HASIL DAN PEMBAHASAN
C. Manajemen Pemasaran DOC
Dari hasil pengamatan/wawancara dapat dikemukakan bahwa salah satu pertimbangan CV Kurnia Jaitama dalam mengambil keputusan mengenai manajen pemasaran DOC adalah berdasarkan pertimbangan hukum ekonomi bahwa dengan meningkatnya kebutuhan terhadap daging ayam broiler sebagai salah satu kebutuhan pokok sumber protein hewani, maka akan timbul proses pasar sebagai berikut :
a. Kebutuhan daging broiler meningkat, maka harus segera diikuti/ diantisipasi dengan ketersediaan daging broiler harus disediakan yang cukup.
b. Jika kebutuhan daging broiler harus disediakan mengikuti permintaan, maka supply DOC harus ditingkatkan ( populasi Grand Parent Stock, Parent Stock dan Final Stock Broiler meningkat ).
c. Meningkatnya populasi tentu saja akan diikuti oleh meningkatnya kebutuhan akan sarana produksi peternakan (Sapronak) berupa pakan, peralatan, obat-obatan dan lain-lain.
Dari proses pasar tersebut, maka meningkatnya kebutuhan daging broiler harus segera diantisipasi oleh pihak-pihak yang memproduksi sarana maupun prasarananya secara tepat.
27
Mengingat usaha-usaha peternakan ini menyangkut makhluk hidup, maka untuk pengembangannya bukan saja dibutuhkan pabrik-pabrik dan aspek-aspek ekonominya, tapi juga harus disiapkan faktor-faktor elementer di sektor pertanian secara luas sebagai pendukungnya, terutama bahan baku ternak.
Usaha ini juga sangat dipengaruhi oleh budaya dan iklim, terlebih lagi yang berkaitan dengan teknologi dan manajemen. Kemelesetan dalam mengantisipasi salah satu atau lebih sarana pendukung maupun manajemen dan teknologinya dapat mengakibatkan gejolak di sektor perunggasan ini secara kompleks.
CV Kurnia Jaitama dalam mengambil keputusan mengenai pemasaran DOC nya, terlebih dahulu melakukan identifikasi mengenai kebutuhan DOC yang belum terpenuhi dan mengukur seberapa besar pasar yang akan dilayani, menentukan pasar sasaran mana yang paling baik dilayani oleh perusahaan, dan menentukan jenis produk, jasa dan program yang tepat untuk melayani pasar tersebut. Selain itu dalam perencanaan pemasaran maka pihak perusahaan juga harus mengambil keputusan mengenai penetapan harga , saluran distribusi, distribusi fisik, komunikasi dan promosi,
Adapun mengenai kebijaksanaan mengenai bauran pemasaran disesuaikan dengan kondisi pasar. Dengan mengkombinasikan keempat variabel dalam bauran pemasaran yaitu produk, harga, promosi, dan distribusi maka perusahan dapat melaksankan tugas pemasarannya seefektif mungkin dan menentukan tingkat keberhasilan pemasaran perusahaan.
28
Berikut ini adalah beberapa penyesuaian bauran pemasaran yang digunakan oleh CV Kurnia Jaitama :
a. Produk
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha breeding farm maka produk utama yang dipasarkan oleh CV Kurnia Jaitama adalah DOC ( Day Old Chick) yaitu ayam yang berumur satu hari. Jenis DOC yang dipasarkan ada tiga jenis yaitu DOC broiler ( MB 202 ), DOC petelur (MB 402), dan DOC pejantan (MB-502). Dimana untuk petelur dan pejantan masih didatangkan dari pulau Jawa. Adapun nama Strain Parent Stock untuk DOC broiler adalah Peterson dan Loghmann. Keunggulan DOC milik CV Kurnia Jaitama khususnya DOC broiler yaitu merupakan pedaging yang potensial, sebagai hasil perpaduan antara teknologi produksi dan genetika, bibit unggul yang bermutu tinggi dimana pertumbuhannya cepat sedangkan konversi pakan ternak rendah, daya tahan tubuh terhadap penyakit dan pengaruh lingkungan kuat, sehingga dapat meningkatkan keuntungan dan kesejahteraan peternak.
Berdasarkan riset pasar, permintaan akan daging ayam broiler oleh masyarakat semakin meningkat sehingga kapasitas produksinya juga lebih besar, dimana dalam seminggu dilakukan empat kali penetasan.
DOC sebagai produk breedeng farm merupakan produk industri yang proses produksinya tidak bisa dihentikan begitu saja dan menggunakan biaya tetap pada setiap tingkat produksi.
29 Adapun sifat fisik DOC, antara lain : a) Merupakan anak ayam yang lemah, b) Harus terjual dalam sehari, dan
c) Membutuhkan alat transportasi khusus
Dari beberapa karakter produk breeding farm tersebut, nampak sekali posisi rawan dari DOC. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka CV Kurnia Jaitama mengambil beberapa langkah antara menggunakan mobil khusus untuk transportasi DOC dari pabrik ke tempat para pedagang perantara yang disebut Chick Van dimana mobil tersebut dirancang khusus untuk mengurangi resiko kematian DOC. Selain itu perusahaan juga memberikan bimbingan teknis kepada peternak yang membeli DOC melalui pedagang perantara, hal ini dilakukan karena adanya perbedaan manajemen antara breeder dengan peternak.
b. Harga
Berdasarkan hasil pengamatan, bahwa dalam perjalanan bisnis ayam broiler belakangan ini, ada tiga dampak yang secara bertahap dapat diamati dari apa yang dirasakan peternak, yaitu :
Tahap I : Peternak merasa rugi atau tidak mempunyai jaminan keuntungan, sehingga mereka ragu-ragu/tidak/menunda peremajaan ayamnya.
