Blok II. Kunjungan Petugas
Bagian 6. Perkawinan dan Kegiatan Seksual
Bagian ini bertujuan untuk mengumpulkan keterangan mengenai perkawinan dan kegiatan seksual responden. Perkawinan dan kegiatan seksual merupakan aktivitas yang secara langsung mempengaruhi fertilitas. Keterangan yang ditanyakan meliputi tempat tinggal suami/pasangan, jumlah pernikahan, umur responden dan suami/pasangan responden saat menikah pertama/mulai hidup bersama, serta imunisasi TT dan keterangan tentang kegiatan seksual. Cara bertanya kepada responden harus hati-hati karena ada pertanyaan-pertanyaan yang sangat pribadi, sehingga memerlukan perhatian yang serius.
Pertanyaan 601- 604: Status Perkawinan
Tujuan pertanyaan-pertanyaan mengenai hubungan seksual adalah untuk menentukan risiko wanita terhadap kehamilan, karena tingkat kelahiran mempunyai kaitan langsung dengan frekuensi berhubungan seksual. Responden mungkin malu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Oleh sebab itu pewawancara harus menanyakannya secara bijaksana.
Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin merupakan bagian yang paling sulit dalam wawancara. Biasanya jika pewawancara sudah mendapatkan kepercayaan dari responden, mereka akan menjawab dengan terus terang. Reaksi seseorang yang malu adalah tertawa atau memperlihatkan rasa malu, maka responden akan menganggap bahwa wawancara tidak serius. Oleh sebab itu sikap tenang dan sungguh-sungguh harus selalu diperlihatkan. Jelaskan kepada responden bahwa pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting, dan jawaban yang diberikan besar artinya bagi kesuksesan survei ini.
Tanyakan apakah responden sekarang berstatus kawin atau hidup bersama. Lingkari kode yang sesuai. Jika jawaban responden berkode 1 atau 2, lanjut ke P604. Jika jawaban responden Kode 3, Tanyakan kepada responden apakah responden pernah menikah atau hidup bersama. Lingkari kode yang sesuai. Jika jawaban responden berkode 3, lanjut ke P612. Jika responden mengaku pernah menikah atau pernah hidup bersama, tanyakan status perkawinan responden saat ini, apakah cerai mati, cerai hidup atau pisah. Lingkari kode yang sesuai, lanjut ke P609.
Kemudian bagi responden yang berstatus kawin atau hidup bersama di P601tanyakan kembali apakah responden tinggal bersama disatu tempat tinggal atau tinggal di tempat lain.
Mengenai konsep perkawinan, lihat di buku Pedoman Rumah Tangga Blok III Kolom (8) “Status Perkawinan”.
Pertanyaan 605: Nama dan Nomor Urut Suami/Pasangan Responden
Tuliskan nama suami/pasangan responden kemudian nomor urut anggota rumah tangganya sesuai dengan yang tertera di Blok III SDKI12-RT. Bila suami/pasangan responden
`tidak tercatat di SDKI12-RT, tuliskan “00” dalam kotak yang tersedia.
5
Pertanyaan 609: Frekuensi Pernikahan/Hidup Bersama
Tanyakan apakah responden menikah atau hidup bersama hanya satu kali atau lebih dari satu kali. Jika hanya satu kali menikah/hidup bersama, lingkari Kode 1 dan lanjutkan ke P610. Jika responden pernah menikah/hidup bersama dan kemudian cerai/pisah, atau suami/pasangannya meninggal, dan sudah menikah/hidup bersama lagi, lingkari Kode 2 untuk LEBIH DARI SATU KALI.
Pertanyaan 609A: Alasan
Tanyakan alasan utama responden menikah/hidup bersama lebih dari satu kali dan lingkari kode yang sesuai dengan jawaban responden. Jika menikah/hidup bersama lebih dari dua kali, maka alasan utama yang ditanyakan adalah pernikahan/hidup bersama yang terakhir.
Penjelasan:
Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam Iingkup rumah tangga.
Jawaban pisah terlalu lama, referensi lamanya pisah bersifat subjektif menurut responden.
