• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistematika Penulisan

Dalam dokumen Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang (Halaman 19-0)

BAB I : Pendahuluan

1.6. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang tahun 2013-2018 adalah sbb :

Bab I : Pendahuluan

Bab ini memuat latar belakang Maksud dan Tujuan, landasan hukum penyusunan Renstra SKPD, Hubungan Renstra SKPD dengan dokumen perencanaan lainnya, metode penyusunan Renstra dan sistematika penulisan.

Bab II : Tugas dan Fungsi SKPD

Bab ini berisikan struktur organisasi Dinas Pendidikan Kota Malang, susunan kepegawaian, serta Tugas dan Fungsi SKPD.

Bab III : Gambaran Pelayanan SKPD

Bab ini gambaran dan data kondisi Dinas Pendidikan Kota Malang tahun terakhir. Kondisi yang diinginkan dan dari proyeksi ke depan serta hal-hal lain yang dianggap perlu.

Bab IV : Visi, Misi, Tujuan, Strategi Dan Kebijakan.

Bab ini berisikan visi-misi, tujuan, strategi dan kebijakan.

Pada bab ini berisikan Tupoksi dan isu-isu strategis Dinas Pendidikan Kota Malang.

RENSTRA DEPARTEMEN

PENDIDIKAN NASIONAL

RENSTRA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROPINSI JATIM

RENSTRA PEMERINTAH KOTA

MALANG

RENSTRA DINAS PENDIDIKAN

KOTA MALANG

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

12

Bab V : Program dan Kegiatan.

Bab ini berisikan penjelasan Umum dan Program Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan indikatif.

Bab VI : Penutup

Bab ini berisikan Program Transisi dan Kaidah Pelaksanaan.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

13

BAB II

TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN

2.1. Struktur Organisasi

Kepala Seksi Pengembangan Minat & Bakat

Kepala Seksi

Fungsional Non Guru & Non Formal Kepala Seksi

Fungsional Pendidikan Menengah Kepala Seksi

Fungsional Pendidikan Dasar Kepala Bidang

Penyusunan Program

SEKRETARIS

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

14

2.2. Tugas Pokok Dan Fungsi Dinas Pendidikan

Tugas Pokok dan fungsi Dinas Pendidikan Kota Malang sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2012 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Kota Malang adalah ;

a. Tugas Pokok

Dinas Pendidikan mempunyai tugas pokok penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang pendidikan sesuai dengan kebijakan Kepala Daerah.

b. Fungsi

Untuk melaksanakan tugas pokok, Dinas Pendidikan mempunyai fungsi;

1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pendidikan;

2. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan program di bidang pendidikan;

3. Pelaksanaan dan sosialisasi standar nasional pendidikan;

4. Penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan nonformal;

5. Penyelenggaraan dan/atau pengelolaan satuan pendidikan sekolah dasar bertaraf internasional;

6. Penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan berbasis keunggulan lokal pada pendidikan dasar dan menengah;

7. Pemberian dukungan sumber daya terhadap penyelenggaraan pelayanan pendidikan;

8. Pemantauan dan evaluasi satuan pendidikan sekolah dasar bertaraf internasional;

9. Peremajaan data dalam sistem infomasi manajemen pendidikan nasional;

10. Pelaksanaan koordinasi dan supervisi pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan dasar;

11. Pelaksanaan sosialisasi kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah;

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

15

12. Pelaksanaan sosialisasi dan implementasi standar isi dan standar kompetensi lulusan pendidikan dasar;

13. Pelaksanaan sosialisasi dan fasilitasi implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar;

14. Pengawasan pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan dasar;

15. Pengawasan terhadap pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan nonformal;

16. Pengawasan pendayagunaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan;

17. Pengawasan penggunaan buku pelajaran pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan nonformal;

18. Perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan nonformal sesuai kewenangannya;

19. Pembinaan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan nonformal;

20. Pembantuan pelaksanaan ujian nasional pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan nonformal;

21. Pelaksanaan koordinasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan ujian sekolah;

22. Pelaksanaan evaluasi pengelola, satuan, jalur, jenjang, dan jenis pendidikan pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan nonformal;

