Blok II. Kunjungan Petugas
Bagian 8. Latar Belakang Suami/Pasangan dan Pekerjaan Responden
Untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan dalam bagian ini gunakan kata-kata yang tepat sesuai dengan keadaannya, apakah responden sekarang berstatus kawin/hidup bersama atau tidak. Jika ia menikah lebih dari satu kali atau berstatus cerai hidup/pisah/cerai mati, tanyakan mengenai suami/pasangannya yang terakhir.
Pertanyaan 801: Saringan untuk Status Perkawinan
Lihat P601, 602, dan 603. Beri tanda pada kotak paling kiri jika responden berstatus kawin/hidup bersama dan wawancara dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Tetapi jika responden berstatus cerai mati/cerai hidup/pisah beri tanda pada kotak yang ditengah dan wawancara dilanjutkan ke P803. Jika responden berstatus belum kawin berikan tanda pada kotak disebelah kanan dan langsung ke P807.
Pertanyaan 802: Umur Suami/Pasangan
Tanyakan pada responden berapa umur suami/pasangan responden pada ulang tahun terakhir. Gunakan pembulatan ke bawah. Misalnya pada saat pencacahan bulan depan baru berulang tahun yang ke 30, berarti isian umur dalam kotak adalah 29 tahun.
Pertanyaan 803-805: Pendidikan Suami/Pasangan atau Mantan Suami/Pasangan
Pertanyaan-pertanyaan ini mirip dengan P107-109. Sekali lagi ingat untuk melingkari kode jenjang pendidikan tertinggi yang pernah diduduki suami/pasangan responden (untuk yang berstatus kawin/hidup bersama) atau mantan suami/pasangan (untuk yang berstatus cerai hidup/pisah) pada P804, jika jawaban responden ”TIDAK” atau ”TIDAK TAHU” lanjutkan ke P805A. Sedang yang ditulis pada P805 adalah tingkat/kelas tertinggi yang diselesaikan. Jika suami/pasangan responden telah menamatkan tingkat pendidikan tertentu, tuliskan Kode 7 dalam kotak.
Pertanyaan 805A: Pekerjaan Suami/Pasangan Terakhir Responden
Seseorang dikatakan bekerja jika dalam periode seminggu sebelum wawancara berusaha untuk mendapatkan penghasilan atau keuntungan selama paling sedikit satu jam berturut-turut, atau mempunyai pekerjaan tetap tetapi sedang tidak bekerja karena cuti, mogok dan sebagainya. Tanyakan apakah suami/pasangan terakhir responden bekerja; jika “TIDAK” langsung ke P807. Jika “YA” lanjut ke P806. Bagi yang berstatus cerai hidup/pisah/cerai mati, P805A ditanyakan untuk kondisi pada saat masih berstatus ”suami-istri” (pekerjaan suami/pasangan sebelum bercerai).
Pertanyaan 806: Jenis Pekerjaan Suami/Pasangan atau Mantan Suami/Pasangan
Cek terlebih dulu P801. Jika responden berstatus kawin/hidup bersama, beri tanda pada kotak sebelah kiri lalu tanyakan jenis pekerjaan suami/pasangan responden. Bila
responden berstatus cerai hidup/pisah/cerai mati, beri tanda pada kotak sebelah kanan dan tanyakan jenis pekerjaan mantan suami/pasangannya.
Tanyakan dengan teliti pekerjaan suami/pasangan responden, misalnya, bila responden mengatakan, “Ia bekerja di Departemen Kesehatan”, tanyakan apa yang dikerjakan di tempat bekerjanya, apakah sebagai pegawai administrasi, pengemudi, satpam, juru bayar, dan sebagainya. Maka yang ditulis di kuesioner, misalnya “Pegawai Administrasi Departemen Kesehatan”.
Contoh jenis pekerjaan adalah: sekretaris, pengacara, supir taksi, juru rawat, guru, pramuniaga, nelayan, petani, tukang kayu, dan penyadap karet. Bila ia mempunyai lebih dari satu pekerjaan, tuliskan jenis pekerjaan yang paling banyak menyita waktunya. Jika mempunyai lebih dari satu pekerjaan dengan jumlah jam kerja yang sama, catat pekerjaan yang penghasilannya terbesar. Jangan mengisi kotak-kotak di pertanyaan ini, karena kode akan diberikan oleh petugas pengolah data di BPS.
Pertanyaan 807-811: Pekerjaan Responden
P807 menanyakan pada responden apakah selain mengurus rumah tangga, ia juga bekerja. Jika jawabannya "YA", lingkari Kode 1 kemudian langsung ke P811, tetapi jika ia tidak bekerja, lingkari Kode 2, dan lanjutkan wawancara ke P808. Kadang-kadang responden yang berjualan atau bekerja di sektor pertanian tidak menganggap bahwa ia bekerja, khususnya jika ia tidak mendapat upah/gaji. Untuk itu bacakan dengan jelas P808 sehingga responden dapat mengerti apa yang dimaksud dengan bekerja. Hati-hati terhadap alur pertanyaan dalam P808, P809, dan P810. Tuliskan jenis pekerjaan responden pada P811 selengkap-lengkapnya.
