• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA

4. Penjualan pribadi (Personal Selling)

1.1. Latar Belakang.

Perkembangan informasi dewasa ini bergerak sangat cepat, dengan adanya

perkembangan teknologi informasi serta komunikasi, manusia sudah tidak lagi

mempermasalahkan batas, jarak, ruang dan waktu. Dalam berkomunikasi, kini

masyarakat sudah jarang berkomunikasi secara tatap muka ataupun

berkomunikasisecara lisan, namun beralih ke percakapan tulisan.

Teknologi Informasi melahirkan internet, salah satu hasil dari

perkembangan pemakaian internet yang sangat pesat saat ini adalah sistem

perdagangan elektronik. Internet turut mengubah bentuk masyarakat dunia, dari

masyarakat dunia lokal menjadi masyarakat dunia global. Sebuah dunia yang

sangat transparan terhadap perkembangan teknologi dan informasi yang begitu

cepat dan besar dalam mempengaruhi peradaban umat manusia.

Teknologi internet sudah semakin banyak dimanfaatkan oleh berbagai

organisasi terutama organisasi bisnis. Kegiatan dunia usaha menggunakan

teknologi internet adalah cara yang inovatif dalam melakukan kegiatan perusahaan

untuk memasuki pasar di dunia maya. Dengan memanfaatkan teknologi internet,

perusahaan dapat melakukan berbagai kegiatan usaha bisnis secara elektronik

seperti misalnya transaksi bisnis, operasional fungsi-fungsi perusahaan, berbagi

informasi dengan konsumen dan suplier untuk mempertahankan hubungan

sebelum, selama dan setelah proses pembelian (Setiawati

Dalam Gitosudarmo (2005:97).Suwardi menyatakan bahwa dasar dari

pemasaran adalah komunikasi dan pemasaran bisa akan begitu kuat jika

dipadukan dengan komunikasi yang efektif dan efisien. Bagaimana menarik

konsumen atau khalayak menjadi aware, kenal dan mau membeli suatu produk

atau jasa lewat saluran komunikasi adalah bukan sesuatu yang mudah

Komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha

menyebarkan informasi, mempengaruhi / membujuk, dan mengingatkan pasar

sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan

loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan (Tjiptono,

2009:56).

Nickels mendefinisikan komunikasi pemasaran sebagai berikut: proses

pertukaran informasi yang dilakukan secara persuasif sehingga proses pemasaran

dapat berjalan secara efektif dan efisien. Kegiatan komunikasi pemasaran

merupakan rangkaian kegiatan untuk mewujudkan suatu produk, jasa, ide, dengan

menggunakan bauran pemasaran (promotion mix) yaitu : iklan (advertising),

penjualan tatap muka (personal selling), promosi penjualan (sales promotion),

hubungan masyarakat dan publisitas (public relation and publicity) serta

pemasaran langsung (direct marketing) (Nugroho, 2014)

Kampanye atau pemasaran terintegrasi kini semakin marak, dikarenakan

oleh munculnya beberapa bisnis yang menghadirkan keberadaan gerai online pada

jejaring sosial. Jejaring sosial yang sering kita sebut dengan media sosial

merupakan sebuah struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang

umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe

Firmansyah (2010) mengemukakan bahwa jejaring sosial merupakan

sebuah situs berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk

membuat profil, melihat daftar pengguna yang tersedia, serta mengundang atau

menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. Tampilan dasar situs

jejaring sosial ini menampilkan halaman profil pengguna, yang di dalamnya

terdiri dari identitas diri dan foto pengguna. Jejaring ini menunjukan jalan dimana

mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal

sehari-hari sampai dengan keluarga.

Gaya hidup berbelanja masyarakat Indonesia selalu berubah seiring

dengan perkembangan zaman. Para pengusaha dan investor asing dari semua

belahan dunia menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar yang potensial untuk

memasarkan produknya. Berbagai tren berbelanja diadaptasi oleh masyarakat

Indonesia, mulai dari midnight shopping sampai yang sedang tren sekarang adalah

berbelanja melalui internet atau yang biasa disebut belanja online (online

shopping)

Perkembangan pesat e-shopping membuat peran internet sebagai media

bertransaksi yang mudah dan cepat semakin berkembang. Beriklan di website dan

jejaring sosial menjadi pintu masuk bagi produk apapun dan dari manapun. e-

shopping didasarkan pada sifatnya yang virtual, maka tidak ada lagi batas antara

barang dan orang, produsen dan konsumen, lokal dan international. Berbelanja via

internet lebih mudah dan lebih cepat, dalam pengertian melewati proses tawar-

menawar yang sudah mempunyai mekanisme masing-masing di setiap situs.

