• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUNDANG-UNDANGAN DI BIDANG PASAR MODAL

D. Manfaat Penulisan

1. Manfaat Teoritis

Diharapkan dari skripsi ini mampu memberikan sumbangan konsep teoritis dalam pengembangan ilmu pengetahuan pasar modal khususnya dalam bidang reksa dana Kontrak Investasi Kolektif dan Reksa Dana Penyertaan Terbatas. Skripsi ini diharapkan juga dapat dijadikan bahan referensi bagi pihak-pihak terkait dalam bidang reksa dana Kontrak Investasi Kolektif dan Reksa Dana Penyertaan Terbatas.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Akademisi

Diharapkan dapat memberikan konstribusi dalam memperkaya referensi kepustakaan bagi akademisi dan diharapkan dapat menambah wawasan bagi para pembacanya.

b. Bagi Penulis

Diharapkan penulisan skripsi ini menambah wawasan penulis mengenai perlindungan terhadap investor dalam Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas.

c. Bagi Investor

Diharapkan penulisan skripsi ini dapat memberikan informasi kepada calon investor yang akan berinvestasi reksa dana ini dan juga investor yang telah berinvestasi di reksa dana ini, sehingga investor dapat mengetahui perlindungan hukum seperti apa yang investor dapatkan dalam investasi Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas.

d. Bagi Manajer Investasi

Diharapkan dapat memberikan informasi kepada manajer investasi dalam pengurusan Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas, guna untuk melindungi investornya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

e. Profesi Penunjang lainnya

Diharapkan dapat meberikan informasi mengenai Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas kepada profesi penunjang lainnya, baik itu peraturan hukum yang berlaku dan ketentuan- ketentuan yang harus dipatuhi bagi profesi penunjang lainnya.

f. Bagi Penulis selanjutnya

Diharapkan hasil dari skripsi ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi dan referensi bagi penulis berikutnya yang juga membahas tentang reksa dana.

E. Keaslian Penulisan

Skripsi ini berjudul “ Tinjauan Yuridis Terhadap Perlindungan Hukum Investor Dalam Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif

Penyertaan Terbatas” penulis terlebih dahulu melakukan penelusuran terhadap

berbagai judul skripsi yang tercatat di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara .

Setelah dilakukan berbagai penelusuran mengenai judul skripsi, dari perpustakaan ataupun media eletronik. Maka penulis tertarik membahas tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas yaitu Pembahasan mengenai Perlindungan Investornya. Setelah itu dilakukan

pemeriksaan pada perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara yang dilampirkan pada tanggal 7 Oktober 2013 membuktikan bahwa judul ini belum ada atau belum terdapat di perpustakaan Universitas Sumatera Utara.

Penulis juga menelusuri judul karya ilmiah melalui media internet, dan sepanjang penelusuran yang dilakukan, belum ada peneliti lain yang pernah mengangkat topik tersebut. Sekalipun ada, hal itu adalah diluar sepengetahuan penulis dan tentu saja substansinya berbeda dengan subtansi dalam skripsi ini.

Adapun beberapa judul yang memiliki sedikit kesamaan dengan penulisan skripsi ini antara lain :

1. Perlindungan Hukum Terhadap Investor Dalam Reksa Dana Berbentuk Perseroan ( Disusun oleh Gading Satria Nainggolan 070200224 ) Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

Yang membedakan skripsi ini dengan skripsi yang sudah ada, yang membahas tentang reksa dana, skripsi ini membahas perlindungan investor reksa dana Kontrak Investasi Kolektif dan juga membahas reksa dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas.

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini murni hasil pemikiran penulis yang didasarkan pada pengertian-pengertian, teori-teori dan aturan hukum yang diperoleh melalui referensi media cetak maupun media eletronik. Oleh karena itu, penulis menyatakan bahwa skripsi ini adalah karya asli dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

F. Tinjauan Kepustakaan

untuk mewujudkan tujuan-tujuan hukum, yakni keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum. Perlindungan hukum adalah suatu perlindungan yang diberikan kepada subyek hukum sesuai dengan aturan hukum, baik itu yang bersifat preventif (pencegahan) maupun dalam bentuk yang bersifat represif (pemaksaan), baik yang secara tertulis maupun tidak tertulis dalam rangka menegakkan peraturan hukum. 19

Menurut Hadjon, perlindungan hukum bagi rakyat meliputi dua hal, yakni: a. Pertama: Perlindungan hukum preventif, yakni bentuk perlindungan

hukum dimana kepada rakyat diberi kesempatan untuk mengajukan keberatan atau pendapatnya sebelum suatu keputusan pemerintah mendapat bentuk yang definitif;

b. Kedua: Perlindungan hukum represif, yakni bentuk perlindungan hukum di mana lebih ditujukan dalam penyelesian sengketa.20

Dalam khasanah pasar modal, bentuk perlindungan itu selain adanya kepastian hukum melalui UU atau peraturan –peraturan yang ada, juga berupa penyediaan informasi yang dibutuhkan oleh investor. Dalam kaitan inilah, maka sikap transparan emiten merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar lagi.

