• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISIS OBYEK ANALISIS OBYEK

FUNGSI SISTEM PELATIHAN

4.4.8 Logical Data Model memilik

membawahi mendukung peserta no_npm nama jurusan

<pi> Long integer

Variable characters (20) Variable characters (15) < Identifier 1 <pi> asisten no_npmas nama alamat

<pi> Long integer

Variable characters (20) Variable characters (30) <M> Identifier_1 <pi> kalab no_nip nama_kalab alamat Long integer Variable characters (20) Variable characters (30) fakultas kode_fakultas nama_fakultas Long integer Variable characters (30)

Gambar 4.8 Logical Data Model dengan Entitas dan Atribut

Logical Data Model (LDM) dokumen persyaratan menerangkan informasi data dalam sebuah arsitektur. Ini menggambarkan data dan informasi yang berhubungan dengan pertukaran informasi arsitektur, dalam lingkup dan tingkat detail yang diperlukan untuk keperluan arsitektur. Hal ini termasuk item informasi dan / atau elemen data, atribut atau karakteristik, dan hubungan mereka.

Tujuan dari arsitektur yang diberikan membantu untuk menentukan tingkat rincian yang diperlukan dalam produk ini. Sebuah model data formal (misalnya, IDEF1X) yang rinci sampai ke tingkat data, atribut, dan hubungan mereka, diperlukan untuk beberapa tujuan, seperti ketika validasi kelengkapan dan konsistensi diperlukan. Namun, untuk keperluan lain, keperluan tingkat- tinggi, informasi yang berfokus pada data model dari domain dari bunga akan

cukup, seperti model entitas-relasi tanpa atribut entitas. Istilah "data model" yang digunakan terlepas dari tingkat detail pameran model.

Ada pengaruh timbal balik yang cukup besar antara Logical Data Model dan Activity Model. Keduanya harus dikembangkan bersama-sama.

4.4.9 Physical data Model

FK_MEMILIKI FK_MEMILIKI2 FK_MEMBAWAHI FK_MENDUKUNG peserta no_npm nama jurusan bigint varchar(20) varchar(15) <pk> asisten no_npmas nama alamat bigint varchar(20) varchar(30) <pk> kalab no_nip nama_kalab alamat bigint varchar(20) varchar(30) fakultas kode_fakultas nama_fakultas bigint varchar(30) memiliki no_npm no_npmas bigint bigint <pk,fk1> <pk,fk2>

Gambar 4.9 Physical Data Model hasil generate Logical Data Model

Physical Data Model (PDM) menggambarkan bagaimana informasi diwakili dalam Logical Data Model ini benar-benar diterapkan, bagaimana persyaratan pertukaran informasi diimplementasikan, dan bagaimana entitas data dan hubungan mereka dipelihara.

Harus ada pemetaan dari Logical Data yang diberikan Model Fisik Data Model jika kedua model yang digunakan. Bentuk Fisik Data Model dapat sangat bervariasi, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 31. Untuk beberapa tujuan,

(DDL) juga dapat digunakan. Referensi standar format pesan (yang mengidentifikasi jenis pesan dan opsi yang akan digunakan) mungkin cukup untuk implementasi pesan-oriented. Deskripsi dari format file dapat digunakan ketika melewati file mode digunakan untuk bertukar informasi. Sistem interoperating dapat menggunakan berbagai teknik untuk pertukaran data, dan dengan demikian memiliki partisi berbeda beberapa mereka Physical Data Model dengan masing-masing partisi dengan menggunakan bentuk yang berbeda.

4.4.10 Enterprise Transition Strategy

Enterprise Transition Strategy menjabarkan pendekatan untuk transisi perusahaan dari proses bisnis saat ini (dengan dukungan TI) menuju proses target bisnis (dengan dukungan TI). Strategi Transisi Enterprise mencakup semua aspek yang memberlakukan suatu transisi, seperti restrukturisasi organisasi; transisi lokasi bisnis atau fasilitas, pelatihan personil, akuisisi, integrasi, penyebaran, dan penerimaan teknologi informasi yang dibutuhkan; transisi data; dan setiap uji coba proses baru atau operasi paralel. Ini juga menggambarkan cutover dan pendekatan dual operasi, manajemen konfigurasi, dan pemulihan (Kembali ke konfigurasi yang stabil).

dalam jangka waktu 3 tahun kedepan sesuai visi-misi, tujuan dan kebijakan yang ada dalam internal organisasi pada level bisnis yaitu jurusan teknik informatika dengan ditentukannya strategi distribusi data dan aplikasi dengan meninjau lokasi bisnis.

