Modul 3 Monitor dan Evaluasi
2. E-Perencanaan
2.2 Langkah 2: Pembuatan Proposal
Merupakan menu utama dalam modul e-Perencanaan (e-Planning).
What : Merupakan menu pengajuan proposal yang diajukan oleh setiap satker untuk kegiatan di tahun t+1, sebagai contoh pada tahun 2013 untuk pengajuan usulan kegiatan tahun 2014. Pastikan dalam pengajuan proposal ini menggunakan tahun anggaran yang benar (2014) atau tidak akan dapat diproses oleh satker yang berwenang.
Who : Pengguna e-Renggar level 1 modul perencanaan adalah user yang berperan sebagai Pengusul.
Why : Berdasarkan kebijakan pemanfaatan e-Renggar, untuk pengusulan kegiatan mulai tahun 2014, setiap satker diwajibkan menggunakan software e-Renggar untuk melakukan pengajuan proposal.
When : Sistem e-Perencanaan ini mempunyai skema perencanaan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Untuk penetapan pagu indikatif sampai dengan bulan Maret, pagu anggaran sampai dengan bulan Juli, sedangkan untuk alokasi anggaran sampai dengan bulan Oktober pada setiap tahunnya.
>
37
Where : Pengajuan proposal bisa dilakukan menggunakan menu ajukan proposal seperti gambarberikut.
GAMBAR 38 MENU PENGAJUAN PROPOSAL
How : Untuk mengakses sistem pengajuan proposal silahkan klik menu e-Planning > Ajukan Proposal yang akan membawa kita terhadap formulir pengisian proposal.
<
1
2 3
4
5 6
7
8 9
10
11
12
38
13
14
15
16
17
18
39
GAMBAR 39 FORMULIR PENGAJUAN PROPOSAL
Keterangan
1. Sumber Dana yang dimungkinkan adalah APBN dan DAK. Pastikan dalam kolom isian ini memilih sumber dana yang benar karena tidak dapat diubah kemudian
2. Nama Satker yang dimunculkan didalam sistem akan sesuai dengan username dan password yang sudah diberikan
3. Provinsi yang dimunculkan dalam sistem sesuai dengan username dan password yang sudah diberikan 4. Jenis Kewenangan yang dicatatkan adalah sesuai dengan kewenangan dalam penggunaan sistem 5. Judul Proposal yang bisa dicatatkan bisa pada level kegiatan (dalam KL), level output (dalam
RKA-KL), level sub output (dalam RKA-RKA-KL), level Komponen (dalam RKA-KL) atau level Sub-komponen 6. (dalam RKA-KL). Semakin kompleks judul proposal akan berpengaruh pada pengisian analisis situasi,
permasalahan serta RAB
19
20
21
22
23
24
25
40
7. Nomor surat yang dimaksud adalah nomor surat pengantar proposal.8. Tanggal surat yang dimaksud adalah tanggal surat pengantar prop0sal.
9. Perihal surat yang dimaksud adalah perihal surat pengantar proposal. Surat pengantar proposal wajib di-upload/diunggah.
10. Tahun anggaran yang muncul sesuai dengan tahun anggaran yang dikonfigurasikan pada saat pertama login.
11. Setiap proposal yang dikirimkan harus memilih tupoksi yang sesuai dengan tupoksi yang sudah dicantumkan pada aplikasi. Jika ternyata proposal yang diajukan berkontribusi terhadap lebih dari 1 tupoksi silahkan berikan tanda centang pada lebih 1 tupoksi.
12. Fokus prioritas yang dimaksud adalah sesuai dengan Renstra Kementerian Kesehatan. Jika proposal yang diajukan berkontribusi terhadap lebih dari 1 fokus prioritas, silahkan centang lebih dari 1 pilihan
13. Reformasi Kesehatan yang dimaksud adalah sesuai dengan Renstra Kemenetrian Kesehatan. Jika proposal yang diajukan berkontribusi terhadap lebih dari 1 reformasi kesehatan, silahkan centang lebih dari 1 pilihan
41
14. Tanggal dan selesai kegiatan merupakan estimasi kapan kegiatan dimulai dan kapan kegiatandirencanakan akan selesai pada tahun anggaran yang sesuai.
