Posttest atau Tes Akhir
NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU METODE
J. SUMBER PEMBELAJARAN
II. LEMBAR TES AKHIR KELAS EKSPERIMEN DAN KELAS KONTROL
Tema : Lestarikan Warisan Leluhur
Tragedi selalu terulang bagi bangsa yang tidak bisa membaca dan memaknai sejarah. Itu yang terjadi dengan Indonesia, dalam seluruh hampir lakon eksistensi dengan tetangga serumpun, Malaysia. Pencurian-pencurian terhadap kekayaan intelektual maupun kultural terus saja terjadi. Ketidakpedulian Indonesia menjadi pemicunya. Akibatnya, dalam hubungan dengan Malaysia, kita lebih banyak tercuri daripada memperoleh.
Susunlah karangan argumentasi berdasarkan tema dan ilustrasi di atas dengan ketentuan sebagai berikut.
1. Tuliskan nama dan kelas pada kertas pekerjaan Anda secara lengkap! 2. Tulis tema di atas karangan.
3. Panjang karangan minimal tiga paragraf.
4. Penilaian ditekankan pada aspek sebagai berikut: a. Kesesuaian tema dengan isi karangan.
b. Karangan berisi ciri-ciri dari argumentasi. c. Kelogisan urutan dan peristiwa.
d. Penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif, baik dan benar. e. Penulisan dan tanda baca
2. Keaslian dan kelogisan pendapat.
3. Kelengkapan data atau fakta yang mendukung pendapat.
Diberi nilai 3 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi dua dari tiga aspek isi.
Diberi nilai 2 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi satu dari tiga aspek isi.
Diberi nilai 1 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa tidak memenuhi ketiga aspek isi. B.Organisasi Tulisan 1. Kelengkapan struktur karangan berupa pendahuluan, isi, dan kesimpulan. 2. Keruntutan kalimat dalam karangan. 4 : sangat baik 3 : baik 2 : cukup baik 1 : kurang baik
Diberi nilai 4 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi kedua aspek organisasi tulisan. Diberi nilai 3 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi dua dari tiga kelengkapan unsur karangan dan keruntutan kalimat dalam karangan. Diberi nilai 2 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi satu dari tiga kelengkapan unsur karangan dan keruntutan kalimat dalam karangan. Diberi nilai 1 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa tidak memenuhi
kedua aspek organisasi tulisan. C.Tata Bahasa 1. Keefektifan kalimat. 2. Penggunaan diksi. 4 : sangat baik 3 : baik 2 : cukup baik 1 : kurang baik
Diberi nilai 4 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi kedua aspek tata bahasa. Diberi nilai 3 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi syarat keefektifan kalimat namun penggunaan diksi tidak baku.
Diberi nilai 2 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa menggunakan diksi yang baku namun tidak memenuhi syarat keefektifan kalimat. Diberi nilai 1 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa tidak memenuhi kedua aspek tata bahasa. D.Tata Tulis 1. Ejaan di antaranya penggunaan tanda baca, penggunaan huruf kapital. 4 : sangat baik 3 : baik 2 : cukup baik 1 : kurang baik
Diberi nilai 4 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa memenuhi aspek tata tulis.
Diberi nilai 3 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa terdapat kesalahan ejaan dan tampaknya hanya
karena ketidak hati-hatian. Diberi nilai 2 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa terdapat kesalahan ejaan dan bersifat konsisten. Diberi nilai 1 apabila isi karangan yang dibuat oleh siswa tidak memenuhi aspek tata tulis.
Tabel 3.3
Penilaian Keterampilan Menulis Karangan Argumentasi No. Kategori Rentang Nilai
1. Sangat baik 85-100
2. Baik 70-84
3. Cukup baik 55-69
4. Kurang baik 0-54
(Diadaptasi dari Nurgiyantoro, 2010: 307)
Penilaian tes dilakukan oleh tiga orang penimbang. Hal ini dilakukan untuk memenuhi derajat validitas dan reliabilitas yang baik. Penimbang penilaian tes haruslah mengetahui dan paham kriteria penilaian menulis karangan argumentasi, serta mampu melakukan penilaian secara profesional. Adapun ketiga orang penilai sebagai berikut.
