• Tidak ada hasil yang ditemukan

LOKASI JUMLAH PESERTA

Dalam dokumen UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (Halaman 26-39)

PROGRAM INFRASTRUKTUR

LOKASI JUMLAH PESERTA

Waktu Pelaksanaan: Terjadwal

JADWAL TANGGAL URAIAN KEGIATAN LOKASI JUMLAH PESERTA 6 Oktober 2019 Mencari media penanaman TOGA berupa kotoran kambing dan limbah kulit padi. Rumah Warga 2 7 oktober 2019 Mencari media penanaman TOGA berupa kotoran kambing dan limbah kulit padi. Rumah Warga 2 9 oktober 2019 Penyuhan penanaman TOGA Rumah Ketua RT 05 10 11 oktober 2019 Penyuluhan penanaman TOGA Rumah Ketua RT 07 20

27 oktober 2019 Penyuluhan Penanaman Toga Ketua RT 21 10 IV. Luaran

1) Ibu- ibu rumah tangga RT 05, RT 07, dan RT 21 dapat memanfaatkan pekarangan rumah, halaman, kebun atau ladang untuk menanam tanaman obat yang sering dikenal dengan apotik hidup untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat obatan.

2) Ibu-ibu rumah tangga RT 05, RT 07, dan RT 21 dapat memanfaatkan limbah kotoran kambing dan limbah kulit padi untuk membuat media atau pupuk yang digunakan untuk menanam tanaman obat keluarga.

3) Ibu-ibu rumah tangga RT 05, RT 07, dan RT 21 mengetahui cara pembuatan media/ puuk untuk penanaman TOGA.

V. Penutup

Ibu-ibu yang mebgikuti pelatihan penanaman TOGA menjadi contoh bagi masyarakat sarwodadi agar bisa meniru dan berkembang. Dari Pelatihan TOGA (Tanaman Obat Keluarga)diharapkan warga desa Sarwodadi dapat memanfaatkan pekarangan rumah, halaman, kebun atau ladang untuk menanam tanaman obat yang sering dikenal dengan apotik hidup untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat obatan. Memanfaatkan limbah kotoran kambing dan limbah kulit padi untuk membuat media atau pupuk yang digunakan untuk menanam tanaman obat keluarga.Meningkatkan ekonomi keluarga melalui tanaman obat yang dapatdijual untuk membantu perekonomian keluarga.

Diperlukan penyuluhan penanaman Toga untuk memanfaatkan pekarangan rumah, halaman, kebun atau ladang untuk menanam tanaman obat yang sering dikenal dengan apotik hidup untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat obatan.memanfaatkan limbah kotoran kambing dan limbah kulit padi untuk membuat media atau pupuk yang digunakan untuk menanam tanaman obat keluarga. Meningkatkan ekonomi keluarga melalui tanaman obat yang dapatdijual untuk membantu perekonomian keluarga.

B. PENAMAN POHON

PJ : Aryo Sentiaki/6101416188

I. Latar Belakang

Saat ini, pesatnya pembangunan di berbagai daerah untuk mewujudkan permukiman yang lebih maju menyebabkan lingkungan hijau menjadi berkurang sehingga perlu adanya langkah tepat yakni reboisasi (penghijauan). Lingkungan yang indah dan bersih tidak terlepas dengan adanya tumbuhan – tumbuhan serta tanaman di sekitarnya, karena tumbuhnya tanaman dan tumbuhan di lingkungan dapat menyerap racun di sekitar kita.

Berdasarkan manfaat yang cukup besar, kami selaku mahasiswa KKN Tahap II Universitas Negeri Semarang yang ditempatkan di Desa Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang akan mengadakan penghijauan.

Selain menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mewujudkan kerukunan warga, kegiatan penghijauan ini dapat menjadi suatu elemen kecil di desa sarwodadi untuk mengurangi pemanasan global dengan sumbangan oksigen dari tumbuhan yang ditanam. kegiatan penghijauan ini sebagai perwujudan rasa kebersamaan, kerukunan, dan solidaritas antar warga dengan anggota KKN Tahap II Universitas Negeri Semarang. Karena dengan kegiatan yang positif ini diharapkan dapat tercipta suatu desa yang berwawasan konservasi di Desa Sarwodadi Kecamatan Comal.

II. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini diawali dengan permohonan bantuan bibit pohon kepada mahasiswa KKN se-Kecamatan Comal. Kemudian desa Sarwodadi mendapat jatah bibit yang diangkut dari Brebes.

Mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan desa mengenai tempat yang akan dijadikan sebagai tempat penanaman pohon dan siapa saja yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan ini menunggu turunnya hujan, setelah itu akan dilakukan penenaman pohon. Pada hari Jum’at, 08 November 2019 kegiatan ini dilakukan oleh tim KKN dan warga.

