• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODELOGI PENELITIAN

3.1 Lokasi Penelitian

3.1.1 Deskripsi Lokasi Penelitian

Salah satu tugas pokok Bhabinkamtibmas adalah membina warga masyarakat atau kelompok komunitas dengan cara memberikan penyuluhan dan pembimbingan dalam rangka menumbuhkan perubahan sikap, perilaku, dan terbentuknya kesadaran/ketaatan hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Setiap Bhabinkamtibmas yang akan melakukan penyuluhan perlu mempersiapkan dirinya dengan baik. Sehubungan dengan itu, maka perlu sebelumnya mengetahui siapa yang akan diberikan penyuluhan, apakah orang yang lebih tua, komunitas wanita/pria, pemuda/remaja, dan lain sebagainya. Dalam penyampaiannya agar tidak bersifat menggurui, memonopoli pembicaraan, merendahkan martabat/menjelekkan orang. Selain daripada itu juga harus memperhatikan situasi dan kondisi yang ada. Keberhasilan penyuluhan dapat diketahui dari respons yang diberikan oleh warga masyarakat atau kelompok komunitas, apakah bersifat konstruktif atau tidak.

Dalam mempersiapkan diri, perlu diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan penampilan fisik seperti sepatu, pakaian seragam beserta atributnya, sikap dan tampang yang harus rapih serta bersih, sehingga memberi kesan awal yang menarik dan simpatik, yang dengan demikian akan mempengaruhi warga masyarakat atau kelompok komunitas untuk lebih antusias dan serius mendengarkan materi yang akan disampaikan.

Materi penyuluhan harus benar-benar dikuasai dengan baik agar dengan demikian timbul rasa percaya diri yang tinggi dalam melakukan penyuluhan serta siap menghadapi berbagai pertanyaan yang diajukan terhadap materi yang disampaikan.

Pada waktu menyampaikan materi penyuluhan, baik lisan maupun tulisan, sebaiknya menggunakan gambar/alat-alat peraga. Selain daripada itu harus

berbicara dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami (tidak menggunakan istilah/bahasa yang sulit dimengerti) oleh pendengar.

Sebelum melakukan penyuluhan perlu menyiapkan dan membawa peralatan pendukung guna memudahkan dalam menyampaikan penyuluhan antara lain: bahan/materi penyuluhan tertulis, pena, buku tulis untuk mencatat pertanyaan dari warga masyarakat/kelompok komunitas, pengeras suara (untuk di lapangan), dan Buku Pintar Bhabinkamtibmas.Pada waktu tampil di depan warga masyarakat/kelompok komunitas agar diawali dengan 3S (Senyum, Sapa, Salam). Dan sebelum menyampaikan sambutan/ penyuluhan, ucapkan kata-kata pembuka sesuai dengan komunitas masyarakat yang dihadapi, seperti :Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh (untuk kalangan muslim), Syaloom (untuk kalangan Kristen), Om Swasti Astu (untuk kalangan Hindu), Namo Buddhaya/Namaste (untuk kalangan Budha), Wie De Dong Tian (untuk kalangan Khonghucu), dan/atau Salam sejahtera untuk kita semua (berlaku universal). Dilanjutkan kemudian dengan ucapan Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Sore atau Selamat Malam.

Berikutnya memperkenalkan diri yang dimulai dari nama, pangkat, jabatan, kesatuan, pengalaman kerja, keluarga (istri/anak), alamat rumah dan alamat kantor, nomor telepon rumah, nomor telepon kantor, nomor HP. Selanjutnya menyampaikan materi penyuluhan sesuai konteksnya. Dan jangan lupa memberi kesempatan untuk tanya jawab (diskusi). Sebelum mengakhiri penyuluhan usahakan membuat kesimpulan/solusi dari materi yang telah disampaikan.

Di akhir penyuluhan disampaikan ucapan permohonan maaf (karena kemungkinan terjadi salah ucap atau tindakan yang kurang berkenan dalam penyampaian materi penyuluhan), dan ditutup dengan kata-kata Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh (untuk kalangan muslim), Syaloom (untuk kalangan Kristen), Om Chanti Chanti Chanti Om (untuk kalangan Hindu), Namo Buddhaya/Namaste (untuk kalangan Budha), Xian You Yi De (untuk kalangan Khonghucu), dan/atau Salam sejahtera untuk kita semua (berlaku universal). Diakhiri kemudian dengan ucapan Selamat Pagi, Selamat Siang,

3.1.2 Tugas Bhabinkamtibmas 1. Tugas Pokok :

Membina masyarakat agar tercipta kondisi yang menguntungkan bagi pelaksanaan tugas Polri di desa/kelurahan.

