• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Pustaka

1.4. Manfaat Penelitian

Ada tiga manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini yaitu bagipemerintah daerah, akademisi dan peneliti.

1. Bagi Pemerintah Daerah

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagiPemerintah Kabupaten Karo dalam mengambil kebijakan-kebijakan yangberkaitan dengan penyusunan anggaran yang dapat meningkatkan kinerjaaparat Pemerintah Daerah didalam instansi-instansi yang berada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

2. Bagi Akademisi

Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan acuan untukmelakukan penelitian-penelitian selanjutnya, khususnya penelitian mengenaipengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja aparat pemerintah daerah. 3. Bagi Peneliti

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan dan memperluas pengetahuanserta wawasan mengenai partisipasi penyusunan anggaran dan pengaruhnyaterhadap kinerja aparat pemerintah daerah, serta komitmen organisasi dan budaya organisasi yang menjadi variabel moderatingnya.

ABSTRAK

Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah dengan Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi

Sebagai Variabel Moderasi di Kabupaten Karo

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja aparat pemerintah. komitmen organisasi dan budaya organisasi digunakan sebagai variabel yang memperkuat ataupun memperlemah hubungan partisipasi penyusunan anggaran dengan kinerja aparat pemerintah daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan karena adanya inkonsistensi dari penelitian-penelitian sebelumnya.

Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive samplingdan diperoleh sampel sebanyak 41 responden dari 41 SKPD Kabupaten Karo.Penelitian ini dilakukan pada tahun 2015 dan menggunakan data primer yangdiperoleh dengan cara membagikan kuisioner. Kuisioner kinerja aparat pemerintah daerahdiadopsi darikuesioner yang digunakandan dikembangkan oleh Tsui, Anne S., Jone L. Pearce dan Lyman W. Porter (1997), kuisioner Partisipasi Penyusunan Anggaran diadopsi dari kuisioner yang dikembangkan oaleh Milani (1975. Kuisioner komitmen organisasi diadopsi dari kuisioner yang dikembangkan oleh Mowday (1979) dan kuisioner budaya organisasi diadopsi dari kuisioner yang dikembangkan oleh Hofstede, Geert, Michael Harris Bond dan Chung-Leung Luk, (1993). Keempat penelitian tersebut membahas mengenai kinerjaaparat sektor publik. Sedangkan original research yang digunakan sebagai acuanutama adalah penelitian Solikhun Arifin (2012). Proses analisis datayangdilakukan adalah uji kualitas data, diikuti dengan uji asumsi klasik, uji hipotesis dan yang terakhir adalah metode pengujian interaksi (moderasi). Pengujian dalam penelitian inimenggunakan software SPSS versi 17 for windows

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Penyusun Anggaran berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah. Keikutsertaan parapegawai dalam proses penyusunan anggaran, maka mereka juga merasabertanggung jawab atas keberhasilan program yang sebelumnya telah dibahasbersama tersebut. Dalam penelitian ini juga terdapat faktor-faktor yang bersifat situasional yaitu komitmen organisasi dan budaya organisasi. Dalam penelitiaan ini interaksi antara komitmen organisasi dan budaya organisasi dengan partisipasi penyusunan anggaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja aparat pemerintah daerah Kabupaten Karo. Hal ini membuktikan adanya faktor-faktor lain yang lebih mendukung dan berpengaruh lebih besar untuk meningkatkan Kinerja aparat pemerintah daerah di Kabupaten Karo.

Kata Kunci : Partisipasi penyusunan anggaran, kinerja aparat pemerintah daerah, komitmen organisasi, budaya organisasi

ABSTRACT

The Effect of Budget Participation Toward Performance of Local Government with Organizational Commitment and Organizational Culture As A Moderating

Variable In Kabupaten Karo

This study aims to analyze whether participation budget significantlyaffect employee performance, but it also aims to determine whether situationalfactors such as organizational commitment, organizational culture can affect the relationship between budgetary participation on employee performance. Because of there are differences between this study with previous research so the researcher did this research again.

The sampling method used is purposive sampling and obtained a sample of 41 respondents from 41 SKPD Karo. This study was conducted in 2015 and uses primary data obtained by distributing questionnaires. Questionnaires performance daerahdiadopsi government officials from questionnaires used and developed by Tsui, Anne S., Jone L. Pearce and Lyman W. Porter (1997), Budgetary Participation questionnaire adapted from the questionnaire developed oaleh Milani (1975 questionnaire adapted from the organizational commitment questionnaire developed by Mowday (1979) and a questionnaire of organizational culture adopted from the questionnaire developed by Hofstede, Geert, Michael Harris Bond and Chung-Leung Luk, (1993). All four of these studies discuss the performance of officials public sector. While the original research used as the main reference is the study Solikhun Arifin (2012). The process of data analysis does is the quality of the test data, followed by the classic assumption test, test hypotheses, and the latter is a method of testing the interaction (moderation). Testing in this study using SPSS version 17 for windows

The results showed that the participation of composer budget significantly affect the performance of Local Government Officers. The participation of employees in the budgeting process, then they also feel responsible for the success of the previous program has been discussed with them. In this research, there are also factors that are situational organizational commitment and organizational culture. In this research, interaction between organizational commitment and organizational culture with the participation of budgeting does not significantly affect the performance of local government in Kabupaten Karo. This proves the existence of other factors that more support and greater influence to improve the performance of local government officials in Karo.

