“COMPETITIVE ADVANTAGE STRATEGY”
PRODUSEN HANDPHONE
3.1 Latar belakang perkembangan
Pada era globalisasi ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat cepat dan pesat. Salah satunya dibidang komunikasi dimana saat ini komunikasi yang cepat dan praktis sangat dibutuhkan. Dengan adanya
telekomunikasi ini dapat diketahui sebuah informasi dan dapat berbicara tanpa mengenal batas dimana dan kapanpun. Salah satu teknologi dibidang komunikasi yang paling praktis adalah telepon seluler (handphone).
Telepon seluler atau telepon genggam (handphone) saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Dimana hampir setiap orang, termasuk mahasiswa, menggunakan handphone untuk mempermudah melakukan komunikasi serta mendapatkan informasi. Telepon seluler mulai berkembang pesat khususnya di indonesia sejak tahun 2008 ke atas. Dimana handphone sudah menjadi
kebutuhan pokok setiap insan.
Berikut ini data perkembangan pemakaian Handphone di indonesia gambar 3.1 (Survey Umur pengguna HP )
gambar 3.2 (Survey golongan pengguna HP )
Dari gambar No. 2 diatas dapat diketahui bahwa Pengguna Handphone dari tahun ke tahun pemakai hanphone semakin bertambah. Bahkan dari kalangan usia 10 -14 tahun juga sudah memakai HP. Dari gambar No. 3 diatas dapat dilihat bahwa pemakai HP dari tahun ke tahun semakin bertambah bahkan yang paling banyak memakai adalah dari kalangan BLUE COLLAR ( pekerja /buruh /Golongan tidak mampu).
Tuntutan masyarakat Indonesia memang bergerak terus, dari hp murah meriah menjadi hp murah tampilan mahal seperti BB yang keypadnya QWERTY, lalu menjadi hp setengah pintar atau bahkan hp pintar. Kini pasar malah ingin hp lokal yang pintar, yang bisa dipenuhi oleh hp-hp bersistem operasi Android. Harganya
pun – walau tidak murah – tapi mulai terjangkau oleh masyarakat yang pendapatannya makin meningkat.
3.2
Penggunaan strategy keunggulan bersaing
Handphone cross mulai merajai pasaran handphone china di indonesia sejak tahun 2019 – 2012 . Dengan total penjulan per bulan 500 ribu – 600 ribu . bahkan mencapai jutaan per bulan . Handphone ini dipamasarkan dengan memakai Strategi COST LEADERSHIP dengan harga yang murah dibawah pasar. Dengan harga 300 ribuan sudah bisa membeli handphone QWERTY model model sekelas handphone mahal seperti BLACKBERRY. Masyarakat tidak akan melihat merk meskipun merk hp cross belum terkenal tapi karena harga terjangkau oleh penikmat handphone
tersebsar yaitu golongan kurang mampu maka Hp ini laris manis. Berikut ini strategi CROSS mobile dalam menekan biaya :
Produknya dirakit di china yang lebih murah dari pada buatan German atau eropa
yang terkenal mahal seperti Blackberry.
Memiliki Fitur yang lengkap seperti adanya TV analog, bisa dula SIM , tapi Software
belum canggih. Karena biaya harus dipangkas.
Desain mirip dengan Hp mahal tapi bahan lebih murah .
Karena biaya yang murah maka sulit ditemukan Service center bagi penggunanya.
Dari uraian tersebut dapat diketahui bahwa dengan memakai strategi cost leadership Cross mobile bisa memimpin pasar handphone murah . Namun demikian karena kecenderungan pemotongan biaya ini dapat menjadikan Permintaan
terhadap produk dan jasa. Hal ini bisa dilihat pada tahun 2013 pangsa pasar china sudah mulai menurun dikarenakan kurangnya kualitas unggulan produk yang diminati konsumen, Misalnya Smartphone android yang canggih.
Apple Inc. adalah developer besar, produsen dan marketer perangkat komputer personal yang dijual terutama untuk dunia bisnis, kreatif, pendidikan, pemerintah, dan konsumen pasar. Apple juga menjual sistem operasi, utilitas,
bahasa, developer tools, dan software database. Sekarang ini Apple tidak hanya menjual perangkat yang berhubungan dengan komputer, melainkan gadget-gadget dengan teknologi terbaru seperti pemutar musik, kamera, dan handphone dengan teknologi berbeda dari yang lainnya.
Para pemasar mencatat, ada dua kata kunci dalam strategi pemasaran Apple. Pertama, inovasi produk. Kedua, layanan saling terkoneksi melalui strategi
'penghubung digital'. Produk Macintosh disiapkan mampu berkomunikasi dengan produk digital seperti iPod, telepon selular, video digital, kamera, dan perangkat elektronik lainnya.
Berikut adalah ciri produk handphone Apple adalah :
Memberikan produk yang inovatif sehingga terus – menerus harus melakukan
research.
Sistemnya tidak seperti handphone lain yang dipakai oleh umum. Tapi khusus
Sistem dari Aplle Sehingga sulit dibajak
Pencetus awal adanya Handphone pintar
Iklan yang ditawarkan sederhana , dan hanya menjolkan keunggulan fitur dan
Sistem operasinya. Karena penggunanya akan lebih melihat pada kegunaannya. Dari uraian diatas Apple mobile menetapkan strategi differensiasi atau perbedaan produk dengan handphone yang lainnya. Sehingga Harga dari
handphone ini terbilang cukup mahal. Dikarenakan butuh biaya yang cukup tinggi untuk selalu menciptakan inovasi dan progam – progam yang canggih. Meskipun begitu Apple tetap menjadi pilihan utama untuk pengguna Gadget yyang canggih dan biasanya kalangan Kaya.
Apple berusaha menampilkan apa yang dicari oleh konsumen karena konsumen tidak apa yng diinginkannya. Jadi Apple Selalu berinisiatif untuk menjawab kebutuhan konsumen tersebut. Namun demikian dalam strategi
differensiasi ini ada kendala dimana terkadang produk yang ditawarkan tidak sesuai dengan minat pembeli. Sehingga tidak bisa menimbulkan persaingan yang
kompetitif. Akan tetapi untuk produk Apple mobile phone meskipun menggunakan strategi differensiasi tetap menguasai ceruk tertentu Yaitu bagi pembeli yang haus akan kehebatan teknologi dan membuatnya jadi unggulan teratas dari berbagai produk handphone.
Analisis Porter’s 5 Force dalam Bisnis indomaret
Menurut Five Forces Model ada lima hal yang dapat menentukan tingkat persaingan dan daya tarik pasar dalam suatu industri. Daya tarik dalam konteks ini mengacu pada profitabilitas industri secara keseluruhan. Hasilnya, setelah analisis dilakukan maka akan dapat di nilai apakah industri tersebut masih “menarik” atau “tidak menarik”.
Menurut Five Forces Model, sebuah industri disebut “tidak menarik” bila kombinasi dari five forces menurunkan profitabilitas secara keseluruhan. Sebuah industri disebut menarik bila kombinasinya menunjukkan profitabilitas yang menjanjikan. Tiga dari lima Five Forces merujuk pada persaingan dari sumber eksternal. Sisanya adalah ancaman internal. Berikut ini adalah 5 analisis porter dalam bisnis waralaba, Indomaret.