15. Latar belakang dari kegiatan yang diusulkan dapat dijelaskan disini. Mohon diperhatikan karena tidak adanya tatap muka dalam kegiatan ini, pastikan latar belakang diisi selengkap mungkin sehingga memudahkan proses telaah.
GAMBAR 40 WYSISWG EDITOR
a. Untuk mempermudah editing proposal, bisa klik tombol full screen. Editor ini memungkinkan copy paste dari proposal yang sudah ada.
b. Untuk menambahkan media dan gambar, bisa mengklik tombol yang disediakan
16. Analisis situasi dari kegiatan yang diusulkan dapat dijelaskan disini. Mohon diperhatikan karena tidak adanya tatap muka dalam kegiatan ini, pastikan analisis situasi diisi selengkap mungkin sehingga memudahkan proses telaah.
17. Permasalahan dari kegiatan yang diusulkan dapat dijelaskan disini. Mohon diperhatikan karena tidak adanya tatap muka dalam kegiatan ini, pastikan permasalahan diisi selengkap mungkin sehingga memudahkan proses telaah.
18. Alternatif pemecahan masalah dari kegiatan yang diusulkan dapat dijelaskan disini. Mohon diperhatikan karena tidak adanya tatap muka dalam kegiatan ini, pastikan alternatif pemecahan masalah diisi selengkap mungkin sehingga memudahkan proses telaah.
19. Jika ingin melengkapi proposal, bisa mengupload file proposal, tor dan data pendukung lainnya. File yang diupload direkomendasikan dalam bentuk PDF untuk mempermudah pengelolaan dikemudian hari. Pengiriman proposal ini tidak wajib namun sangat dianjurkan karena keuntungan sistem penyimpanan dokumen kedepannya.
20. Fungsi yang dapat dipilih adalah Kesehatan, Pendidikan atau Pelayanan Umum sesuai dengan judul proposal yang diajukan. Fungsi yang dipilih akan berhubungan dengan subfungsi
ii
i
42
GAMBAR 41 PILIHAN FUNGSI
21. Subfungsi yang dapat dipilih sesuai dengan pilihan dalam fungsi.
Untuk subfungsi kesehatan, menu yang dimunculkan adalah sebagai berikut
GAMBAR 42 PILIHAN SUBFUNGSI KESEHATAN
Untuk subfungsi pelayanan umum menu yang dimunculkan adalah sebagai berikut
GAMBAR 43 PILIHAN SUBFUNGSI PELAYANAN UMUM Untuk subfungsi pendidikan, menu yang dimunculkan adalah sebagai berikut
43
GAMBAR 44 PILIHAN SUBGFUNGSI PENDIDIKAN
22. Untuk pilihan program langsung terkait dengan unit utama (eselon 1) yang mengelola program tersebut, tergantung dari kewenangannya. Program yang dapat dipilih adalah sebagai berikut
GAMBAR 45 PILIHAN PROGRAM
Pilihan jenis program akan berpengaruh pada pilihan jenis kegiatan yang dapat diusulkan.
23. Jika proposal yang dibuat, berkontribusi langsung terhadap IKU agar pilih IKU yang sesuai dan besaran kontribusi proposal/kegiatan dalam poin IKU tersebut. Sebagai contoh jika proposalnya adalah mengadakan alat laboratorium pada 5 RS yang diproyeksikan menjadi RS kelas Dunia. Maka kolom isian jumlahnya bisa diisi 5. Jika ternyata tidak berkontribusi pada IKU bisa dikosongi.
24. Untuk kegiatan yang muncul terkait dengan menu program yang dipilih pada poin 22. Pastikan pilihan kegiatan yang dipilih sesuai.
25. Pada menu ini bisa dilihat output apa saja yang sesuai dengan kegiatan tersebut.
26. Proposal yang dibuat harus berkontribusi pada IKK tertentu. Agar dipilih IKK yang sesuai dan besaran kontribusi yang diberikan. Sebagai contoh jika proposal ini membentuk tim khusus penanganan permasalahan hukum bidang kesehatan dan target dari tim ini adalah 55 permasalahan diselesaikan tiap tahun. Maka IKK tersebut bisa dipilih dan jumlah kontribusinya adalah 55. Jika proposal tidak berkontribusi terhadap IKK perlu diperhatikan bahwa kemungkinan proposal tidak disetujui baik di tingkat provinsi, unit utama dan Kementerian Kesehatan.
