SKRINING PENDAHULUAN
4. Dari manakah Anda memperoleh informasi terkait obat tersebut? (jawaban
3. Dimanakah Anda memperoleh obat tersebut? (jawaban boleh lebih dari 1) a. Apotek
b. Toko obat c. Warung terdekat d. Lain-lain : (sebutkan)
4. Dari manakah Anda memperoleh informasi terkait obat tersebut? (jawaban
boleh lebih dari 1)
a. Keluarga b. Tetangga c. Iklan d. Media sosial e. Lain-lain : (sebutkan)
38 Lampiran 8
Kuisioner Penelitian
Tingkat Pengetahuan mengenai Swamedikasi Diare
Berilah tanda cek (√) pada kolom yang tersedia sesuai dengan pernyataan di bawah ini.
PERNYATAAN JAWABAN
BENAR SALAH
1. Pengobatan secara mandiri (swamedikasi) termasuk menggunakan obat-obatan sisa yang disimpan di rumah
2. Oralit merupakan obat diare yang dapat mengganti cairan tubuh yang keluar bersama tinja sehingga tidak terjadi dehidrasi
3. Apabila diare sudah berhenti, pemberian obat zinc boleh dihentikan walaupun kurang dari 10 hari 4. Keracunan makanan merupakan salah satu
penyebab diare
5. Sakit atau kejang pada perut tidak termasuk gejala diare
6. Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun terutama sesudah buang air besar, sesudah membuang tinja anak, serta sebelum menyiapkan makanan tidak termasuk pencegahan penyakit diare
7. Penderita diare harus segera dibawa ke dokter apabila terdapat darah atau lendir pada tinja
8. Diare tidak termasuk ketika seseorang mengalami buang air besar berupa air saja
9. Untuk anak usia 6-12 tahun, attapulgit diminum 1 tablet setiap sesudah buang air besar
10. Lingkungan yang kotor tidak akan menyebabkan diare
11. Menggunakan jamban yang bersih dan berfungsi baik tidak termasuk dalam pencegahan penyakit diare
12. Klinik merupakan salah satu tempat tujuan penderita diare jika mengalami buang air besar dengan darah atau lendir pada tinja
13. Pengobatan secara mandiri (swamedikasi) termasuk memperoleh obat dengan resep dokter 14. Diare merupakan suatu kondisi dimana seseorang
mengalami buang air besar dengan feses yang lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja
39
15. Obat kombinasi kaolin-pektin dapat mengurangi jumlah buang air besar, memadatkan tinja, dan menyerap racun pada penderita diare
16. Stress karena ujian atau akan bepergian dapat menyebabkan diare
17. Salah satu gejala diare adalah ketika seseorang mengalami buang air besar dengan kotoran atau feses berupa padat
18. Ketersediaan air bersih yang cukup dapat membantu mencegah terjadinya diare
19. Diare yang disertai demam, muntah dan rasa sakit yang tidak tertahankan pada bagian perut dapat ditangani dengan pengobatan mandiri tanpa perlu dibawa ke dokter
20. Pengobatan secara mandiri (swamedikasi) merupakan suatu upaya masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri
21. Diare merupakan kondisi saat seseorang mengalami buang air besar satu kali dalam sehari
22. Pemberian obat zinc tidak dianjurkan dalam pengobatan diare akut
23. Diare tanpa dehidrasi yang dialami pada anak berusia di atas 5 tahun dapat diberikan oralit 1 gelas setiap kali anak diare
24. Terbatasnya ketersediaan air bersih bukan merupakan penyebab diare
25. Sampah yang tidak dikelola dengan baik merupakan salah satu penyebab diare
26. Apabila diare terjadi lebih dari 48 jam secara terus menerus maka penderita diare belum perlu untuk dibawa ke dokter
27. Buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari merupakan salah satu gejala diare
40 Lampiran 9
41 Lampiran 10
Nilai uji reliabilitas
Case Processing Summary
N %
Cases
Valid 30 100.0
Excludeda 0 .0
Total 30 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .680 28
42 Lampiran 11
43
44 Lampiran 12
Data Karakteristik dan Nilai Pretest, Posttest Responden Penelitian Usia Pendidikan Pekerjaan Pre Post 1 Post 2
