• Tidak ada hasil yang ditemukan

latin Cephalopachus Bancanus Bancanus yang merupakan satwa endemik di Bangka.

Dalam dokumen Langkah Nyata Pemanfaatan Limbah B3 30 (Halaman 34-36)

Penanaman terumbu karang di kawasan perairan PLTU Sebalang oleh PLN Volunteers.

Pemasangan rumpon di kawasan perairan PLTU Sebalang. Mini Zoo yang merupakan hasil kerja sama PLN Wil. Babel dengan komunitas

pelestarian flora dan fauna (Alobi) dan Pemerintah Daerah Babel

P

embangunan Mini Zoo yang merupakan hasil kerja sama PLN Wil. Babel dengan komunitas pelestarian flora dan fauna (Alobi) dan Pemerintah Daerah Babel tersebut diharapkan mampu meminimalisasi terjadinya gangguan listrik akibat binatang.

“Kami berkomitmen terus berkontribusi dalam menyelesaikan isu-isu pelestarian lingkungan hidup melalui pemberdayaan masyarakat. Semoga apa yang sudah apa yang sudah dimulai ini dapat dituai oleh anak-cucu kita di kemudian hari,” kata General Manager (GM) PLN Wil. Babel Susiana Mutia.

Upaya yang dilakukan PLN Wil Babel ini mendapatkan apreasiasi dari Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Rasio Ridho Sani. “Kami mengapresiasi PLN sebagai perusahaan energi kelas dunia yang juga memberikan perhatian pada persoalan-persoalan lingkungan hidup dan kehutanan, termasuk persoalan konservasi, tumbuhan, dan satwa yang dilindungi,” katanya.

Ketua komunitas Alobi, Langka Sani mengungkapkan, “Satwa di sini didapat dari tangkapan perburuan liar dan jual beli ilegal. Satwa-satwa tersebut kemudian dihabituasi, yaitu direhabilitasi sebelum dilepas ke alam bebas. Pemantauan dilakukan mulai dari kesehatan, pemulihan karakter satwa agar dapat bertahan hidup di alam nantinya”.

Kerja sama antara PLN dan ALOBI ini sifatnya berkelanjutan hingga menjadi mandiri. Pada tahun pertama, diberikan bantuan fisik berupa pembuatan kandang dan taman. Pada tahun kedua 75% fisik yakni sarana operasional pelepasan dan penjemputan satwa serta 25% berupa pelatihan kemandirian wirausaha bagi pengurus Alobi. Hingga pada tahun ke-4 atau ke-5 program CSR ini, ALOBI dapat secara mandiri mengelola Mini Zoo ini. l

PLN PEDULI

memancing, potensi darat, maupun potensi pekebunan, yakni perkebunanan coklat.

“Orang sekarang biasa bikin coffee shop. Kenapa enggak kita bikin misalnya coklat shop. Karena disini coklatnya banyak. Jarang orang kota bisa mampir ke kedai coklat,” kata Budi.

Saat program ini bergulir, masih banyak masyarakat yang enggan berpartisipasi. “Awalnya memang ada demo, karena ketidaktahuan mereka. Isu yang muncul sebenarnya karena tenaga kerja, kemudian isu pencemaran,” kata Asisten Manajer Operasi Sektor Sebalang Haryana usai kegiatan aksi tersebut.

PLN pun menyiapkan program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang melibatkan tenaga lokal. “Selanjutnya kita libatkan masyarakat disini. Mereka sangat senang dengan program yang digulirkan. Dari awal, kita bareng-bareng melakukan survei ke daerah Kulonprogo dan Klaten,” lanjut Haryana.

Selain rangkaian kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan oleh pegawai PLN tersebut, warga sekitar Pantai Sebalang juga mendapatkan pemahaman mengenai konservasi kawasan perairan PLTU Sebalang. Kepala Desa Tarahan Junaidi turut hadir dalam kegiatan ini dan menyatakan bangga terhadap dukungan dari PLN untuk menyejahterakan warga Sebalang.

"Kami sangat bangga dengan apa yang sudah dibantukan PLN untuk warga Sebalang. Bantuan dari PLN sudah sejak 2016 berupa perahu. Harapan saya kita sebagai warga sudah harus menjaga kelestarian lingkungan. Ini bukan tanggung jawab lembaga tertentu saja untuk menjaga kelestarian Pantai Sebalang tapi juga seluruh lapisan masyarakat. Kita harus mendukung tanpa pamrih karena PLN banyak membantu," ujar Junaidi.

Upaya ini merupakan langkah nyata PLN untuk menjaga ekosistem di sekitar PLTU Sebalang, serta pengembangan daerah pantai untuk menjadi tujuan wisata. Bersama seluruh lapisan masyarakat, PLN terus berkomitmen meningkatkan perekonomian Indonesia. l PLN Volunteers usai penanaman mangrove di depan PLTU Sebalang.

atau pohon, disana banyak berkumpul ikan,” kata Supervisor K3L PLN Sektor Sebalang Rahmat Sujarwadi.