Tahap II : Permintaan DOC menjadi berkurang/lemah, yang menyebabkan harga turun.
30
Tahap III : Jika harga DOC turun terus, pada suatu titik tertentu, harga tersebut dikalkulasikan peternak ternyata menghasilkan biaya produk masih menguntungkan maka peternak akan meremajakan lagi (terjadi pada peternak-peternak besar).
Dari ketiga dampak diatas, nampak sekali dinamika pasar ada pada pedagang DOC, karena kita dapat melihat peranan DOC yang begitu besar pada putaran tahapan tersebut. Dari kenyataan tersebut maka harga DOC sangat berfluktuasi dan realisasi harga di pasar tidak berdasarkan HPP (Harga Pokok Produksi).
Apalagi faktor lain yang perlu diperhatikan, yaitu langkahnya bahan pakan di dalam negeri yang menyebabkan jumlah peternak berkurang, karena naiknya harga pakan. Disamping itu kualitas daging juga akan semakin menurun.
Penentuan harga DOC selain ditentukan oleh kondisi pasar, juga berdasarkan kesepakatan dari GPPU (Gabungan Pengusaha Pembibitan Unggas), sehingga harga DOC yang berlaku tidak jauh berbeda antara satu usaha dengan pembibitan lainnya.
c. Promosi
Tujuan promosi penjualan bersumber pada tujuan komunikasi pemasaran. Tujuan khusus yang ditentukan untuk promosi penjualan akan beraneka ragam, tergantung dari jenis pasar target. Ada banyak alat promosi penjualan yang bisa memenuhi tujuan ini. Perencanaan promosi, keadaan pesaing, dan efektivitas biaya untuk setiap jenis promosi.
31
Demikian halnya dengan CV Kurnia Jaitama dalam rangka memperkenalkan produknya, juga melakukan kegiatan promosi. Kegiatan promosi yang pernah dilakukan antara lain, membuat brosur-brosur, membuat baju kaos untuk para pelanggan maupun peternak, serta memberikan ceramah-ceramah dalam beberapa seminar bidang peternakan.
Dengan dilakukannya kegiatan promosi, maka produk perusahaan lebih dikenal luas, hal ini terbukti dengan semakin luasnya jangkauan pasar dari produk CV Kurnia Jaitama yang melayani permintaan dari Propinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
d. Distribusi
Sistem distribusi merupakan sumber ekstern yang penting. Sistem ini mencerminkan suatu ikatan yang penting dari perusahaan dengan sejumlah perusahaan mandiri yang bertugas melaksanakan distirbusi dan dengan pasar khusus yang mereka layani. Sistem ini juga mencerminkan suatu ikatan terhadap seperangkat kebijakan dan praktek yang membentuk struktur dasar sebagai landasan untuk suatu hubungan yang luas dan berjangka panjang, keputusan-keputusan saluran pemasaran merupakan keputusan yang harus dihadapi oleh perusahaan. Setiap sistem saluran menciptakan tingkatan penjualan dan biaya yang berbeda.
Pendistribusian merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produk tersedia dan dapat diperoleh bagi konsumen sasaran, karena fungsi dan peranan tataniaga, yaitu mengusahakan agar pembeli memperoleh barang yang diinginkan pada tempat, waktu, bentuk dan harga
32
yang tepat. Untuk itu CV Kurnia Jaitama terlebih dahulu harus mengidentifikasi, merekrut, dan menghubungkan berbagai pedagang perantara dan memperlancar pemasaran sehingga produk pelayanan disediakan secara efisien pada pasar sasaran.
CV Kurnia Jaitama setelah memproduksi sendiri dalam mendistribusikan produknya menjalin kerjasama dengan beberapa pedagang perantara yang membeli DOC dengan sistem penetapan pedagang perantara.
“Analisis Sistem Saluran Pemasaran Terhadap Volume Penjulan DOC Pada CV Kurnia Jaitama”.
Pada CV Kurnia Jaitama selama beroperasi menggunakan dua sistem saluran pemasaran, yaitu sistem penjualan bebas dan sistem keagenan atau penetapan pedagang perantara. Sistem penjualan tanpa penetapan pedagang perantara digunakan pada periode Oktober 2010 sampai Maret 2011.
Sedangkan sistem keagenan dimulai pada bulan April 2011 hingga September 2012.
Untuk mendapatkan gambaran tentang dua sistem saluran pemasaran tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut :
e. Sistem Penjualan Bebas
Sistem penjualan bebas yaitu penjualan DOC langsung ke konsumen yang terdiri dari poultry-poultry shop dan peternak tanpa dibatasi jumlahnya.
Data mengenai jumlah pedagang perantara dan peternak yang membeli langsung ke perusahaan pada bulan Oktober 2010 hingga Maret 2012 dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini
33 TABEL 1
KEADAAN PELANGGAN CV. KURNIA JAITAMA MAKASSAR