PT KMI Wire and Cable Tbk
35. MANAJEMEN RISIKO
Manajemen Bank menyadari sepenuhnya bahwa risiko adalah bagian dari sifat bisnis bank. Oleh karena itu, dalam setiap pengambilan keputusan maupun proses aktivitas perbankan, Bank senantiasa berpijak pada kebijakan yang berbasis risiko.
Manajemen percaya bahwa seluruh kebijakan risiko Bank mengikuti dan patuh pada Peraturan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai ketentuan baku dan persyaratan minimal agar dapat menjalankan aktivitas bisnis yang terbaik.
Kebijakan risiko ditetapkan berdasarkan risk appetite Bank dengan mempertimbangkan terhadap kekuatan, kemampuan dan kapasitas permodalan yang dimiliki Bank.
Risiko Kredit
Manajemen Risiko Kredit
Dalam upaya penerapan manajemen risiko kredit, Bank melakukan review terhadap Kebijakan dan Pedoman Perkreditan secara berkala minimal satu tahun sekali guna meningkatkan sistem pengendalian risiko kredit.
Berdasarkan hasil review manajemen yang dilakukan sampai dengan September tahun 2017, Bank telah melakukan pengkinian (update) dan penambahan terhadap kebijakan pedoman dan prosedur perkreditan.
Penerapan pengendalian internal pada aktivitas perkreditan diterapkan dengan membatasi kewenangan komite kredit untuk melakukan penyimpangan (exception) dalam pemberian persetujuan kredit. Setiap penyimpangan yang diberikan harus disertai dengan paparan mitigasi risikonya.
Untuk debitur yang masuk dalam 15 debitur terbesar juga dilakukan review secara independen oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko. Review juga dilakukan atas konsentrasi kredit baik berdasarkan portofolio kredit maupun bidang (sektor) usaha yang dibiayai.
Guna meningkatkan pengendalian risiko, Bank menggunakan sistem aplikasi perkreditan (e-loan) yang terus menerus dilakukan perbaikan dan penambahan fitur, sehingga pelaksanaan proses kredit dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien serta sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Penilaian Profil Risiko Kredit
Hasil penilaian risiko inheren atas risiko kredit Bank secara komposit seperti yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan(OJK) pada tanggal 30 September 2017 berada pada level Low to Moderate sedangkan untuk Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada tanggal 30 September 2017 berada pada level Satisfactory.
Berikut ini adalah tabel dari eksposur maksimum terhadap risiko kredit, analisis risiko konsentrasi kredit dan konsentrasi kredit berdasarkan jenis debitur:
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit (secara bersih dari cadangan kerugian penurunan nilai).
ii. Analisis risiko konsentrasi kredit
Konsentrasi kredit yang diberikan berdasarkan jenis kredit dan sektor ekonomi. Tabel berikut menyajikan konsentrasi kredit berdasarkan jenis kredit yang diberikan:
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million % Rp Million % Modal kerja 1.608.332 61,28% 1.557.582 64,20 Investasi 645.391 24,59% 517.956 21,35 Konsumsi 370.646 14,12% 350.475 14,45 Jumlah 2.624.369 100,00% 2.426.013 100,00 31 Des 2016 30 Sep 2017
Tabel berikut menyajikan konsentrasi kredit berdasarkan sektor ekonomi:
30 Sep 2017 31 Des 2016
Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Laporan Posisi Keuangan:
Giro pada Bank Indonesia 224.258 195.739
Giro pada bank lain 217.232 227.946
Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain 576.125 259.931
Ef ek-efek 438.972 799.377
Kredit 2.612.132 2.411.612
Obligasi pemerintah 238.532 73.819
Aset lain-lain 85.484 49.476
Sub jumlah 4.392.735 4.017.900
Komitmen dan Kontijensi: Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan 387.528 280.476
Bank garansi 29.933 46.085
Sub jumlah 417.461 326.561