44
Setelah mengisi semua kolom isian, silahkan kilik tombol simpan yang ada di dasar formulirGAMBAR 46 SIMPAN PROPOSAL
Jika ada warning ada kolom yang belum diisi, pastikan kolom nomor 14-17 diisi dengan lebih lengkap kemudian simpan kembali.
Jika proposal sudah disimpan, maka akan muncul menu sebagai berikut
GAMBAR 47 DAFTAR PROPOSAL
Pada halaman daftar usulan, bisa kita lihat terdapat beberapa tombol yang terdapat pada kolom-kolom tertentu, pada awalnya nilai proposal bernilai "0" rupiah, karena belum membuat RAB. Nilai ini akan bertambah seiring penambahan detail usulan pada menu RAB. Jika proposal masih belum diisikan detailnya, sistem tidak akan memperkenankan pengguna mengirimkan proposal ini.
Masing-masing tombol dan fungsinya adalah sebagai berikut:
a. (pada kolom ‘Detail’) = berguna untuk menampilkan detail dari usulan yang telah kita buat.
b. (pada kolom ‘Koreksi’) = berguna untuk melakukan koreksi dari usulan yang telah dibuat dan menyimpannya kembali.
Peringatan: “Setiap perubahan pada Reformasi Kesehatan dan Fokus Prioritas yang telah dipilih akan menghapus seluruh RAB yang telah dibuat”
c. (pada kolom ‘Hapus’) = berguna untuk menghapus usulan yang telah dibuat.
d. (pada kolom ‘RAB) = jika tombol ini ditekan, akan muncul halaman RAB yang didalamnya kita bisa menambahkan daftar detail usulan yang dipilih.
e. (pada kolom ‘Fokus Prioritas & Reformasi Kesehatan) = berguna untuk menampilkan Fokus Prioritas dan Reformasi Kesehatan apa saja yang dipilih pada usulan tersebut dan menampilkan biaya masing-masing.
f. (pada kolom ‘Minta Rekomendasi’) = berguna untuk mengajukan usulan ke tingkat selanjutnya agar bisa direkomendasikan.
<
45
g. (pada kolom ‘Cetak’) = berguna untuk mencetak RAB dari proposal yang telah kita buat.Untuk melanjutkan proses pengajuan proposal, bisa klik tombol RAB yang akan membawa pada menu kosong
GAMBAR 48 MENU RAB
Untuk menambahkan detail usulan, menekan tombol tambah yang akan membawa kita dalam formulir pengajuan detail sebagai berikut
GAMBAR 49 FORMULIR ISIAN DETAIL USULAN
1. Jenis usulan yang bisa dipilih adalah sebagai berikut a. Belanja Pegawai
b. Belanja Operasional c. Biaya Program / Kegiatan d. Biaya Alat Kesehatan e. Biaya Bangunan f. Biaya Kendaraan
Adapun contoh contoh pengelompokan dari jenis kegiatan ini adalah sebagai berikut
<
46
TABEL 3 CONTOH RAB
Jenis Belanja Contoh Detail Usulan
Belanja Pegawai Belanja Gaji
Belanja Operasional Layanan perkantoran (Operasional
pimpinan, biaya rapat, jamuan pimpinan, biaya listrik/telphon/gas/air, bahan/ATK dll)
Biaya Program/Kegiatan
Perjalanan Dinas
Honor Narasumber
Paket meeting
Penggadaan bahan
Dll
Biaya Alat Kesehatan
Pembelian CT SCAN
Pembelian Bed Set
Dll
Biaya Bangunan
Pengadaan Gedung Ruang Rawat
Inap
Pengadaan Gedung Depo Farmasi
Dll
Biaya Kendaraan
Pengadaan Kendaraan Ambulan
Pengadaan Kendaraan Roda 2
Pengadaan kendaraan operasional
2. Detail usulan diisi sesuai dengan penjelasan barang/jasa yang akan dilaksanakan dalam kegiatan ini 3. Rincian kegiatan bisa diisi dengan detail, contoh jika ingin mengadakan 3 ruang rawat inap, pada 2
puskesmas dimana masing masing besarnya 100 meter persegi. Maka bisa diisi 3 Ruang x 2 Puskesmas x 100 Meter Persegi
4. Total volume yang bisa diadakan berdasarkan total nomor 3. Dengan contoh yang sama kita bisa mendapatkan total 600 meter persegi
47
5. Satuan yang bisa dipilih disesuaikan dengan barang yang akan diadakan. Jika dirasa ada satuan yang belum dicantumkan bisa menghubungi email [email protected] untuk dipertimbangkan penambahannya.6. Harga satuan adalah besaran biaya yang diestimasikan untuk setiap pengadaan. Harga satuan ditetapkan berdasarkan Standar Biaya Umum (SBU) dan/atau dengan survei harga pasar.
