• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV: GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

C. Marketplace

Gambar IV.3 Tampilan Web Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020) Traveloka mengedepankan kebutuhan masyarakat akan informasi khususnya mengenai tiket berbagai macam maskapai di Indonesia serta merupakan fasilitas untuk pembelian tiket secara online dari berbagai maskapai. Konsumen tidak perlu mencari harga tiket dari setiap maskapai penerbangan melalui agen perjalanan, menghubungi langsung customer service maskapai, atau membuka satu per satu situs dari setiap maskapai penerbangan. Traveloka melayani pemesanan tiket dari 17 maskapai diantaranya adalah Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air, Kalstar, Jetstar, dsb untuk lebih dari 5.769 rute di Asia-Pasifik. Traveloka 3 diluncurkan sebagai situs meta-search pada Oktober 2012 dan kini terus meningkatkan layanannya hingga mencakup pemesanan tiket secara langsung.

PT. Trinusa Travelindo mengkomunikasikan produknya yaitu melalui penayangan iklan di televisi dan sosial media. Pelaksanaan

periklanan melalui media televisi dan media sosial yang dilakukan oleh Traveloka yaitu dengan cara memberikan tampilan yang berbeda-beda pada setiap versinya sesuai dengan jenis tiket kemudian dikemas semenarik mungkin agar dapat menggambarkan kemudahan dalam sistem pembayaran tiket pesawat. Selain itu, Traveloka juga memberikan kemudahan cara pembayaran yang aman melalui ATM/transfer, kartu kredit, internet banking, sms banking, dan mobile banking.(Sumber:

www.Traveloka.com) D. Produk

1. Tiket Pesawat

Gambar IV.4

Tampilan Pembelian Tiket Pesawat Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020)

Pembelian tiket pesawat merupakan produk paling banyak di beli di Traveloka. Hal tersebut dikarenakan pesawat merupakan alat transportasi utama di Indonesia didukung bentuk geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan, pesawat menjadi opsi transportasi untuk mempersingkat waktu perjalanan. Traveloka melayani pemesanan tiket

dari 17 maskapai diantaranya adalah Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air, Kalstar, Jetstar untuk 5.769 rute di Asia-Pasifik

2. Transportasi Lain

Gambar IV.5

Layanan Transportasi di Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020) Selain pembelian tiket pesawat secara online, Traveloka juga menyediakan produk seperti pembelian tiket kereta api, pesawat + hotel, tiket bus & travel, rental mobil, antar jemput bandara, kereta bandara dan kereta Jepang.

3. Tempat Menginap

Gambar IV.6

Layanan Tempat Penginapan di Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020) Sesuai dengan misi perusahaan Traveloka yakni menjadi salah satu perusahaan biro perjalanan wisata terbaik di Indonesia maka Traveloka

menyediakan pembelian tempat penginapatan seperti Hotel, kamar Budget dan Villa dan Apartemen.

4. Tagihan dan Isi ulang

Gambar IV.7

Layanan Pembayaran Tagihan dan Isi ulang di Traveloka Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020) Perkembangan teknologi yang pesat ditandai dengan aktivitas manusia dapat dilakukan dengan mudah melalui teknologi dan Traveloka dapat mengikuti dengan baik dengan memberikan fitur dalam memudahkan manusia dalam melakukan pembayaran seperti pulsa & paket internet, kartu pas gabayar, PLN, BPJS Kesehatan, Telkom, PDAM, Voucher Game, Angsuran kredit, TV Kabel &

Internet, Kartu kredit dan PBB.

5. Metode Pembayaran

Gambar IV.8

Metode Pembayaran Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020) Setelah melakukan pemesanan tiket dan produk yang lain maka pembeli harus melakukan pembayaran, metode pembayaran yang ditawarkan oleh Traveloka mudah dan banyak pilihan sehingga pembeli dapat melakukan pembayaran sesuai dengan kemauannya. Pembayaran dapat dilakukan melalui Kartu Kredit, Bank Transfer, ATM, Alfamart, Indomaret, CIMB Clicks, BCA Klikpay, Mandiri Debit dan LirikAJA.