30 Sep 2017 31 Des 2016 Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million % Rp Million % Perdagangan besar dan
eceran 531.952 20,27 533.395 21,99 Lembaga keuangan 496.885 18,93 588.833 24,27 Real estate, usaha persewaan
dan perusahaan jasa 381.079 14,52 276.184 11,38 Rumah tangga 370.645 14,12 350.476 14,45 Industri pengolahan 351.810 13,41 317.492 13,09 Konstruksi 147.026 5,60 73.311 3,02 Pertambangan dan penggalian 105.989 4,04 96.810 3,99 Transportasi, pergudangan
dan komunikasi 100.860 3,84 97.955 4,04 Penyedia akomodasi dan
penyedia makan minum 94.323 3,59 85.924 3,54 Jasa kemasyarakatan,
sosial budaya, hiburan
dan peorangan lainnya 40.819 1,56 1.614 0,07 Jasa pendidikan 982 0,04 810 0,03 Pertanian, perburuan dan
kehutanan 777 0,03 875 0,04 Perikanan 382 0,01 1.251 0,05 Lainnya 839 0,04 1.082 0,04 Jumlah 2.624.368 100,00 2.426.012 100,00
iii. Konsentrasi kredit berdasarkan jenis debitur (secara bruto dari cadangan kerugian penurunan nilai)
Giro pada BI dan bank lain/ Demand deposits w ith BI and other banks
Penempatan pada BI dan bank lain/ Placements w ith BI
and other banks
Efek-efek/ Securities Kredit/Loans Obligasi Pemerintah/ Government bonds Aset lain-lain/Other assets Komitmen dan kontinjensi/ Commitments and contingencies Jumlah/Total % Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million
Pemerintah - - - - 238.532 - - 238.532 5,17 Bank Indonesia 224.258 576.125 78.821 - - - - 879.204 19,05 Bank lainnya 217.232 - 20.100 9.110 - - - 246.442 5,34 Korporasi a. BUMN - - 71.727 - - - - 71.727 1,55 b. Lainnya - - 268.324 2.137.242 - - 202.973 2.608.539 56,52 Ritel - - - 357.078 - - 5.071 362.149 7,85 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - 39.148 - - - 39.148 0,85 Kredit Beragun Properti Komersial - - - 61.555 - - 2.129 63.684 1,38 Lainnya - - - 20.235 - 85.484 - 105.719 2,29 Jumlah 441.490 576.125 438.972 2.624.368 238.532 85.484 210.173 4.615.144 100,00 30 Sep 2017
Giro pada bank lain dan BI/ Demand deposits w ith other
banks and BI
Penempatan pada bank lain dan BI/ Placements w ith other banks and BI
Efek-efek/ Securities Kredit/Loans Obligasi Pemerintah/ Government bonds Aset lain-lain/Other assets Komitmen dan kontinjensi/ Commitments and contingencies Jumlah/Total %
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million
Pemerintah - - - - 73.819 - - 73.819 1,69 Bank Indonesia 195.739 219.931 108.810 - - - - 524.480 12,03 Bank lainnya 227.946 40.000 29.724 21.549 - - 948 320.167 7,35 Korporasi a. BUMN - - 119.707 - - - - 119.707 2,75 b. Lainnya - - 541.136 1.900.456 - - 315.617 2.757.209 63,27 Ritel - - - 338.302 - - 7.142 345.444 7,93 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - 43.959 - - - 43.959 1,01 Kredit Beragun Properti Komersial - - - 91.085 - - 2.854 93.939 2,15 Lainnya - - - 30.662 - 49.476 - 80.138 1,82 Jumlah 423.685 259.931 799.377 2.426.013 73.819 49.476 326.561 4.358.862 100,00 31 Des 2016
iv. Kualitas kredit berdasarkan kelas aset keuangan
Kebijakan Bank dalam menggolongkan kualitas kredit berdasarkan golongan aset keuangan. Kualitas kredit berdasarkan golongan aset keuangan diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Efek-efek
Penilaian kualitas dari aset keuangan/efek-efek dilakukan berdasarkan ketentuan lembaga pemeringkat dan peringkat yang diakui Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Peringkat yang digunakan oleh Bank adalah peringkat yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Kualitas dari efek-efek tersebut diklasifikasikan sebagai berikut: High Grade
Efek-efek yang termasuk dalam obligasi pemerintah Indonesia dan sertifikat Bank Indonesia, serta efek-efek dengan peringkat idAAA; idAA+; idAA; idAA-.
