• Tidak ada hasil yang ditemukan

MA MAGN GNET ETIC IC RE RESO SONA NANC NCE I E IMA MAG GIN ING ( G (M MRI RI))

Dalam dokumen Diagnostic imaging for colorectal cancer (Halaman 29-40)

B. PET/CT SCAN PET/CT SCAN

7. MA MAGN GNET ETIC IC RE RESO SONA NANC NCE I E IMA MAG GIN ING ( G (M MRI RI))

7. MAMAGNGNETETIC IC RERESOSONANANCNCE IE IMAMAGGINING (G (MMRIRI))

MRI merupakan pengembangan dari CT Scan, dapat menggambarkan MRI merupakan pengembangan dari CT Scan, dapat menggambarkan  jari

 jaringan lunak ngan lunak lapis demi lapis di lapis demi lapis di sekitsekitar tumor ar tumor dengan menggunakdengan menggunakan an kontrakontras,s, dapat melakukan

dapat melakukan multiplanar multiplanar imaging tanpa imaging tanpa menggerakkan pasiennya menggerakkan pasiennya dengandengan tuj

tujuan uan untuntuk uk menmendapadapatkatkan n gamgambarbaran an tumtumor or yanyang g teptepat at tertermasmasuk uk 5 5 laplapisis  jaringan lunak di sekitarnya (gambar 8). Dengan kelebihan tersebut MRI dapat  jaringan lunak di sekitarnya (gambar 8). Dengan kelebihan tersebut MRI dapat digunakan untuk menentukan T staging preoperative dengan tepat. Beberapa digunakan untuk menentukan T staging preoperative dengan tepat. Beberapa   penelitian (Urban,

dapat menent

dapat menentukan infilukan infiltasi sampatasi sampai ke spinkter ani dengan i ke spinkter ani dengan sensisensitivittivitas 100%as 100% dan spesifisitas 98% .

dan spesifisitas 98% .1010

A

A BB

Gb.8 Potongan Aksial dan Koronal MRI Gb.8 Potongan Aksial dan Koronal MRI

(A)Aksial (B)Coronal. Extensi tumor ke Soft tissue meso-rectal fat (panah) T3. KGB meso-rectal (A)Aksial (B)Coronal. Extensi tumor ke Soft tissue meso-rectal fat (panah) T3. KGB meso-rectal

4 mm

4 mm kemungkinan reactive kemungkinan reactive (panah pendek).(panah pendek).

(diambil dari British Medical Bulletin 2002;64: 81-99) (diambil dari British Medical Bulletin 2002;64: 81-99)

MRI juga

MRI juga dapat membedakdapat membedakan antara an antara kelenjkelenjar getah ar getah bening yang benignbening yang benign dan malignan dengan menggunakan

dan malignan dengan menggunakan maximum short axismaximum short axis, sampai diameter 10, sampai diameter 10 mm dengan tingkat akurasi 64%. Metastase karsinoma kolorektal ke hepar yang mm dengan tingkat akurasi 64%. Metastase karsinoma kolorektal ke hepar yang mencapai 40%, juga dapat dideteksi dengan baik oleh MRI yang menunjukkan mencapai 40%, juga dapat dideteksi dengan baik oleh MRI yang menunjukkan gambaran hiperintens (T2) dan hipointens (T1).

gambaran hiperintens (T2) dan hipointens (T1).1010

A

A BB

Gb.9 Proses metastase ke hepar  Gb.9 Proses metastase ke hepar 

(A)Coronal T1, (B)Aksial T1. Tanda panah menunjukkan gambaran

(A)Coronal T1, (B)Aksial T1. Tanda panah menunjukkan gambaran hipointens metastase hepar hipointens metastase hepar  (diambil dari British Medical Bulletin 2002;64: 81-99)

(diambil dari British Medical Bulletin 2002;64: 81-99)