6. Kerjasama Perusahaan

Gambar IV.9

Kerjasama Traveloka dengan Maskapai

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020)

Bekerja sama dengan lebih dari 100 maskapai domestik dan internasional, Traveloka melayani lebih dari 200.000 rute penerbangan ke seluruh dunia Traveloka merupakan perusahaan pembelian tiket pesawat terbaik di Indonesia dan untuk meyakinkan konsumen dalam pembelian tiket pesawat maka tentunya Traveloka harus bekerjasama dengan berbagai maskpai dari Indonesia maupun luar Indonesia sehingga dengan adanya hubungan tersebut sehingga rute perjalanan yang ditawarkan lebih banyak dan Traveloka menjadi pilihan konsumen dalam melakukan pembelian tiket pesawat.

E. Pemasaran Traveloka 1. Harga

Gambar IV.10

Pilihan Maskapai dan Harga di Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020) Traveloka memberikan harga yang berbeda-beda kepada setiap pelanggan sesuai dengan pilihan maskapai, kelas pelayanan dan jadwal penerbangan. Proses pemesanan juga dapat dilakukan berbulan-bulan sebelum hari keberangkatan sehingga memberikan banyak pilihan

kepada para konsumen sesuai dengan harga yang diinginkan oleh konsumen. Banyaknya maskpai dan jadwal penerbangan tentunya menambah nilai jual terhadap Traveloka. Tampilan harga pada tampilan web Traveloka menampilkan lama perjalanan, informasi transit dan waktu penerbangan sehingga mempermudah konsumen melakukan pembelian.

2. Diskon

Gambar IV.11

Pilihan Diskon yang di tawarkan Traveloka

Sumber : https://www.traveloka.com/ (Diakses pada 18 Februari 2020)

Diskon merupakan salah satu hal yang banyak dicari pada saat berbelanja. Traveloka menyediakan promosi berupa diskon, seperti diskon pembelian tiket pesawat, paket liburan, dan potongan harga pemesanan hotel. Menurut Kusmono (2001: 374), defenisi promosi adalah usaha yang dilakukan pasar untuk mempengaruhi pihak lain agar berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran. Hal tersebut dilakukan Traveloka untuk menarik pembeli dan meningkatkan kepuasan konsumen Traveloka.

3. Promosi di Media Sosial a. Instagram

Gambar IV.12

Tampilan Sosial Media Instagram Traveloka Sumber : https://www.instagram.com/traveloka/?hl=id

(Diakses pada 18 Februari 2020)

Berdasarkan penelitian we are social, tercatat 80% orang Indonesia yang menggunakan media sosial Instagram. Ini artinya, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sekitar 120 juta orang sudah menggunakan Instagram. Hal ini membuktikan bahwa Traveloka mengikuti perkembangan dengan membuat akun Instagram sehingga para pengguna Instagram lain mudah mengakses mengenai informasi berupa promo, info perjalanan dan informasi lain mengenai Traveloka di Instagram. Traveloka memiliki berbagai akun Instagram seperti

@Traveloka (Traveloka Indonesia), @Travelokath (Traveloka Thailand), @Travelokamy (Traveloka Malaysia), @Travelokaph (Traveloka Philipina dan @Travelokavn (Traveloka Vietnam). (Sumber : www.wearesocial.com diakses pada 18 februari 2020)

b.Twitter

Gambar IV.13

Tampilan Sosial Media Twitter Traveloka

Sumber : https://twitter.com/traveloka (diakses pada 18 Februari 2020)

Traveloka memiliki 19,5 juta pengguna Twitter di Indonesia dari total 500 juta pengguna global. Twitter menjadi salah satu jejaring sosial paling besar di dunia. Traveloka memanfaatkan hal tersebut dengan memperkenalkan kepada pengguna Twitter bahwa Traveloka menyediakan jasa pembelian tiket pesawat dan memberikan informasi-informasi terbaru seperti paket perjalan dan potongan harga sehingga mudah di ketahui para pengguna Twitter. Traveloka memiliki akun twitter (@traveloka) dengan 105.000 pengikut.