Contoh jawaban Lainnya: suami/pasangan penjudi, suami/pasangan pemabuk, dll. Pertanyaan 610: Bulan dan Tahun Perkawinan/Hidup Bersama Pertama
Sebelum menanyakan pertanyaan ini lihat P609. Bila menikah/hidup bersama hanya satu kali beri tanda di kotak sebelah kiri, kemudian ajukan pertanyaan pada bulan dan tahun berapa memulai kehidupan dengan suami/pasangan. Jika menikah/hidup bersama lebih dari satu kali beri tanda di kotak sebelah kanan, kemudian ajukan pertanyaan pada bulan dan tahun berapa memulai kehidupan dengan suami/pasangan yang pertama.
Bagi responden yang menikah/hidup bersama hanya satu kali, bulan dan tahun perkawinan adalah bulan dan tahun ketika responden mulai hidup bersama dengan suami/pasangannya. Di beberapa daerah di Indonesia seringkali seorang wanita tidak langsung tinggal bersama suami/pasangannya setelah peresmian perkawinan mereka. Dalam hal ini yang dicatat adalah waktu wanita tadi mulai hidup bersama dengan suami/pasangannya, bukan waktu upacara perkawinan. Bagi responden yang menikah/hidup bersama lebih dari satu kali, bulan dan tahun perkawinan adalah bulan dan tahun ketika responden mulai hidup bersama dengan suami/pasangan yang pertama.
Jika responden tidak dapat mengingat tanggal perkawinannya atau tanggal mulai hidup bersama dengan pasangannya, bisa juga dipakai keterangan yang dicatat dalam riwayat kelahiran (Bagian 2). Misalnya, lihat tanggal lahir anak pertamanya, dan tanyakan berapa bulan atau tahun sebelum atau sesudah kelahiran anak tersebut, responden dan suami/pasangannya menikah/mulai hidup bersama.
Jika responden menjawab dalam beberapa tahun sebelumnya, misalnya "dua tahun yang lalu", tanyakan lebih lanjut untuk mendapatkan bulannya. Jika responden tidak tahu bulannya, lingkari Kode 98 untuk TIDAK TAHU BULAN. Jika responden tidak tahu tahun perkawinan pertamanya, lingkari Kode 9998, dan tanyakan umur perkawinan/mulai hidup bersama pertama di P611. Ingat bahwa pewawancara diharapkan mencatat bulan dan tahun perkawinan/mulai hidup bersama. Jika salah satu tidak diketahui oleh responden, pewawancara lingkari TIDAK TAHU untuk bulan atau tahun.
Pertanyaan 611: Umur pada Perkawinan/Hidup Bersama Pertama Kali
Seperti halnya dengan pertanyaan lain mengenai umur, jika responden tidak tahu umur perkawinan/hidup bersama pertama kali, harus ditanyakan berapa umurnya ketika melahirkan anak pertama, kemudian tanyakan berapa lama ia sudah menikah/hidup bersama waktu itu. Telusuri terus hingga umur responden pada perkawinan/hidup bersama pertama kali dapat diketahui. Ingat bahwa melingkari 9998 diperkenankan di P610, maka P611 harus terisi meskipun merupakan perkiraan terbaik saja.
Jika responden menikah/hidup bersama hanya satu kali, ajukan pertanyaan berikut: ”Berapa umur ibu ketika menikah/mulai hidup bersama dengan suami/pasangan ibu?”. Jika responden menikah/hidup bersama lebih dari satu kali, ajukan pertanyaan berikut: ”Berapa umur ibu ketika menikah/mulai hidup bersama dengan suami/pasangan ibu yang pertama?”. Pertanyaan 611A dan 611B: Imunisasi TT
Imunisasi tetanus (TT) dilakukan untuk mencegah penyakit tetanus yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Kuman tetanus terdapat didalam kotoran dan debu, tinja kuda, domba, anjing, kucing dan tikus. Kuman tetanus masuk kedalam tubuh melalui luka kemudian menghasilkan racun yang disebarkan keseluruh tubuh. Apabila seseorang telah mendapat imunisasi TT sebanyak 5 kali, maka dia sudah dianggap kebal terhadap penyakit tetanus
Pertanyaan ini bertujuan untuk memperoleh keterangan tentang imunisasi TT yang diperoleh seseorang selama hidupnya. Pada P611A ditanyakan apakah pernah mendapat imunisasi TT. P611B ditanyakan berapa kali responden menerima imunisasi TT sebelum menikah/hidup bersama dan setelah menikah/hidup bersama. Bagi responden yang menikah/hidup bersama lebih dari satu kali, maka yang ditanyakan adalah sebelum dan sesudah menikah/hidup bersama yang pertama. Tanyakan serta isikan jawaban yang sesuai.