Penjualan secara online pun mampu memangkas biaya pemasaran dan distribusi

Dengan memangkas biaya pemasaran dan meminimalisir sumber daya

manusia yang ada berarti terciptanya pemasaran yang efisien. Menurut Algifari

(2003) keberhasilan usaha dapat dilihat dari efisiensi proses produksi yang

dikelompokkan berdasarkan efisiensi secara ekonomis. Menurut Primiana (2009)

bahwa keberhasilan usaha adalah permodalan sudah terpenuhi, penyaluran yang

produktif dan tercapainya tujuan organisasi

Melalui jejaring sosial para pelaku bisnis dapat berhubungan langsung

dengan konsumen atau calon konsumen dan mengikuti perkembangan

pengalaman mereka dengan produk yang ditawarkan. Komentar konsumen yang

merasa puas atau cenderung membandingkan dengan produk lain dapat dengan

mudah diketahui oleh pelaku bisnis. Aktivitas pemasaran melalui jejaring sosial

tidak hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kecil atau rumahan saja, tetapi

perusahaan besar di berbagai bidang pun memanfaatkannya. Melalui promosi di

jejaring sosial seperti facebook, YouTube dan twitter, perusahaan dapat

memberikan informasi promosi terbaru dengan tampilan yang menarik dan akan

terus di-update sehingga konsumen tahu, tertarik dan mau membeli produk

tersebut

Mengkomunikasikan produk dan jasa melalui online shop kini banyak

dilakukan oleh pemasar. Salah satu media online yang efektif untuk beriklan

adalah situs jejaring sosial. Situs jejaring sosial yang beberapa tahun ini marak di

Indonesia tidak hanya digunakan untuk sarana berkomunikasi , namun seiring

perkembangannya situs media sosial ini banyak dimanfaatkan sebagai media

berkampanye hingga mempromosikan sebuah produk maupun jasa. Berpromosi

audiences, sekaligus lebih cepat. Ada empat media sosial yang cocok di

Indonesia, yakni facebook, twitter, instagram, dan blog,

Jejaring sosial seperti facebook, twitter, Instagram adalah media promosi yang aktif, karena jejaring sosial ini memiliki porsi terbesar bagi konsumen menghabiskan waktunya secara online. Memperhatikan banyaknya pengguna jejaring sosial, maka perusahaan dapat memanfaatkan jejaring sosial sebagai media untuk mempromosikan produk mereka seperti menampilkan iklan, pemasaran langsung, promo, dan informasi produk terbaru dengan tampilan yang menarik dan akan terus di-update sehingga konsumen tahu, tertarik dan mau membeli produk tersebut sehingga.memberikan kontribusi dalam peningkatan volume penjualan produk

Hal yang paling penting bagaimana memanfaatkan jejaring sosial dalam

bisnis adalah memilih jejaring sosial yang sesuai dengan tujuan bisnis. Kunci

keberhasilan penerapan jejaring sosial sepenuhnya merupakan partisipasi sebagai

kebutuhan bisnis dan strategi pemasaran membutuhkan sebuah aturan main

(regulasi), rutinitas otomatisasi dan dedikasi setiap hari (Nugroho, 2014)

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa jaringan sosial mungkin

digunakan untuk membangun hubungan jangka panjang dan jaringan pelanggan,

bukan untuk langsung menciptakan pendapatan. Artinya jejaring sosial harus

digunakan sebagai kegiatan pendukung pemasaran untuk memenuhi target

pelanggan.

Pasar Petisah merupakan salah satu pasar tradisional yang cukup terkenal

di kota Medan. Pasar yang seusia kota Medan ini selalu ramai dikunjungi oleh

Para wisatawan tersebut biasanya membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang. Salah

satu keistimewaan pasar ini terletak pada lokasinya yang berada di pusat kota

Medan, sehingga memudahkan bagi wisatawan untuk menjangkaunya. Di

samping itu, walaupun pasar ini terlihat besar seperti mal, setelah mengalami

renovasi pada tahun 2000, tapi nuansa pasar tradisionalnya masih sangat terasa

Produk yang paling terkenal yang dijual di pasar Petisah adalah

pakaian.Sektor perdagangan pakaian di Kota Medan pada umumnya sudah

mengalami pertumbuhan yang pesat. Hampir di setiap pusat perbelanjaan dan

pasar tradisional dijumpai pedagang pakaian. Hal ini menunjukkan bahwa pakaian

sudah bukan hanya sebagai kebutuhan pokok bagi masyarakat, tetapi juga sebagai

pelengkap untuk mengikuti trend atau mode yang up to date dari waktu ke waktu

Pasar Petisah merupakan suatu tempat usaha yang digunakan untuk menjual

barang-barang kebutuhan rumah tangga, namun di dominasi oleh pedagang

pakaian.

Pada akhir pekan dan libur panjang pasar ini selalu dipadati oleh para

pengunjung. Para pelanggan ditawarkan dengan berbagai jenis pakaian mulai dari

dalam dan maupun luar negeri. Akan tetapi pasar ini kerap sepi pengunjung bila

diluar hari pekan dan libur panjang. Bagaimana pun para penjual tetap harus

menjual barang dagangannya walaupun diluar dari hari akhir pekan dan libur

panjang.

Dari pra survey yang peneliti lakukan, para pedagang pakaian di Pasar

Petisah yang menggunakan jejaring sosial sebagai media promosi yang bertujuan

menambah pelanggan dan jumlah permintaan barang tanpa harus bertatap muka.

memgembangkan usaha pedagang pakaian di Pasar Petisah. Menurut pendapat

dari pedagang yang menggunakan jejaring sosial sebagai media promosi

mengatakan bahwa dengan cara ini pedagang diuntungkan dalam memasarkan

barang dagangannya.

Dari latar belang yang diuraikan di atas, maka penulis tertarik mengambil

judul : Pengaruh Jejaring Sosial Sebagai Media Promosi Terhadap

Keberhasilan Usaha Pedagang Pakaian Pada Pasar Petisah Medan 1.2. Perumusan Masalah

Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini :

Apakah jejaring sosial sebagai media promosi berpengaruh terhadap keberhasilan

usaha pedagang pakaian pada pasar Petisah Medan.

Dokumen terkait