• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II. KONDISI OBJEKTIF DAERAH SASARAN

E. Masalah

Daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) merupakan daerah yang berbeda dengan daerah yang sudah maju. Hal tersebut dapat terlihat dari sisi masyarakat dan lingkungan yang masih terbelakang dalam segi pengetahuan. Khususnya siswa disekolah masih tertinggal jauh dalam belajar. Sekolah dan juga kondisi lingkungan dapat menjadi penyebab terbelakangnya siswa dari segi pengetahuan. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Berikut merupakan masalah yang ditemui di daerah 3T, khususnya di desa Rebi, kecamatan Aru Selatan Utara, Kepulauan Aru.

Tabel 2.16. Masalah yang ditemui di sekolah

No Aspek Masalah yang Teridentifikasi

1 Kurikulum  Dokumen kurikulum masih belum lengkap  Masih menggunakan kurikulum KTSP

 Informasi tentang pendidikan kurang up to date

2 Lingkungan Belajar  Kondisi ruang kelas dan sekolah sudah baik, tetapi fasilitas perpustakaan belum berjalan

 Pengadaan buku perpustakaan belum ada 3 Sumber

Belajar/Media Pembelajaran

 Sumber belajar berupa buku pelajaran sudah ada tetapi masih sangat kurang

 Tidak semua tingkatan kelas memliki buku pelajaran  Media Pembelajaran masih sangat kurang

4 Kondisi Siswa  Sebagian siswa masih belum mengerti dan memahami CALISTUNG

 Moral dan etika siswa masih sangat kurang  Motivasi belajar siswa sangat kurang

 Siswa belum memahami tugas dan tanggung jawab mereka dan mereka lebih memilih bermain dilingkungan desa

 Kurang disiplin dan tertib

5 Kondisi Guru  Kurangnya kreatifitas guru untuk membuat media pembelajaran

 Jumlah guru yang masih kurang ditambah lagi dengan fakta bahwa guru meninggalkan sekolah terlalu lama untuk kepentingan pribadi ataupun dinas

6 Lulusan  Sebagian lulusan melanjutkan ke jenjang selanjutnya tetapi sebagian lainnya juga putus sekolah

7 Kondisi Orang Tua Siswa

 Kurang mendukung dan kurang memperhatikan anak –anaknya untuk sekolah

 Sebagian orang tua siswa masih acuh dengan adanya pendidilkan

8 Latar Sosiologis Siswa

 Etika dan moral siswa sangat kurang

 Siswa kurang mengetahui tentang pengetahuan pelajaran dan dunia luar

9 Budaya Masyarakat Setempat

 Solidaritas antar agama masih perlu ditingkatkan

 Pemerintah desa kurang memperhatikan siswa yang berulah dilingkungan desa

 Miras yang tak terkendali

 Masih ada kesenjangan antar warga

10 Keunggulan Lokal  Banyak pohon kelapa jadi mata pencaharian utama adalah kopra

 Hasil laut yang sangat melimpah  Penghasil sagu

11 Keterlibatan Pihak DUDI

 Tidak adanya DUDI

Tabel 2.17 Masalah yang ditemui di masyarakat

No Masalah yang menjadi Skala Prioritas

1 Adanya miras:

 Merebaknya miras di kalangan remaja dan anak sekolah di desa  Acuhnya orangtua dalam mengawasi pergaulan anak-anak 2 Hasil Alam

 Hasil alam yang melimpah seperti kelapa, kopra, sagu dan ikan tetapi masyarakat mengolah dan mencarinya masih dengan cara tradisional

3 Religi

 Perlengkapan ibadah masih sangat minim seperti sajadah, peci, mukena, al- qur’an, iqra, dan juz-amma

4 Sarana prasarana desa

 Tidak adanya transportasi reguler antar desa ke kota  Sinyal seluler yang sangat susah dicari

 Belum adanya listrik dari PLN F. Solusi

Dari rincian tabel masalah yang ditemui peserta SM3T bersama dengan guru mencari solusi yang tepat untuk meminimalisir masalah yang dihadapi. Dari sisi lain peserta SM3T dan masyarakat juga mencoba menemukan solusi untuk permasalahan yang berhubungan dengan siswa dari lingkungan masyarakat.

Table 2.18. Masalah prioritas di sekolah dan cara memecahkan yang ditempuh

No Masalah yang menjadi Skala

Prioritas Cara Memecahkan

Pihak yang Terlibat dalam Memecahkan Masalah

a) Kurikulum:

 Tidak ada dokumen kurikulum  Masih menggunakan kurikulum KTSP  Informasi tentang pendidikan kurang up to date  Konsultasi dengan guru senior  Komunikasi dengan KS  Pengajuan listrik PLN  Membuat usulan kegiatan (Bimtek, workshop, dll)

 Para guru di sekolah yang sama

 Melibatkan guru dari sekolah sekitar  Pengawas Sekolah  Tim Pusat (Tim Monev)

b) Lingkungan Belajar:  Kondisi ruang kelas dan

sekolah sudah baik, tetapi fasilitas perpustakanbelum berjalan  Pengadaan bukuperpustakaan belum ada  Pengajuan fasilitas perpustakaan.  Pengadaan buku-buku bacaan.