23. Pelaksanaan evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan nonformal;

24. Pembantuan pemerintah dalam akreditasi pendidikan nonformal;

25. Pelaksanaan supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

16

nonformal dalam penjaminan mutu untuk memenuhi standar nasional pendidikan;

26. Pelaksanaan supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan bertaraf internasional dalam penjaminan mutu untuk memenuhi standar internasional;

27. Pelaksanaan supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan berbasis keunggulan lokal dalam penjaminan mutu;

28. Pengevaluasian pelaksanaan dan dampak penjaminan mutu satuan pendidikan;

29. Pelaksanaan dan pembinaan kesiswaan di bidang kepemudaan, olah raga, kesenian dan budaya;

30. Pemberian pertimbangan teknis perizinan di bidang pendidikan;

31. Pemberian dan pencabutan perizinan di bidang pendidikan yang menjadi kewenangannya;

32. Pelaksanaan penyidikan tindak pidana pelanggaran di bidang pendidikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

33. Pelaksanaan pembelian/pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang akan digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;

34. Pelaksanaan pemeliharaan barang milik daerah yang digunakan dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi;

35. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan barang milik daerah yang berada dalam penguasaannya;

36. Pelaksanaan pendataan potensi retribusi daerah;

37. Pelaksanaan pemungutan penerimaan bukan pajak daerah;

38. Pelaksanaan standar pelayanan minimal (spm);

39. Penyusunan dan pelaksanaan standar pelayanan publik (spp) dan standar operasional dan prosedur (sop);

40. Pelaksanaan pengukuran indeks kepuasan masyarakat (ikm) dan/atau pelaksanaan pengumpulan pendapat pelanggan secara periodik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan;

41. Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang pendidikan;

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

17

42. Penyampaian data hasil pembangunan dan informasi lainnya terkait layanan publik secara berkala melalui web site pemerintah daerah;

43. Pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kehumasan, kepustakaan dan kearsipan;

44. Pemberdayaan dan pembinaan jabatan fungsional;

45. Penyelenggaraan upt dan jabatan fungsional;

46. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi;

dan

47. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh walikota sesuai dengan tugas pokoknya.

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya maka Dinas Pendidikan memerlukan Sumber Daya Manusia yang handal dan berkualitas untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan. Dengan tersedianya SDM yang handal dan berkualitas maka tugas pelayanan pendidikan di lingkungan Kota Malang dapat dilayani secara prima dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Serta mampu menyediakan tenaga kependidikan yang handal dan sarana prasarana pembelajaran guna mempertahankan mutu pendidikan di Kota Malang.

2.3. Susunan Kepegawaian

Berdasarkan Peraturan WaliKota Malang Tanggal : 1 September 2012, No. : 17 Tahun 2012 Tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendidikan Kota Malang dapat dijabarkan segabai berikut :

1. Susunan Organisasi

Susunan Organisasi Dinas Pendidikan Kota Malang terdiri atas : a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat, terdiri dari :

1) Subbagian Penyusunan Program;

2) Subbagian Keuangan;

3) Subbagian Umum.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

18

c. Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, terdiri dari :

1) Seksi Kurikulum;

2) Seksi Sarana dan Prasarana;

3) Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan Akademis.

d. Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, terdiri dari : 1) Seksi Kurikulum;

2) Seksi Sarana dan Prasarana;

3) Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan Akademis.

e. Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal, terdiri dari : 1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini;

2) Seksi Kursus, Kelembagaan dan Pendidikan Masyarakat;

3) Seksi Pendidikan Informal.

f. Bidang Tenaga Fungsional Kependidikan, terdiri dari : 1) Seksi Tenaga Fungsional Pendidikan Sekolah Dasar;

2) Seksi Tenaga Fungsional Pendidikan Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan;

3) SeksiTenaga Fungsional Non Guru.

g. UPT;

Kelompok Jabatan Fungsional.

