HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.2. Pengetahuan Mahasiswa Terkait Uu Ite Dalam Pemanfaatan Media Sosial Instagram Oleh Kalangan Mahasiswa Stkip Pgri Sumatera Barat
5.2.1 Mahasiswa Yang Tidak Mengetahui UU ITE Dalam Pemanfaatan Media Sosial Instagram
Dalam pemanfaatan media sosial instagram oleh kalangan mahasiswa, pada saat ini merupakan aktifitas utama di dalam berkomunikasi dan bermedia sosial serta kurangnya waktu yang dimiliki informan menjadi alasan masa depan yang dipilih, media sosial bersifat luas dan digunakan sebagai alat media berbagi (sharing) memberikan kepercayaan penggunanya untuk menjadi media sosial instagram ini sebagai informasi yang di dapat. Sedangkan pengalaman komunikasi, yang peneliti dengar dari informan yaitu pengalaman komunikasi yang menyenangkan dan pengalaman yang tidak menyenangkan. Dimana pengalaman yang menyenangkan yang dirasakan oleh informan dengan dapat menambah teman-teman baru tampa disadari memiliki keterkaitan yang sama di dalamnya. Sedangkan yang tidak menyenangkan ada juga yaitu terdapatnya seperti ujaran-ujaran atau ketidak senangan seseorang dalam bermedia sosial tersebut.
Berdasarkan temuan lapangan dari hasil wawancara dengan informan yang tidak mengetahui dengan undang-undang informasi transaksi elektronik terdapat 9 orang mahasiswa yang termasuk kategori tidak mengetahui atau tidak tahu sama sekali dengan adanya undang-undang informasi transaksi eletronik.
Mahasiswa tidak mengetahui sama sekali tentang UU ITE tersebut karena mahasiswa benar-benar tidak pernah mengetahui tentang UU ITE tersebut.
Selama ini mahasiswa tidak pernah mendengar apa itu UU ITE sehingga mahasiswa tidak paham dan tidak tahu dengan baik.
Berdasarkan pengetahuan mahasiswa, jelas mahasiswa salah satu pihak yang paling menguntungkan dengan perkembangan media sosial. Dimana mahasiswa bisa mendapatkan berbagai informasi dan mempublikasikan atau memposting hal-hal yang berhubungan dengan mereka contohnya seperti memposting foto, video dan sebagainya melalui media sosial instagram yang mereka miliki dalam jumlah yang banyak seperti yang ada pada postingan di akun media sosial instagramnya, dewasa ini umumnya mahasiswa tidak lagi berkomunikasi antara sesama tetapi melainkam mahasiswa sibuk dan asik sendirian dengan media sosial yang ia miliki yaitu seperti salah satu media sosial instagram.
Bedasarkan hasil wawancara dengan informan, maka dari itu peneliti dapat menganalisis terkait pengetahuan mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat dalam menyikapi UU ITE nomor 19 tahun 2016 terhadap pemanfaatan media sosial instagram. Namun pada saat peneliti melakukan observasi ternyata masih ada mahasiswa yang belum tahu sema kali tentang UU ITE yang telah berlaku. Mereka masih banyak yang belum mengetahui apa itu UU ITE, bagi mereka selama ini mereka hanya memanfaatakan instgaram untuk kepentingan diri sendiri, dan mereka juga tidak pernah mengalami suatu hal yang dapat melanggar hukum, maka dari itu mereka tidak paham apa itu UU ITE.
53 Menurut informan yang merupakan salah satu mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat yang berasal dari prodi BK BP 16 yaitu Rivoni Melati pada tanggal 5 Juni 2019 mengatakan sebagai berikut:
“saya memang sudah lama menggunakan instagram, tapi saya tidak tahu apa itu UU ITE, karena selama ini saya bermain instagram ya Cuma memposting foto dan vidio saya pribadi, jadi belum pernah saya melanggar atau akun saya pernah bermasalah, makanya saya tidak tahu apa itu UU ITE.
Dari hasil wawancara di atas, maka dapat dilihat bahwa mahasiswa tidak paham dengan UU ITE tersebut, karena selama ini mereka menggunakan instgaram hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, sehinga mereka tidak pernah mengetahui bagaimana dan apa tujuanya UU ITE tersebut. Maka dapat dikatakan bahwa mereka tidak mengetahui tentang UU ITE yang telah berlaku. Selanjutnya hasil wawancara dengan Bayu Anggara yaitu pada tanggal 6 Juni 2019 yaitu sebagai berikut.