7. Jumlah adalah hasil pengalian antara volume dan harga satuan 8. Isikan sumber dana yang sesuai.
9. Setiap detail usulan akan diminta memilih salah satu fokus prioritas dan salah satu reformasi kesehatan.
Untuk kembali pada menu daftar usulan bisa klik tombol pengajuan, yang akan membawa ke menu daftar usulan.
GAMBAR 50 KEMBALI KE MENU PENGAJUAN
Jika ingin langsung mengajukan proposal bisa tekan tombol, pada halaman daftar usulan, klik tombol pengajuan ( ) di kolom Minta Rekomendasi.
GAMBAR 51 PERMINTAAN REKOMENDASI
Proposal yang sudah diajukan akan diproses sesuai kewenangan, setiap kali proposal direkomendasikan statusnya akan berubah. Sebagai contoh jika provinsi sudah merekomendasikan, maka tulisan rekomendasi yang awalnya masih di tingkat provinsi akan berubah ke unit utama, dan jika sudah sampai pada tingkat Kementerian Kesehatan akan muncul tulisan sudah di Biro Perencanaan dan Anggaran
<
48
GAMBAR 52 STATUS BERUBAH JIKA SUDAH DIREKOMENDASIKAN
Untuk mencetak RAB, pengguna dapat mengklik icon pada kolom cetak
.
GAMBAR 53 CETAK RAB 2.3 LANGKAH 3 : MENJAWAB UMPAN BALIK
GAMBAR 54 ALUR FEEDBACK
What : Menu umpan balik merupakan menu yang digunakan untuk menjawab umpan balik yang diberikan satker dengan level lebih tinggi (Dinas Kesehatan Provinsi dan Unit Utama). Dengan adanya fitur ini, user dapat mengetahui kekurangan ataupun perbaikan berkaitan dengan proposal yang diajukan.
49
Who : Yang dapat mengakses fungsi umpan balik ini adalah user yang telah melakukan pengajuanproposal dan menyimpannya.
Why : Menu umpan balik dapat menjadi sarana komunikasi tercepat bagi user pada level ini untuk mengetahui apakah proposal yang telah diajukan memerlukan perbaikan/perubahan atau tidak.
When : Fungsi ini akan aktif pada saat user level lebih tinggi memberikan umpan balik atas proposal yang diajukan tersebut.
Where : Umpan balik dapat diakses melalui menu daftar proposal seperti gambar dibawah ini.
GAMBAR 55 IKON UMPAN BALIK (FEEDBACK)
How : Untuk mengakses menu ini silakan klik pada menu e-Planning > Daftar Proposal > dan kemudian akan terlihat seperti gambar berikut. Silakan klik ikon feedback untuk melihat feedback yang diberikan oleh satker yang memiliki kewenangan atas user ini, seperti gambar dibawah ini.
GAMBAR 56 TAMPILAN MELAKUKAN FEEDBACK
1. Isikan umpan balik pada bagian ini, setelah selesai klik tombol kirim (dalam kotak hitam).
1 2
50
2. Tampilan percakapan akan terlihat disini.2.4 LANGKAH 4 : MELIHAT DAFTAR PROPOSAL YANG TELAH DITELAAH
Proposal yang sudah ditelaah oleh level lebih atas dapat muncul di menu "Proposal Sudah Ditelaah"
GAMBAR 57 PROPOSAL SUDAH DITELAAH
Proposal yang sudah ditelaah artinya proposal tersebut telah diputuskan apakah disetujui, ditolak atau dipertimbangkan oleh level lebih tinggi.
