• Tidak ada hasil yang ditemukan

Layanan Budaya

Dalam dokumen PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN (Halaman 106-109)

BAB V FASILITAS LAYANAN

5.1. Fasilitas Layanan Akademik

5.1.10. Layanan Budaya

Layanan Budaya berfungsi sebagai layanan pembinaan mengenai budaya bangsa ke dalam kampus (internal) yang bersifat sosial edukatif bagi Mahasiswa, Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik), disamping juga berfungsi sebagai layanan ke luar (eksternal) yang bersifat public service bagi masyarakat luar . Dalam pelaksanaan aktivitas tersebut, layanan budaya pada Lembaga Bdaya meliputi Dua Pusat yaitu Pusat Bahasa dan Pusat Seni.

Pusat Bahasa berfungsi sebagai Layanan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan berbahasa Asing, terdiri dari; 1).Kegiatan pembinaan pelatihan bahasa Indonesia,dan bahasa asing , yang diadakan dalam upaya meningkatkan kemampuan berbahasa para mahasiswa, dosen dan tendik, di lingkup Universitas Trisakti; 2).

Kegiatan pelayanan eksternal yaitu, melaksanakan kursus-kursus bahasa Indonesia, dan bahasa asing yang ditujukan bagi masyarakat luar kampus, maupun masyarakat asing.

Pusat Seni berfungsi sebagai wadah berkreasi untuk menyalur kemampuan berkaya seni, terdiri dari; 1). bagi dosen dan tendik, dengan pelatihan memainkan alat-alat musik Nusantara seperti angklung gamelan, dan lain-lain yang berfungsi sebagai

“penyaluran hobby”; 2) Layanan Berkesenian pada masyarakat luar kampus (termasuk untuk orang asing), yaitu pelatihan pembuatan barang-barang seni (membatik, melukis diatas kain,membuat hasil karya dari benda- benda daur ulang yang berdaya jual tinggi).

Membangun kebudayaan bangsa, sudah tentu memerlukan suatu arahan jangka panjang, karena kebudayaan sendiri terwujud oleh pribadi-pribadi kampus yang perlu terdidik dan terlatih untuk menjadi pendukung kebudayaan tersebut. Dengan demikian sasaran pembangunan kebudayaan pada intinya meliputi pembinaan bangsa, yang berarti terwujudnya karakter bangsa yang tangguh dan kompetitif, serta peduli pada moralitas tinggi. Diharapkan dengan adanya Layanan Budaya ini, dapat mengembangkan daya kreasi dan inovasi dalam Ilmu, Teknologi dan Seni, mengaktifkan “otak kiri” (bahasa) dan “otak kanan” (seni, musik, kreativitas) serta membentuk soft skill.

a. Fungsi.

1) Memberikan Layanan Budaya berbentuk pelatihan Bahasa kepada warga kampus (mahasiswa, dosen dan tendik) yang berfungsi sebagai “pembinaan” di bidang kegiatan berbahasa Indonesia, bahasa Inggris, Spanyol, Itali, Korea, Mandarin, dan lain-lain. Meningkatan kemampuan berbahasa bagi mahasiswa di dunia kerja kelak, meningkatkan kinerja bagi dosen dan tendik, didalam bidang kerjanya masing-masing.

2) Memberikan pelayanan kursus bahasa bagi masyarakat luar kampus, berbentuk kursus bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Spanyol, Itali, Korea, Mandarin, dan lain-lain.

3) Memberikan Layanan kursus Bahasa bagi orang asing yaitu, Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) di dalam peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia bagi orang Asing.

4) Memberikan Layanan Budaya yang berbentuk Layanan Berkesenian kepada dosen dan tendik, yaitu pelatihan pembuatan barang-barang seni (membatik, melukis diatas kain, membuat hasil karya dari benda-benda daur ulang yang berdaya jual tinggi) berfungsi sebagai “pembinaan” di bidang kegiatan seni, terutama dalam menghadapi pensiun.

5) Memberikan Layanan Budaya yang berbentuk Layanan Berkesenian dengan pelatihan memainkan alat-alat musik Nusantara seperti angklung gamelan, dan lain-lain yang ditujukan pada masyarakat kampus ,maupun masyarakat luar, berfungsi sebagai “penyaluran hobby”.

6) Memberikan Layanan Budaya pada masyarakat luar kampus, berfungsi sebagai

“penyaluran hobby”. yang berbentuk kursus berkesenian dengan pelatihan memainkan alat-alat musik Nusantara seperti angklung gamelan, dan lain-lain.

7) Memberikan Layanan Budaya yang berbentuk Layanan Berkesenian pada masyarakat luar kampus (termasuk untuk orang asing), yaitu pelatihan pembuatan barang-barang seni (membatik, melukis diatas kain,membuat hasil karya dari benda- benda daur ulang yang berdaya jual tinggi).

b. Manfaat.