2. Hubungan Kerja

Setiap pimpinan unit kerja dalam lingkungan Dinas Pendidikan Kota Malang wajib melaksanakan koordinasi , Integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan dinas maupun antar unit kerja sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Setiap pimpinan unit kerja dalam lingkungan Dinas Pendidikan Kota Malang bertanggungjawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya serta memberikan bimbingan dan petunjuk pelaksanaannya.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

19

BAB III

GAMBARAN PELAYANAN SKPD

3.1. Kondisi Pendidikan di Kota Malang3 tahun terakhir

A. Kondisi Pendidikan

Pembangunan pendidikan adalah bidang pembangunan yang menempati posisi strategis bagi pengembangan sumber daya manusia berkualitas sebagai modal dasar pembangunan secara menyeluruh.

Karenanya tugas utama pembangunan pendidikan adalah memberi konstribusi yang berarti bagi pemecahan permasalahan bangsa.

Pendidikan pada hakekatnya bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Sejalan dengan tujuan tersebut Pemerintah Kota Malang bertekad mewujudkan insan yang bemoral, kompetitif dan berwawasan kebangsaan yang dibangun melalui pendidikan formal (TK/TKLB RA/BA, SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA/SMK), pendidikan non formal (PAUD, Pendidikan Kesetaraan, Pendidikan Masyarakat, Kursus dan Kelembagaan) yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperhatikan keadilan dan kesetaraan gender.

Kota Malang sebagai satu kesatuan wilayah pemerintahan, melaksanakan pembangunan yang memiliki arah dan tujuan tertentu yang harus dicapai melalui pembangunan di segala bidang, termasuk di bidang pendidikan . Hal itu berarti, bahwa rencana pembangunan pendidikan di Kota Malang tidaklah berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rencana pembangunan Kecamatan maupun secara keseluruhan. Oleh karena itu, segala usaha dan kegiatan pembinaan dan pengembangan di bidang pendidikan di Kota Malang harus berada dibawah koordinasi atau sepengetahuan

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

20

Pemerintah Daerah Kota Malang, untuk menjaga keserasian dan keterkaitannya dengan sektor lain dalam rangka mencapai sasaran dan tujuan pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

Kota Malang terdiri dari 5 kecamatan dan 57 kelurahan dengan luas wilayah seluruhnya 110.06 km2.

Tabel 1

Jumlah Kecamatan di Kota Malang Tahun 2012

No. Variabel Jumlah

1 Kecamatan 5

2 Kelurahan 57

3 Luas wilayah 110.06 km2

Sumber Data : Profil Pendidikan tahun 2012/2013

Kemajuan pendidikan di Kota Malang cukup menggembirakan.

Pelaksanaan program pembangunan pendidikan didaerah ini telah menyebabkan makin berkembangnya sarana belajar mengajar diberbagai jenis dan jenjang pendidikan. Secara rinci, pembangunan disetiap jenjang pendidikan tidak sama, oleh karena itu, akan dijelaskan tentang keadaan tingkat PAUD, TK/RA, SD/MI, tingkat SMP/MTs serta tingkat SMA/MA/SMK.

a.1. Perkembangan Penduduk Usia Sekolah, Siswa, Guru dan Fasilitas Pendidikan

1. Tingkat TK dan RA

Berdasarkan data tahun 2012/2013, lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) berjumlah 329 buah terdiri dari negeri& satu atap = 26 buah dan swasta

= 303 buah dengan jumlah murid TK sebanyak 20.030orang, terbagi atas laki-laki = 10.284 orang, perempuan = 9.746 orang dengan tenaga pengajar sebesar 1.508 guru, terdiri dari laki-laki = 42 orang, perempuan

= 1.466 orang, adapunkelas yang ada berjumlah 1.046 kelas dan untuk tamatan berjumlah 9.724 orang. Untuk jenjang Roudlotul Atfal (RA) terdapat 90 lembaga dengan jumlah siswa sebanyak 5.961, dengan tenaga pengajar sebanyak 416 orang, dan untuk kelas berjumlah 273 kelas dengan jumlah tamatan sebanyak 2.886 orang.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

