BAB 10 : LAPORAN PENELITIAN
LAPORAN
PENELITIAN
TOPIK PEMBAHASAN
Tujuan Penyusunan Laporan Penelitian Dasar Penelitian Terapan Format Laporan Pendahuluan Kerangka Teoritis Metodologi Penelitian Hasil dan Pembahasan Kesimpulan Keterbatasan Rekomendasi Penulisan Laporan Proses Penelitian Teknik Penulisan
TUJUAN PEMBAHASAN
Menjelaskan tujuan penyusunan laporan penelitian dasar dan terapan.
Membahas format laporan penelitian, meliputi bagian
pembukaan, bagian isi dan bagian laporan.
Membahas sub-bagian dalam bagian pembukaan laporan penelitian, meliputi halaman judul, halaman pengesahan, daftar isi, kata pengantar, abstrak. Menjelaskan bagian isi laporan,
meliputi: pendahuluan, kerangka teoritis, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan,
kesimpulan, keterbatasan, dan rekomendas.
Menjelaskan proses dan teknik penulisan laporan, teknik dan gaya penulisan: catatan, dan kutipan.
72 BAB 10 : Laporan Penelitian
TUJUAN PENYUSUNAN LAPORAN
Laporan penelitian adalah informasi yang disampaikan secara tertulis atau lisan dengan tujuan untuk mengkomunikasikan kesimpulan hasil atau temuan penelitian dan rekomendasi yang diperlukan. Berdasarkan tujuannya, penelitian dapat diklasifikasikan kedalam 2 jenis. Yaitu:
1. Penelitian Dasar (Basic Research)
Penelitian dasar bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Penelitian ini dilakukan oleh Dosen dan dilakukan oleh mahasiswa. Penelitian yang dilakukan oleh dosen bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi akademik yang dilakukan dosen (mandiri atau kelompok) sebagai salah satu bagian dari tri darma dalam perguruan tinggi. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, baik sarjana, magister, maupun doktor.
Diantara ketiga bentuk penelitian mahasiswa (skrisi, tesis, dan disertasi) tentunya memiliki formalitas yang berbeda. Disertasi lebih tinggi dari pada skripsi dan tesis. Semakin tinggi tingkat jenjang penidikan mahasiswa, maka semakin tinggi juga tingkat formalitas penelitian mahasiswa.
2. PenelitianTerapan (Applied Research)
Penelitian terapan adalah penelitian yang bertujuan untuk pemecahan masalah praktis yang dihadapi oleh institusi atau organisasi tertentu yang umumnya dilingkungan pemerintah atau lingkungan bisnis sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Penelitian terapan dapat diklasifikasikan kedalam: penelitian evaluasi, pengembangan atau aksi (action research).
FORMAT LAPORAN
Format laporan menggambarkan secara umum bagaimana penyajian laporan penelitian (Kuncoro 2009: 309). Atau dalam pengertian lain menyebutkan bahwa Format laporan pada dasarnya merupakan kerangka pengorganisasian dari bagian- bagian penelitian (Indriantoro dan Supomo 2002: 222). Format laporan secara umum dapat di susun berdasarkan tiga bagian (bagian pembukaan (Prefatory Parts), bagian isi (Main Body), dan bagian lampiran (Appended Parts)). Format laporan selalu berkembang dan mempunyai format yang berbeda-beda. Perkembangan ini bertujuan
73 BAB 10 : Laporan Penelitian untuk menentukan bagian mana yang harus dilaporkan, dan bagaimana cara melaporkannya.
Gambar 10.1. Format laporan Penelitian
Bagian Lampiran Bagian Pembukaa n Keterbatasan dan Rekomendasi Kesimpulan Kerangka Teoritis- Hipotesis Pendahuluan Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Halaman Pengesahan Halaman Judul Formulir Pengumpulan Data Kalkulasi Rinci Tabel Umum Referensi Format Laporan Bagian Isi
Hasil dan Pembahasan
74 BAB 10 : Laporan Penelitian
1. Bagian Pembukaan
Halaman Judul (Title Page)
Bagian ini meliputi judul laporan, kepada siapa laporan tersebur dibuat, dengan siapa laporan tersebut dikerjakan, dan tanggal presentasi. Judul yang dipilih harus menggambarkan tujuan dari penelitian. Judul yang baik di sarankan agar menarik, menggambarkan isi, lokasi atau subyeki penelitian, dan periode pengamatan (Kuncoro 2009: 311). Untuk laporan yang tidak dipublikasikan (misal skripsi), halaman judul biasanya dibuat dua macam dalam bentuk dan isi yang sama, yaitu halaman judul bagain luar (hardcover) dan halamn judul bagian dalam.