“ya saya mempunyai instagram dan instagram saya gunakan untu memposting foto dan video saja. Dan disini saya pernah mendengar tentang UU ITE tersebut, tapi saya tidak pernah tau apa itu isi dari UU ITE tersebut, selama ini saya ada mendegarnya di berita, tapi tidak terlalu saya hiraukan, karena bagi saya itu mungkin hukuman buat artis saja, maka saya tidak paham dengan UU ITE tersebut.
Selanjutnya hasil wawancara dengan Irvan Gusnanda yaitu pada tanggal 7 Juni 2019 yaitu sebagai berikut.
“saya mempunyai intagram dan instagram saya gunakan untuk mendapatkan berbagai informasi dan berbagi informasi antar sesama pengguna akun, dimana saya tidak tahu apa itu UU ITE, memang saya sering mendnegarnya, tapi saya tidak tahu apa saja isi dari UU ITE tersebut, karena menurut saya itu tidak ada gunaya dengan saya, makanya saya tidak pernah mencari tahu dan memahami apa itu UU ITE.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh Zulti mahaendra yaitu pada tanggal 7 Juni 2019 mengungkapkan bahwa.
“saya tidak tahu apa itu UU ITE, karena membacanya saja saya belum pernah jadi saya tidak tahu isi dan apa tujuan dari UU ITE tersebut dalam bermain instagram. dan instagram saya gunakan untuk mendapatkan dan berbagi informasi antar sesama pengguna instagram saja.
Dari beberapa hasil wawancara di atas maka dapat dilihat bahwa masih ada beberapa dari mahasiswa yang belum tahu apa itu UU ITE mereka masih belum mengetahui aturan atau tujaun dari adnya UU ITE tersebut dalam bermain instgaram dan media sosoail, karena selama ini mereka hanya menggunakan instgaram untuk kepentingan pribadi, seperti menggungah foto, vidio dan sehingga mereka tidak tahu apa hubungan dan kegunaan UU ITE tersebut dalam bermain instagram. Penggunaan instgarma dikalangan mahasiswa memang meruapkan salah satu media sosial yang paling digemarai. Mahasiswa ini mulai menggunakan instagram sudah sejak lama, bahkan ada yang menggunakanya sejak dia masih duduk di bangku SMA. Hal ini diungkapkan oleh salah satu mahasiswa yang ada di STKIP PGRI Sumatera Barat pada tanggal 6 Juni 2019 yaitu Darnelis Sabetri mengungkapkan sebagai berikut:
“saya mulai menggunakan media sosial instagram sudah 4 tahun. Media sosial instagram ini sangat penting bagi saya kerana instagram ini dapat memuat berbagai informasi dan instagram juga dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang berada di luar sana, saya menggunakan instagram hampir tiap hari, apa bila paket data saya habis maka saya akan segera membelinya, karena dalam sehari tidak membuka aplikasi media sosial itu rasanya ada yang kurang gitu dalam hidup saya, dalam sehari saya saya menggunakan instagram itu hampir setiap jam lah, pokok dalam waktu 15 menit pasti dsaya melihat Hp dan membuka instagram. dan saya menggunakan media sosial tersebut ya hanya untuk mengupload foto dan video saja, disini saya tidak tahu dengan UU ITE dan UU
55 ITE itu apa, jadi maka dari itu saya tidak pernah memperdulikan
apa itu UU ITE tersebut.
Dari hasil wawancara di atas maka dapat dilihat bahwa penggunaan media sosial instagram dikalangan mahasiswa sudah menjadi salah satu kebiasaan bagi mereka. Mereka menggunakan telah sejak lama. Dalam keseharianya selalu mengoperasikan apalikasi tersebut, meskipun hanya sekedar melihat isi postingan orang lain. Tapi mereka tidak bisa lepas dari media tersebut.
Sejek lahirnya aplikasi media sosial instagram ini banyaknya peminat yang mendownload aplikasi tersebut karena instagram pada saat itu lagi booming-boomingnya dikalangan masyarakat, tidak hanya itu saja pada dewasa ini instagram juga telah diketahui dan dimiliki oleh kalangan anak-anak, remaja, dewasa. Dan tak herannya lagi setiap orang sudah memiliki akun instagram tersebut. pada saat sekarang ini instagram juga lagi trendnya dikalangan mahasiswa yakni instagram yang mereka miliki ia gunakan untuk mendapatkan beragai informasi yang ada, untuk melihat postingan orang lain dan juga untuk menyalurkan barang onlinenya lewat instagram tersebut.