_______________________

19

Fitri Firdaus, perlindungan hukum, diambil dari dari http:// statushukum. com/perlindungan- hukum.html , diakses tanggal 14 juni 2012

20Ibid

Sejak November 1995, pasar modal Indonesia mengalami perubahan fundamental yang ditandai oleh pengesahan UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan berlaku efektif pada awal 1996. Dengan lahirnya UU Pasar

Modal ini diharapkan perlindungan terhadap investor dapat ditingkatkan, dan dengan sendirinya akan menciptakan kepercayaan masyarakat. 21

2. Investor Reksa Dana

Investor di pasar modal bisa diklasifikasikan dalam beberapa kelompok. Berdasarkan kelembagaan, dibedakan antara investor individu dengan institusi, dan berdasarkan status kewarganegaraan, dibedakan antara investor asing dengan investor lokal atau domestik.

Investor individual biasanya melakukan investasi dalam jumlah yang relatif kecil dan jangka pendek. Keputusan untuk membeli, menahan atau menjual efek banyak berdasarkan feeling dari pada hasil analisis terhadap perusahaan maupun analisis makro. Sedangkan investor institusional mendasarkan keputusan untuk membeli, menahan, atau menjual efek pada hasil analisa perusahaan dan kondisi makro ekonomi yang dilakukan secara terus menerus. Investasinya dilakukan dalam jumlah besar dan jangka panjang. Investor yang dimaksud dalam skripsi ini adalah perseorangan atau badan yang melakukan penanaman modal pada produk investasi atau efek reksa dana, dimana investor tersebut menggunakan jasa penitipan kustodian melalui perbankan untuk menitipkan dana investor tersebut dan dana itu dikelola oleh manajer investasi.22

__________________________________________ 21

I Putu Gede Ary Suta . Op.cit ,. Hal .91

22

Gading Satria Nainggolan, Skripsi : Perlindungan Hukum Terhadap Investor Dalam Reksa Dana Berbentuk Perseroan, ( Medan : Fakultas Universitas Sumatera Utara, 2010 ) , hal 12, diambil dari http://repository.usu.ac.id, diakses tanggal 3 Desember 2013.

3. Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif

Berdasarkan Pasal 1 angka ( 27 ) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk

menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya di investasikan dalam porto folio efek oleh Manajer Investasi.

Penjelasan Pasal 18 Ayat ( 1 ) Huruf b UUPM memberi pengertian Kontrak Investasi Kolektif ( KIK ) adalah kontrak antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang mengikat Unit Penyertaan di mana Manajer Investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan Bank Kustodian diberi wewenang untuk melaksanakan penitipan kolektif. 23

Dalam pengertian di atas, terdapat tiga unsur penting. Pertama, adanya dana dari masyarakat pemodal ( investor ). Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek. Ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi. Dana yang dikelola oleh manajer investasi tersebut merupakan milik bersama dari para pemodal, dan Manajer Investasi adalah pihak yang dipercayakan untuk mengelola atau menginvestasikan dana tersebut dalam reksa dana. 24

4. Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektiv Penyertaan Terbatas

Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) merupakan salah satu instrumental baru yang justru semakin bersinar namanya di tengah situasi krisis. Produk investasi kolektif ini sedikit berbeda dengan produk investasi reksadana biasa maupun terstruktur.Belum banyak yang mengenal reksa dana jenis ini, namun tidak menutup kemungkinan RDPT dapat menjadi instrument investasi

_________________________________

23Ibid 24

Gunawan Widjaja dan Almira Prajna Ramaniya . Op cit . hal 9

yang sangat menjanjikan.

Reksa dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas adalah sebuah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari pemodal profesional yang

selanjutnya diinvestasikan manajer investasi pada portofolio efek.25Disebut “ terbatas “ karena Reksa Dana Penyertaan Terbatas hanya ditawarkan kepada pemodal profesional dan dilarang dimiliki 50 pihak atau lebih.

Sama seperti reksadana yang berbentuk KIK, RDPT juga mengeluarkan unit penyertaan kolektif yang jumlahnya ditentukan di dalam KIK tersebut. Minimum Nilai Aktiva Bersih (NAB) awal yang ditetapkan adalah sebesar 5 milyar rupiah apabila dalam denominasi rupiah, atau 500 ribu US Dollar apabila dalam denominasi Dollar US, dan 500 ribu Euro apabila RDPT dikeluarkan dalam dominasi mata uang Euro.26

G. Metode Penelitian

Soejono Soekanto menyatakan bahwa, penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan analisa dan konstruksi yang dilaksanakan secara metodologis dan konsisten. Metodologis berarti sesuai dengan metode atau cara tertentu, sistematis berarti berdasarkan suatu sistem yang konsisten yang berarti tidak adanya hal-hal yang bertentangan dengan suatu karangan tertentu. 27 Dalam skripsi ini, metode yang dipakai adalah sebagai berikut :

________________________ 25

Peraturan Bapepam Nomor IV.C.5 tentang Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas .

26

Resti Febianti, Reksa Dana Penyertaan Terbatas, diakses dari http://blogresty. blogspot.com /2009/01/ reksa-dana-penyertaan-terbatas-rdpt.html, diakses pada tanggal 25 November 2013.

27

Ahmad alfin, media belajar sosiologi, diambil dar ohlog.com/sosiologi.cat4074.html, diakses 23 Desember 2013.

1. Jenis Penelitian

Jenis Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang dilakukan berdasarkan perundang-undangan .yang dalam hal ini, antara lain :

Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal, dan beberapa Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal ( Peraturan Bapepam ). Penelitian yuridis mengandung arti bahwa dalam meninjau dan menganalisa masalah dipergunakan data sekunder di bidang hukum, yang meliputi berbagai macam peraturan perundang-undangan, hasil karya ilmiah, hasil-hasil penelitian dan literatur-literatur ilmu hukum. Sedangkan normatif mengandung arti dalam meninjau dan menganalisa masalahnya dipergunakan pendekatan dengan menganalisa undang-undang.28

2. Jenis dan Sumber Data

Penelitian yuridis normatif menggunakan data sekunder sebagai data utama. Data Sekunder yang digunakan dalam skripsi ini adalah data yang diperoleh dari bahan-bahan hukum yang sudah tersedia, antara lain :

a. Bahan hukum primer, yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait, antara lain :

1). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal

2). Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal ( Peraturan BAPEPAM )

a). Peraturan Bapepam No. IV.B.1 tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

b). Peraturan Bapepam No. IV.B.2 tentang Pedoman Kontrak Reksa _____________________________________

28 Ibid

Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

c). Peraturan Bapepam No. IV.C.5 tentang Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas .

b. Bahan Hukum sekunder, berupa buku-buku yang berkaitan dengan judul skripsi, artikel-artikel, hasil-hasil penelitian, laporan-laporan dan sebagainya yang diperoleh baik melalui media cetak dan media eletronik c. Bahan hukum tertier, berupa petunjuk dan penjelasan terhadap hukum

primer dan bahan hukum sekunder, seperti kamus hukum, jurnal ilmiah, dan bahan-bahan hukum lain yang relevan dan bisa digunakan untuk melengkapi data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini .

3. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dari penulisan skripsi ini dilakukan dengan studi pustaka. Studi kepustakaan adalah suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dengan menelaah teori-teori, pendapat-pendapat, serta pokok pikiran yang terdapat dalam media cetak, khususnya buku-buku yang menunjang dan relevan dengan masalah yang dibahas dalam penelitian.29

4. Analisis Data

Pada penelitian hukum normative yang menelaah data sekunder maka biasa penyajian data dilakukan dengan analisanya. Metode analisis data yang dipergunakan adalah metode kualitatif, yaitu dengan :

a. Mengumpulkan bahan primer, sekunder, dan tertier yang relevan dengan permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini.

__________________________ 29

Jhonatan Sarwono, Pintar Menulis Karya Ilmiah, ( Yogyakarta : C.V ANDI OFFSET, 2008 ) hal.34-35

b. melakukan pemilihan terhadap bahan-bahan hukum relevan tersebut diatas agar sesuai dengan masing-masing permasalahan yang akan dibahas.

c. Mengolah dan menginterprestasikan data guna mendapatkan kesimpulan dari permasalahan.

d. Memaparkan kesimpulan, yang dalam hal ini adalah kesimpulan kualitatif, yaitu kesimpulan yang dituangkan dalam bentuk pernyataan dan tulisan .30

H. Sistematika Penulisan

Pembahasan dan penyajian suatu penelitian harus terdapat keteraturan agar terciptanya karya ilmiah yang baik. Skripsi ini terdiri dari beberapa bab yang saling berkaitan satu sama lain, karena isi dari skripsi ini bersifat berkesinambungan antara bab yang satu dengan bab yang lainnya.

Adapun sistematika penulisan yang terdapat dalam skripsi ini adalah sebagai berikut :

BAB I: PENDAHULUAN

Pada bab ini dikemukakan tentang Latar Belakang , Perumusan Masalah, Tujuan Penulisan, Manfaat Penulisan, Keasliaan Penulisan, Tinjauan Kepustakaan, Metode Penulisan dan Sistematika Penulisan, yang semuanya berkaitan dengan Tinjauan Yuridis Terhadap Perlindungan Hukum Investor Dalam Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas . __________________________

30

Gading Satria Nainggolan, Skripsi : Perlindungan Hukum Terhadap Investor Dalam Reksa Dana Berbentuk Perseroan, ( Medan : Fakultas Universitas Sumatera Utara, 2010 ) , hal 17- 18, diambil dari http://repository.usu.ac.id , yang dipotkan tanggal 25 April 2011, diakses tanggal 3 Desember 2013.

BAB II : PENGATURAN REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK

Dokumen terkait