• Tidak ada hasil yang ditemukan

2 Macam Ketakutan

Dalam dokumen Menjadi Pria Idola Wanita (Halaman 30-36)

Ketakutan pada dasarnya terdiri dari 2 macam yaitu:

• Ketakutan yang sebenarnya patut Anda takuti, misalnya takut pada hewan berbahaya (ular kobra, hiu, macan, beruang, kelajengking, dinosaurus[kalau ada]), orang berbahaya

(perampok, pembunuh, pencuri bersenjata), mati, kecelakaan, bencana dll.

• Ketakutan yang tidak pantas Anda takuti / ketakutan yang tidak berdasar, misalnya takut berkenalan, takut ditolak wanita, takut ajak kencan, takut berbicara dengan wanita dll.

Sayangnya ketakutan yang kedua inilah yang paling banyak dimiliki oleh banyak orang, terutama pria yang ingin sukses dengan wanita.

Ketakutan yang kedua itu sungguh tidak logis dan tidak pantas untuk ditakuti karena nyawa kita tidak akan terancam jika memang benar-benar terjadi. Pria penakut lebih memilih tetap diam daripada mengambil tindakan. Mereka mempunyai sikap daripada ditolak, mending gak usah aja sekalian.

Di Amerika, survei mengatakan bahwa orang-orang di sana lebih takut berbicara di depan publik daripada takut akan kematian. Dengan kata lain, persentase ketakutan berbicara di depan orang banyak lebih tinggi daripada persentase ketakutan akan kematian. Aneh bukan? Padahal berbicara di depan publik tidak akan melukai mereka sedikit pun, piuuhhh.

Kalau Anda berkenalan dengan seorang wanita dan Anda ditolak, memang apa ruginya. Apakah Anda akan mati, kena penyakit, atau nyawa terancam? Pasti tidak.

Menurut penelitian, ± 95% ketakutan jenis kedua itu jarang atau tidak pernah terjadi sama sekali. Yang ada hanyalah pikiran Anda sendiri yang meramalkan itu.

Anda yang membayangkan rasa takut itu dengan sangat hebat hingga ketakutan itu pun menjadi besar. Ketakutan itu seperti penjara yang membuat Anda tidak bisa pergi ke mana-mana dan tidak dapat melakukan apa pun.

Mungkin Anda membantah, kalau kita tidak takut dan sok berani mendekati wanita, apa tidak konyol nantinya? Menurut saya lebih konyol tidak berani mendekati wanita tetapi berharap ia mendekati Anda. Masih lebih baik berani mendekati wanita, walau akhirnya tidak berhasil. Setidaknya mental Anda akan jauh lebih baik.

Sedangkan ketakutan yang pertama memang patut dan wajar kita takuti karena sangat berbahaya dan mengancam hidup kita. Jika tidak berhati-hati kita bisa celaka karenanya.

Cara mengatasi dan mengubah rasa takut menjadi berani.

Ok. Anda akan belajar untuk mengatasi dan menghilangkan rasa takut sehingga Anda bisa terbebas darinya. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengganti imajinasi dan bayangan dalam pikiran Anda yang tadinya tidak menyenangkan menjadi bayangan yang menyenangkan dan menarik.

Jadi, ketika Anda misalnya akan mendekati wanita (misalnya untuk bicara atau berkenalan atau apalah), sisihkan sedikit waktu dan

cobalah bayangkan bahwa sang wanita cantik itu akan senang

berbicara dengan Anda, bayangkan senyumnya yang menawan ketika melihat Anda dan dia dengan senang hati mau berkenalan dan bahkan memberikan nomor teleponnya untuk anda.

Bayangkan lagi misalnya Anda berhasil berkencan dengannya, berjalan dengan mesra sambil bergandengan tangan dan

merangkulnya. Gimana, asyik bukan? Jika Anda bisa membayangkan dengan jelas dan nyata, rasa takut Anda akan mulai pudar atau bahkan hilang.

Apa yang mau Anda pikirkan atau bayangkan tidaklah jadi masalah, yang penting bayangannya sangat sangat menarik dan

menyenangkan sehingga dapat membuat Anda menjadi semangat ‘45. Yang terpenting, janganlah pernah membayangkan diri Anda dimarahi dan ditampar olehnya, nanti Anda malah jadi takut

dengannya dan ujung-ujungnya tidak jadi beraksi.

