistic Cost in Indonesia & Port Development Priority Projects and Financing Strategy”. To establish one- stop service to meet customers’ demand, the Company provides an open, convenient, lexible and modern service area through cooperation between its Directorate of Commercial/Business Development and Directorate of Operations and Branches of Tanjung Priok Port.

The Company begins the irst phase of Corporate Roadmap, The Fit in Infrastructure phase with the focus to governance management that covers business process, SOP and structure; corporate culture, corporate and business model restructuration; and business redeinition; along with ine tuning in all aspects. One of the Company’s delightful achievement is the inauguration of Kalibaru Container Port at Tanjung Priok/New Priok Container Terminal (NPCT1) Main Oice by Mr. Joko Widodo, the President of the Republic of Indonesia on September 13, 2016. In addition, the Company also managed to achieve 93.32 GCG score and 532.5 KPKU score.

Despite 2015 is full of challenges, the Company remained able to create a proud achievement. In this year, IPC successfully issued bonds in the international capital markets or the global bond amounted to USD1,6 billion. In addition, IPC also increasingly creates some achievements in the world with a network port community and work together as the sister port of the Port of Townsville Ltd, Australia and Shenzhen Port Authority.

From the operational side, the Company has done a lot of utilization and renewal in all aspects of port existing facilities such as the implementation of the OPUS system in the management of container terminal in Tanjung Priok, Panjang, Pontianak and Palembang.

Another achievement is made by IPC in 2015 is the launch of IPC Corporate University by the President of Republic of Indonesia Joko Widodo. IPC Corporate University is part of a strategic and visionary transformation program in order to prepare things related to soft infrastructure. Through IPC Corporate University, the Company expects to be able to give birth to a glorious generation of highly competitive with the technical competence of port and logistics, management and reliable leadership.

2014

Pada tahun 2014, Perseroan melakukan banyak investasi pada Entitas Anak, yang nilainya sebesar Rp1,43 triliun, meningkat 33,64% dibandingkan tahun 2013 yang sebesar Rp1,07 triliun. Selain itu, Perseroan juga menanamkan investasi pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan yang dilakukan di dalam dan luar negeri. Dalam rangka terus meningkatkan kinerja, Perseroan juga telah melakukan sejumlah studi dan riset terkait dengan industri maritim. Di antaranya dilakukan bersama World Bank tentang

“Implementation of reducing logistic cost in Indonesia & Port

Development priority projects and inancing strategy”. Untuk mewujudkan pelayanan satu atap yang memuaskan bagi seluruh pelanggan, Perseroan melalui Direktorat Komersial dan Pengembangan Usaha bekerja sama dengan Direktorat Operasi dan Cabang Pelabuhan Tanjung Priok sebagai

pilot project, telah menyediakan tempat pelayanan dengan suasana yang nyaman, terbuka, leksibel, dan modern.

2015

Di tahun 2015 yang penuh dengan tantangan, Perseroan tetap mampu menorehkan prestasi yang membanggakan. Di tahun ini, IPC berhasil menerbitkan obligasi di pasar modal internasional atau global bond sebesar USD1,6 miliar. Selain itu, IPC juga semakin menorehkan prestasi di jaringan komunitas pelabuhan dunia dengan menjalin kerja sama dalam rangka sister port dengan Port of Townsville Ltd, Australia dan Shenzhen Port Authority.

Dari sisi operasional, Perseroan telah melakukan banyak pemanfaatan dan pembaharuan di seluruh aspek fasilitas kepelabuhan eksisting seperti penerapan sistem OPUS dalam pengelolaan terminal peti kemas di Tanjung Priok, Panjang, Pontianak dan Palembang. Prestasi lain yang diukir oleh IPC di tahun 2015 adalah diresmikannya IPC Corporate University oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo. IPC Corporate University merupakan bagian dari program transformasi strategis dan visioner dalam rangka menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan soft infrastructure. Melalui IPC Corporate University, Perseroan berharap untuk dapat mencetak generasi gemilang yang berdaya saing tinggi dengan kompetensi teknis kepelabuhanan dan logistik, manajemen dan kepemimpinan yang dapat diandalkan.

Perusahaan memasuki fase pertama corporate roadmap, yaitu

Fit in Infrastructure dengan fokus pada penataan tata kelola atau governance yang mencakup proses bisnis, SOP dan struktur; budaya perusahaan; restrukturisasi korporasi dan model bisnis; dan mendiiniskan kembali bisnis; yang disertai dengan penyelarasan (ine-tuning) dalam semua aspek.

Salah satu pencapaian terbesar dari perusahaan adalah peresmian pengoperasian Terminal Peti Kemas Kalibaru Pelabuhan Utama Tanjung Priok/New Priok Container Terminal 1 (NPCT1) oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo pada tanggal 13 September 2016. Selain itu perusahaan juga berhasil mencapai skor GCG dengan nilai 93,32 dan skor KPKU dengan nilai 532,5.

2016

laporan Manajemen Management Report Ikhtisar kinerja 2016 Performance Highlights of 2016 Proil Perusahaan Company Proile

58 PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)

rIwayat sIngKat

PerusaHaan