C. Youtobe

Gambar IV.14

Tampilan Media Sosial Youtobe Traveloka

Sumber : https://www.youtube.com/channel/UC8CFZEHmg6ujiUyh RwrBZjg

(Diakses pada 18 Februari 2020)

Berdasarkan data We Are Social, tercatat 88% orang Indonesia yang menggunakan media sosial YouTube. Ini artinya, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sekitar 132 juta orang sudah menggunakan YouTube dan menjadi media nomor satu paling banyak digunakan di Indonesia. Hal tersebut dimaanfatkan Traveloka dengan membuat akun Youtobe sendiri dengan nama Traveloka dan memiliki pengikut sebesar 606.000 pengikut. Youtobe sebagai media Traveloka dalam melakukan promosi dan memperkenalkan wisata Indonesia dengan memberikan konten-konten tentang wisata-wisata di Indonesia sehingga konsumen tertarik membeli produk Traveloka. (Sumber : www.wearesocial.com diakses pada 18 Februari 2020).

66 BAB V

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dipaparkan mengenai karakteristik responden, analisis data dan pembahasan. Data yang diambil oleh peneliti berasal dari kuesioner yang dibagikan dan sudah diisi oleh konsumen Traveloka di wilayah Yogyakarta.

Responden yang mengisi kuesioner ini memiliki pengalaman lebih dari satu kali melakukan pembelian tiket pesawat secara online di Traveloka. Kuesioner dibagikan dan diisi pada bulan Februari sampai dengan Maret 2020.

Peneliti membuat kuesioner online dan dibagikan kepada konsumen menggunakan Google Form (

https://drive.google.com/open?id=1F1eW-kv-O4_UgmMvW9AvkDTCegvj-DvwFXydy3LJMQ). Peneliti menyebarkan kuesioner

melalui media sosial yaitu WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Responden yang telah mengisi kuesioner diharapkan untuk menyebarkan kuesioner kepada responden yang lain. Kuesioner telah diberikan kriteria untuk pengisian kuesioner untuk mendapatkan responden yang dibutuhkan peneliti. Responden yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 100 responden dan langkah selanjutnya akan dilakukan proses olah data.

Analisis data yang digunakan untuk penelitian dimulai dari Uji Validitas dan Uji Reliabilitas, analisis deskriptif, Uji Regresi Linier Berganda, Uji Asumsi Klasik dan Uji linier berganda. Dalam proses pengolahan data peneliti menggunakan software SPSS statistics 25 dan Microsoft Office Exel 2010.

A. Uji Instrumen Penelitian 1. Uji Validitas

Uji Validitas digunakan untuk mengukur valid tidaknya suatu kuesioner penelitian. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang hendak diukur/diinginkan. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti (Ridwan dan Sunarto, 2014:348). Dalam penelitian ini menggunakan α = 5% sehingga suatu instrumen dinyatakan valid jika rhitung > rtabel dengan taraf keyakinan 95%.

Uji validitas ini menggunakan 100 kuesioner yang telah diisi dan telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh peneliti. Pada uji validitas, kriteria suatu nilai dinyatakan valid apabila hasil rhitung >

rtabel. Diketahui N = 100 dan α = 1966 . Adapun hasil uji validitas sebagai berikut :

Tabel V. 1

Hasil Uji Validitas Variabel Pomosi

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020

Pernyataan r hitung r tabel Keterangan

1 0.607 0.196 VALID

2 0.675 0.196 VALID

3 0.490 0.196 VALID

4 0.467 0.196 VALID

5 0.660 0.196 VALID

6 0.559 0.196 VALID

7 0.428 0.196 VALID

Tabel V.2

Hasil Uji Validitas Variabel Harga

sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020 Tabel V.3

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020

Pernyataan r hitung r tabel Keterangan

1 0.489 0.196 VALID

Pernyataan r hitung r tabel Keterangan

1 0.554 0.196 VALID

Pernyataan r hitung r tabel Keterangan

1 0.569 0.196 VALID

Berdasarkan tabel V.1, V.2, V.3, V.4 menunjukkan bahwa sebanyak 28 penyataan memiliki signifikansi r hitung > r tabel, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh butir pernyataan dalam penelitian ini valid.