Jika responden tidak pernah disuntik TT sebelum menikah/hidup bersama maupun setelah menikah/hidup bersama, maka lanjut ke P611C. Jika mendapat suntikan TT 5 kali atau lebih, cukup ditulis 5.
Pertanyaan 611C: Kalender
Semua perkawinan/hidup bersama yang terjadi setelah Januari 2007 hingga saat wawancara harus dicatat di kalender. Jika perkawinan/hidup bersama terjadi antara Januari 2007 dan tanggal wawancara, tulis X di Kolom (4) pada kalender untuk setiap bulan pada responden berstatus kawin atau B untuk responden berstatus hidup bersama, dan tulis O untuk setiap bulan responden berstatus tidak kawin atau janda atau pisah. Jika responden saat ini berstatus kawin/hidup bersama, isikan X di kolom bulan wawancara, dan tanyakan kapan perkawinan/hidup bersama ini dimulai. Tulis X di kolom mulainya perkawinan/hidup bersama, dan hubungkan kedua tanda itu dengan garis berkelok-kelok. Untuk wanita yang berstatus cerai atau pisah atau kawin lebih dari sekali, telusuri tanggal perceraian atau tanggal kematian suami/pasangan, dan tanggal perkawinan berikutnya. Gunakan kejadian lain dalam kalender untuk memperoleh jawaban yang lebih tepat.
Pertanyaan 612: Pemeriksaan Kehadiran Orang Lain
Periksa kehadiran orang lain sebelum dilanjutkan, usahakan untuk menjamin privasi/kenyamanan responden dalam memberikan jawaban.
Pertanyaan 613: Umur pada Saat Melakukan Hubungan Seksual Pertama
Jika responden mengatakan tidak ingat umur mulai melakukan hubungan seksual pertama kali, tanyakan lebih lanjut dengan menghubungkannya dengan umur ketika menikah/mulai hidup bersama pertama kali atau umur ketika melahirkan anak pertama. Meski demikian, pewawancara tidak boleh menganggap bahwa responden mulai melakukan hubungan seksual ketika pertama kali menikah/mulai hidup bersama. Responden perlu merasa tenang ketika menjawab pertanyaan ini, agar dapat memberikan jawaban yang benar.
Jika ia mengatakan bahwa ia melakukan hubungan seksual pertama ketika ia menikah/mulai hidup bersama, catat jawaban itu dengan melingkari Kode 95. Kode ini hanya boleh dipakai jika disebutkan oleh responden sebagai jawaban. Jika tidak, pewawancara harus (berupaya) berusaha sebisanya untuk mendapatkan umur responden waktu melakukan hubungan seksual pertama. P613 harus ada isiannya walaupun hanya perkiraan terbaik. Bila ternyata memang tidak pernah melakukan hubungan seksual lingkari Kode 00 dan lanjut ke P629.
Pertanyaan 614: Pertanyaan tentang kegiatan hubungan seksual
Sebelum mengajukan beberapa pertanyaan mengenai kegiatan seksual, yakinkan kepada responden bahwa setiap jawaban yang diperoleh akan dijaga kerahasiaannya dan
tidak akan diberitahu kepada siapapun. Jika responden menolak untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, lanjutkan ke pertanyaan berikutnya.