29 SMP WS 22 25 27 45 SD Petani 18 23 24 32 SD Petani 18 14 19 34 SMP IRT 20 26 25 44 SMP Petani 23 25 25 39 SMA IRT 19 15 15 35 SD IRT 21 19 22 50 SMA Petani 18 23 26 32 SD IRT 15 23 23 44 SMP IRT 17 14 15 44 SMP Petani 22 25 25 24 S1 PNS 22 22 21 28 S1 PNS 22 20 18 25 SMA WS 22 24 25 34 S1 PNS 22 24 26 34 SMP IRT 18 23 26 49 SMP Petani 20 22 23 41 SD Petani 22 25 25 38 S1 WS 21 24 25 30 SMP IRT 17 19 21 45 SD Petani 22 27 26 40 SD Petani 22 26 26 46 SMP WS 14 25 26 45 SMA WS 22 25 27 49 SD IRT 18 27 26 34 SMP Petani 17 25 26 32 SMP IRT 18 25 17 64 S1 PNS 23 20 23 54 S1 PNS 24 26 25 50 S1 IRT 22 24 24 41 S1 IRT 23 26 26 45 SD IRT 21 23 22 51 S1 IRT 22 22 23 53 S1 IRT 20 21 20 41 SMP WS 22 24 27 33 SMA WS 25 22 13 39 SMP WS 16 23 17 Rata-rata 20,27 22,86 22,97
45 Lampiran 13
Hasil Uji Normalitas
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Pretest .231 37 .000 .919 37 .010
Posttest1 .192 37 .001 .854 37 .000
Posttest2 .217 37 .000 .850 37 .000
a. Lilliefors Significance Correction
Lampiran 14
Hasil Uji Wilcoxon pada Data Total
Test Statisticsa Posttest1 - Pretest Posttest2 - Posttest1 Posttest2 - Pretest Z -3.361b -1.310b -3.639b
Asymp. Sig. (2-tailed) .001 .190 .000
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
Lampiran 15
Hasil Uji Wilcoxon pada Data Perdimensi Dimensi 1 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -1.301b -2.183b -2.822b
Asymp. Sig. (2-tailed) .193 .029 .005
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
46 Dimensi 2 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -.915b -.325c -.546b
Asymp. Sig. (2-tailed) .360 .745 .585
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks. c. Based on positive ranks.
Dimensi 3 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -.347b -.258b -.428b
Asymp. Sig. (2-tailed) .729 .796 .669
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
Dimensi 4 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -2.274b -1.072b -3.006b
Asymp. Sig. (2-tailed) .023 .284 .003
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
47 Dimensi 5 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -4.054b -.577b -4.099b
Asymp. Sig. (2-tailed) .000 .564 .000
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
Dimensi 6 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -1.720b -1.213b -2.742b
Asymp. Sig. (2-tailed) .085 .225 .006
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
Dimensi 7 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -1.714b -.632b -1.985b
Asymp. Sig. (2-tailed) .086 .527 .047
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
Dimensi 8 Test Statisticsa Posttest 1 - Pretest Posttest 2 - Posttest 1 Posttest 2 - Pretest Z -.171b -2.138b -2.324b
Asymp. Sig. (2-tailed) .864 .033 .020
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on negative ranks.
48 Lampiran 16
49
50
51
52
53 Lampiran 17
Leaflet (bagian depan)
54 Lampiran 18
55
Penulis skripsi berujudul “Pengaruh Penyuluhan Obat Swamedikasi Diare untuk Anak Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu-ibu di Desa Tegal Ombo, Way Bungur, Lampung Timur” dengan nama lengkap Monika Gita Kurniasih, merupakan anak keempat dari empat bersaudara dari pasangan Suwarno dan Murniningsih. Penulis dilahirkan di Tanjung Kesuma, pada 23 September 1997. Pendidikan formal yang telah ditempuh penulis, yaitu TK PKK Tegal Ombo (2001-2003), tingkat Sekolah Dasar di SD Negeri 2 Tegal Ombo (2003-2009), tingkat Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Purbolinggo (2009-2012), dan tingkat Sekolah Menengah Atas di SMA Yos Sudarso Metro (2012-2015). Penulis kemudian melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tahun 2015.
Selama menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, penulis aktif berorganisasi, yakni menjadi anggota aktif Paduan Suara Veronika selama periode 2016. Selain aktif dalam organisasi, penulis juga aktif berperan dalam berbagai kepanitiaan, yaitu sebagai koordinator divisi Pendaftaran pada kepanitiaan Pharmalympic (2017), penulis juga pernah menjadi anggota di beberapa kepanitiaan seperti anggota divisi Konsumsi dalam kepanitiaan Ekaristi Akhir Semester Gasal TA 2016/2017 dan Awal Semester Genap TA 2016/2017, anggota divisi Konsumsi dalam Kegiatan Donor Darah JMKI 2017, anggota divisi Pendaftaran dalam acara Pharmacy Badminton Tournament 2016. Penulis juga pernah menjadi Volunteer dalam acara Future Pharmacist in Action #2 (FACTION#2) 2017.