2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur sejauh mana instrumen dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Dalam uji ini tingkat konsistensi jawaban dari responden mencerminkan angket kuesioner tersebut baik dan dapat dipercaya. Metode yang digunakan dalam pengujian reliabilitas ini menggunakan metode Alpha Cronbach”s.

a. Apabila hasil koefisien Alpha > taraf signifikansi 60% atau 0.6 maka kuesioner tersebuh reliable.

b. Apabila hasil koefisien Alpha ≤ taraf signifikansi 60% atau 0.6 maka kuesioner tersebut tidak reliable.

Hasil uji rebilitas dapat dilihat pada table di bawah ini : Tabel V.5

Hasil Uji Reliabilitas Variabel Limit Koef. Alph

Cronbach

Pelayanan 0.60 0.646 Reliabel

Kepuasan

Konsumen 0.60 0.643 Reliabel

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020

Berdasarkan data pada tabel V.5 dapat dilihat bahwa hasil uji Cronbach’s Alpha pada variabel promosi, harga, kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen memiliki nilai >0.60, yang berarti bahwa seluruh pernyataan yang ada di setiap variabel sudah reliabel.

B. Analisis Deskriptif

1. Analisis Deskriptif Karakteristik Responden

Dalam penelitian ini terdapat beberapa kategori responden yang diklasifikasikan meliputi jenis kelamin, usia dan penghasilan.

a. Jenis Kelamin

Pada penelitian ini berdasarkan jenis kelamin, karakteristik reponden dibagi menjadi dua kelompok seperti tabel berikut.

Tabel V.6

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase 1 Laki-laki 52 52%

2 Perempuan 48 48%

Total 100 100%

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020 b. Berdasarkan Usia

Pada penelitian ini berdasarkan usia, karakteristik usia dibagi menjadi tiga kelompok seperti pada tabel berikut.

Tabel V.7

Responden Berdasarkan Usia

sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020

c. Berdasarkan Pendapatan

Kriteria penelitian ini berdasarkan pendapatan, responden dibagi menjadi tiga kelompok seperti tabel berikut.

Tabel V.8

Responden Berdasarkan Pendapatan/Uang saku

Sumber : Data yang diolah pada Maret 2020 2. Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui rata-rata skor jawaban pada setiap item pernyataan dalam setiap dimensi variabel.

Persepsi responden terhadap variabel penelitian diukur dengan 28 pernyataan. Pernyataan positif diberi skor 5, 4, 3, 2, dan 1, sedangkan untuk pernyataan negatif diberi skor 1, 2, 3, 4, dan 5. Bentuk skala

sangat setuju. Hasil pernyataan responden di setiap pernyataan kemudian dirata-ratakan dan dikelompokan rentang kelas. Rentang kelas dapat ditentukan dengan rumus :

𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚 − 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑖𝑛𝑖𝑚𝑢𝑚

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑙𝑡𝑒𝑟𝑛𝑎𝑡𝑖𝑓 𝑗𝑎𝑤𝑎𝑏𝑎𝑛 +5 − 1

5 = 0.8 Setelah diketahui bahwa terdapat perbedaan 0.8 untuk masing-masing kelas, maka didapatkan tabel rentang kelas sebagai berikut :