Pertanyaan 615: Waktu Melakukan Hubungan Seksual Terakhir
Isikan jawaban responden di tempat yang telah disediakan, sesuai dengan satuan yang disebutkan. Misalnya responden mengatakan "3 minggu yang lalu", lingkari Kode 2, dan tulis 03 dalam kotak di baris MINGGU YANG LALU. Jika ia mengatakan "4 hari yang lalu", lingkari Kode 1, dan tulis 04 dalam kotak di baris HARI YANG LALU. Jika responden kelihatan berusaha membulatkan jawabannya, tanyakan lebih lanjut. Misalnya jika ia menjawab "kira-kira seminggu yang lalu", tanyakan "Apakah ibu ingat tepatnya kapan?" "Apakah sebelum atau setelah hari Minggu?", dan seterusnya. Usahakan untuk mencatat waktu dalam satuan waktu yang disediakan (hari/minggu/bulan) serinci mungkin.
Kotak ”HARI YANG LALU”, isian yang mungkin 00-06. Kotak ”MINGGU YANG LALU”, isian yang mungkin 01-03. Kotak ”BULAN YANG LALU”, isian yang mungkin 01-11. Kotak ”TAHUN YANG LALU”, isian yang mungkin ≥ 01.
Dalam beberapa hal mungkin pewawancara harus mengubah jawaban responden, misalnya jika dikatakan "Tadi malam", lingkari Kode 1, dan tulis 00 untuk HARI YANG LALU. Jika ia belum melakukan hubungan seksual sejak kelahiran anaknya yang terakhir, tanyakan kapan melakukan hubungan seksual terakhir sebelum anak tersebut lahir. Jika responden mengatakan terakhir kali berhubungan seksual paling sedikit 1 tahun yang lalu maka lingkari Kode 4, tuliskan dan lanjutkan ke P629.
Pertanyaan 617: Pemakaian Kondom
Tanyakan apakah suami/pasangan responden memakai kondom pada saat melakukan hubungan seksual terakhir. Lingkari kode jawaban yang sesuai.
Kondom adalah sarung karet yang dipasang dialat kelamin pria pada saat berhubungan seksual.
Pertanyaan 629: Tahu Tempat Mendapatkan Kondom
Tanyakan apakah responden tahu di mana seseorang bisa mendapatkan kondom. Lingkari kode yang sesuai jawaban responden. Bila responden menjawab “TIDAK” lanjut ke P632A.
Pertanyaan 630: Pengetahuan tentang Kondom
Jika P629 Kode 1, tanyakan di mana seseorang dapat memperoleh kondom. Jika sumbernya adalah rumah sakit atau klinik, tanyakan apakah dikelola oleh pemerintah atau swasta. Jika pewawancara tidak mengetahui apakah rumah sakit atau klinik tersebut dikelola
pemerintah atau swasta maka tuliskan nama rumah sakit atau klinik tersebut pada tempat yang tersedia kemudian tanyakan kepada pengawas seusai wawancara dengan responden Tanyakan apakah responden dapat memperoleh kondom saat membutuhkannya. Lingkari kode jawaban yang sesuai.
Pertanyaan 631: Memperoleh Kondom
Tanyakan jika responden menginginkan kondom, apakah responden dapat memperoleh kondom dengan sendiri. Lingkari kode yang sesuai.
Pertanyaan 632A: Saringan Status Perkawinan Responden
Lihat P601, P602, dan P603 untuk melihat saringan status perkawinan responden. Beri tanda di kotak sebelah kiri jika responden berstatus kawin/hidup bersama dan pertanyaan dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Tetapi jika responden berstatus belum kawin/cerai mati/cerai hidup/pisah beri tanda di kotak sebelah kanan dan wawancara dilanjutkan ke P632G.
Pertanyaan 632B: Haid Terakhir
Tanyakan apakah suami/pasangan responden mengetahui kapan responden mendapat haid yang terakhir. Jika jawaban responden “Ya” lingkari Kode 1 dan teruskan mewawancarai responden. Jika jawaban responden “Tidak” lingkari Kode 2, atau jika jawaban responden “Tidak Tahu” lingkari Kode 8 dan lanjut ke P632D.
Pertanyaan 632C: Keadaan Saat Haid Terakhir
Tanyakan apakah suami/pasangan responden menanyakan keadaan responden pada saat mendapat haid yang terakhir seperti perdarahan yang lebih dari biasa; apakah haid tersebut tepat waktu; lamanya haid; adanya rasa sakit yang berlebihan; dan lainnya. Lingkari Kode 1 jika jawaban responden”Ya” untuk tiap pertanyaan tersebut, lingkari Kode 2 jika jawab responden “Tidak”.