Medium Grade
Efek-efek dengan peringkat idA+; idA; idA-; idBBB+; idBBB. Low Grade
Efek-efek dengan peringkat idBBB-; idBB+; idBB; idBB-; idB; idB- dan kurang dari idB-. Unrated
Efek-efek dan aset keuangan lainnya yang tidak didasarkan pada peringkat.
2. Kredit
Penilaian kualitas dari aset keuangan/kredit diklasifikasikan sebagai berikut: High Grade
Kredit yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai serta tidak pernah direstrukturisasi atau pernah mengalami penurunan kualitas kredit.
Medium Grade
Kredit yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai namun pernah mengalami penurunan kualitas kredit atau pernah direstrukturisasi.
Low Grade
Kredit dengan kualitas Dalam Perhatian Khusus, Kurang Lancar, Diragukan dan Macet sesuai Peraturan Bank Indonesia mengenai Kualitas Aktiva.
Tabel di bawah ini menyajikan kualitas aset keuangan berdasarkan kelas dengan risiko kredit (secara bruto dari cadangan kerugian penurunan nilai).
Telah Jatuh Tempo Tetapi Tidak
Mengalami
Kualitas Tidak Penurunan Nilai/ Mengalami Kualitas Tinggi/ Kualitas Sedang/ Rendah/ Dirating/ Past Due But Penurunan Nilai Jumlah/
High Grade Moderate Grade Low Grade Unrated Not Impaired Impaired Total Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Dimiliki hingga jatuh tempo
Ef ek-ef ek 152.493 34.827 - - - - 187.320 Tersedia untuk dijual
Ef ek-ef ek 20.100 - - - - - 20.100 Diperdagangkan
Ef ek-ef ek - 289.945 - 15.279 - - 305.224 Pinjaman yang diberikan
dan piutang
Kas - - - 108.309 - - 108.309
Giro pada Bank Indonesia - - - 224.258 - - 224.258 Giro pada bank lain - - - 217.232 - - 217.232 Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain - - - 576.125 - - 576.125 Kredit 1.626.681 934.244 50.846 - 4.290 8.308 2.624.369
Tagihan akseptasi -
Ef ek y ang dibeli dengan janji
dijual kembali 164.860 164.860
Aset lain-lain - - - 85.484 - - 85.484
Jumlah 1.964.134 1.259.016 50.846 1.226.687 4.290 8.308 4.513.281 30 Sep 2017
Belum Jatuh Tempo dan Tidak Mengalami Penurunan Nilai/ Neither Past Due Nor Impaired
Telah Jatuh Tempo Tetapi Tidak
Mengalami
Kualitas Tidak Penurunan Nilai/ Mengalami Kualitas Tinggi/ Kualitas Sedang/ Rendah/ Dirating/ Past Due But Penurunan Nilai Jumlah/
High Grade Moderate Grade Low Grade Unrated Not Impaired Impaired Total Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Dimiliki hingga jatuh tempo
Ef ek-ef ek 212.620 49.707 - - - - 262.327 Tersedia untuk dijual
Ef ek-ef ek 19.724 - - - - - 19.724 Diperdagangkan
Ef ek-ef ek 336.075 255.070 - - - - 591.145 Pinjaman y ang diberikan
dan piutang
Kas - - - 85.627 - - 85.627
Giro pada Bank Indonesia - - - 195.739 - - 195.739 Giro pada bank lain - - - 227.946 - - 227.946 Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain - - - 259.931 - - 259.931 Kredit 2.140.892 164.956 99.528 - 4.028 16.609 2.426.013
Ef ek y ang dibeli dengan janji -
dijual kembali - - - - - - -
Aset lain-lain - - - 49.476 - - 49.476 Jumlah 2.709.311 469.733 99.528 818.719 4.028 16.609 4.117.928
31 Des 2016 Belum Jatuh Tempo dan Tidak Mengalami Penurunan Nilai/
Neither Past Due Nor Impaired
v. Analisa umur pinjaman dan piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Sep 2017 31 Des 2016 Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million < 30 hari 39 443 < 31-60 hari 117 3 < 61-90 hari 116 31 < 91-180 hari 637 776 > 180 hari 3.381 2.775 Jumlah 4.290 4.028
vi. Kredit direstruktur yang akan jatuh tempo atau mengalami penurunan nilai
Pembiayaan yang diberikan yang dinegosiasi ulang/direstrukturisasi adalah pembiayaan yang persyaratannya dinegosiasi ulang sehingga statusnya meningkat dari mengalami penurunan nilai atau telah jatuh tempo menjadi lancar atau baik selama tahun berjalan. Pembiayaan yang diberikan yang telah dinegosiasi ulang/direstrukturisasi dalam 9 bulan terakhir yang seharusnya telah jatuh tempo atau mengalami penurunan nilai sebesar Rp 27.582 juta pada tanggal 30 September 2017 dan Rp 8.485 juta pada tanggal 31 Desember 2016.