51
3. E-ANGGARAN
E-Anggaran atau e-Budgeting merupakan salah satu dari tiga modul yang terintegrasi dari aplikasi e-Renggar.
Pada modul ini, pengguna harus melakukan langkah-langkah berikut:
1. Langkah 1: Import RKA-KL 2. Langkah 2 : Mapping 3. Langkah 3 : Feedback
4. Langkah 4 : Sinonim dan Akun Group 5. Langkah 5 : Pencarian Canggih 6. Langkah 6 : Rekap
3.1 LANGKAH 1: IMPORT RKA-KL
GAMBAR 58 ALUR KERJA IMPORT DATA
Langkah pertama yaitu melakukan Import RKA-KL. Penjelasannya adalah sebagai berikut.
What : Menu import ini merupakan fitur untuk melakukan importasi database RKA-KL yang berasal dari sistem. Sumber data dari sistem adalah yang berekstensi DJA yang harus di-zip dari folder data sistem.
Who : User yang dapat mengakses adalah yang diberi kewenangan untuk menyusun anggaran.
Satker yang berperan pada level 1 ini antara lain Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/ Kota (termasuk LSM dan RS Swasta), RSUD/RSU/RSJ/RSK di wilayah provinsi/kabupaten/Kota, Satker Kantor Pusat (Pusat/ Biro/ Direktorat) dan Kantor Daerah/ UPT.
Why : File yang sudah di zip akan diupload ke dalam sistem RKA-KL, sehingga data anggaran akan mengacu pada database ini.
When : Import akan dilakukan pada saat belum ada database yang masuk pada aplikasi ini ataupun apabila ada pembaharuan database.
Where : Menu ini merupakan sub menu pertama pada menu e-Budgeting Database RKAKL
•Zip file yang diproses
Import Data
•Kedalam Sistem
52
GAMBAR 59 MENU IMPORT RKA-KL
How : Terdapat langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan import RKA-KL
1. Membuat db.zip
- Pilih folder db dalam direktori aplikasi RKA-KL
GAMBAR 60 DIREKTORI APLIKASI RKA-KL
- Di dalam folder db, biasanya terdiri atas 238 files dilakukan pemilihan (select/block) seluruh file
<
53
GAMBAR 61 PEMILIHAN DATA
- Klik kanan pilih send to -> Compressed (zipped) folder
- File zip akan berada pada folder db, dapat langsung digunakan atau di-rename (ubah nama file) untuk disimpan pada arsip/folder tertentu
GAMBAR 62 DATABASE RKA-KL YANG TELAH DI ZIP - Pastikan bahwa file zip berisi seluruh file yang berada pada folder db
54
2. Import database ke RKA-KL- Masuk kembali ke dalam aplikasi (modul Budgeting)
- Tampilan awal yang ada adalah sebagai berikut. Saat file database telah terpilih silakan klik import.
GAMBAR 63 FORM IMPORT RKA-KL
- Setelah klik Open pada dialog open file maka akan tampil nama file di kanan tombol - Klik tombol
- Tunggu proses import hingga aplikasi menyatakan import telah selesai dilakukan
3.2 LANGKAH 2: MAPPING/PEMETAAN ANGGARAN
GAMBAR 64 ALUR KERJA MAPPING
Langkah kedua yaitu melakukan mapping/pemetaan anggaran. Penjelasannya adalah sebagai berikut.
What : Mapping komponen merupakan fitur untuk melakukan pemetaan anggaran sesuai dengan target dan indikator sasaran Kementerian Kesehatan. Tujuannya adalah agar anggaran dipergunakan untuk mencapai target dan sasaran tersebut. Mapping ini dapat digunakan untuk mengetahui pemanfaatan anggaran berdasarkan IKK, fokus prioritas dan reformasi kesehatan. Pemanfaatan angagran ini dapat terlihat pada laporan rekap.
Who : User yang dapat mengakses adalah yang diberi kewenangan untuk menyusun anggaran.
Satker yang berperan pada level 1 ini antara lain dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota Pilih Satker
55
(termasuk LSM dan RS Swasta), RSUD/RSU/RSJ/RSK di wilayah provinsi/kabupaten/Kota, Satker Kantor Pusat (Pusat/ Biro/ Direktorat) dan Kantor Daerah/ UPT.Why : Agar setiap satker dapat memetakan hubungan antara Program, Kegiatan, komponen, sub komponen dengan IKK, focus prioritas, reformasi kesehatanl sehingga jelas keterkaitannya.