21

Tabel 2

Data Pokok TK dan RA Tahun 2012/2013

No. Komponen TK RA TK/RA

1. Sekolah

a. Negeri dan Satap 26 26

b. Swasta 303 90 393

2. Siswa

a. Laki-laki 10.284 3.066 13.350 b. perempuan 9.746 2.895 12.641

3. Kelas 1.046 273 1.292

4. Guru

a. Laki-laki 42 16 58

b. Perempuan 1.466 400 1.866

5. Tamatan 9.724 2.886 12.610

Sumber : Rangkuman LI 2012/2013

Sebagaimana disajikan pada Tabel 3.Terjadi peningkatan jumlah peserta didik dan jumlah penduduk usia 5-6 tahun sehingga APK mengalami peningkatan pula. Sedangkan Peningkatan jumlah peserta didik tersebut juga disertai dengan peningkatan jumlah lembaga .

Begitu pula dengan tingkat SLB jumlah siswa, guru , sekolah dan kelas meningkat sehingga menyebabkan APK juga meningkat

Tabel 3

Perkembangan Penduduk, Siswa, Guru, Sekolah, Ruang Kelas, Angka Partisipasi Kasar Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Luar Biasa

Tahun 2012/2013

No Komponen Satuan Jumlah

A Taman Kanak-Kanak

1. Penduduk Usia 4-6 Th Orang 37.169

2. Siswa Orang 25.991

3. Guru Orang 1.924

4. Sekolah Lemb 419

5. Ruang Kelas Ruang 1.319

6. APK TK/RA % 69,92

B Sekolah Luar Biasa

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

22

No Komponen Satuan Jumlah

1. Penduduk Usia 5-6 Th Orang 24.826 2. Penduduk 7-18 Th Orang 159.469

3. Siswa Orang 1.110

4. Guru Orang 228

5. Sekolah Lemb 31

6. Kelas Ruang 177

7. APK % 0,60

2. Tingkat SD (SD dan MI)

Berdasarkan data tahun 2012/2013, jumlah SD dan MI sebanyak 320, siswa baru tingkat I sebesar 14.112, siswa seluruhnya sebesar 87.065, dan lulusan sebesar 13.667. Untuk menampung sejumlah siswa tersebut, dengan 2.864rombel dan 2.840 ruang kelas dengan rincian 2.303 memiliki kondisi baik, 383 kondisi rusak ringan dan 76 kondisinya rusak berat, sedangkan 78 lainnya berstatus bukan milik.

Guru yang mengajar di SD dan MI sebanyak 4.661 diantaranya yaitu 3.803 (82 persen) adalah layak mengajar, dan 858 (18 persen) tidak layak mengajar. Dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di SD dan MI terdapat fasilitas perpustakaan sebanyak 277, lapangan olahraga sebanyak 227, ruang UKS sebanyak 254, Tempat Ibadah sebanyak 263, toilet guru550, toilet siswa 1.503 dan Laboratorium 117 (tabel 4).

Pada tabel 4 juga menunjukkan bahwa jumlah SD lebih besar jika dibandingkan dengan MI. Hal ini terlihat disemua data yang ada, jumlah SD sebesar 271, dengan jumlah siswa sebanyak 76.857, dan ruang kelas milik sebesar 2.372 dan ditangani oleh guru sebanyak 4.041, Selain itu, terdapat pula perpustakaan sebanyak 241, lapangan olahraga sebanyak 192 dan ruang UKS sebanyak 226. Sedangkan untuk jumlah MI sebesar 49 lembaga dengan jumlah siswa 10.208, sedangkan ruang kelas milik sebanyak 390. Dilihat dari status sekolah, persentase jumlah sekolah negeri lebih banyak di SD jika dibandingkan dengan MI.

sebaliknya, persentase jumlah lembaga swasta lebih banyak di MI jika dibandingkan dengan SD. Hal ini disebabkan MI lebih banyak dibangun

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

23

oleh yayasan swasta, sedangkan SD lebih banyak dibangun oleh pemerintah melalui program bantuan pembangunan sekolah.