Konfigurasi transisi Laboratorium PPTI dari kondisi saat ini menuju kondisi jangka waktu kedepan adalah sebagai berikut::

Gambar 4.10 Evolution Timeline Chart

+ 6 MO

+ 12 MO

+ 18 MO

+ 24 MO

+ 30 MO

+ 36 MO

Business Process Evolution Organizational Evolution Infrastructure Evolution

Current

State

Target

State

4.4.11 Forecasts

Forecast Teknologi adalah penjelasan rinci tentang teknologi yang muncul khusus tentang perangkat keras dan produk perangkat lunak. Ini berisi prediksi tentang ketersediaan fitur yang muncul dan rentang tren industri dalam jangka waktu tertentu (misalnya, 6 bulan, 12 bulan, dan interval 18-bulan), dan faktor kepercayaan untuk prediksi. Perkiraan tersebut meliputi dampak teknologi yang potensial pada arsitektur saat ini, dan dengan demikian mempengaruhi perkembangan arsitektur transisi dan target. Perkiraan tersebut harus disesuaikan dengan fokus pada bidang teknologi yang terkait dengan tujuan yang diberikan oleh arsitektur sedang dibangun, dan harus mengidentifikasi isu-isu yang akan mempengaruhi arsitektur.

Tabel 4.7 Technology Forecasts

Technology Domain

Kapabilitas dan Area Teknologi 0 – 6 Bulan 6 – 18 Bulan > 18 Bulan

Manajemen Data

Definisi Skema

Aplikasi Pendukung

Konfigurasi / Pengamanan Jaringan

Management Client Desktop

Replikasi Data

A. Hardware

Pengembangan Arsitektur teknologi ke depan seperti dalam denah yang ada diharapkan mampu menunjang proses bisnis dalam Lab.PPTI, terdapat Client-client pada lab PPTI dengan penambahan server , diharapkan Sharing data informasi antara Asisten dan Kalab untuk kepentingan internal Lab.PPTI baik nilai maupun data lain dapat terdukung dengan baik, juga mendukung aplikasi pendaftaran dan aplikasi penilaian dengan mengasumsikan proses bisnis praktikum sebagai acuan.

Pada Lab.PPTI akan ditambahkan satu Application Server yang juga berguna untuk mendukung asisten praktikum, yang pada kondisi saat ini tidak terdapat server sehingga pada proses instalasi perangkat lunak memerlukan proses yang memakan waktu diharapkan juga dengan adanya Application server, asisten praktikum dapat menerapkan Sharing Shortcut yang berguna sebagai pembentuk Software induk, sehingga proses instalasi hanya sekali dilaksanakan untuk kemudian fungsi dari aplikasi yang telah diinstal dapat dibagikan keseluruh client sebagai fitur masing – masing client.

Dengan Penambahan Jaringan Internet diharapkan dapat mendukung proses pelatihan dalam Lab.PPTI, sehingga Pelatihan akan terlaksana dengan lebih efektif juga diharapkan pelatihan dapat merambah pada konsep maupun materi yang lebih luas sesuai perkembangan Teknologi global yang rata- rata mendukung koneksi (Online).

Juga kemungkinan untuk menerapkan aplikasi administrasi pada proses bisnis pelatihan yang diharapkan berguna untuk mengelola alur keuangan yang berjalan dalam internal Lab.PPTI .

Tabel 4.8 Spesifikasi Hardware

Nama Barang

Hardware Software Jaringan OS Keterangan

Router RouterBoard Mikrotik Internat Mikrotik Penambahan Baru

Modem ADSL --- ---- Speedy --- PC - Asisten Intel DualCore 2 Gb DDR2 160Gb Hard Disk Keyboard Mouse

App Server Intel Core2Duo 8 Gb DDR2 250Gb Hard Disk LCD Keyboard Mouse Intranet / Internet

PC Kepala Lab PC 1-9 AMD 2Gb DDR2 80Gb Hard Disk Fax dan Printer LCD Keyboard Mouse Intranet/ internet Win XP SP2 Win Server Upgrade Ram

B. Software

Sedangkan pada Software, yang direncanakan untuk diterapkan pada Lab.PPTI meliputi pengembangan dan pembenahan atas proses bisnis yang ada, sesuai proses bisnis yang ada yang masih didominasi dengan sistem manual yang dirasa kurang efisien, untuk kemudian diusulkan agar dikembangkan menjadi sistem terkomputerisasi sehingga dapat menunjang keberlangsungan perkembangan proses bisnis yang dilaksanakan antar lain seperti yang dicantumkan dalam table berikut:

Tabel 4.9 Daftar Aplikasi No

.