Berikut adalah rincian pohon yang tersedia:

NO Nama Pohon Jumlah

1 Sengon 125 Bibit

2 Mahoni 125 Bibit

3 Nangka 125 Bibit

4 Jambu 125 Bibit

III. Hasil Kegiatan

Hari, tanggal : Jum’at, 8 November 2019 Pukul : 08.00 - 11.00 WIB

Tempat : wilayah kendang sapi ke utara ( Desa Sarwodadi )

Jenis Pohon : a. pohon mahoni (50 pohon) b. pohon sengon (30 pohon) IV. Luaran

a. Menciptakan suasana yang indah, rindang, dan sejuk dalam menunjang kegiatan sehari-hari warga di Desa Sarwodadi.

b. Mengurangi pemanasan global yang berdampak buruk bagi kehidupan manusia.

c. Mewujudkan rasa kebersamaan dan solidaritas serta mempererat tali persaudaraan antara warga desa dan anggota KKN Lokasi Tahap II UNNES 2019.

d. Menciptakan kesadaran semua orang akan pentingnya lingkungan yang hijau untuk kelestarian alam.

C. PEDES (Pembuatan Peta Desa)

PJ : Ayu Wulandari/3201416030

I. Latar Belakang

Pada era belakangan ini peta sangat dibutuhkan terutama terkait kebutuhan data spasial untuk perencanaan sampai dengan bagian administrasi dari suatu wilayah. Peta sendiri merupakan gambaran suatu wilayah / daerah ke dalam bentuk dua dimensi yang di skalakan dengan cukup detail dibanding peta lainnya. Peta desa pada umumnya menggambarkan wilayah pembagian addministrasi seperti RT ataupun RW. Adapun peta desa juga menggambarkan penggunaan lahan pada desa tersebut. Oleh karena itu peta desa sangat penting untuk memetakan suatu wilayah dengan skala yang detail.

II. Pelaksanaan Kegiatan

Uraian Kegiatan :

1. Koordinasi denganperangkat desa tentang pembuatan peta desa yang akan dilaksanakan mahasiswa KKN. 2. Mengajukan proposal permintaan data spasial terkait

batas administrasi, sungai, lahan dan yang lain di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang.

3. Melakukan observasi lapangan untuk menentukan titik- titik lokasi terkait fasilitas seperti sekolah, tempat pemerintahan, tempat ibadah, tempat kesehatan, maupun makam.

4. Pembuatan peta menggunakan aplikasi ArcMap 10.3. 5. Pencetakan peta dalam ukuran A1 dan membingkai

dengan figuran ukuran sesuai ukuran peta. A. Tujuan

B. Tahap Pelaksanan

Tanggal Uraian Kegiatan Lokasi

Selasa, 8 Oktober 2019 Koordinasi dengan desa terkait pembuatan peta desa Balai Desa Sarwodadi Rabu, 9 Oktober 2019 Mengajukan permintaan data spasial ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang Dinas Pekerjaan Umum Kamis, 10 Oktober 2019 Pengambilan data spasial di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang Dinas Pekerjaan Umum 22 – 25 Oktober 2019 Observasi lapangan terkait fasilitas umum di Desa Sarwodadi Desa Sarwodadi 28 - 30 Oktober 2019 Pembuatan Peta Desa Posko KKN Desa Sarwodadi Jum’at, 1 November 2019 Pencetakan Peta Desa Percetakan Print Time Semarang Selasa, 5 November 2019 Membingkai peta desa Tempat figuran Comal

Jum’at, 15 November 2019 Penyerahan peta kepada desa Balai Desa Sarwodadi

III. Hasil Kegiatan

Bentuk Kegiatan : Pembuatan Peta Desa Sarwodadi

Tempat Pelaksanaan : Desa Sarwodadi, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang

Waktu Pelaksanaan : Minggu ke-3

IV. Luaran

PEDES (Pembuatan Peta Desa) pada dasarnya merupakan hal yang cukup dibutuhkan dalam suatu instansi pemerintahan maupun perusahan.Karena dengan adanya peta dapat menggali potensi yang ada di desadan juga menentukan batas batas administrasi maupun batas batas lahan yang ada di desa tersebut.

V. Penutup

Masih harus membutuhkan lokasi fasilitas umum lain yang mungkin dibutuhkan tetapi untuk yang sekarang sudah cukup. Sedangkan beberapa hambatan diantaranya batas desa dari DPU Kabupaten Pemlang dan dari desa ada yang berbeda. Penentuan titik lokasi fasilitas yang lumayan sulit karena keterbatasan alat. Pencetakan peta ukuran A1 tidak ada di wilayah Comal.

Beberapa solusi yang dapat diberikan adaah tetap menggunakan batas desa sesuai yang desa punya, sehingga merubah sedikit batas desa yang dari DPU Kabupaten Pemalang. Hanya mencantumkan beberapa fasilitas umum. Mencetak di percetakan di Semarang.

Dalam dokumen UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (Halaman 26-39)

Dokumen terkait