Pe

Penulnulis is lalain in memengngatatakakan an babahwhwa a MRMRI I dadapapat t memempmpreredidiksksii  surgical  surgical 

circumferential resection margins

circumferential resection margins dengan spesifisitas 92%. Teknik ini dapatdengan spesifisitas 92%. Teknik ini dapat

mengeva

mengevaluasi batas luasi batas radikaradikalitas reseksi tumor, sehingga litas reseksi tumor, sehingga dapat memberikandapat memberikan

  peringatan pada tim bedah akan keberhasilan pembedahan dan menentukan

  peringatan pada tim bedah akan keberhasilan pembedahan dan menentukan

langkah penanganan selanjutnya.

langkah penanganan selanjutnya.22

IMAGING PADA MANAGEMENT KARSINOMA KOLOREKTAL IMAGING PADA MANAGEMENT KARSINOMA KOLOREKTAL

Pem

Pembedabedahan han mermerupakupakan an terterapi api palipaling ng efeefektiktif, f, namunamun n kebekeberharhasilsilannyannya a jugjugaa dipengaruhi oleh penentuan staging suatu

dipengaruhi oleh penentuan staging suatu tumortumor. Seorang ahli bedah . Seorang ahli bedah harus memilikiharus memiliki inf

informormasi asi lenlengkagkap p menmengenagenai i 3 3 hal hal berberikuikutt loclocal al disdiseaseease, , disdistant tant disdiseasease, e, dandan  synchronous colonic lesion.

 synchronous colonic lesion. Local Disease

Local Disease Kelai

Kelainan nan pada pada kolon bisa kolon bisa didetedideteksi ksi dengan Computed Tomogrdengan Computed Tomographyaphy. . AdanyAdanyaa informasi staging T4 sangat penting untuk rencana operasi. Pada rektum, penentuan informasi staging T4 sangat penting untuk rencana operasi. Pada rektum, penentuan invasi tumor (T stage) dan invasi kelenjar getah bening (N stage) bisa menggunakan invasi tumor (T stage) dan invasi kelenjar getah bening (N stage) bisa menggunakan MRI dan

MRI dan transrectal untrasonography.transrectal untrasonography.1212 Distant Disease

Distant Disease

Karsinoma kolorektal sering metastase ke liver dan paru. CT Scan dan USG Karsinoma kolorektal sering metastase ke liver dan paru. CT Scan dan USG abdomen direkomend

abdomen direkomendasikan untuk asikan untuk mendetmendeteksi metastase pada eksi metastase pada orgaorgan n intra abdomen.intra abdomen. Foto thorax (Plain radiography) paling sering digunakan untuk mendeteksi proses Foto thorax (Plain radiography) paling sering digunakan untuk mendeteksi proses me

metataststasase e papada da paparuru. . PEPET/T/CT CT memerurupapakakan n memetotode de yyanang g cucukukup p efefekektitif f ununtutuk k  mendeteksi proses metastase ke organ lainnya.

Synchronous Colonic Lesion Synchronous Colonic Lesion

Ide

Identintifikfikasi asi karkarinoinoma ma kolkoloreorektaktal l priprimer mer harharus us terterdiadiagnosgnosis is secsecara ara lenlengkapgkap,, selain itu synchronous cancer terjadi pada 2%-4% pasien dan adenoma terjadi pada selain itu synchronous cancer terjadi pada 2%-4% pasien dan adenoma terjadi pada 20% pasien. Metode investigasi yang paling optimal untuk mendeteksi synchronous 20% pasien. Metode investigasi yang paling optimal untuk mendeteksi synchronous col

colonionic c leslesion ion adaladalah ah kolkolonosonoskopikopi. . MetMetode ode ini ini memmemiliiliki ki kelkelebiebihan han melmelakukakukanan  polipektomi atau memberi tanda pada lesi.

 polipektomi atau memberi tanda pada lesi.1212

Kelainan pada bagian yang lebih proximal dapat dideteksi dengan baik oleh Kelainan pada bagian yang lebih proximal dapat dideteksi dengan baik oleh doub

double le contcontrasrast t barbarium ium enemenema, a, tertermasmasuk uk jugjuga a gambgambaraaran n obsobstrutruksi ksi akiakibat bat tumtumoror.. Metode yang lebih