Halaman Pengesahan (Authorization Page)
Bagian ini mengesahkan penelitian, siapa yang bertanggung jawab dalam penelitian tersebut, dan sumber-sumber data yang mendukung penelitian. Untuk skripsi, tesis, dan disertasi, lembar pengesahan umumnya memuat nama dosen pembimbing penelitian lengkap dengan gelar akademis dan tanda tangan, serta tanggal disetujui. Di halaman pengesahan, dapat pula ditampilkan nama-nama penguji skripsi, tesis atau disertasi. Khusus untuk penelitian mahasiswa ada tambahan halaman pengesahan dari dosen penguji, motto, dan halaman persembahan.
Daftar Isi (Table of Conten)
Bagian ini sangat penting dalam sebuah laporan penelitian. Daftar isi harus mencakup bagian dan sub bagian laporan dengan diberi nomor halamannya. Bila terdapat gambar dan tabel, perlu juga dimasukkan dalam daftar Gambar dan Tabel. Kata Pengantar (Preface)
Bagian ini merupakan pembukaan laporan penelitian yang memuat maksud dan tujuan peneliti menyusun laporan. Pada bagian ini biasanya peneliti mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penelitian yang sedang dilaporkan. Kata pengantar dibuat ringkas dengan panjang halaman satu sampai dua halaman.
Abstrak (Abstrac)
Abstrak dapat disebut juga dengan intisari, sinopsis, atau ringkasan. Abstrak merupakan bagian yang sangat penting dalam laporan penelitian, karena di dalam abstrak ini mencakup empat elemen. Pertama, pernyataan menegani tujuan penelitian. Kedua, informasi mengenai pengujian (pemilihan, pengumpulan, analisis data, dan hasilnya). Ketiga, kesimpulan yang dibuat berdasarkan hasil analisis data.
75 BAB 10 : Laporan Penelitian
Keempat, rekomendasi untuk penelitian selanjutnya (penelitian dasar), atau rekomendasi untuk kebijakan dan tindakan yang harus dilakukan (untuk penelitian terapan). Panjang halaman abstrak ini adalah satu halaman (150-400 kata), dan biasanya terdapat kunci (Keyword) untuk memudahkan penyusunan bibliografi atau abstrak data base.
2. Bagian Isi
Pendahuluan (Introduction)
Pendahuluan di laporan penelitian biasanya terdapat di Bab I yang sedikitnya memuat latar belakang masalah peneliti untuk membuat penelitian, rumusan masalah penelitian, dan tujuan peneliti melakukan penelitian. Termasuk di dalamnya terdapat uraian singkat mengenai penelitian setopik yang telah dilakukan sebelumnya serta hasil temuan yang penting.
Rumusan masalah yang terdapat didalam pendahuluan ini mengungkapkan masalah yang jelas dan teliti yang dapat diuji melalui pengumpulan data. Batasan- batasan asumsi apa yang dipertimbangkan dalam penelitian juga dikemukakan pada bagian ini.
Sedangkan maksud tujuan peneliti dalam bagian ini adalah harapan peneliti setelah melakuan penelitian ini, serta kontribusi apa yang diberikan dari penelitian tersebut, baik dari aspek teoritis maupun aspek praktis.
Kerangka Teoritis (Theoritical Framework)
Kerangka Teoritis adalah suatu model yang menerangkan bagaimana hubungan suatu teori dengan faktor-faktor penting yang telah diketahui dalam suatu masalah tertentu (Kuncoro 2009: 45). Dalam pengertian lain menyebutkan kerangka teoritis disebut juga dengan landasan teori yang terdapat di Bab II dimana bagian ini memuat konsep-konsep teoritis yang digunakan sebagai kerangka atau landasan untuk menjawab masalah penelitian (Indriantoro dan Supomo 2002: 226). Pada bagian ini difokuskan kepada pembahasan konsep teoritis yang relevan dengan rumusan masalah.