Kemudian peneliti juga melakukan wawancara dengan salah satu mahasiswa prodi ekonomi pada tanggal 06 Juni 2019 BP 15 yaitu Nanda Gunadarma yang sedang asik duduk dan bermain handphonenya di dekat kursi panjang tepatnya di depan Puskom BAAk peneliti menemuinya dan mendekatinya lalu peneliti berkenalan dan berbincang-bincang dengan mahasiswa tersebut. Maka hasil ungkapannya adalah sebagai berikut:
“saya mempunyai media sosial instagram dan mulai menggunakan instagram sedah sejak tahun 2015, instagram bagi dia sangat penting karena dengan adanya media sosial instagram ini dapat mencari tahu tentang berbagai layanan informasi yang
terkini dan informasi yang sedang viral. Instagram juga dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang berda di luar sana dan dapat menjalin hubungan silaturahmi dengan teman-teman lama. Saya setiap hari membuka akun instagram dan sering melihat dan membaca tentang ujaran kebencian yang ada di instagram tersebut. disini ia menuturkan bahawa walaupun ia pernah mendengar tentang ujaran kebencian di instagram, namun hal itu yang menarik dalam bermain instagram, karena banyak hal yang dapat kita ketahui, konten yang saya suka dari instagram yaitu melihat postingan selebriti yang saya suka, terus memlihat berita-berita yang baru atau istilahnya zaman ini yaitu viral”. Tetapi dalam bermain media sosial instagram tersebut ada juga UU ITE yang mengaturnya, nah disini lah yang tidak saya ketahui apa itu UU ITE dan mendengarnya saja saya tidak pernah jd saya tidak tahu sama sekali dengan UU ITE tersebut.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh Wike Arista yang juga merupakan mahasiswa prodi ekonomi pada tanggal 06 Juni 2019 mengungkapkan sebagai berikut
“saya memiliki akun instagran dan sudah lama menggunakan instagram itu, instagram bagi ia sangatlah penting karena instagram dapat mencari tahu tentang berbagi informasi, manambah pertemanan, dan dapat melihat postingan orang lain. Tidah hanya itu saja ia juga mengetahui bahwa dalam media sosial instagram banyak terdapat ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang di lakukan oleh seseorang, dan saya tidak bisa menghitung berapa jam saya mebuka instagram, tapi yang saya tau kalau dalam waktu 15 menit pasti saya buka hp dan konten yang sering saya liha itu seperti berita-berita yang lagi viral di dunia hiburan maupun dunia politik”. Dimana yang saya dengar dalam bermedia sosial ini adanya UU ITE yang mengaturnya tetapi saya tidak tahu sama sekali dengan UU ITE tersebut.
Dari hasil wawancara dengan informan di atas, maka dapat diketahui bahwa dimana mereka adalah para pengguna aktif media sosial instagram mereka menggunakan instagram untuk mendapatkan berbagai informasi, menambah sistem pertemanan dan dapat menjalin hubungan silaturahmi dengan teman-teman lama maupun teman-teman baru. Pada saat sekarang ini instagram lagi ternd dan
57 booming-boomingnya diminati dan digunakan oleh setiap orang terutama dikalangan remaja dan dewasa, karena instagram adalah salah satu aplikasi yang memiliki fitur-fitur yang menarik dan instagram juga memiliki daya tari penggunanya. Instagram juga memiliki kelebihan dan kekurangan yaitu dimana kelebihan tersebut adalah bersivat perivasi, memiliki bergam fitur untuk mengedit foto, instagram menyamtumkan fllowers dan fllowing dan instagram banyak digunakan dibanding dengan media sosial lainnya. Sedangkan kelemahan yang dimiliki istagram adalah instagram hanya mempunyai dua konten saja yaitu foto dan vide, foto dishare berukuran kecil sehingga foto terlihat kurang jelas dan instagram harus diupdate secara berkala.