 Guru dan masyarakat  Pihak DUDI

c) Sumber Belajar/Media Pembelajaran:

 Sumber belajar berupa buku pelajaran sudah ada tetapi masih sangat kurang

 Tidak semua tingkatan kelas memliki buku pelajaran

 Pengadaan buku pelajaran

 Pembuatan media pembelajaran (individu oleh guru, pelatihan pembuatan media pembelajaran)

 Dinas pendidikan setempat  Guru dan kepala sekolah

 Media Pembelajaran masih sangat kurang

 Penggunaan ICT dikelas belum bisa diterapkan d) Kondisi Siswa:

 Sebagian siswa masih belum mengerti dan memahami CALISTUNG  Moral dan etika siswa masih

sangat kurang

 Motivasi belajar siswa sangat kurang

 Siswa belum memahami tugas dan tanggung jawab mereka dan mereka lebih memilih bermain

dilingkungan desa

 Kurang disiplin dan tertib

 Memberikan pelajaran tambahan

 Memberikan

pendidikan moral dan motivasi

 Kepala sekolah dan guru  Orang tua siswa dan

masyarakat

e) Kondisi Guru:

 Kurangnya kreatifitas guru untuk membuat media pembelajaran

 Jumlah guru yang masih kurang ditambah lagi dengan fakta bahwa guru meninggalkan

sekolahterlalu lama untuk kepentingan pribadi ataupun dinas

 Mengadakan pelatihan membuat media pembelajaran untuk guru

 Dinas pendidikan dan guru

f) Lulusan:

 Sebagian lulusan melanjutkan ke jenjang selanjutnya tetapi sebagian lainnya juga putus sekolah

 Penyuluhan tentang pentingnya sekolah

 Dinas pendidikan, guru, dan masyarakat

g) Kondisi Orang Tua Siswa:

 Kurang mendukung dan kurang memperhatikan anak –anaknya untuk sekolah  Sebagian orang tua siswa

masih acuh dengan adanya pendidilkan

 Penyuluhan tentang pentingnya sekolah

 Orang tua siswa, guru, dan masyarakat

h) Latar Sosiologis Siswa:

 Etika dan moral siswa sangat kurang

 Siswa kurang mengetahui

 Memberikan pendidikan moral  Pembelajaran yang out

of the box

 Pihak sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat.

tentang pengetahuan pelajaran dan dunia luar i) Budaya Masyarakat Setempat:

 Solidaritas antar agama masih perlu ditingkatkan  Pemerintah desa kurang

memperhatikan siswa yang berulah dilingkungan desa  Miras yang tak terkendali  Masih ada kesenjangan

antar warga

 Mengadakan kegiatan yang melibatkan kedua agama

 Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah desa.

 Pemuka agama, pemerintah desa, dan masyarakat.

j) Hubungan Antarguru, Kepala Sekolah dan Masyarakat:

 Komunikasi, koordinasi, dan kepedulian yang baik.

 Hanya sebagian masyarakat yang peduli dengan pendidikan

 Sekolah dan masyarakat

k) Keterlibatan Pihak DUDI:

Belum ada hubungan dengan pihak DUDI

 Belum ada inisiatif sekolah untuk bekerja sama dengan pihak DUDI

 Pihak sekolah dan DUDI

l) Keunggulan Lokal:

 Banyak pohon kelapa jadi mata pencaharian utama adalah kopra

 Hasil laut yang sangat melimpah

 Penghasil sagu

 Alat dan cara

mengolah hasil alam masih tradisional

 Pemerintah daerah dan kota

Table 2.19. Masalah prioritas di masyarakat dan cara memecahkan yang ditempuh

No Masalah yang menjadi Skala Prioritas

[Kurikulum sebagai Prioritas 1] Cara Memecahkan 1 Adanya miras:

 Merebaknya miras di kalangan remaja dan anak sekolah di desa

 Acuhnya orangtua dalam mengawasi pergaulan anak-anak

 Konsultasi dengan guru senior  Komunikasi dengan tokoh

masyarakat

 Membuat usulan kegiatan penyusunan peraturan desa

2 Hasil Alam

 Hasil alam yang melimpah seperti kelapa, kopra, sagu dan ikan tetapi masyarakat mengolah dan mencarinya masih dengan cara tradisional

 Komunikasi dengan tokoh masyarakat

 Membuat usulan pengajuan proposal pengadaan alat modern

3 Religi

 Perlengkapan ibadah masih sangat minim seperti sajadah, peci, mukena, al-qur’an, iqra, dan juz-amma

 Komunikasi dengan tokoh masyarakat

 Membuat usulan pengajuan proposal pengadaan perlengkapan ibadah

4 Sarana prasarana desa

 Tidak adanya transportasi reguler antar desa ke kota

 Sinyal seluler yang sangat susah dicari  Belum adanya listrik dari PLN

 Membuat usulan pengajuan proposal pengadaan transportasi, tower dan gardu PLN

BAB III

Dalam dokumen LAPORAN AKHIR TAHUN SM3T KEPULAUAN ARU M (Halaman 45-51)

Dokumen terkait