• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ayu Luna berumur 23 tahun. Ibunya mengelola perusahaan penyewaan peralatan bangunan yang sukses sedangkan ayahnya mengelola sebuah sekolah musik swasta. Sewaktu di SMA, Ayu Luna menjadi anggota kelompok Pecinta Alam. Ayu Luna juga bekerja sebagai sekretaris klub Wirausaha Dinamis, yang memfasilitasi kegiatan-kegiatan Peserta Teladan di sekolah tersebut. Melalui klub ini, ia ditarik ke Kafe Millennium, yaitu sebuah outlet makanan kesehatan yang sangat sukses di Kota Batu. Di sana, ia menimba pengalaman dan latihan tentang beberapa sistem pendekatan yang sudah diuji dengan baik untuk mengoperasikan bisnis kafe dengan bekerja di semua sektor dan membahas bisnis tersebut dengan para pekerja dan manajer pemilik. Ia memperoleh sertifikat profesi setelah menyelesaikan tugasnya.

Sebagai bagian sekolahnya yaitu sekolah kejuruan pada program keahlian tata Boga, dan pelajaran tambahan (extrakurikulernya) adalah Komputer (informatika), Ayu Luna merancang, melaksanakan tata menu dan sistem TIK(teknologi informasi dan komunikasi) keuangan, pemasaran untuk cafe kecil selama masa praktek wajib dua belas bulan sejenis Prakerin. Proyek ini memenangkan hadiah pertama untuk kategori Pengembangan Usaha & Pelayanan Prima pada Eksebisi Kota untuk Inovasi Wirausahawan Muda Masa Depan. Setelah lulus kemudian bekerja sebentar di sebuah Hotel Bintang Empat, Ayu Luna bersaing dalam melamar dan memperoleh kontrak mengelola Kafe progresif, yang pintu utamanya terletak persis di depan pintu masuk utama lembaga swasta tempat ia belajar dulu. Kafe tersebut menempati lantai dasar dan halaman rumput sebuah gedung yang dimiliki oleh lembaganya dulu, sebagai pengembangan secara komersial untuk meningkatkan pemasukan gedung tersebut.

Ayu Luna memberikan profil dan informasi berikut ini berdasarkan catatan yang ia baca tentang kafe tersebut dan diskusi yang diadakan dengan pria dan wanita di sekitar kafe tersebut. Kafe progresif sebelumnya dioperasikan selama kurang lebih 10 tahun di bawah lisensi Pemda setempat oleh seorang wanita lain yang kemudian mendirikan sebuah perusahaan pengolah bahan makanan untuk dipasok ke supermarket-supermarket setempat, dan yang baru-baru ini pindah ke luar negeri dimana ia menempati lokasi baru dan memperluas bisnisnya.

Kafe progresif yang sangat luas ini ditargetkan pada masyarakat lembaga yang terdiri dari sekitar 3.000 pria dan wanita (staf, pekerja dan peserta latihan) serta warga kota yang berjumlah sekitar 3.000 orang, sebagian di antaranya adalah para pejalan kaki yang melewati Kafe ini sedangkan yang lain bekerja di kantor-kantor dan bisnis-bisnis yang ada di dekat lembaga tersebut. Kafe tersebut buka jam 7 pagi dan tutup jam 8 malam, melayani

sekitar 100 pria dan wanita setiap hari. Kafe ini menawarkan layanan pengiriman langsung ke konsumen di sekitarnya, layanan di bawa pulang serta layanan langsung di tempat (baik swalayan maupun dilayani pelayan). Ada empat kafe lain di sekitar lokasi yang paling sibuk di kota ini. Kafe pertama cenderung sangat ramai, karena tempatnya tidak cukup luas. Yang kedua adalah waralaba internasional dan harganya sangat mahal. Yang ketiga terletak di lantai tiga gedung sebelah, sedangkan yang keempat di belakang jalan tapi tempat duduknya tidak teratur.