Tabel V.9 Rentang Kelas

Skala Kelas Promosi Harga Kualitas pelayanan

Terjangkau Tidak Baik Rendah 3 2,61 -

3,40

Cukup Menarik

Cukup

Terjangkau Baik Cukup

4 3,41 -

4,20 Menarik Terjangkau Cukup Baik Tinggi 5 4,21 -

5,00

Sangat Menarik

Sangat

Terjangkau Sangat Baik Sangat Tinggi

a. Promosi

Variabel promosi diukur dengan 7 pernyataan untuk memperoleh tanggapan responden. Adapun rata-rata jawaban setiap pertanyaan dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel V.10 Variabel Promosi

Dimensi Pernyataan Skor rata-rata Kategori

Periklanan

Berdasarkan tabel V.10 deskripsi variabel promosi, dapat dilihat bahwa total rata-rata skor 3.95. dengan demikian, variabel promosi termasuk dalam kategori menarik menurut responden. Rata-rata skor tertinggi terdapat pada pernyataan pertama (Iklan Traveloka yang ada di internet membuat saya tertarik

untuk melakukan pemesanan di Traveloka) yaitu 4.25 sedangkan rata-rata skor terendah terdapat pada pernyataan kelima (Bagian pemasaran Traveloka sering menawarkan produk Traveloka secara langsung kepada saya) yaitu sebesar 3.79.

Tabel V.11

Menururt saya, harga di website Traveloka yang ditetapkan

Total rata-rata 4.11 Terjangkau

Berdasarkan tabel V.11 deskripsi variabel harga, dapat dilihat bahwa total rata-rata skor 4.11. dengan demikian, variabel harga termasuk dalam kategori

memuaskan konsumen menurut responden. Rata-rata skor tertinggi terdapat pada pernyataan kedua (Harga tiket yang ditawarkan Traveloka dapat diterima dengan wajar) yaitu 4.28 sedangkan rata-rata skor terendah terdapat pada pernyataan ke-enam (Harga yang ditawarkan website traveloka cukup kompetitif dibanding dengan website penyedia booking online sejenis lainnya.) yaitu sebesar 3.79.

Tabel V.12

Variabel Kualitas Pelayanan

Dimensi Pernyataan Skor rata-rata Kategori Design Website Website Traveloka secara visual

menarik

4.03 Baik

Pemenuhan (fulfilment)

Traveloka memberikan layanan kepada saya sesuai dengan yang dijanjikan secara akurat, terpercaya

Berdasarkan tabel V.12 deskripsi variabel kualitas pelayanan, dapat dilihat bahwa total rata-rata skor 3.94. dengan demikian, variabel kualitas pelayanan termasuk dalam kategori memuaskan konsumen menurut responden. Rata-rata skor tertinggi terdapat pada pernyataan pertama (Website Traveloka secara visual

menarik) yaitu 4.03 sedangkan rata-rata skor terendah terdapat pada pernyataan kelima (Saya percaya Traveloka dapat dipercaya) yaitu sebesar 3.69.

Tabel V.13

Variabel Kepuasan Konsumen

Dimensi Pernyataan Skor rata-rata Kategori

Promosi

Saya merasa puas dengan Promosi yang diberikan Traveloka

4.49 Sangat Tinggi Kualitas

Pelayanan

Saya merasa puas dengan kualitas pelayanan yang diberikan Traveloka

4.33 Sangat Tinggi

Harga

Saya merasa puas dengan harga yang diberikan oleh Traveloka

3.20 Sangat Tinggi

Pengalaman Berbelanja

Saya percaya Traveloka akan terus mengembangkan produknya sesuai akan terus membeli tiket pesawat di Traveloka

4.22 Sangat Tinggi

Word of mounth

Saya akan merekomendasikan kepada orang lain untuk membeli tiket pesawat di Traveloka

4.11 Tinggi

Total skor rata-rata 4.22 Sangat Tinggi

Berdasarkan tabel V.13 deskripsi variabel kepuasan konsumen, dapat dilihat bahwa total rata-rata skor 4.22. dengan demikian, variabel kepuasan konsumen termasuk dalam kategori sangat memuaskan konsumen menurut responden. Rata-rata skor tertinggi terdapat pada pernyataan pertama (Saya merasa puas dengan Promosi yang diberikan Traveloka) yaitu 4.49 sedangkan rata-rata skor terendah terdapat pada pernyataan ke-empat (Layanan traveloka sesuai dengan Ekspektasi saya) yaitu sebesar 4.07.