When : Pemetaan dilakukan pada saat user akan melakukan keterkaitan antara setiap atribut penyusunan anggaran pada komponen dan sub komponen.
Where : Menu ini merupakan sub menu kedua pada menu e-Budgeting.
GAMBAR 65 MENU MAPPING KOMPONEN
How : Untuk melakukan mapping bisa ditekan tombol yang ada tombol kaca pembesarnya. Jika komponen/subkomponen sudah dipetakan, akan muncul tombol centang di tabel "sudah di mapping".
GAMBAR 66 TABEL MAPPING KOMPONEN
<
56
GAMBAR 67 FORM MAPPING KOMPONEN
Dalam formulir ini setiap komponen dan subkomponen harus dimapping untuk pemenuhannya terhadap reformasi kesehatan, fokus prioritas dan IKK. Mapping terhadap reformasi kesehatan harus dipilih komponen tersebut berkontribusi terhadap reformasi kesehatan utama yang mana, dan jika ada, berkontribusi terhadap reformasi kesehatan pendukung yang mana. Hal tersebut juga berlaku untuk mapping terhadap fokus prioritas. Sedangkan untuk mapping terhadap IKK hanya dipilih 1 IKK saja, dipilih IKK yang paling dominan.
Pada gambar 67 di atas ditampilkan rincian data belanja untuk menunjukkan besaran anggaran komponen/sub komponen yang akan dipetakan pada satker tersebut.
3.3 LANGKAH 3: FEEDBACK
GAMBAR 68 ALUR KERJA FEEDBACK
Langkah ketiga yaitu menjawab feedback yang diberikan oleh level lebih tinggi. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
Unit / Dinas Propinsi yang memiliki otoritas
•Memilih Komponen/Subkomponen
•Memberikan keterangan pada komponen
•Memberikan keterangan pada detail belanja
Satker
•Menanggapi Feedback
•Melaporkan jika RKAKL sudah direvisi Level 1
57
What : Feedback adalah untuk menjawab atas masukan terkait anggaran yang ada. Hal ini dapat dilakukan oleh semua user dan dengan tujuan variatif tergantung dari pilihan tujuan oleh user yang akan mengirimkan feedback. User pada level ini hanya dapat menerima dan memberikan tanggapan terhadap feedback dari level yang lebih tinggi.Who : User yang dapat mengakses adalah yang diberi kewenangan untuk menyusun anggaran.
Satker yang berperan pada level 1 ini antara lain dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota (termasuk LSM dan RS Swasta), RSUD/RSU/RSJ/RSK di wilayah provinsi/kabupaten/kota, Satker Kantor Pusat (Pusat/Biro/Direktorat) dan Kantor Daerah/UPT.
Why : Feedback diperlukan untuk melakukan diskusi seputar anggaran yang ada.
When : Feedback dapat dilakukan kapan saja oleh user.
Where : Menu ini merupakan sub menu ketiga pada menu e-Budgeting
GAMBAR 69 MENU FEEDBACK
How : Langkah pertama adalah memilih tujuan feedback.
GAMBAR 70 PILIHAN TUJUAN FEEDBACK
<
58
GAMBAR 71 DAFTAR KOMPONEN DAN SUB KOMPONEN YANG AKAN DILAKUKAN FEEDBACK Untuk melakukan feedback pilih ikon pada kolom feedback, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :
GAMBAR 72 TAMPILAN MELAKUKAN FEEDBACK PERTAMA KALI
Klik pada tombol , maka akan muncul tampilan jendela seperti berikut :
59
GAMBAR 73 DAFTAR FEEDBACK YANG ADA
Selanjutnya klik pada tombol hijau pada kiri atas, dengan tulisan “”Berikan Feedback”. Maka akan tampil tampilan seperti dibwah ini :
GAMBAR 74 FORM MELAKUKAN FEEDBACK
Setelah selesai menulis dapat langsung mengklik tombol tambah, dan tampilan akan beralih pada jendela yang menyerupai chatting seperti dibawah ini :
60
GAMBAR 75 DAFTAR FEEDBACK YANG MENYERUPAI CHATTING
Begitu ada jawaban maka tampilan akan berubah menjadi “Ada jawaban baru”, feedback juga dapat dilakukan pada nama akun seperti pada tabel berwarna biru.