Kafe progresif telah menghasilkan pemasukan bersih sebesar Rp. 180.000.000 setiap tahun. Pendapatan bersih rata-rata tiap bulannya Rp. 15.000.000 (Rp. 500.000 per hari) setelah dipotong 15% pajak pendapatan dari keuntungan kotor. Semua penjualan dilakukan hanya dengan pembayaran secara tunai. Biaya barang dan bahan makanan serta pengeluaran langsung lainnya setiap bulan adalah sebesar 50% dari nilai penjualan. Total penjualan setiap bulan Rp. 15.000.000 dan biaya barang/bahan makanan yang terjual Rp. 7.500.000. Biaya operasional per bulan lainnya termasuk Rp. 500.000 untuk sewa tempat, Rp. 45.000.000 untuk air, Rp. 100.000 untuk telepon, Rp. 150.000 untuk listrik, Rp. 150.000 untuk transportasi, Rp. 10.000 untuk perlengkapan kantor, Rp. 100.000, untuk pemeliharaan dan kebersihan, Rp. 48.000 untuk bunga pinjaman dan Rp. 156.000 untuk pengeluaran lain. Angka-angka ini nyaris sama setiap bulan sepanjang tahun. Kafe ini dijalankan oleh tiga orang pekerja termasuk pemilik dengan gaji pegawai pertama Rp. 500.000,- Pegawai 2 Rp. 500.000 dan pemilik Rp. 600.000. Satu orang koki, seorang pelayan, sedangkan petugas kebersihan dikerjakan secara bersama-sama sedangkan Ayu Luna bekerja sebagai kasir sekaligus pengawas. Semua pekerja ini berkompeten karena mereka telah bekerja di kafe ini sejak dibuka, dan mereka semua punya sertifikat di daerah mereka masing-masing. Sebelum kafe dibuka kembali, dibutuhkan dana sebesar Rp. 9.800.000 untuk digunakan sebagai berikut: Rp. 7.500.000 untuk stok, Rp. 10.000.000 membeli kendaraan sepeda motor untuk transportasi, Rp. 250.000 untuk gudang, Rp. 180.000 untuk peralatan makan, Rp. 300.000 untuk peralatan masak, Rp. 230.000 untuk perabotan, Rp. 500.000 untuk menutup biaya persiapan pra-pengoperasian (instalasi listrik) dan Rp. 340.000 dalam bentuk tunai. Dari jumlah dana yang dibutuhkan ini Ayu Luna ambil dan tabungannya sendiri sebesar Rp. 5.000.000, Ibunya akan meminjamkan Rp. 2.400.000 tanpa dikenakan bunga, sedangkan pihak bank menyediakan pinjaman sebesar Rp. 2.400.000 dengan bunga 12% per tahun. Akad kredit disepakati untuk masa dua tahun, sedangkan angsuran dan bunga harus dibayarkan setiap bulan.

Di samping itu kafe ini berlokasi di tempat yang sama dengan sebuah pusat telekomunikasi dan warung internet (warnet), yang dikelola oleh Klub Wirausaha lembaga tersebut. Kafe progresif menyediakan minuman panas, kue-kue panas dan dingin, gado-gado, rujak manis, buah-buahan, es krim, serta makanan ringan yang sehat. Harga yang dikenakan sangat wajar dan terjangkau para klien yang ditargetkan, yang telah menghidupi kafe ini selama bertahun-tahun sejak pendiriannya. Ayu Luna ingin terus mengoperasikan Kafe progresif sebagaimana adanya. Namun untuk menarik lebih banyak konsumen ia berencana untuk melakukan hal-hal seperti: membuat brosur promosi yang menarik, memberikan pelayanan yang baik, memasang papan pengumuman elektronis yang memuat pesan-pesan menghibur dan mudah diingat, memainkan musik, memperkenalkan layanan pengiriman untuk konsumen luar, menggunakan peralatan makan berkualitas, perabotan nyaman & klasik, memperbaiki tata ruangnya secara umum serta meningkatkan sopan santun pekerja dan kecepatan layanan, mempertahankan standar kesehatan dan kebersihan, memperbaiki dekorasi interior dan menghindari keramaian dengan menetapkan posisi yang berbeda untuk jenis-jenis layanan yang berbeda, mengutamakan privasi dan kenyamanan saat makan. Ia juga berencana untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tambahan berikut ini: mensponsori pendidikan live di ruangan yang dikondisikan semacam tempat karaoke kepada pengunjung tentang norma, sex, dan bahaya merokok serta minuman keras, memberikan pengajaran wirausaha bagi peserta di sekolahnya dulu. Berdasarkan informasi yang diberikan di atas tentang Kafe progresif yang diusulkan Ayu Luna, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dalam kolom yang disediakan di bawah setiap pertanyaan.

1. Data pribadi apa yang Anda peroleh tentang Ayu Luna dan studi kasus ini ?

2. Bagaimana Ayu Luna meneliti informasi untuk membantu keputusannya membuka bisnis kafe ?

3. Mengapa keputusan Ayu Luna berwiraswasta dengan membuka bisnis kafe merupakan ide yang bagus?

4. Dapatkah Anda menguraikan jenis dan struktur Kafe progresif berdasarkan informasi yang diberikan?

5. Mengapa Ayu Luna lebih suka lokasi atau tempat Kafe progresif dan menganggapnya sebagai lokasi yang menguntungkan bila dibandingkan dengan lokasi-lokasi lain?