Tabel 4

Data Pokok SD dan MI Tahun 2012/2013

No. Komponen SD MI SD+MI

1. Sekolah 271 49 320

a. Negeri 196 2 198

b. Swasta 75 47 122

2. Siswa baru Tk. I 12.240 1.872 14.112

a. Laki-laki 6.245 899 7.144

b. Perempuan 5.995 973 6.968

3. Siswa 76.857 10.208 87.065

a. Laki-laki 39.600 5.153 44.753

b. Perempuan 37.257 5.055 42.312

4. Lulusan 12.158 1.509 13.667

5. Ruang Kelas (Milik) 2.372 390 2.762

a. Baik 2.034 269 2.303

b. Rusak Ringan 294 89 383

c. Rusak Berat 44 32 76

6. Ruang Kelas Bukan Milik 65 13 78

7. Kelas 2.461 403 2.864

8. Guru 4.041 620 4.661

a. Layak Mengajar 3.307 496 3.803

b. Tidak Layak 734 124 858

9. Fasilitas

a. Perpustakaan 241 36 277

b. Lapangan Olahraga 192 35 227

c. UKS 226 28 254

d. Tempat Ibadah 231 32 263

e. Laboratorioun 103 14 117

f. Toilet 1.837 216 2.053

g. Air Bersih

Sumber: Lampiran Profil Pendidikan

Berbeda dengan jenjang TK serta SLB, pada jenjang pendidikan SD/MI, peningkatan jumlah siswa dan peningkatan APK SD/MI pada tahun ajaran 2012/2013, juga disertai dengan jumlah penduduk usia sekolah 7-12 tahun sebagaimana data pada Tabel 5.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

24

Tabel 5

Perkembangan Penduduk, Siswa, Ruang Kelas Dan Angka Partisipasi Kasar SD dan MI

Tahun 2012/2013

N a

m u n

d e m i k i a

3. Tingkat SLTP (SMP, SMPT dan MTs)

Berdasarkan data tahun 2012/2013, jumlah SMP, SMPT dan MTs sebanyak 123, dengan siswa baru tingkat I sebanyak 14.450siswa seluruhnya sebanyak 40.235 dan lulusan sebanyak 12.649. Untuk menampung sejumlah siswa tersebut, tersedia ruang kelas milik sebanyak1.243, dengan rincian 1.114 memiliki kondisi baik, 110 dengan kondisi rusak ringan dan yang rusak berat 19. Untuk ruang kelas bukan milik pada SMP sederajat sebanyak 51.

Adapun Guru yang mengajar di SMP, SMPT dan MTs sebanyak 3.027, sebanyak 2.836 orang (93 persen) adalah layak mengajar,163 (7 persen) tidak layak mengajar. Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di SMP, SMPT dan MTs terdapat fasilitas ruang UKS pada 93 lembaga, Fasilitas laboratorium pada111 lembaga, untuk tempat ibadah pada 141 lembaga, fasilitas toilet pada 119 lembaga. (tabel 6).

No. Komponen Satuan 2012/2013 1 Penduduk Usia 7-12 tahun Orang 75.854 2 Siswa Usia 7-12 Thn Orang