Analisa umur pinjaman yang mengalami penurunan nilai secara individual adalah sebagai berikut:
30 Sep 2017 31 Des 2016 Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Jatuh tempo - 1.055 < 1 tahun 1.250 -> 1 - 2 tahun - -> 2 - 5 tahun 4.842 -> 5 tahun 2.216 11.892 Jumlah 8.308 12.947 vii. Agunan
Dalam rangka mitigasi risiko kredit, salah satu bentuk upaya yang dilakukan Bank adalah dengan meminta nasabah memberikan agunan yang akan digunakan sebagai jaminan atas pelunasan fasilitas kredit yang telah diberikan oleh Bank jika nasabah mengalami kesulitan keuangan yang menyebabkan nasabah tidak dapat melunasi kewajibannya kepada Bank.
Agunan yang digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit oleh nasabah adalah sebagai berikut: Deposito berjangka, rekening tabungan, dan deposito angsuran
Standby L/C Piutang
Tanah dan bangunan Kendaraan bermotor Pesawat udara Kapal laut
Mesin dan peralatan Persediaan
Asuransi kredit
Garansi perusahaan atau garansi perorangan
Prosedur penilaian jaminan untuk tanah dan bangunan, kendaraan maupun mesin dan peralatan menggunakan pihak ketiga sebagai penilai independen dan akan dinilai kembali secara berkala setiap 2 tahun sekali untuk jenis kredit non-angsuran dan saat kredit telah mencapai setengah (50%) dari periode kredit untuk jenis kredit angsuran.
Berikut adalah portofolio kredit yang dimiliki Bank beserta agunan yang menjadi jaminannya dengan pengelompokan berdasarkan jenis kredit yang diberikan:
Garansi Bank/
Bank GuaranteeLoan Jumlah/Total Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Eksposur Kredit 1.608.331 370.646 645.391 29.933 2.654.301 Nilai Jaminan 4.307.526 195.260 2.007.561 29.933 6.540.280 Eksposur jumlah kredit tanpa jaminan - 265.352 427 - 265.779 Bagian tanpa jaminan dari eksposur kredit (%) 0,00% 71,59% 0,07% 0,00% 10,01% Agunan
Deposito berjangka, rekening tabungan,
dan deposito angsuran 83.970 2.205 3.196 24.397 113.768 Standby L/C 1 - - - 1 Piutang 1.676.292 318 290.571 - 1.967.181 Tanah dan/atau bangunan 1.554.792 147.587 1.645.051 5.536 3.352.966 Kendaraan bermotor 18.951 8.221 22.281 - 49.453 Pesawat udara 40.250 - 39.184 - 79.434 Mesin dan peralatan 810.112 - 7.258 - 817.370 Persediaan 123.131 - - - 123.131 Asuransi Kredit 26 36.930 20 - 36.976 Lainnya - - - - -Jumlah 4.307.525 195.261 2.007.561 29.933 6.540.280 30 Sep 2017 Kredit modal kerja/Working capital loans Kredit konsumsi/ Consumer loans Kredit investasi/ Investment loans Garansi Bank/
Bank GuaranteeLoan Jumlah/Total
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million
Eksposur Kredit 1.557.582 350.475 517.956 46.085 2.472.098
Nilai Jaminan 3.261.478 261.292 1.157.322 22.623 4.702.715
Eksposur jumlah kredit tanpa jaminan 273.031 174.820 83.197 23.462 554.510
Bagian tanpa jaminan dari eksposur kredit (%) 17,53% 49,88% 16,06% 50,91% 22,43%
Agunan
Deposito berjangka, rekening tabungan,