Keywords: Participation budgeting, performance of local government, organizational commitment, organizational culture

SKRIPSI

PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DENGAN KOMITMEN

ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI KABUPATEN KARO

OLEH

IMA ULINA BR PURBA 110503020

PROGRAM STUDI AKUNTANSI DEPARTEMEN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi saya yang berjudul “Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintahan Daerah dengan Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi Sebagai Variabel Moderasi di Kabupaten Karo” adalah benar hasil karya tulis saya sendiri yang disusun sebagai tugas akademik guna menyelesaikan beban akademik pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.

Bagian atau data tertentu yang saya peroleh dari perusahaan atau lembaga, dan/ atau saya kutip dari hasil karya orang lain telah mendapat izin, dan/ atau dituliskan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan ilmiah.

Apabila kemudian hari ditemukan adanya kecurangan dan plagiat dalam skripsi ini, saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Medan, Agustus 2015 Yang Membuat Pernyataan

NIM. 110503020 Ima Ulina Br Purba

ABSTRAK

Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah dengan Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi

Sebagai Variabel Moderasi di Kabupaten Karo

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja aparat pemerintah. komitmen organisasi dan budaya organisasi digunakan sebagai variabel yang memperkuat ataupun memperlemah hubungan partisipasi penyusunan anggaran dengan kinerja aparat pemerintah daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan karena adanya inkonsistensi dari penelitian-penelitian sebelumnya.

Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive samplingdan diperoleh sampel sebanyak 41 responden dari 41 SKPD Kabupaten Karo.Penelitian ini dilakukan pada tahun 2015 dan menggunakan data primer yangdiperoleh dengan cara membagikan kuisioner. Kuisioner kinerja aparat pemerintah daerahdiadopsi darikuesioner yang digunakandan dikembangkan oleh Tsui, Anne S., Jone L. Pearce dan Lyman W. Porter (1997), kuisioner Partisipasi Penyusunan Anggaran diadopsi dari kuisioner yang dikembangkan oaleh Milani (1975. Kuisioner komitmen organisasi diadopsi dari kuisioner yang dikembangkan oleh Mowday (1979) dan kuisioner budaya organisasi diadopsi dari kuisioner yang dikembangkan oleh Hofstede, Geert, Michael Harris Bond dan Chung-Leung Luk, (1993). Keempat penelitian tersebut membahas mengenai kinerjaaparat sektor publik. Sedangkan original research yang digunakan sebagai acuanutama adalah penelitian Solikhun Arifin (2012). Proses analisis datayangdilakukan adalah uji kualitas data, diikuti dengan uji asumsi klasik, uji hipotesis dan yang terakhir adalah metode pengujian interaksi (moderasi). Pengujian dalam penelitian inimenggunakan software SPSS versi 17 for windows

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Penyusun Anggaran berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah. Keikutsertaan parapegawai dalam proses penyusunan anggaran, maka mereka juga merasabertanggung jawab atas keberhasilan program yang sebelumnya telah dibahasbersama tersebut. Dalam penelitian ini juga terdapat faktor-faktor yang bersifat situasional yaitu komitmen organisasi dan budaya organisasi. Dalam penelitiaan ini interaksi antara komitmen organisasi dan budaya organisasi dengan partisipasi penyusunan anggaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja aparat pemerintah daerah Kabupaten Karo. Hal ini membuktikan adanya faktor-faktor lain yang lebih mendukung dan berpengaruh lebih besar untuk meningkatkan Kinerja aparat pemerintah daerah di Kabupaten Karo.

Kata Kunci : Partisipasi penyusunan anggaran, kinerja aparat pemerintah daerah, komitmen organisasi, budaya organisasi

ABSTRACT

The Effect of Budget Participation Toward Performance of Local Government with Organizational Commitment and Organizational Culture As A Moderating

Variable In Kabupaten Karo

This study aims to analyze whether participation budget significantlyaffect employee performance, but it also aims to determine whether situationalfactors such as organizational commitment, organizational culture can affect the relationship between budgetary participation on employee performance. Because of there are differences between this study with previous research so the researcher did this research again.

The sampling method used is purposive sampling and obtained a sample of 41 respondents from 41 SKPD Karo. This study was conducted in 2015 and uses primary data obtained by distributing questionnaires. Questionnaires performance daerahdiadopsi government officials from questionnaires used and developed by Tsui, Anne S., Jone L. Pearce and Lyman W. Porter (1997), Budgetary Participation questionnaire adapted from the questionnaire developed oaleh Milani (1975 questionnaire adapted from the organizational commitment questionnaire developed by Mowday (1979) and a questionnaire of organizational culture adopted from the questionnaire developed by Hofstede, Geert, Michael Harris Bond and Chung-Leung Luk, (1993). All four of these studies discuss the performance of officials public sector. While the original research used as the main reference is the study Solikhun Arifin (2012). The process of data analysis does is the quality of the test data, followed by the classic assumption test, test hypotheses, and the latter is a method of testing the interaction (moderation). Testing in this study using SPSS version 17 for windows

The results showed that the participation of composer budget significantly affect the performance of Local Government Officers. The participation of employees in the budgeting process, then they also feel responsible for the success of the previous program has been discussed with them. In this research, there are also factors that are situational organizational commitment and organizational culture. In this research, interaction between organizational commitment and organizational culture with the participation of budgeting does not significantly affect the performance of local government in Kabupaten Karo. This proves the existence of other factors that more support and greater influence to improve the performance of local government officials in Karo.

Keywords: Participation budgeting, performance of local government, organizational commitment, organizational culture

Dokumen terkait