a. Tingkat SD/MI Orang 77.708

b. Tingkat SLTP/MTS Orang 9.582

c. Tingkat SLB Orang 335

3 Ruang Kelas R.Kelas

a. SD R.Kelas 2.437

b. MI R.Kelas 403

4 APK %

a. SD % 101,32%

b. MI % 13,46%

5 APK SD+MI % 114,78%

6 APM SD+MI % 102,44%

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

25

Tabel 6

Data Pokok SMP, SMPT dan MTs Tahun 2012/2013

No. Komponen SMP MTs SMPT Total

1. Sekolah 92 26 5 123

a. Negeri 27 2 5 34

b. Swasta 65 24 0 89

2. Siswa baru Tk. I 12.510 1.707 233 14.450

a. Laki-laki 6.307 838 115 7.260

b. perempuan 6.203 869 118 7.190

3. Siswa 35.087 4.511 637 40.235

a. Laki-laki 17.717 2.178 327 20.222 b. Perempuan 17.370 2.333 310 20.013

4. Lulusan 11.248 1.200 201 12.649

5. Ruang Kelas ( Milik) 1.006 190 47 1.243

a. Baik 941 129 44 1.114

b. Rusak Ringan 51 56 3 110

c. Rusak Berat 14 5 0 19

6. Ruang Kelas Bukan Milik 41 0 10 51

7. Kelas 1.047 190 57 1.294

8. Guru 2.395 507 125 3.027

a. Layak Mengajar 2.269 446 121 2.836

b. Tidak Layak 126 28 37 191

9. Fasilitas

a. Perpustakaan 76 17 3 106

b. UKS 78 12 3 93

c. Laboratorium 85 22 4 111

d. Tempat Ibadah 117 22 2 141

e. Air Bersih

f. Toilet 888 216 27 1.131

g. Listrik

Sumber: Lampiran Profil Pendidikan

Pada jenjang pendidikan SMP/MTs, sebagaimana disajikan pada Tabel 7, selama kurun waktu tahun 2012/2013 jumlah penduduk usia 13-15 tahun mengalami kenaikan, demikian juga dengan jumlah siswa SMP/MTs usia 13-15 tahun dan jumlah siswa SMP/MTs seluruhnya naik.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

26

Meskipun terjadi kondisi yang berfluktuasi pada sebagian besar aspek, tetapi ternyata nilai APK meningkat pada tahun 2013 , yang berarti bahwa penuntasan Wajar Dikdas 9 Tahun tidak terhambat. Aspek yang juga konstan meningkat dalam kurun waktu tersebut adalah jumlah guru, sedangkan jumlah ruang kelas meningkat. Jumlah lembaga SMP/MTs secara keseluruhan tidak mengalami kenaikan atau penurunan.

Tabel 7

Perkembangan Penduduk Usia 13-15 Tahun , Siswa,dan Angka Partisipasi Kasar SLTP/MTs Tahun 2012-2013

No Komponen Satuan 2013

1 Penduduk Usia 13-15 Th Orang 38.618

2 Lulusan Tk. SD Orang

a. SD Orang 12.158

b. MI Orang 1.509

3 Siswa Baru Tingkat I Orang

a. SMP Orang 12.510

b. SMPT Orang 233

c. MTs Orang 1.707

4 Siswa Orang

a. SMP Orang 35.087

b. SMPT Orang 637

c. MTs Orang 4.511

5 Siswa Usia 13-15 tahun Orang

a. Tk. SMP/SMPT/MTs Orang 29.111

b. Tk. SD/MI Orang 1.373

c. Tk. SMA/SMK/MA Orang 11.519

d. SLB Orang 262

6 Lulusan Orang

a. SMP Orang 11.248

b. SMPT Orang 201

c. MTs Orang 1.200

7 APK SMP/SMPT/MTs % 104,19%

8 APM SMP/SMPT/MTs % 75,38%

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

27

4. Tingkat SM (SMA, MA, dan SMK)

Berdasarkan data tahun 2012/2013, jumlah SMA, MA, dan SMK sebanyak 108, siswa baru tingkat I sebanyak 18.048 dengan jumlah siswa seluruhnya sebanyak 50.572, dan lulusan sebanyak 14.984. Untuk menampung sejumlah siswa tersebut, tersedia ruang kelas milik sebanyak 1.335, dengan rincian 1.181 kondisi baik, sedangkan untuk kondisi rusak ringan 145 dan rusak berat sebanyak 9, dan untuk ruang kelas bukan milik sebanyak 88, jumlah kelas sebanyak 1.423.

Guru yang mengajar di SMA, MA, dan SMK sebanyak 4.077 di antaranya yaitu sebanyak 3.805 (93 persen) layak mengajar, 272 (7 persen) tidak layak mengajar.

Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di SMA, MA, dan SMK terdapat fasilitas perpustakaan pada 80 lembaga, ruang UKS pada 78 lembaga, fasilitas laboratorium pada 100 lembaga, ruang ketrampilan pada 22 lembaga dan berada pada jenjang SMA, untuk ruang BP sebanyak 18, ruang serbaguna sebanyak 7, untuk fasilitas bengkel yang mayoritas berada pada jenjang SMK pada 12 lembaga, dan ruang praktik 27 lembaga (tabel 8)

Bila dibandingkan antara siswa SMA/MA dengan SMK yaitu 17.202 / 2.782 dan 30.648, maka jumlah siswa SMK lebih besar. Hal ini disebabkan jumlah SMK juga lebih besar jika dibandingkan dengan jumlah SMA, sesuai dengan banyaknya siswa yang ada, Demikian juga untuk lulusan SMK juga lebih banyak jika dibandingkan dengan lulusan SMA, yaitu 9.161.untuk SMK dan 5.107 untuk SMA.

Selanjutnya jika dilihat dari guru yang layak mengajar, ternyata paling banyak di SMK sebanyak 2.092, di SMA sebanyak 1.406 dan di MA yaitu sebanyak 307 orang. Bila dilihat fasilitas sekolah yang seharusnya ada, ternyata tidak semua fasilitas yang ada dimilki oleh SMA, MA, dan SMK. Perpustakaan, UKS terdapat ditiga jenis sekolah, sedangkan bengkel dan ruang praktik hanya di SMK. Kondisi sekolah yang tidak memiliki fasilitas tersebut hendaknya menjadi prioritas dalam pembangunan fasilitas tersebut.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

28

Tabel 8

Data Pokok SMA, MA dan SMK Tahun 2012/2013

No. Komponen SMA MA SMK SMA+MA+

SMK

1. Sekolah 44 15 51 110

a. Negeri 10 2 13 25

b. Swasta 34 13 38 85

2. Siswa baru Tk. I 6.000 962 11.068 18.030 a. Laki-laki 2.631 388 6.040 9.059 b. Perempuan 3.369 574 5.046 8.989

3. Siswa 17.202 2.782 30.648 50.632

a. Laki-laki 7.718 1.110 16.121 24.949 b. Perempuan 9.484 1.672 14.527 25.683

4. Lulusan 5.107 716 9.161 14.984

5. Ruang Kelas (Milik ) 622 116 597 1.335

a. Baik 542 96 543 1.181

b. Rusak Ringan 77 20 48 145

c. Rusak Berat 3 0 6 9

6. Ruang Kelas Bukan

Milik 6 0 82 88

7. Kelas 628 116 679 1.423

8. Guru 1.518 346 2.213 4.077

a. Layak Mengajar 1.477 307 2.116 3.900

b. Tidak Layak 41 37 122 200

9. Fasilitas

a. Perpustakaan 34 9 37 80

b. UKS 38 5 35 78

c. Laboratorium 42 14 44 100

d. Ketrampilan 11 7 4 22

e. BP 40 7 47 94

No. Komponen SMA MA SMK SMA+MA+

SMK

f. Serbaguna 29 6 25 60

g. Bengkel 12 12

h. Ruang Praktik 27 27

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

29

Pada kurun waktu tahun 2012/2013, perkembangan penduduk usia 7-12 tahun , usia 13-15 tahun dan penduduk usia 16-18 tahun , mengalami kenaikan hal tersebut dikarenakan pendataan penduduk menggunakan data proyeksi .

Jumlah siswa SMA, SMK dan MA tahun 2013 mengalami kenaikan, tetapi jumlah guru SMA, MA dan SMK meningkat dan karena lembaga juga meningkat. Jumlah ruang kelas SMA,MA dan SMK meningkat tahun 2013 sejalan dengan jumlah siswa yang meningkat pada tahun 2013.

Secara keseluruhan APK mengalami kenaikan pada tahun 2013.

Sedangkan APM mengalami peningkatan pada tahun yang sama.