“PLN memberikan sosialisasi sekaligus bantuan kepada masyarakat untuk membuat rumpon sendiri. Jadi mereka tidak repot-repot lagi cari ikan jauh. Bikin aja rumpon sendiri. Diberi pemberat, supaya rumpon tetap ditempatnya,” lanjut Rahmat.

Di pinggir pantai Sebalang ini juga terlihat kapal nelayan lain yang mengapung mengantarkan pegawai PLN yang tergabung dalam kelompok Diving Badan Kesejahteraan Karyawan (BKK) PLN Pusat, bersama pegawai di Sektor sebalang lain. Mereka tengah merakit sekaligus menanam terumbu karang.

“Memang terumbu karang di bawah laut Sebalang ini bagus pak,” tanya Wulan Dima yang juga pegawai PLN Kantor Pusat Direktorat Bisnis Regional Maluku dan Papua.

“ Saya enggak bisa ngomonginnya. Ikut turun aja ke bawah laut. Bisa liat sendiri,” jawab Rahmat sambil tersenyum.

Bot Sosani yang juga anggota PLN Volunteers dan BKK Diving PLN Pusat dari Divisi Perencanaan Korporat PLN Pusat begitu takjub dengan visibility atau kejernihan air laut di Sebalang. “Visibility bisa mencapai 15 meter. Itu hampir setara dengan visibility di beberapa lokasi diving terkenal. Hanya saja bekas sisa pemboman terumbu karang terlihat jelas. Lokasi penanaman terumbu karang bisa dijadikan percontohan pengelolaan ekosistem laut disekitar instalasi PLTU,” kata Bot usai melakukan penanaman terumbu karang. Aksi program PLN Peduli yang dilakukan oleh PLN Volunteers ini bertujuan untuk mencegah abrasi, serta membantu nelayan menangkap ikan dengan menggunakan rumpon. Wilayah sekitar Sebalang akan terus mengalami pengurangan bibir pantai akibat abrasi. Untuk mengurangi tingkat abrasi tersebut, maka PLN melakukan penanaman terumbu karang di sekitar garis pantai pulau dan penanaman mangrove. Sore itu, di depan PLTU Sebalang, sekitar 50 pegawai PLN gabungan dari PLN Kantor Pusat, Sektor Sebalang dan Distribusi Lampung juga tengah menanam sekitar 300 pohon mangrove dan 150 pohon cemara.

PLN Volunteers sendiri merupakan komunitas pegawai PLN yang senantiasa terlibat aktif pada kegiatan sosial perusahaan. Hal ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi masing-masing pegawai, maupun perusahaan selama pelaksanaan kegiatan.

Sebalang yang berada di sisi selatan Provinsi Lampung ini terkenal dengan indahnya sunset. Kawasan ini juga pernah direncanakan untuk menjadi salah satu obyek wisata. Sayangnya, upaya tersebut belum terwujud.

Sejak dibangun PLTU Sebalang yang berlokasi di Jl. Lintas Sumatera KM 22 Dusun Sebalang, PLN pun mulai melakukan pengembangan potensi laut dan pemberdayaan masyarakat sekitar Pantai Sebalang. Dalam 5 tahun kedepan, desa ini dicanangkan untuk menjadi salah satu desa wisata bahari. Berbagai aktivitas untuk pengembangan potensi daerah mulai digarap PLN. Hal ini merupakan wujud komitmen PLN untuk meningkatkan perekonomian kesejahteraan masyarakat lokal. Upaya PLN mengembangkan daerah Sebalang menjadi Desa Wisata Bahari sudah dimulai sejak 2016. Menurut Praktisi Lingkungan Budi Agung Darmawan, potensi yang ada di Sebalang cukup menjanjikan, mulai dari potensi laut untuk snorkling dan

P

emberian bantuan berupa pengadaan komputer dan pembangunan tempat parkir kepada SMPN 1 Simo ini

merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Distribusi Jawa Tengah. Dalam kesempatan sama, PLN juga memberikan bantuan penambahan daya dari 2.200 VA menjadi 22.000 VA. Total dana yang dikucurkan untuk bantuan ini sebesar Rp 140.581.492,-.

Bantuan diserahkan oleh Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN Haryanto WS, yang juga merupakan alumni SMP Negeri 1 Simo tahun 1974, kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Simo Agus Winarno (20/5). Haryanto berharap pemberian bantuan ini dapat menunjang kegiatan siswa dan guru untuk membantu terciptanya lingkungan belajar mengajar yang nyaman dan kondusif. “Pemberian bantuan kepada SMP Negeri 1 Simo ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan sekitar khususnya dalam hal pendidikan yang kami harapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membantu proses belajar mengajar,” ujar Haryanto.

Dalam dokumen Langkah Nyata Pemanfaatan Limbah B3 30 (Halaman 34-36)

Dokumen terkait