Grup Aplikasi Kandidat Aplikasi

1 Pengelolaan Data

Praktikum

Aplikasi Pendaftaran Ulang dan Penjadwalan

Aplikasi Pengelolaan Nilai

Aplikasi Absensi

2 Penyelenggara Pelatihan Aplikasi Administrasi dan

Tabel 4.10 Deskripsi Aplikasi

Blok Sistem Nama Aplikasi Deskripsi

Pendaftaran dan Pengelolaan Data Praktikum Aplikasi Pendaftaran Ulang dan Penjadwalan Aplikasi yang berfungsi untuk mengelola data mahasiswa serta menjadwalkan kegiatan praktikum Aplikasi Absensi dan Pengelolaan Nilai Aplikasi yang berfungsi untuk mengelola nilai, absen dan laporan mengenai mahasiswa praktikum Penyelenggaran Pelatihan Aplikasi Administrasi Aplikasi yang berfungsi untuk melaporkan kebutuhan dan keuangan Lab PPTI

Pada TEAF, komponen aplikasi yang ada merujuk pada Functional Views pada TEAF matrix, yaitu kolom pertama pada matrix TEAF yang merupakan bagian dari EA-Description, salah satunya adalah yang diterapkan disini yaitu activity Model yang diwujudkan dengan UML..

Dengan UML yang ada diharapkan akan dapat memetakan proses-proses bisnis yang terjadi, untuk kemudian dapat dilakukan observasi penentuan aplikasi yang dapat digunakan, untuk mendukung proses bisnis yang ada.

4.4.12 GAP Analysis

Analisis Gap (jarak) adalah suatu metode/alat membantu suatu lembaga membandingkan performansi actual dengan performansi potensi. Operasionalnya dapat diungkapkan dengan dua pertanyaan berikut: “Dimana kita sekarang?” dan “Dimana kita inginkan?”.

Tujuan analisis gap untuk mengidentifikasi gap antara alokasi optimis dan integrasi input, serta ketercapaian sekarang. Analisis gap membantu organisasi/lembaga dalam mengungkapkan yang mana harus diperbaiki. Proses analisis gap mencakup penetapan, dokumentasi, dan sisi positif keragaman keinginan dan kapabilitas (sekarang).

Analisis gap dapat ditinjau dari perbedaan perspektif tentang : lembaga/organisasi, arah organisasi, proses organisasi, teknologi informasi. Analisis gap dapat menjadi dasar untuk mengukur investasi waktu, uang, dan tenaga kerja yang dipakai, variabel ini dapat diukur melalui skala interval: ’baik, rata-rata, dan kurang’. Kebanyakan analisis gap ditinjau dari : gap produk dan gap kompetitif.

Tabel 4.11 GAP EA (Arsitektur Sistem Informasi)

Keadaan saat ini Analisa Target

Pendaftaran dan Pengelolaan Data Praktikum manual

Pengadaan Fasilitas TI

Pengelolaan Data dan Jadwal terkomputerisasi dapat dikoordinasikan dengan cepat

Absensi dan Pengelolaan nilai manual (belum terintegrasi)

Pengadaan fasilitas TI

Pengelolaan Data dan dokumentasi nilai dengan terkomputerisasi dapat menghasilkan Penjumlahan nilaiyang terkoordinasi, lebih akurat dan efektif

Penyelenggara

Administrasi dan Keuangan

Pengadaan fasilitas TI

Kebutuhan untuk pelatihan dan pendapatan Lab PPTI dapat di rinci secara cepat

Database tidak tersedia Pengadaan fasilitas TI

Database sebagai pendukung rekam data terintegrasi

Tabel 4.12 GAP EA (Arsitektur Teknologi)

Keadaan saat ini Analisa Target

Belum tersedia client management

Pengadaan fasilitas TI

Telah tersedia client management

Koneksi Internet belum Tersedia

Pengadaan fasilitas TI

Koneksi Internet dengan ISP (modem ADSL)

Konfigurasi dan manajemen jaringan belum tersedia

Pengadaan fasilitas TI

Jaringan dapat dikonfigurasi dengan manajemen yang tepat dan terintegrasi

Belum ada IDS dan atau IPS

Pengadaan fasilitas TI

Telah mendukung IDS dan IPS

Belum Tersedia IP Filtering / Web Filtering

Upgrade fasilitas TI Tersedia IP Filtering / Web filtering (license)

Pada Arsitektur Teknologi Banyak dilakukan pengadaan dan Peningkatan(upgrade) infrastruktur, diharapkan peningkatan ini dapat mendukung penerapan aplikasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proses bisnis yang ada dalam aktivitas internal Lab.PPTI.

Sedangkan untuk Arsitektur bisnis sendiri sesuai dengan TEAF yang lebih memfokuskan bahasan terhadap infrastruktur yang ada hanya dibahas sesuai scope / lingkup yang ada, dan terbatas pada proses bisnis yang berjalan.

Tabel 4.11 GAP EA (Arsitektur Bisnis)

Keadaan saat ini Analisa Target

Dalam Proses bisnis pemanfaatan TI kurang

Upgrade fasilitas TI Pemanfaatan TI dalam proses bisnis lebih optimal

Cost meningkat Perencanaan

Strategis

Cost terreduksi / menurun

Pendokumentasian kurang terlaksana dengan baik

Upgrade fasilitas TI Pendokumentasian dapat lebih maksimal

BAB V

Dokumen terkait