A. TIM REFORMASI BIROKRASI
Agar program reformasi birokrasi dapat berjalan secara masif dan komprehensif oleh seluruh unit kerja, perlu dibentuk tim yang diberi mandat khusus untuk melakukan pengelolaan reformasi birokrasi. Tim ini berperan sebagai penggerak, pelaksana, dan pengawal pelaksanaan reformasi birokrasi. Desain organisasi Tim Reformasi Birokrasi KASN terdiri atas: Pengarah, Pelaksana, Asesor, dan Sekretariat. Adapun pembagian tugas dan tanggung jawab Tim Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara dijabarkan sebagai berikut:
1. Pengarah mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Merumuskan kebijakan, rencana, dan program Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara;
b. Melakukan kajian dan penilaian terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Komisi Aparatur Sipil Negara;
c. Mengarahkan Tim Pelaksana Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara;
2. Pelaksana
Pelaksana reformasi birokrasi KASN terbagi ke dalam 8 (delapan) area perubahan yang terdiri dari Manajemen Perubahan, Deregulasi Kebijakan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Adapun tugas dan tanggung jawabnya sebagai berikut: a. Merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, dan memantau serta mengevaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi sesuai area perubahan masing-masing dengan berpedoman pada Road Map Reformasi Birokrasi dan Program Percepatan (Quick Wins) KASN;
b. Berkoordinasi dan bekerjasama dengan seluruh unit kerja di lingkungan KASN dan pihak lainnya yang terkait dengan pelaksanaan Reformasi Birokrasi KASN; dan
c. Membuat laporan secara berkala hasil pelaksanaan reformasi birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara.
3. Asesor mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Melakukan proses penilaian dan memberikan nilai pelaksanaan reformasi birokrasi KASN sesuai dengan ketentuan yang berlaku; b. Melakukan diskusi dengan Tim Pelaksana untuk mencapai
c. Menyampaikan Laporan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi KASN di lingkungan Komisi Aparatur Aparatur Sipil Negara baik secara manual maupun elektronik/aplikasi.
4. Sekretariat mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, dan memantau serta mengevaluasi kegiatan kesekretariatan;
b. Membantu tugas-tugas administrasi Tim Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara;
c. Memfasilitasi kegiatan Tim Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara;
d. Mendokumentasikan kertas kerja pelaksanaan Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara; dan
e. Mengkoordinasikan laporan dari masing-masing Kelompok Kerja Area Perubahan Tim Pelaksana dan Tim Reformasi Birokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara.
B. MONITORING DAN EVALUASI
Monitoring pelaksanaan Reformasi Birokrasi dilakukan dalam tingkatan lingkup Lembaga, Pimpinan, dan Tim Reformasi Birokrasi Instansi. Monitoring dilakukan untuk mempertahankan agar inisiatif perubahan yang dituangkan dalam Road Map Reformasi Birokrasi dapat berjalan sesuai dengan jadwal, target-target, dan tahapan sebagaimana telah ditetapkan. Pada proses monitoring, berbagai hal yang perlu disempurnakan dapat langsung dikoreksi pada saat kegiatan/program Reformasi Birokrasi dilaksanakan, sehingga tidak terjadi penyimpangan dari target-target yang telah ditentukan. Adapun media monitoring sebagai berikut:
a. Pertemuan rutin pada tingkat Lembaga untuk memantau perkembangan Indeks Reformasi Birokrasi dan isu-isu strategis reformasi birokrasi serta menetapkan quick wins tiap tahun;
b. Pertemuan rutin pada tingkat Pimpinan untuk memantau perkembangan Reformasi Birokrasi agar tetap sesuai dengan target-target yang ada dalam road map RB;
c. Pertemuan rutin pada tingkat Tim Reformasi Birokrasi Instansi untuk: • Membahas kemajuan, hambatan yang dihadapi, dan penyesuaian
yang perlu dilakukan untuk merespon permasalahan atau perkembangan lingkungan strategis;
• Pengukuran target-target kegiatan Reformasi Birokrasi sebagaimana diuraikan dalam Road Map dengan realisasinya;
• Pertemuan dalam rangka Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang dikoordinasikan oleh Pengawas Internal.
Evaluasi terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi dilakukan setiap enam bulan dan tahunan. Evaluasi dilakukan untuk menilai kemajuan pelaksanaan Reformasi Birokrasi secara keseluruhan termasuk tindak lanjut hasil monitoring yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui beberapa tahapan mulai dari Pokja Area Perubahan sampai pada tingkat Lembaga, sebagai berikut:
a. Evaluasi triwulanan di tingkat Pokja Area Perubahan reformasi birokasi yang dipimpin oleh Ketua Pokja Area Perubahan untuk membahas kemajuan, hambatan yang dihadapi, dan penyesuaian kegiatan yang perlu dilakukan secara triwulanan pada level pokja area perubahan, sehingga tidak terjadi permasalahan yang sama.
b. Evaluasi semesteran atau tahunan di tingkat tim pelaksana reformasi birokasi yang dipimpin oleh Ketua Tim RBI untuk membahas kemajuan, hambatan yang dihadapi, dan penyesuaian kegiatan yang perlu dilakukan pada enam bulan atau satu tahun ke depan, sehingga tidak terjadi permasalahan yang sama atau dalam rangka merespon perkembangan lingkungan strategis. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh prioritas yang telah ditetapkan. Berbagai informasi yang digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan dapat diperoleh dari:
• Hasil-hasil monitoring;
• Survei kepuasan masyarakat dan persepsi anti korupsi;
• Pengukuran target-target kegiatan Reformasi Birokrasi sebagaimana diuraikan dalam Road Map dengan realisasinya;
• Pertemuan dalam rangka Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, yang dikoordinasikan oleh Pengawas Internal.
BAB VI
PENUTUP
Program reformasi birokrasi di lingkungan KASN sebagai bagian dari agenda Reformasi Birokrasi Nasional dilaksanakan secara berkesinambungan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan kapabel sehingga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Untuk memastikan tercapainya pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) pada internal KASN telah disusun Road Map Reformasi Birokrasi (RB) sebagai pedoman pelaksanaan reformasi birokrasi di KASN.
Setiap elemen pada lingkungan KASN bertanggung jawab dan berperan penuh dalam menjalankan agenda reformasi birokrasi KASN yang termaktub dalam Road Map ini. Road Map Reformasi Birokrasi KASN 2020-2024 disusun dengan harapan untuk dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan KASN dalam 5 tahun ke depan (2020-2024) sehingga program pelaksanaan reformasi birokrasi di KASN dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan terarah.
KETUA KOMISI APARATUR SIPIL NEGARA,