Cara lainnya yang cukup efektif untuk mengubah rasa takut menjadi berani adalah berkata kepada diri sendiri dengan kata-kata yang memotivasi seperti:

• “Kalau dia mau kenalan, wah senang banget nih…”

• “Kalau tidak kenalan, kan sayang. Mending coba aja, kalau berhasil, aku pasti senang.”

• “Kalau dia jadi pacarku, aku pasti jadi orang paling bahagia dan teman-teman pasti akan iri.”

Cara di atas sama seperti menghibur diri sendiri, tetapi dengan cara yang memberi semangat, bukan malah menjatuhkan mental Anda. Kata-kata yang memotivasi itu secara tidak langsung membuat Anda membayangkan perkataan Anda sehingga Anda akan jadi lebih berani.

Berikut ini adalah kisah nyata seorang mahasiswa dari negara Barat (tidak diketahui negara pastinya) yang bernama Jonathan Robinson yang melakukan cara yang sungguh dramatis untuk

mengatasi rasa malu dan takut dengan wanita. Cara ini dijamin pasti berhasil jika dilakukan dengan benar. Anda mau tahu kisah

pengalamannya? Ia membagikan pengalamannya ini di sebuah website. Simaklah cerita dibawah ini.

Kita sebut saja namanya Jon biar lebih mudah. Jon waktu itu berumur 17 tahun. Ia sungguh pemalu dan terlalu takut – terutama terhadap wanita cantik dan menarik yang seumuran dengannya (bukan janda lho).

Karena pada usia tersebut adalah usianya puber, ia ingin sekali berkenalan dan berkencan dengan beberapa wanita (maklum orang Barat). Tapi keinginannya ini harus dikubur karena rasa takutnya yang luar biasa.

Sampai suatu hari ia bersumpah untuk mengatasi rasa takutnya tidak peduli apa pun caranya. Kemudian ia memanggil salah seorang teman baiknya untuk menolong dan menemaninya untuk mendukung rencananya.

Kemudian ia mengeluarkan uang $500 dan memberikannya kepada temannya (uang itu sudah cukup banyak pada waktu itu) dan berkata, “Aku akan menemui banyak wanita untuk

mengajaknya kencan. Tolong jangan berikan uang ini padaku kalau aku tidak ditolak oleh 10 wanita dalam satu hari ini. Kalau aku tidak ditolak oleh 10 wanita, uang ini jadi milikmu.”

Jon berpikir bahwa dengan mengalami dan mendapat 10 penolakan dari wanita, maka ia akan jadi terbiasa dengan

penolakan itu dan rasa takutnya perlahan-lahan pasti hilang atau mengecil.

Kemudian Jon dan temannya beraksi di pusat Universitas tempatnya kuliah untuk mencari wanita-wanita cantik.

Pada saat pertama kali Jon menemui dan mendekati wanita yang pertama, keringatnya langsung meleleh dan lututnya

gemetar sambil berkata “hallo” dengan suara yang serak.

Kemudian wanita itu berbalik dan melihat Jon yang begitu pucat keringatan dan gemetaran bagai orang yang berada di kutub utara. Wanita tadi dengan khawatir bertanya, “Apa kamu baik-baik saja?”

Setelah Jon meyakinkan wanita itu bahwa ia baik-baik saja, ia pun bergumam dengan perlahan, “Apakah kamu keberatan kalau kita keluar bersama-sama suatu hari nanti?” Sang wanita tadi menyakinkan Jon bahwa ia telah mempunyai pacar, tetapi ia salut dan senang karena Jon telah berani bertanya.

Kemudian Jon menuju ke temannya sambil mengeluarkan kartu dan menandai 1 penolakan dan berkata, “tinggal 9

penolakan lagi.” Kemudian mereka mencari wanita yang lain untuk dijadikan sasaran.

Setiap penolakan menjadi lebih mudah diterima oleh Jon dan ia mulai terbiasa oleh penolakan itu sendiri. Rasa takut dan malunya mulai dapat diredakan.

Malah wanitanya yang lebih gugup darinya. Setiap penolakan berjalan dengan lancar dan ia telah menerima 6 penolakan dari wanita yang ditemuinya.