Bekerja ialah aktivitas yang dilakukan minimal satu jam secara berturut-turut dalam tujuh hari yang lalu dengan maksud menghasilkan atau membantu menghasilkan upah/gaji/laba/penghasilan, baik berupa barang maupun uang.
Yang dikategorikan mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja adalah mereka yang mempunyai pekerjaan/usaha tetapi selama tujuh hari yang lalu tidak bekerja karena sesuatu sebab seperti sakit, cuti, menunggu panen, atau mogok kerja. Lingkari Kode 1 jika responden termasuk sementara tidak bekerja, kemudian lanjutkan ke P811.
Mereka yang digolongkan sebagai punya pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja: a. Pekerja profesional yang sedang tidak bekerja karena sakit atau menunggu
pekerjaan berikutnya, seperti dalang, tukang pijat, dukun, penyanyi, dll.
b. Pekerja tetap, pegawai pemerintah atau swasta yang sedang tidak bekerja karena cuti, sakit, mangkir, mogok kerja, atau diistirahatkan sementara karena perusahaan menghentikan kegiatannya sementara, misalnya kerusakan mesin, bahan baku tidak tersedia dan sebagainya.
c. Petani yang mengusahakan tanah pertanian sedang tidak bekerja karena alasan sakit atau menunggu pekerjaan berikutnya seperti menunggu panen atau musim hujan untuk menggarap sawah.
Penjelasan:
Orang yang sudah diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja pada saat pencacahan tidak dikategorikan sementara tidak bekerja. Isikan kegiatannya sesuai yang dilakukannya selama seminggu yang lalu sebelum pencacahan.
Pekerja bukan profesional, seperti pekerja serabutan/bebas, tukang cangkul keliling, buruh tani dan buruh lepas lainnya yang sementara tidak ada pekerjaan atau tidak melakukan kegiatan ”bekerja” selama seminggu yang lalu, tidak dikategorikan sebagai sementara tidak bekerja.
Untuk responden yang pernah bekerja setahun yang lalu (P810 Kode 1), maka jenis pekerjaan utama responden pada P811 merujuk kepada pekerjaan terakhir. Jangan mengisi kotak-kotak di pertanyaan ini, karena kode akan diberikan oleh petugas pengolah data di BPS.
Pertanyaan 812: Status Pekerja
Ada 3 kategori status pekerja yaitu: pekerja keluarga, buruh/karyawan dan berusaha/ mempunyai usaha. Ketiga jenis status pekerjaan tersebut berciri antara lain, pekerja keluarga tidak mendapat upah, buruh/karyawan mendapat upah tetap baik mingguan atau bulanan sedangkan berusaha/mempunyai usaha menanggung resiko atas usaha yang dikerjakannya, baik bekerja sendiri maupun dibantu orang lain.
Pertanyaan 813: Masa Bekerja
Tanyakan responden dengan membaca pertanyaan ini dan tekankan pada kata-kata yang menjadi alternatif jawaban. Lingkari kode jawaban yang sesuai.
Bekerja sepanjang tahun adalah bekerja secara terus menerus, misalnya pegawai negeri,
karyawan swasta.
Bekerja secara musiman adalah bekerja pada musim-musim tertentu, misalnya pada saat
lebaran, tahun baru, saat panen.
Bekerja sesekali adalah bekerja tergantung tawaran.
Pertanyaan 814: Cara Pembayaran
Pertanyaan ini bertujuan mendapat informasi cara pembayaran yang diterima responden. Contohnya, seorang wanita yang berjualan buah-buahan di pasar menerima uang, maka kode yang dilingakri adalah Kode 1. Seorang pembantu rumah tangga yang tidak dibayar dengan uang tapi dengan barang dan makanan, maka isiannya adalah Kode 3. Jika pembantu rumah tangga tersebut selain menerima makanan juga menerima uang, lingkari Kode 2. Seorang juru tulis yang menerima gaji setiap bulan diberi Kode 1. Jika responden bekerja di lahan pertanian milik keluarganya dan tidak mendapat bayaran sama sekali, lingkari Kode 4. Pertanyaan 815: Saringan Status Perkawinan
Lihat P601, 602, dan 603. Beri tanda pada kotak sebelah kiri jika responden berstatus kawin/hidup bersama dan wawancara dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya.
Tetapi jika responden berstatus tidak kawin/hidup bersama beri tanda di kotak sebelah kanan dan langsung ke P823.
Pertanyaan 816: Saringan untuk Pendapatan Berupa Uang
Lihat P814, jika Kode 1 atau 2 dilingkari, beri tanda pada kotak sebelah kiri (responden mendapat upah/gaji berupa uang) dan wawancara dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Tetapi jika yang dilingkari Kode 3 atau 4, artinya responden tidak menerima pendapatan berupa uang, maka beri tanda di kotak sebelah kanan dan langsung ke P819. Pertanyaan 817: Penentu Penggunaan Uang
Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui siapa yang menentukan penggunaan uang yang diperoleh responden.