Tabel 9

Perkembangan Penduduk Usia 16-18 Tahun, Siswa, dan Angka Partisipasi Kasar SMA, SMK, dan MA

Tahun 2012-2013

No. Komponen Satuan 2012/2013

1 Penduduk Usia 16-18 tahun Orang 44.997

2 Lulusan Tk. SLTP Orang

a. SMP Orang 11248

b. SMPT Orang 201

c. MTs Orang 1200

3 Siswa Baru Tingkat I Orang

a. SMA Orang 6.000

b. SMK Orang 11.068

c. MA Orang 962

4 Siswa Orang

a. SMA Orang 17.202

b. SMK Orang 30.648

c. MA Orang 2.782

5 Siswa Usia 16-18 tahun Orang

a. Tk. SMA/SMK/MA Orang 37.011

b. Tk. SMP/SMPT/MTs Orang 1.541

c. PT Orang

d. SLB Orang 39

6 APK SM % 112,32

a. SMA % 38,23

b. SMK % 68,11

c. MA % 6,18

7 1

APM SM % 81,88

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

30

5. Pendidikan Luar Biasa (PLB)

Pada tahun pelajaran 2012/2013 jumlah SLB di Kota Malang berjumlah 31 lembaga yang terdiri dari TKLB 8 lembaga, SDLB sebanyak 9 lembaga, SMPLB sebanyak 8 lembaga dan SMALB sebanyak 6 lembaga, dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak 1.113 siswa, dengan ruang kelas sebanyak 165 ruang, untuk menunjang proses belajar (PBM) di SLB tersedia guru sebanyak 231 orang (tabel 10).

Tabel 10 Data Pokok SLB Tahun 2012/2013

No. Komponen TKLB SDLB SMPLB SMALB SLB

1. Sekolah 8 9 8 6 31

a. Negeri 0 1 1 0 2

b. Swasta 8 8 7 6 29

2. Siswa 136 606 229 142 1113

3. Kelas 21 87 39 18 165

4. Guru 32 119 51 29 231

6. Pendidikan Non Formal (PNF)

Penyelenggaraan Pendidikan Non Formal (PNF) selain melalui jalur pendidikan sekolah, pelayanan pendidikan diselenggarakan pula melalui pendidikan non formal. Penyelenggaraan pendidikan non formal diarahkan pada peningkatan pengetahuan dasar dan ketrampilan berwiraswasta/kewirausahaan sebagai bekal dalam bekerja dan berusaha. Program Pendidikan Non Formal meliputi : (1).

Pemberantasan Buta Aksara/Keaksaraan Fungsional, (2). Paket A setara SD/MI, (3). Paket B setara SMP/MTs, (4). Paket C setara SMA/MA, (5) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan (6) Pendidikan Berkelanjutan dan Pendidikan Keluarga.

Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang

31

Tabel 11 Data Pokok PNF Tahun 2012/2013

No. Uraian Lembaga Peserta Didik

Pendidik

L P Jml

1. Kelompok Bermain 130 7983 7114 15097 2786

2. Tempat Penitipan Anak 15 75 78 153 51

3. PAUD/POS PAUD 119 9855 10282 20137 2924

Kejar Paket A 4 42 25 67 30

Kejar Paket B 7 357 167 524 55

Kejar Paket C 9 387 188 575 100

Keaksaraan Fungsional

(KF) 5 433 1153 1586 150

Kursus 202 7950 8836 16786 1400

Taman Bacaan

Masyarakat (TBM) 21 71

Jumlah 512 27082 27843 54925 7567

a. Kelompok Bermain

Kelompok bermain yang ada di Kota Malang berjumlah 130 lembaga dengan jumlah peserta didik sebanyak 15097 siswa, yang terdiri dari peserta didik laki-laki berjumlah 7983 peserta didik, dan yang perempuan sebanyak 7114 peserta didik, dengan jumlah pendidik sebanyak 2786 orang.

b. Tempat Penitipan Anak

Di Kota Malang jumlah tempat penitipan anak yang dibawah

Di Kota Malang jumlah tempat penitipan anak yang dibawah

Dalam dokumen Renstra Dinas Pendidikan Kota Malang (Halaman 19-0)

Dokumen terkait