Sama dengan informan sebelumnya yaitu Jhun yang merupakan salah seorang mahasiswa yang berasal dari prodi bahasa inggris Bp 17 pada tanggal 07 Juni 2019 ia juga menuturkan
“saya menggunakan akun instagram dan ia sudah lama menggunkannya, instagram bagi dia sangat penting karena instagram dapat mencari tahu tentang informasi yang tebaru dan ter-update bahkan informasi yang sedang viral pun kita tahu. Instagram juga dapat menambah pertemanan dan instagram juga dapat melihat uploade dari akun instagram orang lain, instagram bagi ia juga dapat menjalin hubungan silaturahmi dengan teman-teman yang berada di laur sana”. Dalam bermedia sosial salah satunya media sosial intagram ada juga UU ITE yang mengaturnya tetapi disini saya tidak paham dan tidak tahu dengan UU ITE tersebut jangankan untuk mengetahui tentang UU ITE itu mendengarnya saja saya tidak pernah.
Dari hasil wawancara di atas maka dapat dilihat bahwa pada umumnya mahasiswa telah menggunakan instragam sudah sejak lama. Bagi mereka pemanfaatan instagram sangat penting, karena melalui instagram banyak hal yang dapat mereka akses dan juga banyak berita dan informasi yang mereka dapatkan.
Oleh karena itu penggunaan instagram dikalangan mahasiswa pada saat ini semakin banyak digemari bahkan telah seperti kewajiban bagi mereka untuk memilki akun instagram.
Penggunaan instagram di kalangan mahasiswa memang meruapkan salah satu media sosial yang paling digemarai. Mahasiswa ini mulai menggunakan instagram sudah sejak lama, bahkan ada yang menggunakanya sejak dia masih duduk di bangku SMA. Hal ini diungkapkan oleh salah satu mahasiswa yang ada di STKIP PGRI Sumatera Barat pada tanggal 8 Juni 2019 yaitu yuniria mengungkapkan sebagai berikut
“saya mulai menggunakan media sosial instagram sudah 4 tahun. Media sosial instagram ini sangat penting bagi saya kerana instagram ini dapat memuat berbagai informasi dan instagram juga dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang berada di luar sana, saya menggunakan instagram ahmpir tiap hari, apa bila paket data saya habis maka saya akan segera membelinya, karena dalam sehari tidak membuka aplikasi media sosial itu rasanya ada yang kurang gitu dalam hidup saya, dalam sehari saya saya menggunakan instagram itu hampir setiap jam lah, pokok dalam waktu 15 menit pasti dsaya melihat Hp dan membuka instagram. Disini dalam bermain media sosial instagram ada juga UU ITE yang mengaturnya tetapi saya tidak tahu dan tidak paham sama sekali dengan UU ITE tersebut dan malah saya tidak begitu menghiraukan dan memperhatikan isi dari UU ITE tersebut.
Dari hasil wawancara di atas maka dapat dilihat bahwa penggunaan media sosial instagram dikalangan mahasiswa sudah menjadi salah satu kebiasaan bagi mereka. Mereka menggunakan telah sejak lama. Dalam keseharianya selalu mengoperasikan apalikasi tersebut, meskipun hanya sekeda melihat isi postingan orang lain. Tapi mereka tidak bisa lepas dari media tersebut.
Dari hasil wawancara tersebut maka dapat dilihat bahwa siswa masih ada yang tidak paham sama kali denagn UU ITE. Hal ini dapat dikaitkan dengan teori
59 pengetahuan yang diungkapakn oleh Peter E Berger. Dalam teori ini Peter mengatakan bahwa pengetahuan manusia lahir dari ide atau gagasan yang ada, pengetahuan tersebut tidak lahir begitu saja melainkan dari berbagai macam tahapan atau proses. Pada tahapan ini terlihat bahwa mahasiswa yang tidak mengetahui denagn UU ITE karena mereka masih belum bisa memunculkan ide atau gagasan yang ada dalam diri mereka, tahap ini dinamakan pada tahap eksternalisasi, karena pada tahap ini sebagai manusia mahasiswa berusaha untuk mencurahkan segala ekpsresi yang ada pada dirinya tapi belum dapat terkontrol, sehingga mahasiswa belum bisa mengingat dan mengaplikasikan sejauh mana pengetahuanya terhadap UU ITE.
5.2.2 Mahasiswa Yang Kurang Mengetahui UU ITE Dalam Pemanfaatan