1. Drs. Ilyas (Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 2 Bandung).
2. Hj. Rahayu, S. Pd. (Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 2 Bandung). 3. Nadhira destiana (Peneliti).
3.4Teknik Pengolahan Data
Teknik pengolahan data pada penelitian ini dilakukan melalui perhitungan kuantitatif. Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui silsilah rata-rata nilai
pretest dan posttest untuk masing-masing aspek yang dinilai sebagai indikator efektivitas pembelajaran menulis karangan argumentasi menggunakan tayangan Editorial Media Indonesia di Metro TV. Hasil perhitungan tentu lebih lanjut harus diinterpretasikan sehingga menghasilkan suatu kesimpulan yang komprehensif, benar, dan akurat. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam pengolahan data adalah sebagai berikut.
1) Memberikan skor terhadap hasil menulis karangan argumentasi yang dikerjakan siswa, pretest dan posttest yang telah dilaksanakan.
2) Hasil pretest dan posttest karangan argumentasi masing-masing siswa dianalisis berdasarkan nilai yang didapatkan, kemudian diubah menjadi nilai sebagai berikut:
Nilai Siswa =
x 100 %
3) Menentukan nilai rata-rata yang diperoleh siswa untuk masing-masing kelas eksperimen dan kelas pembanding.
4) Membandingkan hasil rata-rata nilai pretest dan posttest dari setiap masing-masing kelas.
5) Hasil tes awal dan tes akhir diperiksa untuk mendapatkan skor tes awal dan tes akhir.
6) Mendeskripsikan skor hasil tes awal dan tes akhir siswa menjadi nilai. 7) Menguji reliabilitas antar penimbang dengan menggunakan rumus
rn= (Vt– Vkk) Vt
(Arikunto, 2010:234)
Tabel 3.4 Tabel Guilford
Rentang Kriteria
0,80 – 1,00 Reliabilitas sangat tinggi
0,60 – 0,80 Reliabilitas tinggi
0,40 -0,60 Reliabilitas sedang
0,20 – 0,40 Reliabilitas rendah
0,00 – 0,20 Reliabilitas sangat rendah
8) Melakukan Uji normalitas data, uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kolmogorof-smirnov dengan taraf signifikan (α) sebesar 0.05.
Kriteria pengujiannya adalah H0 diterima jika nilai signifikasi > 0.05, dan H0 ditolak jika signifikasi < 0.05. Pengujian ini dilakukan dengan bantuan
software SPSS versi 18.0.
9) Melakukan Uji homogenitas varian data, uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Lavane Statistic Test dengan taraf signifikan (α) sebesar 0.05.
Pengujian ini dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 18.0. kriteria pengujian hipotesisnya sebagai berikut.
1) Jika nilai signifikan lebih dari 0.05 maka H0 diterima. 2) Jika nilai signifikan kurang dari 0.05 maka H0 ditolak 10)Melakukan Uji Hipotesis
Uji hipotesis dalam penelitian ini adalah uji perbedaan dua rata-rata untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kelas eksperimen dan kelas kontrol. uji yang digunakan dalam pengujian hipotesis ini menggunakan uji t’Levene Test Statistic dengan rumusan hipotesis pengujiannya sebagai berikut.
H0 : tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kelas eksperimen dan kelas kontrol.
H1 : terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Uji statistik yang digunakan adalah uji statistik dengan mengambil taraf
signifikan (α) = 0.05 . Kriteria pengujiannya yaitu jika nilai signifikan
(2-tailed) > (α) = 0.05, maka H0
diterima atau jika nilai signifikan (2-tailed) < (α)
= 0.05, maka H0 ditolak. Pengujian ini dilakukan dengan bantuan software
SPSS versi 18.0.
3.5Populasi dan Sampel Penelitian
Dalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Bandung tahun pelajaran 2012/2013. Populasi terdiri dari 12 kelas yang masing-masing kelas berjumlah kurang dari 35 orang siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini untuk kelas eksperimen, yaitu siswa-siswi kelas X-A tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 30 orang siswa yang terdiri atas 12 orang siswa laki-laki dan 18 orang siswa perempuan. Sedangkan sampel untuk kelas kontrol, yaitu siswa-siswi kelas X-C tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 30 orang siswa yang terdiri atas 14 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Pemilihan populasi dan sampel pada penelitian ini didasarkan pada pertimbangan sekolah ini merupakan tempat penulis melakukan PPL (Program Pengalaman Lapangan).
BAB 5