GAMBAR 76 TAMPILAN FEEDBACK PADA SAAT MENERIMA JAWABAN
Feedback akan terkirim sesuai tujuan satker yang telah dipilih diawal.
3.4 LANGKAH 4 : SINONIM DAN AKUN GROUP
Langkah keempat yaitu melakukan sinonim dan akun group. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
What : Sinonim digunakan untuk menyetarakan istilah agar daftar belanja dapat terkelompok dengan istilah yang telah setara. Contohnya : printer, notebook, keyboard dan sebagainya disinonimkan dengan komputer. Dengan adanya kesetaraan ini akan memudahkan dalam
61
mencari rincian belanja tersebut yang seharusnya berada pada akun yang sama. Terdapat dua komponen sinonim, yaitu:1. Kata kunci
Kata kunci adalah kata atau suku kata yang bisa digunakan untuk mencari data RKA-KL.
Dengan menggunakan fungsi pencarian maka akan ditampilkan semua rincian belanja dengan nama rincian belanja, komponen atau sub komponen yang mengandung salah satu dari kata kunci tersebut.
2. Akun.
Akun adalah daftar akun terkait barang belanja tersebut. Berfungsi untuk menandai bahwa sinonim ini adalah termasuk dalam kelompok akun yang benar atau akun yang telah dipilih. Apabila hasil pencarian dengan sinonim ini tidak termasuk dalam kelompok akun yang dipilih maka rincian belanja tersebut akan ditandai dengan warna kuning. Akun juga dipergunakan untuk membantu pencarian. Dengan memilih kelompok akun (akun group) pada pencarian maka semua rincian belanja dengan akun group yang sesuai akan ditampilkan. Berikut contoh daftar akun group.
GAMBAR 77 SINONIM DAN KATA KUNCI
62
GAMBAR 78 DAFTAR AKUN GROUP
Who : User yang dapat mengakses adalah yang diberi kewenangan untuk menyusun anggaran.
Satker yang berperan pada level 1 ini antara lain dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota (termasuk LSM dan RS Swasta), RSUD/RSU/RSJ/RSK di wilayah provinsi/kabupaten/kota, Satker Kantor Pusat (Pusat/ Biro/ Direktorat) dan Kantor Daerah/UPT.
Why : Sinonim dan akun grup menjelaskan dimana atribut dan data berada sehingga mempermudah pencarian.
When : Fitur ini digunakan ketika pengguna akan melakukan pencarian khusus
Where : Menu ini merupakan sub menu empat dan lima pada menu e-udgeting
GAMBAR 79 MENU IMPORT RKA-KL
How : Untuk menambah sinonim bisa dilakukan dengan menekan tombol Tambah.
<
63
GAMBAR 80 DAFTAR SINONIM
Menambah sinonim dilakukan dengan memasukan nama sinonim yang diinginkan.
GAMBAR 81 MENAMBAH SINONIM
Untuk menambah kata kunci bisa dilakukan dengan menekan tombol pada kolom AKUN pada daftar sinonim.
Akan muncul daftar kata kunci untuk sinonim yang dipilih. Tekan tombol TAMBAH untuk menambah kata kunci. Atau tekan tombol silang pada kolom Hapus untuk menghapus kata kunci.
64
GAMBAR 82 DAFTAR KATA KUNCI
Masukkan kata kunci yang diinginkan, satu sinonim bisa mempunyai satu atau lebih kata kunci.
GAMBAR 83 MENAMBAH KATA KUNCI
Untuk menambah kode akun dalam satu sinonim maka bisa dilakukan dengan menekan tombol pada kolom AKUN pada daftar sinonim. Maka akan muncul daftar kode akun untuk sinonim tersebut.
GAMBAR 84 DAFTAR AKUN UNTUK SINONIM
65
Untuk menambah akun dapat dilakukan dengan menekan tombol TAMBAH.GAMBAR 85 MENAMBAH AKUN UNTUK SINONIM
GAMBAR 85 MENAMBAH AKUN UNTUK SINONIM