dan deposito angsuran 96.976 3.117 1.552 22.623 124.268
Piutang 1.173.992 100 102.030 - 1.276.122
Tanah dan/atau bangunan 1.011.712 166.181 823.963 - 2.001.856
Kendaraan bermotor 21.894 15.710 28.687 - 66.291
Pesawat udara - - 39.184 - 39.184
Mesin dan peralatan 652.096 - 12.675 - 664.771
Persediaan 127.131 - - - 127.131 Asuransi Kredit 93 74.561 60 - 74.714 Lainnya 177.584 1.623 149.171 - 328.378 Jumlah 3.261.478 261.292 1.157.322 22.623 4.702.715 31 Des 2016 Kredit modal kerja/Working capital loans Kredit konsumsi/ Consumer loans Kredit investasi/ Investment loans
*) Bank tidak mengungkapkan jaminan yang diterima dalam bentuk garansi perusahaan maupun garansi perorangan mengingat nilainya yang tidak dapat diukur.
Risiko Likuiditas
Manajemen Risiko Likuiditas
Pedoman dan kebijakan merupakan hal yang sangat penting dalam hal penerapan manajemen risiko, oleh karenanya Bank selalu melakukan review atas pedoman dan kebijakan yang berkaitan dengan likuiditas secara berkala minimal satu tahun sekali.
Direksi melakukan pengawasan manajemen likuiditas melalui rapat ALCO yang dilakukan setiap bulan. Selain itu sistem e-treasury juga membantu memberikan informasi likuiditas yang berguna untuk pemantauan secara harian. Kelebihan likuiditas Bank dialokasikan dalam bentuk investasi treasuri seperti obligasi pemerintah dan penempatan dana pada Bank Indonesia.
Komisaris melakukan pemantauan risiko melalui Komite Pemantau Risiko.
Penilaian Profil Risiko Likuiditas
Hasil penilaian risiko inheren atas risiko likuiditas Bank secara komposit seperti yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan(OJK) pada tanggal 30 September 2017 berada pada level Low to Moderate sedangkan untuk Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada tanggal 30 September 2017 berada pada level Satisfactory.
Bank mengukur dan memantau risiko likuiditas melalui analisis perbedaan jatuh tempo likuiditas dan rasio-rasio likuiditas. Salah satu rasio likuiditas adalah rasio dari aset likuid terhadap liabilitas likuid. Pada tanggal 30 September 2017 dan 31 Desember 2016, rasio likuiditas adalah sebagai berikut :
30 Sep 2017 31 Des 2016
Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million
Kas 108.309 85.627
Giro, SBI dan penempatan BI
lainny a 879.204 524.480
Obligasi Pemerintah 238.532 73.819
Giro dan penempatan pada bank lain dikurangi dengan simpanan
dari bank lain (11.999) (110.480)
Aset likuid bersih 1.214.046 573.446
Simpanan 2.912.939 2.728.099
Rasio 41,68% 21,02%
Analisa Jatuh Tempo untuk Liabilitas Keuangan
Pengelompokan jatuh tempo untuk liabilitas keuangan berdasarkan sisa jatuh tempo kontrak dari tanggal pelaporan. Untuk liabilitas keuangan dimana pihak lawan memiliki pilihan atas kapan liabilitas dibayarkan, liabilitas dialokasikan pada periode paling awal di mana Bank dapat disyaratkan untuk membayar.