Pertanyaan 632D: Saringan Untuk Mempunyai Anak Perempuan
Lihat P213 untuk melihat saringan apakah responden mempunyai paling sedikit satu anak perempuan atau tidak. Beri tanda di kotak sebelah kiri jika responden mempunyai paling sedikit satu anak perempuan dan teruskan ke P632E. Tetapi jika responden tidak mempunyai anak perempuan beri tanda di kotak sebelah kanan dan wawancara dilanjutkan ke P632G.
Pertanyaan 632E: Saringan Untuk Mempunyai Anak Perempuan Umur 10 Tahun Ke Atas Lihat P216, P217, dan P218. Beri tanda di kotak sebelah kiri jika responden
mempunyai anak perempuan berusia 10 tahun ke atas dan teruskan wawancara ke P632F. Tetapi jika responden tidak mempunyai anak perempuan yang berumur 10 tahun ke atas beri tanda di kotak sebelah kanan dan wawancara dilanjutkan ke P632G.
Pertanyaan 632F: Tahu Kapan Anak Perempuan Mendapat Haid Pertama Kali
Jika 632E pada kotak sebelah kiri bertanda , tanyakan apakah suami/pasangan responden tahu kapan anak perempuannya mendapat haid untuk yang pertama kali. Lingkari kode jawaban yang sesuai.
Pertanyaan 632G: Komplikasi Pada Waktu Hamil
Jika 632E pada kotak sebelah kanan bertanda , tanyakan apakah responden mengetahui tanda-tanda adanya bahaya (komplikasi) pada waktu hamil. Jika jawaban responden “Ya” lingkari Kode 1 dan teruskan wawancara, jika jawaban responden “Tidak” lingkari Kode 2 dan lanjut ke P632J.
Pertanyaan 632H: Masalah Kesehatan Pada Waktu Hamil
Tanyakan kepada responden masalah kesehatan apakah yang dapat membahayakan seorang wanita ketika hamil. Jawaban jangan dibacakan dan lingkari setiap kode jawaban yang disebut.
Pertanyaan 632I: Mengatasi Masalah Kesehatan Pada Waktu Hamil
Tanyakan kepada responden apa yang harus dilakukan oleh wanita hamil jika mengalami masalah kesehatan tersebut. Jawaban jangan dibacakan dan lingkari setiap kode jawaban yang disebut.
Pertanyaan 632J: Masalah Kesehatan Pada Waktu Melahirkan
Tanyakan kepada responden masalah kesehatan apakah yang dapat membahayakan seorang wanita selama melahirkan. Jawaban jangan dibacakan dan lingkari setiap kode jawaban yang disebut. Jika jawaban berkode „Z‟ lanjutkan ke P632L
Berdasarkan ilmu kesehatan, konsep persalinan terdapat 4 tahapan yaitu: Kala 1: ketika pembukaan 1-10 (normalnya 12 jam)
Kala 2: pembukaan 10 sampai anak melahirkan Kala 3: bayi lahir sampai ari-ari keluar
Kala 4: pengawasan setelah melahirkan (1-2 jam)
Pertanyaan 632K: Mengatasi Masalah Kesehatan Pada Waktu Melahirkan
Tanyakan kepada responden apa yang harus dilakukan oleh wanita jika mengalami masalah kesehatan selama melahirkan. Jawaban jangan dibacakan dan lingkari setiap kode jawaban yang disebut.
Pertanyaan 632L: Masalah Kesehatan Selama Masa Nifas
Tanyakan kepada responden masalah apa saja yang dapat membahayakan pada seorang wanita selama masa nifas. Masa Nifas adalah masa 2 jam setelah seorang ibu melahirkan sampai 42 hari atau 2 bulan setelah melahirkan. Jawaban jangan dibacakan dan lingkari setiap kode jawaban yang disebut.
Pertanyaan 632M: Mengatasi Masalah Kesehatan Selama Masa Nifas
Tanyakan kepada responden apa yang harus dilakukan oleh wanita jika mengalami masalah kesehatan selama masa nifas. Jawaban jangan dibacakan dan lingkari setiap kode jawaban yang disebut.