Pertanyaan 818: Penghasilan/Pendapatan Yang Diperoleh Oleh Pasangan
Pertanyaan ini hanya ditanyakan untuk responden yang mendapat upah/gaji berupa uang. Tanyakan kepada responden kisaran pendapatan yang diterimanya, apakah lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan penghasilan suami/pasangannya. Kontribusi pendapatan perempuan dalam rumah tangga merupakan suatu indikator peran serta responden dalam ekonomi keluarga. Jika jawaban responden berkode 4 langsung ke P820.
Pertanyaan 819: Penentu Penggunaan Penghasilan Suami/Pasangan
Lingkari kode yang paling sesuai jawaban responden saat dibacakan pertanyaan. Lingkari Kode 1 jika responden mengatakan ia sendiri yang membuat keputusan dan lingkari Kode 2 jika responden mengatakan suami/pasangannya yang memutuskan. Kode 3 adalah keputusan diambil bersama-sama antara responden dan suamu/pasangannya. Kode 4 jika suami/pasangan responden tidak mempunyai penghasilan. Yang dimaksud LAINNYA adalah Orang lain, selain responden atau suami/pasangan responden seperti anak, orang tua, mertua atau yang lain. Peran responden sama sekali tidak ada
Pertanyaan 820-822: Pengambil Keputusan
Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui peran responden dalam mengambil keputusan dalam rumah tangga, baik mengenai pemeriksaan kesehatan responden, pembelian barang tahan lama, maupun keputusan untuk mengunjungi famili. Pertanyaan-pertanyaan ini hanya ditujukan kepada wanita yang berstatus kawin atau hidup bersama.
Pada P820, yang ditanyakan adalah pembuat keputusan mengenai pemeriksaan kesehatan responden. Selanjutnya pada P821 yang ditanyakan adalah pembuat keputusan pembelian kebutuhan barang tahan lama. Kemudian P822 menanyakan mengenai pembuat keputusan untuk mengunjungi famili atau keluarga.
Pertanyaan 823-824: Kepemilikan Rumah dan Tanah
Lingkari kode yang sesuai jawaban responden saat dibacakan pertanyaan. Lingkari Kode 1 jika rumah/tanah yang ditinggali milik responden sendiri, Kode 2 jika merupakan milik bersama (responden dengan orang lain, misal suami/pasangannya, kakak/adik, sepupu, dll), Kode 3 jika ada rumah/tanah yang dimiliki sendiri dan ada pula yang dimiliki bersama orang lain (misalnya: responden sebelum menikah tinggal dirumah warisan orangtuanya kemudian sesudah menikah bersama suami/pasangannya membeli rumah lagi), dan Kode 4 jika tidak memiliki rumah/tanah. Rumah warisan yang diberikan kepada responden dianggap sebagai rumah responden sendiri. Jadi jika ada responden yang memberikan jawaban “warisan atau pemberian dari orang tua” pewawancara menuliskan jawaban milik “SENDIRI”.
Contoh:
1. Bu Maryam hanya memiliki satu rumah, dan menurut pengakuannya rumah tersebut ia miliki bersama dengan suaminya. Dengan demikian pada P823 lingkari Kode 2.
2. Bu Rika memiliki dua rumah. Menurut pengakuannya rumah yang sekarang ia tinggali adalah miliknya bersama suaminya. Sedangkan rumahnya yang lain adalah miliknya sendiri. Dengan demikian pada P823 lingkari Kode 3.
3. Bu Siti memiliki rumah di jakarta yang dibeli sendiri, karena bu Siti dipindahkan ke BPS Kabupaten Sumedang, bu Siti mengontrak rumah di Sumedang, jadi jawaban yang dilingkari adalah Kode 1.
Pertanyaan 825: Kehadiran Orang Lain
Pertanyaan ini tidak dibacakan kepada responden namun merupakan pengamatan pewawancara saja. Jika pengawas hadir dalam wawancara, catat ia sebagai orang lain (”LAKI-LAKI LAIN” atau ”PEREMPUAN LAIN”). Pertanyaan ini harus diisi untuk setiap baris.
Laki-laki atau perempuan berumur 10 tahun ke atas dimasukkan ke dalam kategori ”LAKI-LAKI LAIN” atau ”PEREMPUAN LAIN”.
Pertanyaan 826: Sikap Suami/Pasangan
Bacakan pertanyaan dengan cermat dan perlahan, tunggu jawaban responden sebelum menanyakan pertanyaan berikutnya. Ulangi kalimat pertanyaan bila responden masih belum mengerti. Terkadang responden bingung karena mengira pewawancara menanyakan pengalamannya padahal yang dimaksud adalah pendapat responden.