C. Analisis Statistik 1. Uji Asumsi Klasik

a) Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk menguji model regresi variabel independen dan variabel dependen atau keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Apabila variabel tidak berdistribusi secara normal maka hasil uji statistik akan mengalami penurunan.

Dalam pengujian ini dilakukan dengan menggunakan One Sample Kolmogorov Smirnov. Data dapat dikatakan terdistrubisi normal, jika :

1) Nilai Asymp. Sig. (2- tailed) > 0.05 maka data berdistribusi normal.

2) Nilai Asymp. Sig. (2- tailed) ≤ 0.5 maka data tidak berdistribusi normal.

Hasil uji Normalitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel. V.14

Berdasarkan tabel V.18 dapat dilihat dengan nilai sig pada bagian Kolmogorov-Smirov sebesar 0.200. Sehingga dapat disimpulkan bahwa distribusi data yang diperoleh peneliti normal karena nilai Kolmogorov-Smirnov lebih besar dari 0.05. Hal ini berarti semua variabel dalam penelitian ini berdistribusi normal.

b) Uji Multikolinearitas

Uji multikolineritas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi ditentukan adanya korelasi antara variabel bebas. Bila variabel-variabel bebas berkorelasi dengan sempurna maka disebut multikolinearit. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Untuk mengetahuinya dapat dilihat dari nilai Varians Inflation Factor (VIP). Jika nilai VIP tidak terhadap tiga variabel independen diperoleh nilai VIP pada variabel promosi 1,087 < 10, nilai VIP pada variabel Harga 1.095 < 10, dan nilai VIP pada variabel kualitas layanan 1.117 < 10. Sehingga dapat disimpulkan masing-masing variabel independen tidak terjadi masalah multikolinearitas.

c) Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Jika varians dari residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap maka disebut homoskedastisitas, dan jika varians berbeda maka terjadi heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heteroskedastisitas (Ghozali, 2011: 139). Peneliti menggunakan scatterplot untuk mengetahui terjadi tidaknya masalah heteroskedastisitas. Jika grafik scatterplot menunjukkan titik-titik yang menyebar secara merata dan tidak membentuk pola maka dapat dikatakan tidak terjadi masalah heterokeastisitas. Berikut hasil uji heteroskedastisitas yang diperoleh.

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020 Gambar V.1

Hasil Uji Heteroskedastisitas

Berdasarkan dari grafik scatterplot yang dapat kita lihat pada gambar V.1 terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y dan tidak mempunyai pola tertentu. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heterokedastisitas pada data penelitian.

d) Uji Linearitas

Uji linearitas bertujuan untuk menguji apakah keterkaitan antara dua variabel yang bersifat linier. Perhitungan linieritas digunakan untuk mengetahui data variabel bebas berhubungan secara linear atau tidak dengan varaiabel terikat. Uji ini digunkaan sebagai prasyarat dalam analisis korelasi atau regresi linear berganda.

Dasar Pengambilan keputusan pada uji linearitas :

1) Jika nilai Sig. linearity < 0.05 maka terdapat hubungan yang linear antara variabel bebas dengan variabel tetap.

2) Jika nilai Sig. linearity ≥ 0.05 maka tidak terdapat hubungan yang linear antara variabel bebas dengan variabel terikat.

Tabel V.16

Sumber : Data primer yang diolah pada Juli 2020

Berdasarkan hasil uji linearitas yang dapat dilihat pada tabel V.16 dapat dilihat taraf signifikan linearitas variabel promosi (0,000 < 0.05), variabel harga (0.004 < 0.05) dan variabel kualitas pelayanan (0.000 < 0.05) . Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan linear secara signifikan antara variabel promosi, harga dan kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen.