1) Membantu mahasiswa, dosen dan tendik, untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan berbahasa Asing sebagai sarana efektif memperoleh informasi keilmuan maupun berkomunikasi.

2) Membantu masyarakat kampus, masyarakat luar kampus maupun masyarakat asing yang membutuhkan bantuan dalam bidang kebahasaan seperti terjemahan dan lain-lain.

3) Menjadi wadah pelatihan dalam peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia, bagi masyarakat kampus, maupun masyarakat asing, BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) disamping pelatihan berbahasa asing lainnya seperti : Inggris, Spanyol, Italia, Korea, Mandarin, Jepang dan lain-lain.

4) Menyalurkan pembinaan bakat seni, bagi setiap dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik).

5) Membantu dosen dan tendik didalam menghadapi pensiun, dengan adanya ketrampilan didalam pembuatan barang-barang seni (membatik, melukis diatas

kain, membuat hasil karya dari benda-benda daur ulang yang berdaya jual tinggi) sehingga berfungsi sebagai “pembinaan” di bidang kegiatan seni.

6) Menghasilkan kerjasama dengan berbagai pihak yang terikat dalam pengembangan riset, kajian, serta pemikiran kebudayaan baik ditingkat nasional, regional dan internasional yang saling menguntungkan.

7) Memberi sumbangan pemikiran dalam bidang seni kepada masyarakat pengguna dan industri kreatif.

8) Membantu sentra-sentra kerajinan rakyat yang telah dibina oleh program PKM atau peserta kursus Lembaga Budaya guna memperoleh akses pasa domestik.

c. Jenis

1) Pembinaan Bahasa.

a) Internal.

(1) Pelatihan penggunaan bahasa Indonesia dalam kegiatan surat-menyurat dan administrasi kampus.

(2) Pelatihan penyeragaman penulisan karangan ilmiah dalam bahasa Indonesia.

(3) Pelatihan penulisan abstrak dalam bahasa Inggris bagi mahasiwa dan dosen di lingkungan Universitas Trisakti.

(4) Pelatihan metode pengajaran bahasa dan pengajaran materi lain yang di tujukan bagi para dosen di Universitas Trisakti.

(5) Lain-lain (In-house training, Layanan Editing, Layanan Terjemahan) b) Eksternal.

1) Pelayanan Bahasa Indonesia terdiri atas BIPA Tingkat Pemula I dan 2, BIPA Tingkat Madya I dan 2, BIPA Tingkat Mahir I dan 2.

2) Pelayanan Bahasa Inggris terdiri atas Kursus Conversation, Kursus TOEFL-Preparation, Kursus Academic English, Kursus IELTS-Preparation

3) Pelayanan Bahasa Asing lain, terdiri atas Kursus Bahasa Spanyol, Kursus Bahasa Korea, Kursus Bahasa Mandarin, Kursus Bahasa Itali.

2) Pembinaan Seni.

a) Internal.

1) Memberi bimbingan, pelatihan dan fasilitas kepada Dosen dan Tendik, yang berminat melakukan aktivitas seni seperti Melukis pada kanvas, maupun pada kain atau kaca, Membatik, Fotografi, dan Seni Terapan.

2) Memberi bimbingan, pelatihan dan fasilitas kepada Dosen dan Tendik, yang berminat melakukan aktivitas seni pertunjukkan seperti seni tari, paduan suara, wayang kulit, tarian Nasional, gamelan, karawitan, kolintang, band.

Menyelenggarakan Seni Pertunjukkan (seni tari, paduan suara, wayang kulit, tarian Nasional, gamelan, karawitan, kolintang, band), dll.

b) Eksternal.

1) Menjalin kerjasama dengan pihak yang terkait dalam pengembangan riset, kajian, serta pemikiran kebudayaan baik di tingkat regional, nasional, dan internasional.

2) Melakukan riset kebudayaan nasional dan mendiseminasikan hasil-hasil penelitian bertaraf nasional.

d) Syarat dan ketentuan

Peserta Layanan Bahasa maupun Layanan Seni & Olahraga dapat mendaftarkan diri seperti yang tercantum pada bagian layanan informasi. Setelah mendaftar dan membayar biaya kursus, peserta kursus dapat mengikuti kursus sesuai jadwal, demikian juga dengan tes bahasa.

e) Lokasi dan Informasi

Kampus A : Lantai I, Gedung E (FTI), Kampus A, Universitas Trisakti.

Telepon : 021-5606113 pesawat 8188 ; 021-25569002 e-mail : [email protected]

[email protected] website : www.pusatbahasa.trisakti.ac.id

5.1.11. Layanan Keamanan Kampus

Dalam dokumen PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN (Halaman 106-109)