Sampai akhirnya ia menemui wanita ke 7 dan ketika ia memintanya untuk berkencan, wanita itu langsung menjawab, “tentu.” Jon bertanya lagi, “tentu apa?”

Akhirnya wanita itu mengatakan bahwa ia bersungguh-sungguh ingin keluar dan berkencan dengan Jon. Dengan rasa senang, Jon mencatat nomor teleponnya dan menuju ke wanita berikutnya.

Dan yang lebih mengejutkan, wanita yang satu ini juga mengatakan “YA” kepada Jon sebagai tanda setuju. Karena dua keberhasilan ini, ia menjadi lebih percaya diri dan santai ketika ingin mengajak kencan seorang wanita.

Keberhasilan terus terjadi dan ia mendapatkan banyak nomor telepon untuk dihubungi. Sampai-sampai ia harus

bertindak aneh dan galak agar ditolak, karena kalau tidak, uang $500 akan melayang.

Apa yang bisa Anda simpulkan dari cerita diatas? Jon mengatasi rasa takutnya terhadap wanita dengan membuat perasaan yang lebih menyakitkan, yaitu memberi $500 kepada temannya sebagai taruhan. Jadi ia menempatkan dirinya dalam keadaan terdesak dan tanpa

pilihan, ditolak 10 kali atau $500 bablas.

Metode ini juga bisa Anda terapkan jika Anda ingin sungguh-sungguh mengatasi rasa takut Anda. Ini terserah, Anda mau lakukan atau tidak. Ini semua tergantung kemauan dan keseriusan Anda.

Jika Anda benar-benar menjalankannya, Anda dijamin akan terbebas dari rasa takut karena penolakan yang pertama dengan penolakan yang ke 20 pasti akan lain. Reaksi Anda sudah berbeda jauh, mental Anda akan jadi lebih kuat.

Jika Anda berniat mencobanya, cari 1 orang teman Anda seperti yang dilakukan Jon. Katakan pada teman Anda bahwa Anda akan mentraktir makan sepuasnya (atau yang lain, terserah mana yang menurut Anda yang terbaik) jika Anda tidak berhasil ditolak oleh 10 wanita (jumlah tergantung kemauan Anda, 5, 10, 20,… terserah).

Di saat ia menerima penolakan yang ke 9 (artinya tinggal 1 penolakan lagi), ia telah mengumpulkan 8 nomor telepon dari wanita yang berbeda. Ia pun siap untuk mengakhiri ini dengan menerima penolakan yang terakhir. Dan hebatnya, ia tidak pernah merasa malu dan takut lagi. Ia telah bebas.

Dari pengalaman itulah, Jon tahu bahwa kunci untuk mengatasi rasa takut seperti takut ditolak adalah dengan cara membuat target atau tujuan untuk ditolak seperti yang telah dilakukannya—ditolak 10 kali.

Saat itulah, ketakutannya menjadi lebih mudah dihadapi oleh Jon karena sudah terbiasa. Dan sebagai tambahan, setelah rasa takutnya hilang dan ia menjadi lebih rileks, ia juga sering mendapatkan jawaban “YA” dari wanita yang ditemuinya.

Cari wanita yang sedang sendirian atau bersama teman

wanitanya. Jangan dekati yang sudah punya pacar, bisa gawat. Ketika akan bertemu wanita yang menurut Anda menarik, katakan bahwa Anda ingin kenalan dengannya (cukup kenalan saja).

Jika ia tidak mau, berarti Anda sukses ditolak 1 kali. Jika ia mau, langsung kenalan, berbincanglah sebentar dan minta nomor yang bisa dihubungi (Anda akan belajar cara mendapatkan nomor telepon

dengan cara yang ampuh di bab lain).

Jangan pedulikan walaupun Anda ditolak 10 kali atau 20 kali berturut-turut. Yang penting Anda hadapi ketakutan Anda terlebih dahulu. Yang terpenting Anda telah belajar sesuatu hal yang sangat berharga untuk mengatasi rasa takut ditolak. Anda kalahkan rasa takut Anda terlebih dahulu, baru nanti belajar cara memikat wanitanya. ☺

Tips untuk rileks ketika rasa takut, gugup, panik dan

Dalam dokumen Menjadi Pria Idola Wanita (Halaman 30-36)

Dokumen terkait