Selanjutnya, liabilitas keuangan tingkat bunga mengambang menggunakan kurva suku bunga yang tersedia pada akhir periode pelaporan.
Tabel dibawah menunjukkan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Bank berdasarkan arus kas tidak terdiskonto pada tanggal 30 September 2017 dan 31 Desember 2016:
Lain-lain/ Others Sampai dengan 1 bulan/1 month or less > 1 bulan s/d 3 bulan/ > 1-3 months > 3 bulan s/d 12 bulan/ > 3-12 months > 1 tahun s/d 2 tahun/ > 1-2 years Jumlah/ Total
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million
Liabilitas keuangan Tanpa suku bunga:
Liabilitas segera - 3.024 - - - 3.024
Liabilitas lain-lain 13.896 - - - - 13.896
Suku bunga variabel:
Simpanan - 836.421 - - - 836.421
Simpanan dari
bank lain - 7.875 - - - 7.875
Suku bunga tetap:
Simpanan - 1.703.349 690.989 79.564 2.218 2.476.120
Simpanan dari
bank lain - 51.240 17.260 2.372 - 70.872
Sub jumlah 13.896 2.601.909 708.249 81.936 2.218 3.408.208
Liabilitas komitmen Fasilitas kredit kepada
nasabah yang belum
digunakan 387.528 - - - - 387.528 Liabilitas kontijensi Bank garansi - 4.004 - 24.428 1.500 29.932 Jumlah 401.424 2.605.913 708.249 106.364 3.718 3.825.668 30 Sep 2017 Lain-lain/ Others Sampai dengan 1 bulan/1 month or less > 1 bulan s/d 3 bulan/ > 1-3 months > 3 bulan s/d 12 bulan/ > 3-12 months > 1 tahun s/d 2 tahun/ > 1-2 years Jumlah/ Total
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million
Liabilitas keuangan Tanpa suku bunga:
Liabilitas segera - 7.332 - - - 7.332
Liabilitas lain-lain 2.020 10.268 - - - 12.288
Suku bunga variabel:
Simpanan - 711.763 - - - 711.763
Simpanan dari
bank lain - 4.475 - - - 4.475
Suku bunga tetap:
Simpanan - 1.514.601 381.816 126.439 102 2.022.958
Simpanan dari
bank lain - 230.497 146.088 1.013 - 377.598
Sub jumlah 2.020 2.478.936 527.904 127.452 102 3.136.414
Liabilitas komitmen Fasilitas kredit kepada
nasabah yang belum
digunakan 280.476 - - - - 280.476
Liabilitas kontijensi
Bank garansi - 15.652 17.433 13.000 - 46.085
Jumlah 282.496 2.494.588 545.337 140.452 102 3.462.975
31 Des 2016
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan Bank pada tanggal 30 September 2017 dan 31 Desember 2016, berdasarkan jangka waktu yang tersisa sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan asumsi perilaku (behavior assumptions):
> 1 bulan > 3 bulan > 1 tahun > 2 tahun
s/d s/d s/d s/d
Sampai dengan 3 bulan/ 12 bulan/ 2 tahun/ 5 tahun/
Lain-lain/ 1 bulan/1 month > 1 - > 3 - > 1 - > 2 - > 5 tahun/ Jumlah/ Others or less 3 months 12 months 2 years 5 years > 5 years Total Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Aset keuangan
Tanpa suku bunga:
Kas - 108.309 - - - - - 108.309 Giro pada Bank Indonesia - 224.258 - - - - - 224.258 Aset lain-lain - bersih 26.460 22.749 - - - - - 49.209 Suku bunga variabel:
Giro pada bank lain - 217.232 - - - - - 217.232 Efek-efek - - - - - - - -Kredit - 91.350 173.714 872.800 297.739 591.948 285.613 2.313.164 Suku bunga tetap:
Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain - 576.125 - - - - - 576.125 Efek-efek - 60.222 10.011 68.744 10.050 305.147 58.469 512.643 Kredit - 1.326 1.491 24.113 74.145 205.826 4.303 311.204 Jumlah aset keuangan 26.460 1.301.571 185.216 965.657 381.934 1.102.921 348.385 4.312.144 Liabilitas keuangan
Tanpa suku bunga:
Liabilitas segera - 3.024 - - - - - 3.024 Liabilitas lain-lain 13.896 - - - - - - 13.896 Suku bunga variabel:
Simpanan - 834.562 - - - - - 834.562 Simpanan dari bank lain - 7.858 - - - - - 7.858 Suku bunga tetap:
Simpanan - 1.699.564 686.402 77.493 2.105 - - 2.465.564 Simpanan dari bank lain - 51.126 17.145 2.310 - - - 70.581 Jumlah liabilitas keuangan 13.896 2.596.134 703.547 79.803 2.105 - - 3.395.485 Selisih 12.564 (1.294.563) (518.331) 885.854 379.829 1.102.921 348.385 916.659
30-Sep-17
> 1 bulan > 3 bulan > 1 tahun > 2 tahun
s/d s/d s/d s/d
Sampai dengan 3 bulan/ 12 bulan/ 2 tahun/ 5 tahun/
Lain-lain/ 1 bulan/1 month > 1 - > 3 - > 1 - > 2 - > 5 tahun/ Jumlah/ Others or less 3 months 12 months 2 years 5 years > 5 years Total Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Rp Million Aset keuangan
Tanpa suku bunga:
Kas - 85.627 - - - - - 85.627
Giro pada Bank Indonesia - 195.739 - - - - - 195.739 Aset lain-lain - bersih 23.697 25.779 - - - - - 49.476 Suku bunga variabel:
Giro pada bank lain - 227.946 - - - - - 227.946 Kredit - 46.994 87.408 879.594 195.829 683.672 255.843 2.149.340 Suku bunga tetap:
Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain - 259.931 - - - - - 259.931 Efek-efek - 29.976 74.211 74.657 19.569 600.964 73.819 873.196 Kredit - 950 1.893 20.208 84.292 169.330 - 276.673 Jumlah aset keuangan 23.697 872.942 163.512 974.459 299.690 1.453.966 329.662 4.117.928 Liabilitas keuangan
Tanpa suku bunga:
Liabilitas segera - 7.332 - - - - - 7.332 Liabilitas lain-lain 2.020 10.268 - - - - - 12.288 Suku bunga variabel:
Simpanan - 711.042 - - - - - 711.042
Simpanan dari bank lain - 4.470 - - - - - 4.470 Suku bunga tetap:
Simpanan - 1.510.356 380.446 126.153 102 - - 2.017.057 Simpanan dari bank lain - 227.801 145.145 1.010 - - - 373.956 Jumlah liabilitas keuangan 2.020 2.471.269 525.591 127.163 102 - - 3.126.145 Selisih 21.677 (1.598.327) (362.079) 847.296 299.588 1.453.966 329.662 991.783
Risiko Pasar
Manajemen Risiko Pasar
Satuan Kerja Treasuri sebagai risk taking unit melakukan pengendalian internal dengan melakukan transaksi treasuri dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan pedoman internal dan peraturan eksternal. SKMR (Risk Management Departement) melakukan monitoring terhadap PDN (Posisi Devisa Neto). Bank telah menggunakan sistem e-treasury yang memberikan informasi agar pengendalian risiko pasar menjadi lebih efisien dan efektif untuk mengendalikan risiko nilai tukar dan risiko suku bunga dan melengkapinya dengan Sistem Pemantauan Limit (Market Limit System). Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) melakukan internal audit di Departemen Treasuri untuk memastikan pengendalian internal terhadap risiko pasar.
Penilaian Profil Risiko Pasar
Hasil penilaian risiko inheren atas risiko pasar Bank secara komposit seperti yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 30 September 2017 berada pada level Low to Moderate sedangkan untuk Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada tanggal 30 September 2017 berada pada level Satisfactory
Risiko pasar dalam hal ini dibagi dalam dua bagian yaitu:
1. Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang timbul dari transaksi nilai tukar mata uang terhadap mata uang lainnya, baik dari posisi keuangan maupun dari sisi rekening administratif.