2. Tugas-tugas Bhabinkamtibmas :

a. melakukan pembinaan terhadap warga masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hukum dan ketaatan warga masyarakat terhadap hukum dan perundang-undangan yang berlaku;

b. melakukan upaya kegiatan kerjasama yang baik dan harmonis dengan aparat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, Tokoh Adat dan para sepuh yang ada di Desa atau Kelurahan;

c. melakukan pendekatan dan membangun kepercayaan terhadap masyarakat

d. melakukan upaya pencegahan tumbuhnya penyakit masyarakat dan membantu penanganan rehabilitasi yang terganggu;

e. melakukan upaya peningkatan daya tangkal dan daya cegah warga masyarakat terhadap timbulnya gangguan Kamtibmas;

f. membimbing masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam rangka pembinaan Kamtibmas secara Swakarsa di Desa/Kelurahan;

g. melakukan kerjasama dan kemitraan dengan potensi masyarakat dan kelompok atau forum Kamtibmas guna mendorong peran sertanya dalam Binkamtibmas dan dapat mencari solusi dalam penanganan permasalahan atau potensi gangguan dan ambang gangguan yang terjadi dimasyarakat agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata Kamtibmas;

h. menumbuhkan kesadaran dan ketaatan terhadap hukum dan perundang-undangan;

i. memberikan bantuan dalam rangka penyelesaian perselisihan warga masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum; j. memberikan petunjuk dan melatih masyarakat dalam rangka

pengamanan lingkungan;

k. memberikan pelayanan terhadap kepentingan warga masyarakat untuk sementara waktu sebelum ditangani pihak yang berwenang.; l. menghimpun informasi dan pendapat dari masyarakat untuk

memperoleh masukan atas berbagai isu atau kisaran suara yang tentang penyelenggaraan fungsi dan tugas pelayanan Kepolisian serta permasalahan yang berkembang dalam masyarakat.

3.1.3 Fungsi Bhabinkamtibmas

1. membimbing dan menyuluh di bidang hukum dan Kamtibmas;

2. melayani masyarakat tentang hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan Kamtibmas;

3. membina ketertiban masyarakat terhadap norma-norma yang berlaku; 4. memediasi dan memfasilitasi upaya pemecahan masalah yang terjadi di

masyarakat;

5. mendinamisir aktifitas masyarakat yang bersifat positif;

6. mengkoordinasikan upaya pembinaan Kamtibmas dengan perangkat Desa/Kelurahan, Babinsa dan pihak-pihak terkait lainnya.

3.1.4 Peranan Bhabinkamtibmas.

1. pembimbing masyarakat bagi terwujudnya kesadaran hukum, dan Kamtibmas serta meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa/Kelurahan; 2. pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat bagi terwujudnya rasa

aman dan tentram di masyarakat Desa/Kelurahan;

3. mediator, negosiator, dan fasilitator dalam penyelesaian permasalahan- permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat Desa/Kelurahan;

4. dinamisator dan motivator aktivitas masyarakat yang bersifat positif dalam rangka menciptakan dan memelihara kamtibmas.

3.1.5 Wewenang Bhabinkamtibmas

1. Menerima laporan dan/atau pengaduan;

2. Membantu menyelesaikan perselisihan warga masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat (alternative dispute resolution) yang dituangkan dalam surat kesepakatan bersama;

3. Mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan tokoh masyarakat setempat; 4. Mengawasi aliran yang dapat menimbulkan perpecahan atau

mengancam persatuan dan kesatuan bangsa dengan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya;

5. Mengadakan tindakan lain menurut hukum yang bertanggung jawab dan sesuai dengan lingkup tugas yang diembankan kepada Bhabinkamtibmas.

3.1.6 Struktur Kepemimpinan Bhabinkamtibmas

Gambar 3.1.

Struktur Kepemimpinan Bhabinkamtibmas

KBO BIMMAS

KANIT POLSUS KANIT POLMAS

KANIT BINLUH

Dokumen terkait