• Tidak ada hasil yang ditemukan

31 Desember 2017 dan 2016

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 Desember 2017 dan 2016

48. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) a. Risiko Kredit (Lanjutan)

Informasi keuangan Perusahaan dan Entitas Anak serta eksposur maksimal atas risiko kredit pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2016. tanpa mempertimbangkan adanya efek agunan dan teknik risiko mitigasi lainnya. adalah seperti yang disajikan dibawah ini:

2 0 1 7 2 0 1 6

US$ US$

Kas dan setara kas 6.240.585 3.468.469

Piutang usaha. bersih 39.064.158 31.584.686

Piutang lain-lain. bersih 2.112.875 3.032.953

Aset keuangan lancar lainnya 6.035.155 5.906.063

Piutang non-usaha 38.770.115 39.574.362

Aset keuangan tidak lancar lainnya 996.500 998.945

Jumlah aset keuangan 93.219.388 84.565.478

(a) Kas dan setara kas

Manajemen mengevaluasi kondisi keuangan dari industri perbankan dan deposito/investasi bank terhadap reputasi bank tersebut. Untuk bank. hanya dengan peringkat kredit dari penilai independen dengan minimum ”A” yang dapat diterima. Kualitas kredit dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal sebagai berikut:

2 0 1 7 2 0 1 6

US$ US$

Dengan pihak yang memiliki peringkat kredit eksternal:

- Fitch: F1+ 5.127.502 2.501.277 F3 354.906 509.698 - Pefindo: idAAA 538.430 288.652 idAA+ 111.755 72.403 6.132.593 3.372.030

Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat kredit eksternal:

107.992 96.439

DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) 31 Desember 2017 dan 2016

48. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) a. Risiko Kredit (Lanjutan)

(b) Piutang Usaha

Mayoritas risiko kredit Perusahaan dan Entitas Anak adalah dari piutang yang dapat diatribusikan kepada aktivitas yang dipengaruhi oleh karakteristik individual untuk setiap pelanggan dan uang muka tanpa bunga yang diterima oleh Perusahaan dan Entitas Anak dengan aktivitas operasional yang serupa. Demografi dari pelanggan Perusahaan dan Entitas Anak mencakup risiko kegagalan dalam industri dan wilayah dimana pelanggan beroperasi. yang memiliki pengaruh terhadap risiko kredit.

Sehubungan dengan piutang usaha. Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap risiko kredit dari para pelanggan baik. secara individual maupun secara grup. Piutang usaha terdiri dari banyak pelanggan. Berdasarkan informasi historis. tingkat kegagalan dalam pelunasan piutang dari para pelanggan adalah kecil karena pembayaran dari pelanggan biasanya diterima oleh Perusahaan dan Entitas Anak dalam batas waktu kredit. Lagipula. beberapa penjualan ekspor dilakukan dengan penerimaan uang muka terlebih dahulu dari pelanggan (prefinance). Dengan demikian. manajemen berpendapat bahwa kualitas kredit atas saldo piutang usaha tidak diperlukan adanya penurunan nilai.

Dewan Direksi telah menetapkan kebijakan kredit untuk setiap jumlah uang muka yang diterima dari setiap pelanggan/rekanan baru dengan menganalisa secara individual untuk setiap kreditnya seperti yang dinyatakan dalam persyaratan kondisi dalam kebijakan kredit yang telah ditentukan. Penelaahan yang dilakukan oleh Perusahaan dan Entitas Anak mencakup persyaratan untuk memperbaharui dokumen aplikasi kredit. verifikasi kredit atas tidak adanya catatan yang negatif dan daftar rekening yang di-blacklisted. serta menganalisa kinerja keuangan untuk memastikan kapasitas kredit telah memadai. Status dari masing-masing akun pada awalnya akan diperika sebelum jumlah uang muka ditetapkan.

Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai. dan jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar dari debitur:

2 0 1 7 2 0 1 6

Jumlah Bruto

Penurunan

Nilai Jumlah Bruto

Penurunan Nilai Dengan pihak yang tidak

memiliki peringkat kredit eksternal: Grup 1 37.758.328 31.377.066 Grup 2 1.305.830 207.620 Grup 3 15.657.945 15.657.945 15.657.945 15.657.945 Jumlah 54.722.103 15.657.945 47.242.631 15.657.945

DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) 31 Desember 2017 dan 2016

48. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) a. Risiko Kredit (Lanjutan)

(b) Piutang Usaha (Lanjutan)

 Grup 1 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (kurang dari enam bulan)

 Grup 2 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa adanya kasus gagal

bayar di masa lalu.

 Grup 3 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) dengan beberapa kejadian

gagal bayar pada masa lalu.

Pada tanggal pelaporan. tidak ada eksposur risiko kredit yang signifikan.

Berdasarkan pengalaman historis. Perusahaan dan Entitas Anak berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai atas Grup 1 dan Grup 2 tidak diperlukan karena piutang usaha tersebut dapat diperoleh kembali.

(c) Piutang lain-lain

Dalam piutang lain-lain. Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap risiko kredit dari para pelanggan. baik secara individual maupun secara grup. Berdasarkan informasi historis tentang tingkat kegagalan dari para pelanggan. manajemen mempertimbangkan bahwa kualitas kredit dari piutang lain-lain. bersih pada Grup 1 dan Grup 2 tidak perlu dilakukan penurunan nilai.

Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai. dan jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar dari debitur:

2 0 1 7 2 0 1 6

Jumlah Bruto

Penurunan

Nilai Jumlah Bruto

Penurunan Nilai Dengan pihak yang tidak

memiliki peringkat kredit eksternal: Grup 1 251.378 1.693.519 Grup 2 757.448 226.186 Grup 3 68.741.805 67.637.756 68.751.004 67.637.756 Jumlah 69.750.631 67.637.756 70.670.709 67.637.756

 Grup 1 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (kurang dari enam bulan)

 Grup 2 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa adanya kasus gagal

bayar di masa lalu.

 Grup 3 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) dengan beberapa kejadian

DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) 31 Desember 2017 dan 2016

48. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) a. Risiko Kredit (Lanjutan)

(d) Piutang non-usaha

Piutang non-usaha merupakan piutang kepada PT Multikarsa Investama. Manajemen Perusahaan dan Entitas Anak menyatakan bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai yang dapat diukur dari estimasi arus kas di masa yang akan datang. karena PT Multikarsa Investama sedang dalam proses restrukturisasi dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Disamping itu. nilai tercatat akan disesuaikan pada waktu restrukturisasi selesai.

(e) Aset keuangan tidak lancar lainnya

Manajemen Perusahaan dan Entitas Anak menyatakan tidak ada indikasi penurunan nilai yang dapat diukur dari estimasi arus kas di masa yang akan datang. karena Perusahaan sedang dalam proses restrukturisasi dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Disamping itu. nilai tercatat akan disesuaikan pada waktu restrukturisasi.

b. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi saat Perusahaan dan Entitas Anak tidak dapat memenuhi kewajibannya yang terkait dengan liabilitas keuangan yang akan diselesaikan dengan cara memberikan uang tunai atau aset keuangan lainnya.

Perusahaan dan Entitas Anak mengelola risiko liabilitas dengan memproyeksikan arus kas dan menjaga keseimbangan serta fleksibilitas dari kesinambungan dalam pendanaan. Pengendalian dan prosedur treasury digunakan untuk memastikan bahwa kas yang memadai akan dipertahankan untuk menutupi kebutuhan modal operasional secara harian dan berkala.

Manajemen terus memonitor liabilitas Perusahaan dan Entitas Anak di masa depan dan juga untuk liabilitas kontinjensinya. serta mengatur cadangan kas yang diperlukan menurut kebutuhan internal.

DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) 31 Desember 2017 dan 2016

48. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)