2. Regresi Linier Berganda

Penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Dalam melakukan pengolahan analisis Regresi Linier Berganda ini, menggunakan program SPSS 25 dengan hasil sebagai Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020

Dari hasil analisis regresi linier berganda yang disajikan pada tabel V.16, diperoleh persamaan regresi:

3. Uji F

Uji F digunakan melihat bagaimanakah pengaruh semua variabel independen, yaitu promosi, harga dan kualitas pelayanan secara bersama-sama terhadapt variabel dependen, yaitu kepuasan konsumen. Hasil yang diperoleh sebagai berikut :

Tabel V.18 Uji F

Model F Sig.

Regression 39.570 0.000

Residual Total

A. Variabel dependen : Kepuasan Kosumen(Y)

B. Predictors : (Constant), Promosi(X1), Harga (X2) dan Kualitas Pelayanan(X3)

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020

Promosi, harga, dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dengan nilai sig.< 0.05.

a. Menentukan H0 = hipotesis 0 dan Ha = hipotesis alternatif

H0 : b1 : b2 : b3 = 0, artinya promosi, harga dan kualitas pelayanan secara Bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

Ha : b1 : b2 : b3 minimal salah satu ≠ 0, artinya promosi, harga dan kualitas pelayanan secara Bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

b. Menentukan tingkat signifikansi (α) dan Ftabel.

Tingkat signifikansi (α) dalam penelitian ini adalah 5% atau 0.05. Ftabel

dapat dicari dengan menentukan besar derajat kebebasan (degree of

freedom) pembilang dan derajat (degree of freedom) penyebut. Derajat kebebasan (degree of freedom) penyebut menggunakan n-k.

c. Menghitung F statistik (F hitung)

Nilai F hitung diperoleh dari output SPSS adalah 39,570 dan F tabel dicari pada tabel statistik pada signifikansi 0.05 dengan n-k = 97, di dapat nilai F sebesar 2,70.

d. Menentukan Kriteria Uji F

H0 diterima dan Ha ditolak, jika Fhitung > Ftabel.

Ho ditolak dan Ha diterima, jika Fhitung ≤ Ftabel.

e. Membuat Kesimpulan

Dapat dilihat bahwa nilai F hitung yang diperoleh sebesar 39,570 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar (39,570 > 2,70). Maka Ha diterima yang artinya promosi, harga dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

4. Uji t

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen (promosi, harga dan kualitas pelayanan) berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependen (kepuasan konsumen). Hasil yang diperoleh sebagai berikut.

Tabel.V.19

Sumber : Data primer yang diolah pada Maret 2020 a. Variabel Promosi

1) Menentukan Hipotesis Alternatif (Ha) dan Hipotesis Nol (H0) H0 : Promosi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.

Ha : Promosi secara parsial berpengaruh signifikan pada kepuasan konsumen.

2) Menentukan Taraf Signifikansi (Level of Significance)

Taraf signifikansi atau α (alpha) yang digunakan di dalam penelitian ini adalah 5% (0.05).

3) Menghitung t statistik (t hitung)

Nilai t hitung diperoleh dari output SPSS adalah 7.406 dan t tabel dicari pada tabel statistik pada signifikansi 0,05 dengan n-k-1 = 96, di dapat nilai t tabel sebesar 1,661.

4) Menentukan Kriteria Uji t

H0 ditolak dan Ha diterima jika -t hitung > t hitung > t tabel atau sig.< 0.05.

H0 diterima dan Ha ditolak jika -t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel atau sig. ≥ 0,05.

5) Membuat Kesimpulan

Dapat dilihat bahwa nilai t hitung variabel promosi (X1) yang

Dapat dilihat bahwa nilai t hitung variabel promosi (X1) yang

Dokumen terkait