Pada penelitian yang tujuannya menguji hipotesis, kerangka teoritis diarahkan untuk memperoleh perspektif ilmiah menjadi landasan perumusan hipotesis dari penelitian yang sedang dilaporkan. Jika terdapat lebih dari satu hipotesis yang diuji dalam penelitian, maka dalam pembahasan landasan teoritis sebaiknya dilakukan dalam beberapa tahap sesuai dengan jumlah hipotesis yang
76 BAB 10 : Laporan Penelitian diuji. Hal ini dimaksudkan agar logika teoritis yang digunakan peneliti dalam menjawab masalah penelitian yang dinyatakan dalam rumusan hipotesisi mudah dipahami oleh pembaca laporan.
Metodologi Penelitian (Research Methodology)
Metodologi penelitian merupakan bagian dari isi laporan yang menjelaskan pendekatan dan metode penelitian yang sedang dilaporkan. Bagian ini biasanya terdapat dalam Bab III. Adapun yang menjadi topik bahasan dalam metodologi penelitian biasanya adalah: Sumber Data (primer atau sekunder), Horison Waktu (Cross Sectional atau Time Series), Unit Analisis Data (Individual, Organisasional, Perusahaan atau Negara), Metode Pengumpulan dan Pemilihan Data, serta Metode Statitistik dalam menganalisis data.
Hasil dan Pembahasan (Result and Discussions)
Pengorganisasian materi pada bagian hasil, pembahasan, keimpulan, keterbatasan, dan rekomendasi, terutama pada asrtikel hasil penelitian tikdak mempunyai ketentuan yang baku. Pada Skripsi, Tesis, dan Disertasi penempatan bagian Hasil dan Pembahasan pada Bab IV, sedangkan Kesimpulan terdapat dalam Bab V.
Hasil disini dimaksudkan adalah hasil dari analisis data gunanya untuk membantu peneliti ntuk mengintepretasikan data yang diteliti sehingga nantinya memudahkan untuk membuat kesimpulan.hasil yang dikemukakan biasanya mencakup: deskripsi statistik mengenai sampel penelitian, demografi penelitian (jika ada), variabel-variabel penelitian, serta hasil pengujian hipotesis.
Sedangkan pembahasan disini adalah mendiskusikan implikasi dari hasil analisis data dan intepretasi yang dibuat penelit. Jika penelitian dimaksudkan untuk menguji hipotesis, dalam bagian ini di bahas kemungkinan menolak atau menerima hipotesis.
Kesimpulan (Conclusions)
Kesimpulan yang dibuat biasanya berisi uraian singkat dari peneliti berdasarkan hasil dan pembahasan pada bagian sebelumnya. Berdasarkan kesimpulan yang dibuat, selanjutnya peneliti meembuat rujukan dari beberapa hasil penelitian sebelumnya untuk membandingkan apakah hasil atau temuan penelitiannya mendukung atau menolak penelitian-penelitian sebelumnya.
77 BAB 10 : Laporan Penelitian Keterbatasan (Limitations)
Bagian ini mengemukakan kelemahan-kelemahan yang disadari oleh peneliti dalam melakukan penelitian yang sedang dilaporkan yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kelemahan dalam penelitian, diantaranya: Pertama, kompleksitas masalah yang diteliti, sehingga menyebabkan ada faktor lain yang tidak diteliti terhadap variabel yang diamati. Kedua, aspek-aspek yang terkait dengan desain penelitian, misal penentuan waktu, unit analisis. Ketiga, Kelemahan pada penentuan kerangka sampel dan metode pemilihan sampel yang tidak acak. Keempat, kemungkinan adanya kesalahan responden dan non responden. Kelima, Variabel yang diteliti dan instrumen pengukur yang digunakan. Keenam, Metode statistik yang digunakan dalam pengujian data.
Rekomendasi (Recommendation)
Rekomendasi dimaksudkan sebagai masukan untuk penelitian-penelitian berikutnya yang menggunakan topik sejenis dengan penelitian yang sedang dilaporkan. Sedangkan dalam penelitian terapan, rekomendasi berupa saran-saran untuk pembuatan kebijakan atau penentuan tindakan yang akan dilakukan.
3. Lampiran (Appendix)
Laporan penelitian biasanya akan memuat lampiran berupa: formulir pengumpulan data, kalkulasi rinci, tabel, dan daftar pustaka dan referensi. Materi yang ada di lampiran merupakan materi yang bersifat teknis atau materi yang kurang relevan jika terdapat dalam bagian isi laporan.