Metode yang lebih minimally invasive bisa menggunakan minimally invasive bisa menggunakan CT ColonographyCT Colonography..1212

RINGKASAN RINGKASAN

Karsinoma kolorektal merupakan penyebab kematian kedua setelah keganasan Karsinoma kolorektal merupakan penyebab kematian kedua setelah keganasan di paru-paru di USA. diperkirakan pada tahun 2008 ditemukan 148.810 kasus baru di paru-paru di USA. diperkirakan pada tahun 2008 ditemukan 148.810 kasus baru dan 49.960 (sekitar 10%) diantaranya meninggal karena karsinoma kolorektal.

dan 49.960 (sekitar 10%) diantaranya meninggal karena karsinoma kolorektal. T

Tininggggininya ya angangka ka kemkematatiaian n tetersrsebebut ut memenynyebaebabkabkan n beberbrbagagai ai upupayaya a untuntuk uk  menguranginya, salah satunya dengan kebijakan deteksi dini atau skrining terhadap menguranginya, salah satunya dengan kebijakan deteksi dini atau skrining terhadap kelomp

kelompok ok berisberisiko iko yang asimptomatyang asimptomatis. is. SebagSebagian ian besar dari besar dari modalimodalitas tas skriskrining ning yangyang dimaksud adalah radiologic imaging : Flexible Sigmoidoscopy (FS), Colonoskopy, dimaksud adalah radiologic imaging : Flexible Sigmoidoscopy (FS), Colonoskopy, Double Contrast Barium Enema,

Double Contrast Barium Enema, dan CT Colonography. Pemilihan modalitas skriningdan CT Colonography. Pemilihan modalitas skrining ter

tersebsebut ut tertergantgantung pada ung pada konkondisdisi i paspasienien, , tekteknolnologi yang dimilogi yang dimilikiiki, , resresiko daniko dan keuntungan modalitas terhadap pasien, serta

keuntungan modalitas terhadap pasien, serta kemampuan operator.kemampuan operator. Pen

Penanganganan anan karkarsinsinoma oma kolkoloreorektaktal l memmembutubutuhkahkan n kecekecermarmatan tan pempemerieriksaksaanan   p

kemote

kemoterapi, maupun rapi, maupun radiotradioterapi. Penanganan postopererapi. Penanganan postoperative dan ative dan follofollow w up up sangatsangat tergantung pada pemeriksaan dan penanganan yang dapat dilakukan sebelumnya. Hal tergantung pada pemeriksaan dan penanganan yang dapat dilakukan sebelumnya. Hal ini sangat ditentukan oleh staging karsinoma, yang salah satunya bisa ditentukan oleh ini sangat ditentukan oleh staging karsinoma, yang salah satunya bisa ditentukan oleh imaging seperti ultrasonografi, CT Scan, maupun MRI.

imaging seperti ultrasonografi, CT Scan, maupun MRI. Pada prinsipnya, semakin diniPada prinsipnya, semakin dini diagnosis karsinoma kolorektal, semakin baik prognosisnya karena penanganannya diagnosis karsinoma kolorektal, semakin baik prognosisnya karena penanganannya  bisa dengan pembedahan kuratif.

 bisa dengan pembedahan kuratif.

KEPUSTAKAAN KEPUSTAKAAN

1

1 CeCentnter oer of Mef Medidicacare Sre Serervivice ce (C(CMSMS) Pu) Publblicicatatioion: Cn: Cololororecectatal Cal Cancncer Fer Facacts ots onn Screening, 11012, January 2006; 099.

Screening, 11012, January 2006; 099. 2

2 MeMerrcucury ry SStutudy dy GrGrououp. p. DiDiagagnonossttic ic AcAccucuraracy cy of of PPrereopopereratativive e MaMagngnetetiicc Res

Resonaonance nce ImaImaginging g in in PrPredicedictinting g CurCuratiative ve ResResectection ion of of RectRectal al CanCancercer:: Prospective Observasional Study

Prospective Observasional Study. BMJ 2006; . BMJ 2006; 333: 779.333: 779. 3

3 AmeAmericrican Can Cancancer Ser Socieocietyty. Co. Colorlorectaectal Cl Cancancer er FacFacts ts & F& Figuigures res 20082008-20-2010.10. Atlanta: American Cancer Society 2008.