6. Keterampilan, ciri dan pengalaman apa yang menunjukkan bahwa Ayu Luna mampu menjalankan bisnisnya dengan berhasil?

7. Barang dan jasa apa yang dijual di kafe itu?

8. Pada tingkat apa Anda dapat mengatakan bahwa ada permintaan akan barang dan jasa yang dijual kafe itu?

9. Siapa konsumen potensial Kafe progresif?

10. Bagaimana rencana Ayu Luna untuk menarik konsumen lama agar datang ke kafe nya? 11. Berapa banyak konsumen yang akan dilayani di kafe itu setiap harinya?

12. Berapa banyak konsumen yang akan dilayani di kafe itu setiap harinya? 13. Bagaimana ukuran atau pangsa pasar Kafe progresif?

14. Apa indikator yang menunjukkan Kafe progresif punya peluang untuk dikembangkan? 15. Keistimewaan apa yang memungkinkan Kafe progresif lebih berhasil dari pesaingnya? 16. Strategi apa yang ingin dipromosikan dan digunakan Ayu Luna untuk menarik lebih

banyak konsumen ke kafe nya?

17. Berapa banyak pekerja yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kafe itu secara efisien? 18. Tugas-tugas apa yang secara khusus perlu dilakukan pekerja di kafe itu agar berfungsi

dengan baik?

19. Kualifikasi apa yang dimiliki pekerja yang menunjukkan bahwa mereka mampu mengerjakan tugas-tugas mereka secara efisien?

20. Seperti apa bentuk bagan organisasi personalia Kafe progresif?

21. Jasa luar atau profesional apa yang akan digunakan Ayu Luna untuk membantu mengoperasikan kafe nya?

22. Peralatan dan fasilitas apa yang dimiliki Kafe progresif yang dapat mempermudah penawaran barang dan jasa yang bermutu tinggi untuk konsumennya?

23. Apa persyaratan Kafe progresif untuk beroperasi sesuai undang-undang? 24. Berapa jumlah modal yang dibutuhkan Ayu Luna untuk membuka kafe nya? 25. Berapa kontribusi modal Ayu Luna dalam membiayai kafe nya?

26. Berapa modal yang ingin ia pinjam ?

27. Bukti/dokumen pendukung apa yang dimiliki Ayu Luna yang dapat memperkuat upayanya untuk meminjam dana yang ia butuhkan?

28. Catatan dan laporan apa yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kafe ? 29. Buatlah neraca awal per 1 Januari ?

30. Berapa total penjualan kafe selama satu bulan dan satu tahun? 31. Berapa biaya yang akan dikeluarkan sebelum kafe mulai beroperasi? 32. Berapa modal kerja yang akan dibutuhkan untuk mengoperasikan kafe itu? 33. Berapa jumlah total aset tetap yang dibutuhkan kafe itu?

34. Berapa Biaya Penyusutan untuk tahun pertama ?

35. Berapa total biaya per bulan yang harus dibayar kafe untuk: − Stok (barang dan bahan makanan)

− Tenaga kerja (semua pekerja lain) − Biaya operasional (sewa, listrik, dll.)

36. Berapa penjualan dan biaya Kafe progresif selama tahun pertama? Perlihatkan perkiraan total penjualan dan pengeluaran Kafe progresif selama tahun pertama.

37. Berapa uang kas yang akan dimiliki Kafe progresif di akhir tahun pertama? Perlihatkan perkiraan arus kas Kafe progresif untuk tahun pertama?

38. Berapa keuntungan yang akan diperoleh Ayu Luna di akhir tahun pertama? Perlihatkan perkiraan laporan pemasukan Kafe progresif untuk tahun pertama.

39. Berapa nilai bersih dari Kafe progresif di akhir tahun pertama? Perlihatkan perkiraan neraca dari Kafe progresif untuk tahun pertama.

40. Berapa persen marjin kontribusi/keuntungan kotor Kafe progresif?

41. Berapa tingkat break Event penjualan/pengembalian/penghasilan setiap bulannya?

42. Apa yang menunjukkan bahwa Ayu Luna adalah seorang seorang wirausaha yang bertanggung-jawab secara sosial dengan menyumbangkan sebagian dari kekayaannya untuk masyarakat?

HANDOUT 3

Dokumen terkait