PENULISAN LAPORAN
1. Proses Penulisan (Writing Process)
Tahap-tahap penulisan laporan adalah sebagai berikut: 1. Menyiapkan Materi dan Data.
2. Menentukan Format Laporan. 3. Menyusun Garis Besar Materi. 4. Menulis Draft Laporan.
5. Meningkatkkan Efektifitas dan Efisiensi Penggunaan kalimat. 6. Memperbaiki Tata Bahasa dan Penggunaan Istilah.
78 BAB 10 : Laporan Penelitian 8. Menulis Laporan Final.
2. Teknik Penulisan (Technical Writing)
Perguruan tinggi penyelenggara pendidikan gelar biasanya menerbitkan ketentuan terkait dengan teknik dan gaya penulisan laporan penelitian mahasiswa (skripsi, tesisi, dan disertasi). Ketentuan tersebut antara lain: jenis kertas sampul danb isi laporan, ukuran kertas, panjang halaman, catatan, kutipan, gambar (tabel dan grafik), penulisan huruf, tanda baca, pemisahan kalimat, dan pemberian nomor.
a. Catatan (notes)
Catatan bertujuan untuk menunjukkan sumber informasi atau memberikan tekanan penjelasan (Indriantoro dan Supomo 2002: 238). Ketentuan mengenai catatan biasanya mengatur terkait kapan dan bagaiamana penggunaan catatan, dimana letak catatan, dan pemberian tanda.
Penggunaan catatan adalah sebagai berikut (Kuncoro 2009: 228): Jika ingin mengutip, kutiplah dengan kalimat yang sama.
Jika menghilangkan sebagian dari teks, tulisan dengan menggunakan titik-titik di akhir kalimat. Contoh, tiga titik (...). Jika memasukkan kata-kata sendiri, untuk menjadikan kalimat lebih
jelas, tuliskan dengan menempatkan tambahan kata tersebut kedalam kurung [ ].
Usahakan untuk tidak terlalu sering mengutip. Hindari kutipan yang terlalu panjang.
Kutiplah hanya jika kutipan dengan kata-kata yang sama sangat penting untuk dicantumkan.
Gunakan tanda kutip untuk kutipan pendek. Contoh, Tarif merupakan “Pajak untuk barang impor” (Arnott, 1986).
b. Kutipan (Quoatitations)
Tujuan pengutipan adalah memberikan gambaran yanjg menjelaskan, menegaskan, atau memberi dukungan terhadap ide, argumentasin atau kesimpulan peneliti. Sumber kutipan berasal dari:buku, jurnal, makalah, paper, laporan, surat kabar, majalah, atau jenis sumber informasi lain.
79 DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Buckley, J. W., Buckley, M. H., & Chiang, H. (1976). Research Methodology & Business Decisions. Canada: National Association of Accountants and The Society of Management Accountants of Canada.
Crates, H. (2012, March 8). Hyppo Crates for Accounting : TINJAUAN UMUM PENELITIAN. Diambil kembali dari Hyppo Crates for Accounting: http://hpcrates.blogspot.co.id/2012/03/tinjauan-umum-penelitian.html
Hartono, J. (2014). METODOLOGI PENELITIAN BISNIS: Salah Kaprah dan Pengalaman- Pengalaman. Yogyakarta: BPFE.
Indriantoro, N., & Supomo, B. (2002). Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi Dan Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Irawan, P. (2009). Metode Penelitian. Banten: Universitas Terbuka.
Juliandi, A., Irfan, & Manurung, S. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis: Konsep dan Aplikasi. Medan: UMSU PRESS.
Kerlinger, F. N. (1986). Foundations of Behavioral Research (3th ed.). New York, USA: Holt, Rinehart and Winston.
Kuncoro, M. (2009). Metode Riset untuk Bisnis & Ekonomi. Jakarta: Erlangga.
Morissan. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana.
Murdick, R. F. (1966). Business Research: Concepts and Practice. Pennsylvania,USA: International Texbook Co.
Sekaran, U. (2013). Metodologi Penelitian Untuk Bisnis. Jakarta: Salemba.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Suliyanto. (2009). Metode Riset Bisnis. Yogyakarta: ANDI.
Wikipedia. (2017, Oktober 18). Data. Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Data
80 DAFTAR PUSTAKA Zikmund, W. G. (1994). Business Research Methods (4th ed.). USA: The Dryden Press
Harcourt Brace College Publishers.