Atlanta: American Cancer Society 2008. 4

4 KKeelloommppook k KKeerrjja a AAddeennokokaarrssiinonomma a KKoollororeekkttalal. . PPaanndduauan n PPenenggeelloollaaaann Adenoka

Adenokarsinrsinoma oma KolorKolorektal. Suatu ektal. Suatu PanduaPanduan n KliniKlinis s NasioNasional, nal, Edisi RevisiEdisi Revisi 2006.

2006. 5

5 CaCarsrsininomoma of tha of the Cole Colonon. In: C. In: Cormorman MLan ML, edi, editotorsrs. Col. Colon anon and Recd Rectatal Surl Surgegeryry.. 5

5thth ed. Lippincott Williams & Wilkins Publishers; 2005.ed. Lippincott Williams & Wilkins Publishers; 2005. 6

6 AmAmerericican an CoCollllegege e of of RaRadidiolologogyy. . LoLowewer r GaGaststroroininteteststininal al (G(GI) TrI) Tracact t X-X-rarayy (Radiography). RSNA 2008.

(Radiography). RSNA 2008. 7

Asymptomatic Patients. Ministry of Health Services 2008. Asymptomatic Patients. Ministry of Health Services 2008. 8

8 HeHeikiken Jen JPP, Br, Bree RLee RL, Fo, Foley ley WDWD, Gay , Gay SBSB, Gl, Glicick SNk SN, Hup, Hupririch JEch JE, Le, Levinvine MSe MS,, Ros PR, Rosen MP, Shuman WP, Greene FL, Rockey DC. Expert Panel on Ros PR, Rosen MP, Shuman WP, Greene FL, Rockey DC. Expert Panel on Gastrointestinal Imaging. Colorectal Cancer Screening. American College of  Gastrointestinal Imaging. Colorectal Cancer Screening. American College of  Radiology (ACR); 2006: 7.

Radiology (ACR); 2006: 7. 9

9 ScScrereeniening for Cong for Cololorerectctal Caal Cancencerr. In: Gui. In: Guide to Clde to Clininicical Pral Preveeventntivive Sere Servivicesces,, AHRQ 2006.

AHRQ 2006. 10

10 SaSaunundeders TH, rs TH, RiRibebeiriro o HKHK, , GlGleeeesoson n FVFV. . NeNew w TTecechnhniqiqueues s FoFor r ImImagaginingg Colorectal Cancer: The Use of MRI, PET and Radioimmunoscintigraphy for  Colorectal Cancer: The Use of MRI, PET and Radioimmunoscintigraphy for  Primary Staging and Follow-Up. British Medical Bulletin 2002;64: 81–99. Primary Staging and Follow-Up. British Medical Bulletin 2002;64: 81–99. 11

11 HaiHaibacbach PVh PV, Kueh, Kuehle CA, Bele CA, Beyeyer Tr T, Ster, Stergar H, Kugar H, Kuehl H, Sehl H, Schmichmidt J, Bodt J, Borscrsch G,h G, Dahmen G, Barkhausen J, Bockisch A, Antoch G. Diagnostic Acuracy of  Dahmen G, Barkhausen J, Bockisch A, Antoch G. Diagnostic Acuracy of  Colorectal Cancer Staging with Whole Body PET/CT Colonography. JAMA, Colorectal Cancer Staging with Whole Body PET/CT Colonography. JAMA, December 2006;296:2590-600.

December 2006;296:2590-600. 12

12 CunnCunningingham Cham C. Colo. Colorecrectal Catal Cancencer: Mar: Managenagemenment. Met. Medicadical Prol Progregress Ocss Octobtober er  2008: 490-4.

Dalam dokumen Diagnostic imaging for colorectal cancer (Halaman 29-40)

Dokumen terkait