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 dan perubahannya, Peraturan Bank Indonesia No. 6/20/PBI/2004 tanggal 15 Juli 2004, No. 7/37/PBI/2005 tanggal 30 September 2005, No. 12/10/PBI/2010 tanggal 1 Juli 2010 dan No. 17/5/PBI/2015 tanggal 1 Juni 2015, bank diwajibkan untuk memelihara posisi devisa netonya setinggi-tingginya 20% dari modal. Berdasarkan pedoman Bank Indonesia, “posisi devisa neto” merupakan penjumlahan dari nilai absolut atas selisih bersih aset dan liabilitas untuk setiap mata uang asing dan selisih bersih tagihan dan liabilitas, berupa komitmen dan kontinjensi di rekening administratif, untuk setiap mata uang, yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah.
Untuk mengelola dan memitigasi risiko nilai tukar, batas maksimum posisi devisa neto (PDN) yang harus dipertahankan Bank adalah sebesar 20% dari total modal Bank sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. Sampai dengan 30 September 2017, rata-rata PDN Bank sebesar 1,42% dan PDN maksimum sebesar 3,15%.
Berikut adalah rincian Posisi Devisa Neto Bank:
Aset dan tagihan Liabilitas dan komitmen dan liabilitas
kontinjensi/ komitmen dan Assets, kontinjensi/Liabilities, commitment and commitment and
contingent contingent Bersih absolut/ Mata uang asing receivables liabilities Net absolute
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Rp Million Dollar Amerika Serikat 703.290 701.675 1.615
Euro 994 - 994 Dollar Australia 363 63 300 Dollar Singapura 601 3 598 Yen Jepang 35 - 35 Jumlah 705.283 701.741 3.542 Jumlah Modal *) 1.097.859
Persentase PDN terhadap modal 0,32%
Aset dan tagihan Liabilitas dan komitmen dan liabilitas
kontinjensi/ komitmen dan Assets, kontinjensi/Liabilities, commitment and commitment and
contingent contingent Bersih absolut/ Mata uang asing receivables liabilities Net absolute
Rp Juta/ Rp Juta/ Rp Juta/
Rp Million Rp Million Rp Million Dollar Amerika Serikat 656.524 690.054 33.530
Euro 0 - -Dollar Australia 158 3 155 Dollar Singapura 547 3 544 Yen Jepang 22 - 22 Jumlah 657.251 690.060 34.251 Jumlah Modal *) 1.062.410 Persentase PDN terhadap modal 3,22% 31 Des 2016 *) Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia, perhitungan persentase PDN terhadap modal menggunakan modal bulan sebelumnya. Batas nilai (absolut) Posisi Devisa Neto yang diperkenankan dengan menggunakan modal akhir tahun pada tanggal 30 September 2017 dan 31 Desember 2016 masing-masing sebesar Rp 219.572 juta dan Rp 213.776 juta. Posisi Devisa Neto Bank tidak melampaui batas nilai (absolut) yang diperkenankan oleh Bank Indonesia. Persentase Posisi Devisa Neto terhadap modal pada tanggal 30 September 2017 dan 31
Desember 2016 masing-masing sebesar 0,32% dan 3,22%. Sensitivitas Nilai Tukar Analisa sensitivitas nilai tukar diukur dengan kemampuan kelebihan modal Bank untuk menyerap potensi kerugian dari nilai tukar yaitu membuat asumsi perubahan/fluktuasi nilai tukar yang berlawanan arah dengan masing-masing posisi nilai tukar. Fluktuasi nilai tukar dipilih yang lebih tinggi antara asumsi fluktuasi masing-masing nilai tukar sebesar 10% atau fluktuasi berdasarkan data historis selama setahun ke belakang. Pada 30 September 2017 dan 31 Desember 2016, kelebihan modal Bank mampu menutup risiko nilai tukar masing-masing sebesar 2.857 kali dan 289,34 kali. Hal ini disebabkan karena posisi devisa neto Bank yang rendah sedangkan kelebihan modal Bank yang tinggi, sehingga manajemen percaya bahwa Bank dinilai tidak rentan terhadap